Connect with us

Market News

Tertarik Memiliki Digital Asset? Simak Manfaatnya!

Published

on

digital asset adalah

Dahulu seseorang dinilai memiliki kekayaan jika ia mempunyai aset nyata yang bisa dilihat secara langsung. Seperti, tanah, rumah atau logam mulia. Seiring terus berkembangnya jaman, kini bentuk kekayaan seseorang tidak melulu dilihat dari fisiknya saja. Namun ada aset lain, yang dinamakan aset digital atau digital asset.

Apa itu Digital Asset?

Menurut Securities.io, digital asset adalah segala sesuatu yang ada dalam data biner yang berdiri sendiri, dapat diidentifikasi secara unik, dan memiliki nilai atau kemampuan untuk digunakan. 

Digital asset memiliki kelebihan dari segi kemudahan, kecepatan, dan juga fleksibilitas. Yang berarti, Anda dapat mudah dalam mengakses aset tersebut, memperoleh, dan juga Anda tak perlu menyiapkan tempat penyimpanan yang besar. Berbeda jika Anda memiliki aset nyata seperti emas atau surat berharga, Anda pun pastinya membutuhkan penyimpanan tersendiri yang aman, dan tak jarang bahkan harus memakai jasa bank untuk menyimpannya. 

Contoh Aset Digital  

Kepemilikan digital asset akan dicatat dengan ketat secara digital dan dikendalikan langsung oleh pemiliknya. Berikut adalah contoh-contoh digital asset yang bisa Anda miliki: 

  • Saham dan Reksa Dana

Kedua instrumen investasi ini memang sudah dikenal banyak orang sejak lama. Lantas, apa sih yang membuat kedua instrumen investasi ini bisa menjadi bentuk asset digital? Karena kini transaksi dari kedua instrumen investasi tersebut sudah bisa dilakukan secara online melalui sebuah sekuritas. 

Nantinya, Anda bisa melihat, memantau, top-up atau bahkan menjual saham atau reksa dana melalui aplikasi sekuritas tersebut secara online

  • Sosial Media 

Jaman sekarang siapa sih yang tak asing dengan penggunaan sosial media? Akun sosial media ini adalah salah satu bentuk asset digital, lho! Nah, agar sosial media Anda bisa dikatakan sebagai asset digital, penting bagi Anda harus memiliki beberapa pencapaian. Misalnya, membuat isi konten yang fokus pada satu tema atau bidang tertentu, dan juga mempunyai kualitas konten yang baik. 

Baca Juga: Withdraw Artinya dan Cara Melakukan Withdraw Aset Digital

  • Afiliasi E-Commerce

Link afiliasi ini biasa disematkan pada platform online, seperti pada blog, akun youtube, instagram dan yang terbaru di TikTok. Kini banyak sekali e-commerce yang menawarkan untuk Anda bergabung menjadi anggotanya. Anda akan mendapat komisi jika pengunjung mengklik link afiliasi dan berbelanja melalui link yang disediakan. Anda juga bisa lho menjadikan afiliasi ini sebagai asset digital. Karena secara tidak langsung melalui cara ini Anda dapat menghasilkan pundi-pundi uang.

  • Aset Kripto

Aset kripto merupakan sebuah komoditas yang bisa diperjualbelikan, namun tidak memiliki wujud secara fisik. Aset kripto memiliki sistem yang terdesentralisasi, dan juga menggunakan kriptografi untuk memfasilitasi transaksi.

Baca juga: Biaya Trading Bitcoin 0% di Tokocrypto. Cek harga BTC USD atau BTC IDR

Manfaat Mempunyai Aset Digital

Lantas manfaat apa sih yang bisa didapatkan jika kita memiliki digital asset? Ini dia manfaatnya:

  • Pasif Income

Manfaat yang pertama dengan memiliki digital asset adalah Anda dapat memiliki pasif income.  Pendapatan pasif sendiri berarti uang yang didapatkan seseorang atas kegiatan ekonomi yang telah ia lakukan tanpa perlu aktif dalam kegiatannya tersebut. 

Sehingga Anda tetap bisa fokus dengan pekerjaan utama, namun tetap bisa mendapatkan cuan dari memiliki aset-aset tersebut

  • Dana Darurat

Selain menjadi pasif income, aset tersebut juga bisa sebagai dana darurat Anda. Dengan kemudahan dalam mencairkan digital asset, Anda tidak perlu khawatir ketika mengalami kesulitan dan mempunyai kebutuhan yang mendesak.

Aset digital yang Anda kelola bisa dipindahtangankan kepada istri, anak, ataupun keluarga lainnya yang dianggap berhak mendapatkan aset tersebut. Nah makanya, manfaat terakhir dari memiliki digital asset adalah Anda bisa mewariskannya kepada keluarga. Karena aset ini sifatnya bisa disimpan dalam rentang waktu yang lama sekalipun, sehingga Anda bisa mewariskannya kepada keluarga jika nantinya Anda sudah tidak ada. 

Itulah penjelasan lengkap mengenai aset digital beserta manfaat dan contohnya. Nah, jika Anda ingin memiliki aset dalam bentuk digital pada aset kripto, daftarkan diri Anda dan segera selesaikan proses KYC di www.tokocrypto.com! Selain itu, Anda juga bisa mengikuti media sosial Tokocrypto untuk mengetahui informasi lengkap lainnya.

DISCLAIMERBukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Pastikan selalu melakukan research sendiri terlebih dahulu.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Market

NGOBRAS Season 2: Dampak Drama FTX dan Genesis ke Market Kripto

Published

on

NGOBRAS Season 2: Bahas Drama Keruntuhan FTX dan Genesis ke Market Kripto.

Keruntuhan FTX membuat dampak sistemis ke market aset kripto dan perusahaan kripto lainnya. Terbaru platform Genesis Trading Global yang memiliki eksposur di FTX, kabarnya bakal mengajukan kebangkrutan, jika tidak mendapatkan pendanaan baru untuk modal operasional.

Kabar potensi kejatuhan Genesis dan krisis FTX yang sempat bikin market kripto anjlok akan dibahas selengkapnya di video terbaru dari NGOBRAS Season 2: Episode 6. Selain itu, Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar akan membagikan cerita dan analisisnya tentang market kripto di tengah drama FTX.

Baca juga: Genesis Terancam Bangkrut Potensi Kirim Bitcoin ke Titik Rendah Baru

Afid dan Rian juga bahas berita terupdate lainnya seputar dunia kripto dan blockchain. Perlu diketahui, kabar-kabar ini bisa menjadi sentimen pendorong dari pergerakan market kripto selama sepekan belakang.

Tak lupa juga ada watchlist token/koin yang bisa menjadi pegangan investor maupun trader yang diproyeksikan mendapatkan cuan. Namun, sekali lagi perlu riset mendalam juga tentang token atau koin yang disampaikan dalam video tersebut.

Penasaran? Yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

Continue Reading

Market

NGOBRAS Season 2: FTX Bangkrut dan Analisis Bottom Harga Kripto

Published

on

NGOBRAS Season 2: Bahas FTX Bangkrut dan Analisis Bottom Harga Kripto.

Krisis yang dialami oleh platform crypto exchange, FTX yang berujung bangkrut menjadi perhatian market sepekan terakhir. Peristiwa ini membuat banyak trader kripto kegocek, karena volatilitas yang tinggi dengan naik-turunnya harga kripto.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar membagikan cerita dan analisisnya tentang market yang kegocek dengan adanya krisis yang dialami oleh FTX yang bangkrut. Bagi kamu yang penasaran bisa langsung aja simak video terbaru dari NGOBRAS Season 2: Episode 5 ini.

“Kayanya kalo ditanya rugi, hampir semua trader spot mungkin mengalami kerugian minggu ini ya. Minggu yang berat buat kita semua. Minggu berdarah-darah, tetap ambil sisi positifnya. Kita analisa bottom-nya, mudah-mudahan bisa dapatkan cuan di kemudian hari,” kata Afid.

bitcoin
Ilustrasi Bitcoin. Foto: Getty Images.

Baca juga: Binance Siapkan Dana Pemulihan, Bantu Perusahaan Kripto dari Krisis

Afid dan Rian juga bahas berita ter-update lainnya seputar dunia kripto dan blockchain. Perlu diketahui, kabar-kabar ini bisa menjadi sentimen pendorong dari pergerakan market kripto selama sepekan belakang.

Tak lupa juga ada watchlist token/koin yang bisa menjadi pegangan investor maupun trader yang diproyeksikan mendapatkan cuan. Namun, sekali lagi perlu riset mendalam juga tentang token atau koin yang disampaikan dalam video tersebut.

Penasaran? Yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

Continue Reading

Market

Analisa: Data Inflasi AS Selamatkan Market Kripto di Tengah Krisis FTX

Published

on

market aset kripto

Performa market kripto sepekan ini tampak seperti roller coaster. Investor seakan-akan dibuat tak berdaya dengan gejolak volatilitas yang terjadi di market akhir-akhir ini. Namun, ada angin segar dari data inflasi AS Oktober 2022.

Menjelang akhir pekan, investor dibuat sedikit ‘bernafas’ karena market menunjukan pertumbuhan nilai. Sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap berada zona hijau pada perdagangan Jumat (11/11) pukul 12.00 WIB. 

Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 17.042, naik 4,10% selama 24 jam terakhir dan turun 16,16% sepekan belakang. Ethereum (ETH) ikut melonjak 6,03% ke US$ 1.237 sehari terakhir dan turun juga 19,99% seminggu belakang.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto dan saham tengah mengalami reli sejak hari Jumat dini hari, setelah laporan Consumer Price Index (CPI) bulan Oktober menunjukkan bahwa inflasi AS akhirnya mungkin mulai mendingin.

Data inflasi AS buat market Bitcoin dan Ethereum naik. Foto: Reuters.
Data inflasi AS buat market Bitcoin dan Ethereum naik. Foto: Reuters.

Baca juga: Sam Bankman-Fried, CEO FTX Kehilangan 94% Kekayaan dalam Sehari

Laporan terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS menemukan bahwa indeks harga konsumen naik 7,7% selama 12 bulan terakhir. Meskipun, jauh di atas target inflasi The Fed sebesar 2%, ini merupakan langkah positif karena turun dari angka 8,2% pada bulan September.

“Kenaikan ini menjadi sedikit angin segar bagi investor dan trader, melihat harga kripto yang terus jatuh dihantam oleh krisis FTX pada pekan ini. Meskipun, beberapa orang menyamakan Bitcoin dan kripto lainnya dengan lindung nilai inflasi, pasar aset digital sangat berkorelasi dengan saham selama dua tahun terakhir,” kata Afid.

Reli Singkat

Menurut Afid, selama beberapa hari ke depan, investor tampaknya masih memanfaatkan momentum lunturnya inflasi AS Oktober untuk melakukan price actions di pasar kripto. Maklum, inflasi yang melandai bisa membuat The Fed untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneternya. Hal itu tentu bisa menjadi sentimen positif bagi pergerakan aset berisiko, salah satunya aset kripto.

“Tingkat inflasi yang menurun dapat menyebabkan orang berinvestasi lebih banyak dalam aset digital, karena dolar AS atau Euro yang mereka tempatkan di rekening tabungan sebenarnya kehilangan nilai dari waktu ke waktu. Nilai indeks dolar AS (DXY) pun masih terpantau menurun,” terangnya.

Ilustrasi market kripto bullish.
Ilustrasi market kripto bullish.

Baca juga: Market Gonjang-ganjing, Saat yang Tepatkah untuk Nabung Kripto?

Total market cap kripto juga naik sebesar 11,63%, ditutup pada level US$ 841,574 Miliar, dengan level tertinggi berada pada US$ 870,101 Miliar. Namun, meskipun angin segar berhembus pada 24 jam terakhir, Fear and Greed Index Bitcoin masih berada pada kategori Extreme Fear, ditutup pada level 25.

Dari analisis teknikal, Bitcoin masih terus mencoba untuk bergerak naik untuk mencapai level resistance terdekatnya di level US$ 17.601. Jika BTC berhasil breakout, maka level US$ 18.510 menjadi target naik selanjutya.

Namun, perlu diperhatikan penurunan tajam (dump) yang berlangsung selama dua hari beruntun membuat titik support baru BTC kini berada di level US$ 16.019. Diharapkan nantinya harga Bitcoin berhasil pullback setelah penurunan menyentuh titik tersebut.

Market Belum Stabil

Belum selesainya krisis yang dialami FTX bisa membuat market kripto tidak stabli dalam jangka pendek. Kekhawatiran keruntuhan Terra (LUNA) beserta stablecoin Terra USD (UST) pada bulan Mei lalu masih membayangi investor karena menyebabkan kerugian mendalam.

“Ekosistem kripto kembali lagi sedang diuji. Efek domino ke market diprediksi akan sama seperti kasus-kasus sebelumnya yang dialami Celsius, Blockfi, Voyager ataupun Terra. Market akan terpukul keras, karena faktor kepanikan,” ungkap Afid.

Sementara itu, selera investor terhadap market kripto kemungkinan akan tetap teredam untuk melihat arah yang lebih jelas dari penyelesaian yang dialami platform exchange tersebut.

Continue Reading

Popular