Connect with us

Academy

Riset Kripto 13-17 Juli 2026: Bitcoin Comeback Berkat Makro AS?

Presiden AS Donald Trump menyatakan secara resmi bahwa Amerika Serikat kembali memberlakukan blokade di Selat Hormuz.
Inflasi tahunan Amerika Serikat melambat dari 4,2% menjadi 3,5%, lebih rendah dari perkiraan 3,8%.

Tokocrypto Research Team

Published

on

5 Indikator Penting dalam Analisis Teknikal. Sumber: Binance Academy.

Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini hadir sebagai referensi strategis bagi investor dalam memahami dinamika ekonomi global serta perkembangan industri aset digital. Melalui analisis komprehensif yang mencakup data makroekonomi, pergerakan harga, dan berbagai peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini mengulas tren utama yang turut membentuk arah pasar.

Riset ini berfokus pada penyajian wawasan yang tajam, relevan, dan terpercaya bagi para pembaca. Dengan informasi yang aktual dan terukur, laporan ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam merumuskan strategi investasi yang lebih cerdas di tengah volatilitas industri aset digital.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Presiden AS Donald Trump menyatakan secara resmi bahwa Amerika Serikat kembali memberlakukan blokade di Selat Hormuz terhadap kapal Iran dan menuntut pembayaran sebesar 20% sebagai kompensasi atas pengamanan pelayaran. 
    • Inflasi tahunan Amerika Serikat melambat dari 4,2% menjadi 3,5%, lebih rendah dari perkiraan 3,8% Bitcoin merespons naik ke $65.000 dan Ether ke $1.900.
    • China mencatat ekonomi negara lebih rendah dari target pemerintah sebesar 4,5%–5% dan menjadi salah satu yang terlemah.
  2. Makroekonomi Nasional
    • S&P Global Ratings menyatakan secara resmi untuk mempertahankan peringkat kredit jangka panjang Indonesia di BBB dan peringkat jangka pendek A-2 dengan outlook stabil, sehingga Indonesia tetap berada dalam kategori investment grade.
    • Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau sekitar Rp7.999,2 triliun pada Mei 2026, naik 2,1%
    • Rupiah ditutup menguat ke Rp18.068 per dolar AS pada perdagangan 15 Juli 2026 setelah inflasi Amerika Serikat lebih rendah dari perkiraan
  3. Performa Pasar Kripto
    • Market Cap & Volume menguat ke angka $2.22 Triliun (+3.79%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang ikut naik ke level $126.61 (+4.45%). Indikator Fear & Greed naik ke angka 36, menandakan mental pasar terus membaik dan memantapkan posisinya di fase ketakutan (Fear) seiring dengan pulihnya stabilitas harga. 
    • CMC Altcoin Season Index menyentuh skor 44/100. Kondisi ini memperlihatkan bahwa arus modal kembali bergeser dan didominasi oleh Bitcoin, di mana pelaku pasar cenderung memilih aset utama yang berkapitalisasi besar.
    • Sektor AI Applications (+101%) dan Play To Earn (+74.51%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke arah ekosistem kecerdasan buatan (AI) dan utilitas gaming. Token DUCKY naik (+4.761%), disusul oleh kenaikan DRV (+29.52%) dan VELVET (+28.14%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin pada timeframe daily bullish seiring dengan membaiknya makroekonomi
    • Trusta.AI (TA) → Risiko distribusi suplai tertinggi minggu ini (~13% ). 
    • BTC: Dormant Supply ➜ Pasokan Bitcoin yang tertidur lebih 10 tahun mencetak rekor.

📌 Kesimpulan: Fokuskan radar portofolio minggu ini pada pergerakan arus modal yang kembali mengarah kuatke sektor kecerdasan buatan (AI Applications) dan utilitas gaming(Play To Earn). Mengingat sentimen pasar terus membaik ke angka 36 (‘Fear’) seiring pulihnya stabilitas harga, tingkatkan kewaspadaan secara ketat terhadap potensi volatilitas dan ancaman supply shock dari token dengan jadwal unlock ekstrem maupun bernominal raksasa seperti TA, ZRO, dan KAITO.

Sebagai strategi alokasi yang lebih rasional—terutama di tengah indikator rotasi altcoin yang menurun ke skor 44/100 dan bergeser kembali ke dominasi Bitcoin—manfaatkan momentum pemulihan sentimen ini untuk melakukan akumulasi bertahap (DCA) pada aset berfundamental solid dengan jadwal emisi minimum seperti MET, INIT, maupun ID di area supporthistoris. Tetap disiplin dalam manajemen portofolio dan pastikan cadangan uang tunai (cash) selalu siaga penuh guna menangkap peluang di tengah transisi tren pasar saat ini. 

Makroekonomi Global

Donald Trump
Donald Trump
  • Presiden AS Donald Trump menyatakan secara resmi bahwa Amerika Serikat kembali memberlakukan blokade di Selat Hormuz terhadap kapal Iran dan menuntut pembayaran sebesar 20% sebagai kompensasi atas pengamanan pelayaran. 
  • Pemerintah Amerika Serikat telah mengembalikan sekitar US$81 miliar tarif impor kepada perusahaan setelah Mahkamah Agung menyatakan sebagian kenaikan tarif Presiden Donald Trump ilegal. 
  • Inflasi tahunan Amerika Serikat melambat dari 4,2% menjadi 3,5%, lebih rendah dari perkiraan 3,8%. Sementara PPI turun 0,3% pada Juni, penurunan bulanan terbesar dalam 14 bulan. Bitcoin merespons naik ke $65.000 dan Ether ke $1.900.
  • China mencatat ekonomi negara tersebut tumbuh 4,3% pada kuartal kedua 2026, lebih rendah dari target pemerintah sebesar 4,5%–5% dan menjadi salah satu laju kuartalan terlemah sejak data resmi mulai diterbitkan pada awal 1990-an.
  • United States Mint akan mencetak koin peringatan senilai US$1 dengan potret Presiden Donald Trump untuk memperingati 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. Menteri Keuangan Scott Bessent menyatakan desain yang menampilkan wajah Trump pada sisi depan dan segel kepresidenan serta angka 250 pada sisi belakang

Makroekonomi Nasional

Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.
  • S&P Global Ratings menyatakan secara resmi untuk mempertahankan peringkat kredit jangka panjang Indonesia di BBB dan peringkat jangka pendek A-2 dengan outlook stabil, sehingga Indonesia tetap berada dalam kategori investment grade.
  • Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau sekitar Rp7.999,2 triliun pada Mei 2026, naik 2,1% dibandingkan tahun sebelumnya. 
  • Otoritas Jasa Keuangan menyatakan 32.453 rekening bank terindikasi digunakan untuk judi online telah diblokir setelah menjalani penyelidikan oleh perbankan.
  • Otoritas Jasa Keuangan meminta pemerintah Indonesia memberi insentif bagi pengembangan ETF emas, instrumen berbasis kontrak yang memungkinkan investor memperoleh eksposur harga emas tanpa menerima atau menyimpan emas fisik.
  • Rupiah ditutup menguat 23 poin atau 0,13% ke Rp18.068 per dolar AS pada perdagangan 15 Juli 2026. Penguatan terjadi bersama sebagian mata uang Asia setelah inflasi Amerika Serikat lebih rendah dari perkiraan, sehingga pasar meningkatkan harapan penurunan suku bunga Federal Reserve. 

Kalender Makroekonomi

Jul 14, 2026




U.S. Consumer Price Index (CPI) YoYU.S. Consumer Price Index (CPI) YoY 
Actual: 3.5%
Forecast: 3.8%
Previous: 4.2% → Inflasi tahunan (CPI YoY) AS turun ke 3.5%, di bawah ekspektasi dan bulan sebelumnya.

Sentimen ini bullish untuk kripto. Penurunan inflasi yang signifikan menunjukkan bahwa tekanan harga semakin mereda.

Hal ini memberikan alasan kuat bagi The Fed untuk segera memangkas suku bunga. Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah akan menekan Dolar AS, melonggarkan likuiditas, dan mendorong arus modal masuk ke aset berisiko seperti kripto. 
Jul 15, 2026
U.S. Producer Price Index (PPI) MoM
U.S. Producer Price Index (PPI) MoM
Actual: -0.3%
Forecast: 0.0%
Previous: 0.6% → Indeks Harga Produsen (PPI) bulanan AS turun secara mengejutkan ke -0.3%, di bawah ekspektasi dan bulan sebelumnya. Sentimen ini Bullish untuk kripto.

Penurunan harga di tingkat produsen mengonfirmasi tren pendinginan inflasi yang sejalan dengan data CPI. Sinyal kuat meredanya tekanan harga ini semakin memperkokoh alasan bagi The Fed untuk segera memangkas suku bunga.

Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah akan menekan Dolar AS, melonggarkan likuiditas, dan mendorong arus modal masuk ke aset berisiko seperti kripto. 
Jul 16, 2026U.S. Initial Jobless ClaimsU.S. Initial Jobless Claims
Actual: –
Forecast: 216.00K
Previous: 215.00K → Data aktual belum dirilis. Proyeksi pasar memperkirakan sedikit kenaikan klaim pengangguran menjadi 216.00K.

Jika hasil aktual dirilis sesuai atau di atas ekspektasi (klaim meningkat), sentimen akan Bullish untuk kripto. Bertambahnya pengangguran menandakan pasar tenaga kerja yang terus mendingin, memperkuat alasan bagi The Fed untuk memangkas suku bunga.

Sebaliknya, jika hasil aktual di bawah ekspektasi (klaim menurun), sentimen menjadi Bearish karena tangguhnya pasar tenaga kerja dapat mendorong The Fed untuk menahan suku bunga tinggi lebih lama (higher-for-longer), yang akan menguatkan Dolar AS dan menekan arus modal ke aset berisiko. 
Jul 16, 2026U.S. Core Retail Sales MoMU.S. Core Retail Sales MoM
Actual: –
Forecast: 216.00K
Previous: 215.00K → Data aktual belum dirilis. Proyeksi pasar memperkirakan sedikit kenaikan klaim pengangguran menjadi 216.00K.

Jika hasil aktual dirilis sesuai atau di atas ekspektasi (klaim meningkat), sentimen akan Bullish untuk kripto.

Bertambahnya pengangguran menandakan pasar tenaga kerja yang terus mendingin, memperkuat alasan bagi The Fed untuk memangkas suku bunga.

Sebaliknya, jika hasil aktual di bawah ekspektasi (klaim menurun), sentimen menjadi Bearish karena tangguhnya pasar tenaga kerja dapat mendorong The Fed untuk menahan suku bunga tinggi lebih lama (higher-for-longer), yang akan menguatkan Dolar AS dan menekan arus modal ke aset berisiko. 
KesimpulanSecara keseluruhan, konstelasi dari keempat data makroekonomi tersebut membentuk narasi yang sangat Bullish bagi pasar kripto.

Penurunan tajam pada inflasi konsumen (CPI) dan deflasi pada tingkat produsen (PPI) mengonfirmasi bahwa tekanan harga telah mereda secara signifikan. Kondisi ini memberikan lampu hijau dan pembenaran fundamental bagi The Fed untuk segera memulai siklus pemangkasan suku bunga.

Fokus pasar kini hanya tinggal menunggu konfirmasi pelemahan ekonomi dari rilis Klaim Pengangguran dan Penjualan Ritel Inti. Jika kedua data tersebut dirilis sesuai proyeksi, yakni belanja konsumen yang stagnan dan pengangguran yang merangkak naik, maka skenario pendinginan ekonomi akan semakin valid.

Kombinasi dari inflasi yang turun dan ekonomi yang mendingin adalah katalis sempurna untuk melemahkan Dolar AS, melonggarkan likuiditas makro, dan memicu arus modal besar-besaran kembali ke aset berisiko seperti kripto.

Perkembangan Regulasi Kripto

Ilustrasi aset kripto di Thailand. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi aset kripto di Thailand. Sumber: Shutterstock.
  • Bank Sentral Thailand (BOT) bersama Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) akan memperketat pengawasan terhadap transaksi Tether (USDT) mulai kuartal keempat sejalan dengan aturan baru untuk setoran tunai di atas 5 juta baht ($150.000). 
  • Presiden Donald Trump mendesak Senat Amerika Serikat mengesahkan CLARITY Act sebelum reses Agustus, ketika legislator hanya memiliki sekitar empat minggu untuk menjadwalkan debat dan voting. 
  • HM Revenue & Customs Inggris menetapkan aturan baru “no gain, no loss” untuk transaksi dalam crypto lending dan liquidity pool mulai 6 April 2027 dengan pemindahan aset ke skema pinjaman tidak langsung dianggap kena pajak.
  • Jepang mengesahkan amendemen Financial Instruments and Exchange Act yang mengklasifikasikan aset kripto sebagai kategori produk keuangan tersendiri, serupa saham dan obligasi, bukan sekadar alat pembayaran di Payment Services Act. 
  • Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan menyiapkan aturan National Asset Basic Act agar mencakup aset digital, aset virtual, dan kekayaan intelektual, sekaligus membentuk pengelolaan khusus berdasarkan kategori aset.

Adopsi Kripto oleh Institusi

Real World Assets (RWA)
Real World Assets (RWA)
  • HM Treasury Inggris membentuk gugus tugas tokenisasi yang dipimpin oleh Wholesale Digital Markets Champion Chris Woolard bersama koalisi 54 institusi, termasuk BlackRock, untuk menguji penggunaan tokenisasi secara langsung di pasar keuangan Inggris, dengan fokus awal pada repo yang ditokenisasi.
  • SBI Holdings dan Solana Foundation membentuk kolaborasi strategis untuk membangun pasar keuangan on-chain di Jepang serta menerbitkan dan mendistribusikan stablecoin JPYSC.
  • Hyundai Motor America & Hyundai Motor Mexico menyelesaikan proof-of-concept transfer treasury lintas negara senilai US$20.000 menggunakan stablecoin USDT di blockchain Avalanche dengan mengonversi dana menjadi USDT, mengirimkannya ke unit Meksiko, lalu dana dikonversi kembali menjadi dolar AS
  • JCB, jaringan kartu terbesar di Jepang dengan 140 juta pengguna dan 40 juta merchant global, menandatangani MoU dengan Circle untuk mengeksplorasi pembayaran menggunakan USDC.
  • Pemerintah Inggris berencana menerbitkan Obligasi Digital Gilt Instrument awal 2027. Obligasi tersebut akan diterbitkan melalui platform Orion milik HSBC di dalam Digital Securities Sandbox yang diawasi Bank of England dan Financial Conduct Authority.

Performa Pasar Kripto Mingguan

Memasuki pekan ketiga bulan Juli 2026, perputaran arus modal (capital flow) di ekosistem kripto menunjukkan rotasi likuiditas yang bergeser secara masif kembali menuju sektor teknologi kecerdasan buatan (AI) dan ekosistem hiburan gaming. Pekan ini, sentimen pasar mengalir deras menuju narasi aplikasi cerdas dan pemulihan utilitas Play-to-Earn, mencerminkan selera risiko pelaku pasar yang menyeimbangkan portofolio antara narasi teknologi masa depan dan utilitas interaktif. 

📈 Highlights:

  • Kebangkitan Sektor AI & Teknologi Generatif 🤖🧠 Sektor AI Applications memimpin reli pasar dengan mencapai +101%. Tren positif pada narasi kecerdasan buatan ini ditopang kuat oleh sektor Generative AI yang naik +40.19%, serta AI Agent Launchpad yang tumbuh sebesar +15.46%. Kondisi ini memperlihatkan tingginya minat dan rotasi modal yang agresif pada proyek-proyek berfokus otomatisasi dan AI.
  • Momentum Ekosistem Gaming & Infrastruktur Spesifik 🎮⚙️ Sektor Play To Earn mencetak pemulihan dengan kenaikan +74.51%, disusul secara solid oleh sektor Gaming yang tumbuh +30.62%. Di sisi fundamental teknis, minat terhadap keamanan dan utilitas juga terpantau meningkat, terlihat dari pertumbuhan sektor Quantum-Resistant (+21.74%), Tourism (+18.24%), dan Hybrid token standard (+17.37%), membuktikan adanya diversifikasi arus modal di tengah pasar.
  • Top Gainers 📈 Token DUCKY mencatatkan lonjakan luar biasa hingga +4.761% dalam sepekan. Kenaikan tersebut disusul oleh token DRV (+29.52%) dan VELVET (+28.14%). Di lapisan berikutnya, jajaran token seperti XEC (+26.56%), DCR (+23.47%), VIRTUAL (+17.99%), serta SYRUP (+16.80%) juga menorehkan angka hijau yang solid. Pergerakan ini menegaskan bahwa selain agresivitas perburuan return hiperspekulatif pada aset micro-cap, pelaku pasar juga kembali mengakumulasi token-token yang relevan dengan tren narasi utama pekan ini.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Pada minggu sebelumnya, harga diprediksi akan mengalami penurunan seiring terbentuknya drop base drop, akan tetapi hal tersebut salah telak karena makreokonomi yang kian membaik. Bagaimana selanjutnya?

Pada timeframe daily, harga membentuk chart IHNS atau Inverted Head n Shoulder, dimana pola tersebut mengindikasi akan adanya rebound, dan apabila rebound maka diproyeksikan hingga mencapai $68.000 sejalan dengan struktur yang ada sebelum akhirnya membentuk Higher Low sejalan dengan RSI yang kian mencapai Overboughtnya.

Pada timeframe Weekly, apabila dalam seminggui ni membentuk candle Hijau, kemungkinan membentuk base drop basenya tidak akan terjadi dan bisa mematahkan penurunan historis seperti pada tahun 2022 dan menjadi kabar baik buat kita semua, tetapi perlu diingat bahwa ini perlu dikonfirmasi dengan RSI nya yang harus berada di atas garis MA nya sejalan dengan analisis yang sebelum-sebelumnya dalam menurun hingga Fibonacci terdekatnya di 1.272 (53,784).

Overall, ini adalah good news buat kita semua. Meski demikian, tetap waspada dan gunakan money management yang baik untuk melakukan DCA di Tokocrypto. Jangan gegabah hanya karena easy money, karena biasanya easy money juga easy gone xixixi(pengalaman mimin). Jadi, better realized ke real life

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily bullish seiring dengan membaiknya makroekonomi

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly terindikasi tertutup menguat dalam seminggu dan mematahkan price action drop base drop sekaligus penurunan historis 2022.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Secara daily, harga sangat bullish dengan adanya pattern IHNS yang diindikasikan akan naik hingga $68.000 sejalan dengan Support Become Resistance sebelumnya.

⚠️ Bearish Case:

  • Secara weekly, Bitcoin menunjukkan mulai rebound dan terindikasi akan menutup mingguannya secara Hijau which is itu adalah good news buat kita karena mematahkan price action drop base drop sekaligus penurunan historis 2022.

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Peta likuiditas (heatmap) Bitcoin satu minggu terakhir memperlihatkan bahwa pergerakan naik harga terbaru telah berhasil membersihkan sebagian besar posisi Short, sehingga konsentrasi likuiditas kini kembali bergeser dengan peta kekuatan sebagai berikut:

  • Zona Atas ($65.500 – $66.000): Area ini merepresentasikan akumulasi posisi Short baru yang bertindak sebagai resistance terdekat, sekaligus magnet penarik harga ke atas jika momentum bullish terus berlanjut.
  • Zona Bawah ($63.000 – $63.500):. Zona ini merupakan tempat berkumpulnya posisi Long dengan leverage tinggi yang baru saja masuk saat harga naik, menjadikannya area support psikologis kritis yang rentan menjadi target sapuan (long squeeze) jika terjadi koreksi mendadak.

🔍 Insight:

  • Aksi dorongan naik harga baru-baru ini telah sukses menyapu likuiditas atas yang lama, menyisakan kluster Short baru di kisaran $65.500 – $66.000. Namun, pembentukan tembok posisi Long yang cukup tebal di area $63.000 – $63.500 menciptakan risiko tarikan ke bawah dalam jangka pendek

Bitcoin/Stablecoin Reserve Ratio

Data on-chain mencatat Bitcoin/Stablecoin Reserve Ratio di Binance anjlok ke rekor terendah. Hal ini memicu ketidakseimbangan likuiditas ekstrem antara melimpahnya potensi daya beli dan minimnya pasokan BTC di bursa. 

  • Likuiditas Ekstrem: Binance kini menampung $43 miliar stablecoin (~70% cadangan bursa global), namun hanya memegang 8–9% dari total suplai BTC. Ini menciptakan tumpukan dry powder (uang tunai) raksasa di tengah kelangkaan koin.
  • Sikap Defensif Investor: Total cadangan stablecoin bursa global menyusut dari $76 miliar menjadi $61,6 miliar. Mayoritas investor masih menahan diri di pinggir lapangan secara defensif, menunggu momentum kapitulasi yang lebih dalam sebelum melakukan rotasi ke Bitcoin.

🔍 Insight: 

Pasar saat ini tertahan oleh melimpahnya modal defensif yang enggan masuk, berhadapan dengan pasokan BTC yang sangat terbatas. Tumpukan modal ini siap menjadi bahan bakar rally tajam jika valuasi BTC masuk ke area diskon.

Supply Lost Evolution

Data on-chain terbaru mencatat rekor tertinggi baru untuk pasokan Bitcoin yang tertidur (dormant) atau dianggap hilang. Saat ini, terdapat sekitar 3,54 juta BTC yang sama sekali tidak mengalami pergerakan selama lebih dari 10 tahun. 

  • Rekor Pasokan Tertidur: Angka pasokan yang tidak bergerak ini menyentuh level tertingginya sejak anomali pada Juli 2025 (momen ketika whale kuno memindahkan dan menjual hampir 100.000 BTC). Sejak tahun 2019, pergerakan masif tersebut menjadi satu-satunya disrupsi di tengah tren koin tidur ini.
  • Tren Penambahan yang Melemah: Menariknya, metrik pertumbuhan 30 hari (30d change) justru terlihat semakin melemah. Semakin berjalannya waktu, semakin sedikit Bitcoin yang benar-benar dibiarkan tertidur tanpa bergerak hingga mencapai usia satu dekade.

🔍 Insight:

  • Semakin jarangnya koin yang dibiarkan dormant hingga 10 tahun menunjukkan adanya pergeseran perilaku struktural. Hal ini mengindikasikan bahwa suplai koin saat ini lebih aktif berputar di bursa terpusat (CEX), dan para investor kini jauh lebih teliti dalam menjaga akses private key mereka seiring dengan tingginya nilai kapitalisasi Bitcoin.

Bitcoin: Spot and Perpetual Futures Demand

Data on-chain yang melacak metrik LTH/STH Dominance Ratio memperlihatkan lonjakan yang sangat signifikan pada porsi pasokan Bitcoin yang dikuasai oleh pemilik lama dibandingkan dengan pembeli baru. Rasio dominasi ini terpantau baru saja melonjak dan menyentuh level tertingginya dalam 30 bulan terakhir.

  • Fase Re-akumulasi Masif: Kenaikan ekstrem pada indikator ini menandakan bahwa pasokan koin yang tersedia di pasar sedang diserap secara agresif oleh kelompok investor (holder) yang memiliki horizon investasi jangka panjang.
  • Kesenjangan dengan Harga Puncak: Menariknya, dominasi tingkat tinggi dari long-term holder ini terjadi justru pada saat harga Bitcoin masih tertahan di kisaran 50% di bawah level rekor tertingginya (all-time high). Hal ini menegaskan adanya keyakinan fundamental yang kuat dari para pemain lama.

🔍 Insight: 

  • Lonjakan rasio ini merupakan konfirmasi solid bahwa pasar sedang berada dalam fase re-akumulasi. Secara historis, puncak siklus harga Bitcoin (bull run) tidak terjadi saat dominasi LTH sedang tinggi, melainkan baru akan terbentuk setelah rasio ini berhenti memuncak dan mulai berbalik turun.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Aster memakai 99% daily platform fee periode 29 Juni–13 Juli untuk membeli kembali 3.083.815,69 ASTER bagi staker. Jumlah yang sama dibakar dari alokasi tim. Burn kumulatif sejak upgrade tokenomics mencapai 6,02 juta ASTER dan total seluruh program mencapai 183,80 juta ASTER.

Uniswap telah mengaktifkan protocol fee dan menyiapkan buyback serta burn UNI. Voting governance berlangsung untuk fee Robinhood Chain v2/v3, v4, dan pembersihan bridge di XLayer, Avalanche, MegaETH, serta Soneium. Protokol disebut menghasilkan lebih dari US$5,2 juta fee harian.

JTX mengumumkan peluncuran platform yang menyatukan perdagangan berbagai pasar dalam satu antarmuka di Solana. Materi awal proyek menekankan akses lintas pasar dari satu surface, tetapi belum merinci instrumen, jadwal penuh, atau struktur insentif token.

Pudgy Penguins meluncurkan format Live Shopping untuk membawa karakter, produk fisik, dan ekosistem Pengu ke pengalaman belanja interaktif berbasis siaran langsung. Upgrade ini memperluas model bisnis proyek dari koleksi NFT, lisensi karakter, dan memecoin menuju kanal social commerce yang memungkinkan audiens melihat demonstrasi produk sekaligus berbelanja dalam satu sesi.

Mantan peneliti Institutional Privacy Task Force Ethereum Foundation membentuk EthSystems untuk mengomersialkan teknologi privasi Ethereum bagi bank dan institusi keuangan. Infrastruktur yang dikembangkan mencakup transfer stablecoin rahasia, penerbitan obligasi privat, settlement lintas chain, serta sistem modular yang memungkinkan data transaksi dibuka hanya kepada pihak berwenang.

Analisis On Chain Altcoin

Data On-chain menunjukkan Robinhood Chain mencatat DEX volume 24 jam sekitar US$877,56 juta dan melampaui Ethereum L1 serta Base. Sekitar US$141 juta ETH telah dijembatani ke L2 tersebut, dengan lebih dari 500 ribu wallet memegang ETH di jaringan. Robinhood Chain menggunakan ETH sebagai gas dan memperluas aktivitas EVM melalui distribusi tokenized stocks ke pengguna global.

Data On-Chain CryptoQuant mencatat Cumulative net volume sektor memecoin di Binance mencapai -US$1,21 miliar sejak Bitcoin mencetak puncak pada Oktober 2025. Data tersebut menunjukkan sell order secara agregat terus mengungguli buy order pada kelompok aset berisiko tertinggi, meski peluncuran Robinhood Chain sempat menghidupkan kembali spekulasi melalui token seperti CASHCAT.

Data On-Chain menunjukkan harga ETH melonjak lebih dari 4% setelah inflasi Amerika Serikat lebih rendah dari perkiraan dalam satu jam setelah pengumuman, taker buy volume ETH di Binance mencapai sekitar US$1,2 miliar, sementara Deribit dan OKX masing-masing mencatat sekitar US$15 juta dan US$23,6 juta volume beli.

Data on-chain menunjukkan sebanyak US$871 juta RLUSD kini berada di XRP Ledger, setara 57% dari total pasokan stablecoin Ripple sekitar US$1,53 miliar. Pada saat yang sama, pasokan RLUSD di Ethereum turun 47% dari lebih dari US$1,25 miliar pada 12 Maret menjadi sekitar US$660 juta pada 13 Juli. Karena total supply relatif bertahan dan penurunan akibat redemption hanya sekitar US$280 juta dari puncak Juni, sebagian besar selisih tersebut mencerminkan migrasi likuiditas antarchain.

Data On-Chain mencatat jumlah wallet Ethereum yang menyimpan LINK mencapai rekor 900 ribu setelah bertambah lebih dari 20 ribu dalam satu bulan, meski harga LINK berada di sekitar US$7,9, turun 49% secara tahunan dan 85% dari puncak 2021. Pertumbuhan holder terjadi bersamaan dengan perluasan penggunaan infrastruktur Chainlink: Aave memilih CCIP untuk rebalancing vault, deposit, dan transfer dalam aplikasi mobile, sementara delapan integrasi baru tercatat di empat layanan dan empat blockchain.

Token Unlock (20 – 24 Juli 2026)

Memasuki pekan keempat bulan Juli 2026, kalender token unlock menghadirkan gelombang pelepasan pasokan yang jauh lebih terkendali dibandingkan pekan sebelumnya. Sorotan utama minggu ini didominasi oleh jadwal rilis di zona menengah dan aman, dengan hanya satu proyek yang mencatatkan emisi di atas 10%. Kondisi ini memberikan sedikit ruang bernapas bagi pasar, namun tetap menuntut penyesuaian taktik trading yang jeli, terutama pada beberapa aset dengan rilis nilai nominal yang cukup membebani likuiditas. 

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Masif (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini hanya dipimpin oleh Trusta.AI (TA) yang mencatatkan pelepasan suplai tunggal di zona ekstrem, mencapai 13% dari kapitalisasi pasarnya pada tanggal 21 Juli. Nilai pasokan yang akan dilepas ke pasar tersebut diestimasikan bernilai sekitar $1.72 juta.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Pada zona kewaspadaan menengah ini, Akedo Games (AKE) mencatatkan tingkat emisi tertinggi sebesar 9.25% ($1.61 juta) pada 21 Juli. Disusul secara berurutan oleh Hyperlane (HYPER) sebesar 8.14%, Newton (NEWT) 8.08%, Kaito (KAITO) 7.29%, LayerZero (ZRO) 7.28%, dan Avantis (AVNT) dengan emisi 7.22%. Perhatian khusus harus diarahkan pada ZRO dan KAITO mengingat nilai nominal pasokannya tergolong sangat besar, masing-masing menembus $21.64 juta dan $13.31 juta pada tanggal 20 Juli.
  • 🟢 Unlock Relatif Aman (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas jadwal pelepasan didominasi oleh zona aman, seperti Meteora (MET) yang jadwal rilisnya sangat minim di angka 1.32% pada 23 Juli. Deretan lain yang juga masuk ke dalam zona pelepasan aman meliputi Seeker (SKR) sebesar 1.50%, Sapien (SAPIEN) 1.67%, APRO (AT) 1.77%, dan Dolomite (DOLO) 1.94%.
  • Selain itu, terdapat pula ETHGAS (GWEI) dengan rilis 2.22%, SPACE ID (ID) 2.29%, Animecoin (ANIME) 2.33%, Capybobo (PYBOBO) 2.43%, Bless (BLESS) 2.63%, Mango Network (MGO) 2.75%, Arcium (ARX) 2.81%, Plume Network (PLUME) 3.72%, Nillion (NIL) 4.06%, Initia (INIT) 4.19%, River (RIVER) 4.59%, hingga Spacecoin (SPACE) sebesar 4.60%.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

Ancaman Volatilitas pada Emisi Terisolasi (TA): Berhadapan dengan lonjakan suplai yang menyentuh batas 13% pada token TA, langkah yang paling rasional adalah menahan diri dan memantau pergerakan harga dari pinggir lapangan (wait and see). Meskipun nilai nominalnya secara relatif tidak terlalu raksasa, persentase emisi dua digit ini berpotensi kuat memicu kepanikan jual mendadak. Hindari mencoba menangkap pisau jatuh (catching a falling knife); biarkan pasar menyerap hantamannya secara alami.

Waspada Tekanan Jual Nominal Raksasa (ZRO & KAITO): Meskipun persentase rilis pasokan ZRO dan KAITO berada di zona menengah (sekitar 7%), kehati-hatian tingkat tinggi sangat diperlukan. Injeksi pasokan baru senilai $21.64 juta untuk ZRO dan $13.31 juta untuk KAITO menuntut volume serapan likuiditas (liquidity absorption) yang tebal di pasar terbuka. Rilis pasokan bernilai masif pada kategori ini membuka ruang yang cukup lebar bagi early investors untuk mengamankan profit mereka (take profit). Bagi investor jangka menengah, disarankan untuk tidak gegabah membuka posisi (entry) baru di sekitar tanggal 20 Juli.

Momentum Buy the Dip di Aset Solid (INIT, PLUME, ID, dll): Proyek-proyek dengan jadwal penambahan suplai di bawah 5% secara historis membawa risiko inflasi yang jauh lebih terkendali. Berdasarkan kacamata fundamental, penambahan suplai yang minim pada ekosistem terapan ini biasanya sangat mudah “tercerna” oleh volume trading harian tanpa merusak struktur tren bullish utamanya. Apabila terdapat sedikit koreksi simpati akibat sentimen ketakutan ritel menjelang hari eksekusi, momen tersebut justru dapat dimanfaatkan sebagai peluang yang strategis untuk melakukan akumulasi bertahap (DCA) di area support yang kuat.

Proyeksi & Analisis

Market Cap & Volume naik ke angka $2.22 Triliun (+3.79%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index ke level $126.61 (+4.45%). Indikator psikologi Fear & Greed berhasil naik lebih tinggi ke angka 36, memantapkan posisinya di fase ‘Fear’ (Ketakutan) dan merangkak mendekati zona netral, menandakan mental pelaku pasar yang terus membaik seiring dengan pulihnya stabilitas harga. 

Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index mengalami penurunan ke skor 44/100, bergeser kembali ke arah Bitcoin Season. Kondisi ini mengindikasikan bahwa arus modal minggu ini kembali didominasi oleh kekuatan Bitcoin. Manfaatkan momentum perbaikan sentimen makro ini dengan tetap disiplin memantau konfirmasi tren lanjutan serta melakukan akumulasi bertahap (DCA) secara selektif pada aset-aset berfundamental solid.

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin pada timeframe daily bullish seiring dengan membaiknya makroekonomi 

  • Bullish case: Secara daily, harga sangat bullish dengan adanya pattern IHNS yang diindikasikan akan naik hingga $68.000.
  • Bearish case: Secara weekly, Bitcoin menunjukkan mulai rebound dan terindikasi akan menutup mingguannya secara hijau dan mematahkan price action drop base drop.

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona Atas ($65.500 – $66.000): Tumpukan posisi Short mulai menebal. Area ini menjadi resistance terdekat sekaligus magnet penarik harga ke atas jika momentum bullish berlanjut. 
  • Zona Bawah ($63.000 – $63.500): Tumpukan posisi Long terpantau sangat pekat dan solid. Area ini rentan menjadi target sapuan ke bawah (long squeeze) apabila terjadi koreksi mendadak. 

Narrative utama: 

  • Sektor AI Applications (+101%) dan Play To Earn (+74.51%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke arah ekosistem kecerdasan buatan (AI) dan utilitas gaming. 
  • Token DUCKY naik (+4.761%), disusul oleh kenaikan DRV (+29.52%) dan VELVET (+28.14%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • BTC: Reserve Ratio Binance ➜ Anjlok ke rekor terendah..
  • BTC: Dormant Supply ➜ Pasokan Bitcoin yang tertidur lebih dari 10 tahun mencetak rekor.
  • BTC: LTH Dominance Ratio ➜ Menyentuh level tertinggi dalam 30 bulan terakhir.

Fokuskan radar portofolio minggu ini pada pergerakan arus modal yang kembali mengarah kuatke sektor kecerdasan buatan (AI Applications) dan utilitas gaming(Play To Earn). Mengingat sentimen pasar terus membaik ke angka 36 (‘Fear’) seiring pulihnya stabilitas harga, tingkatkan kewaspadaan secara ketat terhadap potensi volatilitas dan ancaman supply shock dari token dengan jadwal unlock ekstrem maupun bernominal raksasa seperti TA, ZRO, dan KAITO.

Sebagai strategi alokasi yang lebih rasional, terutama di tengah indikator rotasi altcoin yang menurun ke skor 44/100 dan bergeser kembali ke dominasi Bitcoin—manfaatkan momentum pemulihan sentimen ini untuk melakukan akumulasi bertahap (DCA) pada aset berfundamental solid dengan jadwal emisi minimum seperti MET, INIT, maupun ID di area supporthistoris. Tetap disiplin dalam manajemen portofolio dan pastikan cadangan uang tunai (cash) selalu siaga penuh guna menangkap peluang di tengah transisi tren pasar saat ini.

Edukasi Mingguan

Mengapa Berita (News) Sering Kali Lebih Kuat Menggerakkan Harga Dibandingkan Analisis Teknikal? 

Ethereum (ETH)
Ethereum (ETH)

Dalam dunia trading kripto, sering terjadi perdebatan antara pengguna Analisis Teknikal (membaca grafik) dan fundamental/sentimen pasar. Namun, pada kenyataannya, saat sebuah berita besar atau kejadian makroekonomi dirilis, pergerakan harga sering kali langsung mengabaikan semua garis support dan resistance yang telah digambar dengan rapi.

Berikut adalah alasan mengapa news atau kejadian fundamental memiliki daya kejut yang jauh lebih kuat dalam merespons harga aset:

  • Berita Bertindak Sebagai Katalis Utama (The Catalyst) ⚡ Analisis teknikal (TA) pada dasarnya adalah cermin dari masa lalu—ia menunjukkan rekam jejak psikologi pasar sebelumnya untuk menghitung probabilitas ke depan. Sebaliknya, berita adalah katalis masa kini. Sebuah berita besar (seperti adopsi institusional, peretasan bursa, atau perubahan regulasi) memaksa pasar untuk melakukan repricing (penilaian ulang harga aset) secara instan. Tanpa adanya katalis berita, grafik cenderung hanya akan bergerak sideways atau datar.
  • Pembatalan Pola Secara Instan (Pattern Invalidation) 🚫 Grafik teknikal tidak memiliki kemampuan untuk memprediksi kejadian tak terduga (black swan events). Sebuah token mungkin secara teknikal terlihat berada di area support terkuatnya dan sangat siap untuk memantul naik. Namun, jika tiba-tiba muncul berita bahwa jaringan tersebut diretas atau dev-nya melakukan penipuan, harga akan langsung menembus support tersebut seolah-olah garis itu tidak pernah ada. Berita memiliki kekuatan absolut untuk membatalkan semua pola grafik dalam hitungan detik.
  • Pasar Kripto Sangat Digerakkan oleh Emosi Sentimen 🎭 Pasar kripto sangat reaktif terhadap FOMO (Fear of Missing Out) dan FUD (Fear, Uncertainty, and Doubt). Saat berita ekstrem muncul, emosi manusia—baik itu keserakahan maupun ketakutan—akan mengambil alih logika teknikal. Algoritma trading dan institusi besar juga diprogram untuk merespons kata kunci berita secepat kilat, sehingga memicu efek bola salju (snowball effect) pada pergerakan harga yang tidak bisa dibendung oleh area teknikal biasa.

🔍 Kesimpulan: Analisis teknikal adalah alat yang sangat baik layaknya GPS; ia memberi tahu Anda “di mana” titik terbaik untuk masuk atau keluar pasar (entry & exit). Namun, berita dan fundamental adalah mesin kendaraannya; merekalah yang menjawab “kapan” dan “mengapa” harga tersebut harus bergerak. Oleh karena itu, trader dan investor profesional selalu menempatkan rilis berita di atas grafik, karena fundamental selalu menjadi penentu arah tren yang sebenarnya. 

Pengumuman

Weekly Streak Tokocrypto Kembali, Total Hadiah IDR60 Juta

Tokocrypto kembali menghadirkan program Weekly Streak bagi para pengguna yang aktif mengundang teman melalui program referral. Program ini berlangsung selama 14 hari dengan total hadiah hingga IDR60 juta.

Periode Program

  • 15 Juli 2026–30 Juli 2026
  • Peserta wajib mendaftar melalui Reward Hub
  • Peserta harus sudah menyelesaikan verifikasi KYC Level 1

Cara Mengikuti

  1. Pastikan akun Tokocrypto telah terverifikasi KYC Level 1.
  2. Daftar pada program Weekly Streak melalui Reward Hub.
  3. Undang pengguna baru menggunakan kode referral.
  4. Kumpulkan poin dengan memastikan referral menyelesaikan berbagai aktivitas.

Skema Perolehan Poin

  • Referral melakukan registrasi: 10 poin
  • Referral menyelesaikan KYC: 40 poin
  • Referral melakukan deposit pertama minimal IDR50.000: 50 poin
  • Referral melakukan trading pertama minimal IDR50.000: 100 poin

Seluruh poin akan diakumulasikan sejak program dimulai hingga periode Weekly Streak berakhir.

Kategori Pemenang

Terdapat dua kategori pemenang:

  • 20 pemenang dengan volume trading referral tertinggi selama periode program.
  • 50 pemenang dengan jumlah poin referral tertinggi.

Program ini memiliki total alokasi hadiah sebesar IDR14 juta, dengan batas harian maksimal 1.000 pengguna baru yang diundang.

Distribusi Hadiah

  • Hadiah diberikan dalam bentuk USDC
  • Distribusi dilakukan maksimal 7 hari kerja setelah pengumuman pemenang
  • Peserta yang belum menyelesaikan KYC akan dianggap tidak memenuhi syarat

Semakin cepat dan konsisten mengajak referral untuk menyelesaikan seluruh aktivitas, semakin besar peluang memperoleh hadiah dari Weekly Streak Tokocrypto.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin Inscriptions dan Mengapa Penting bagi Masa Depan BTC?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending