Connect with us

Market News

Dapatkan TKO Gratis Dengan Staking di PancakeSwap!

Published

on

Dapatkan TKO Gratis Dengan Staking di PancakeSwap!

 

Pasar aset kripto menjadi sorotan masyarakat luas karena ramai diperbincangkan di media sosial. Terlebih saat kehadiran token baru, TKO yang diluncurkan oleh Tokocrypto x Binance menambah antusiasme pecinta kripto. Selain melalui trading, Anda bisa mendapat TKO secara gratis dengan staking di PancakeSwap, lho.

Staking Koin: Cara Dapat Kripto Selain Mining

Secara sederhana, staking adalah mempertaruhkan aset kripto yang telah Anda miliki kepada pihak ketiga seperti PancakeSwap. Cara kerja staking sendiri adalah pengguna harus memvalidasi blok pada protokol blockchain menggunakan konsensus Proof-of-Stake (PoS). 

Lantas, apa perbedaan antara mining dengan staking?

Perbedaan mining dan staking terletak pada konsensusnya. 

Di mana mining menggunakan konsensus Proof-of-Work (PoW) sehingga para miners harus memiliki perangkat komputer khusus untuk mining. Sedangkan pada staking yang menggunakan konsensus PoS, seseorang hanya perlu mengunci sejumlah koin yang mereka punya di blockchain dalam kurun waktu tertentu dan setelahnya akan mendapat reward.

Pada umumnya, tujuan dari staking ini adalah untuk mendapat passive income, karena caranya mudah dan tidak membutuhkan perangkat komputer yang rumit. 

Kenalan dengan Metamask dan PancakeSwap, yuk!

Sebelum lanjut kepada langkah-langkah untuk mendapat TKO gratis dengan staking, mari kenalan dulu dengan Metamask dan PancakeSwap!

Metamask merupakan wallet aset kripto yang dapat digunakan pada beberapa browser, seperti Firefox, Chrome, Brave, dan Edge. Metamask bekerja seperti extension pada browser yang menjembatani antara browser dengan blockchain Ethereum.

Untuk mendapatkan TKO dengan gratis, Anda bisa menggunakan Metamask yang nantinya akan digunakan secara bersamaan untuk staking di PancakeSwap.

Nah, PancakeSwap apa, sih?

PancakeSwap sendiri adalah pertukaran terdesentralisasi yang mirip dengan UniSwap milik Ethereum, namun PancakeSwap berjalan di atas Binance Smart Chain. 

Jika pada penjelasan sebelumnya Metamask bekerja sebagai jembatan antara browser dengan blockchain Ethereum, maka kita harus set up Metamask dengan pengaturan khusus agar bisa digunakan untuk mendapat TKO melalui PancakeSwap yang berjalan di Binance Smart Chain.

Berikut cara set up Metamask yang benar sebelum staking di PancakeSwap:

  1. Download Metamask pada link ini dan sesuaikan dengan browser Anda
  2. Setelah download, tambahkan Metamask sebagai extension pada browser 
  3. Kemudian, masuk ke Metamask, klik “Get Started” dan klik “Create a Wallet
  4. Usai membaca Terms and Condition dan menyetujuinya, buat kata sandi baru dan pastikan memiliki konfigurasi yang rumit
  5. Selanjutnya, klik pada bagian “Ethereum Mainnet” dan ubah menjadi “Custom RPC” untuk mengubah pengaturan Metamask menjadi Binance Mainnet. 
  6. Pada Custom RPC, Anda harus mengisi kolom dengan set up di bawah ini untuk menjadikannya Binance Mainnet:
  7. Congratulations! Anda telah memiliki SmartChain Mainnet di wallet Metamask!

Usai Set Up Metamask, Saatnya Dapat TKO Gratis di PancakeSwap!

Jika Anda kesulitan untuk mendapat TKO dengan mengikuti Launchpad di Binance, Anda bisa mendapatkannya secara gratis melalui staking di PancakeSwap. 

Berikut langkah staking di PancakeSwap untuk mendapat TKO Gratis:

  1. Klik link ini untuk menuju ke PancakeSwap
  2. Sambungkan Metamask dan PancakeSwap dengan menekan tombol “Connect”
  3. Pilih “Trade” dan klik “Liquidity”
  4. Setelah masuk ke page Liquidity, klik “Add Liquidity”
  5. Klik “Select a currency” dan pilih TKO serta BNB
  6. Masukan jumlah nominal BNB (Jumlah BNB ini nantinya akan dikalkulasikan dengan jumlah TKO)
  7. Sisakan  BNB Anda untuk biaya transaksi, ya!
  8. Jika sudah masukkan nominal yang diinginkan, klik “Supply”
  9. Setelah muncul pop-up konfirmasi yang berisi detail transaksi, klik “Confirm Supply”
  10. Pop-up konfirmasi akan muncul kembali pada Metamask Anda dan klik “Confirm”
  11. Jika sudah selesai, akan tertulis “Transaction Submitted” dan klik “Close”
  12. Langkah berikutnya klik “Farms” dan cari “TKO-BNB”
  13. Aktifkan Stake TKO-BNB LP Anda dengan klik “Enable” dan klil “Stake LP”
  14. Masukkan nominal dan klik “Confirm”
  15. Konfirmasi ulang melalui pop-up yang muncul pada Metamask

Nah, dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa memaksimalkan keuntungan dengan staking di PancakeSwap untuk mendapat TKO gratis lebih banyak!

Oh, iya, jangan lupa untuk selalu ketahui keuntungan dan risiko sebelum trading dan investasi aset kripto, ya! Untuk memulai investasi bitcoin dan aset kripto lainnya, kunjungi Tokocrypto di www.tokocrypto.com atau di media sosial kami @Tokocrypto.

Salam to the Moon!

Market

Market Awal Pekan: Investor Kripto Berharap ‘Uptober’ Terulang

Published

on

Ilustrasi Bitcoin.

Memasuki awal Oktober, pergerakan market kripto tak kunjung menguat. Padahal banyak investor berharap akan terulang kembali fenomena ‘uptober’, bulan yang baik untuk market kripto secara keseluruhan.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat market kripto terlihat masih belum kuat untuk melaju ke zona hijau pada Senin (3/10) pagi. Secara teknikal, penyebab market kripto turun berguguran disebabkan oleh Bitcoin yang gagal menembus level psikologis US$ 20.000 di akhir pekan.

“Hal tersebut mengindikasikan bahwa ada sebagian investor yang siap untuk melakukan aksi jual di kisaran level tersebut. Di samping itu, padahal bulan ini digadang-gadang menjadi periode terbaik untuk market bullish, sehingga ada istilah uptober,” kata Afid.

Sebelum akhir pekan lalu, market kripto memang sempat reli yang ditimbulkan oleh pelemahan indeks Dolar AS (DXY). Kemudian, investor juga mulai melakukan aksi borong di akhir September, demi mengoleksi portofolio mereka di akhir kuartal III tahun ini.

Investor sengaja melancarkan aksi akumulasi, karena yakin bulan ini akan kembali mengulangi fenomena tahunan yang disebut ‘uptober,’ yakni kondisi ketika harga aset kripto kompak reli kencang di Oktober, setelah terpukul di September lalu.

Menurut Bitcoin Monthly Retuns, harga BTC selalu naik di bulan Oktober dalam kurung waktu tiga tahun terakhir (2019-2021). Tertinggi nilai BTC sempat melonjak 39,93% pada tahun lalu dan itu mendorongnya untuk mencapai all-time high (ATH) pada November 2021 lalu.

Grafik Bitcoin Monthly Returns.
Grafik Bitcoin Monthly Returns.

Baca juga: Kasus Transfer 3.313 BTC Jadi Sorotan Pasca Do Kwon Mau Ditangkap

Kripto Belum Naik

Namun baru memasuki bulan Oktober, market kripto belum langsung panas, investor masih wait and see untuk terus melakukan akumulasi.

“Kuat dugaan, tingginya investor melakukan aksi jual di akhir pekan, disebabkan oleh pergerakan pasar saham AS yang juga berkinerja buruk. Alhasil investor kurang bergairah dan meninggalkan aset berisiko,” terang Afid.

Di samping itu, investor juga mempertimbangkan prospek makroekonomi yang kelabu, sebelum menentukan sikap di pasar kripto. Perlu diketahui Biro Analisis Ekonomi AS pada Kamis (30/9) melaporkan pertumbuhan ekonomi AS kuartal II 2022 sebesar -0,6% secara tahunan.

Artinya, ekonomi AS resmi melanjutkan kontraksi setelah sebelumnya mencatat pertumbuhan ekonomi -1,6% di kuartal I. Secara teori, AS sejatinya sudah masuk ke fase resesi ekonomi, karena pertumbuhan minus dalam dua kuartal berturut-turut.

Ilustrasi market aset kripto.
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Ketua The Fed Jerome Powell: Serukan Peraturan Kripto yang Tepat

Sentimen Negatif

Di sisi lain, sentimen negatif dari ekosistem kripto juga mendorong investor kurang semangat seperti, Coinbase dan Solana yang mengalami gangguan sistem pada akhir pekan lalu. Serta kabar exchange, WazirX memberhentikan 40% karyawannya sebagai langkah efisiensi.

Pergerakan Bitcoin dari sisi teknikal, terlihat masih belum berhasil menembus downtrend line-nya di rentang waktu hariannya (daily time frame).

“Kondisi ini tercermin dari harga BTC yang kembali terpental kembali setelah memasuki level US$ 20.000. Melihat hal tersebut, BTC bisa melakukan retest kembali ke level US$ 20.000 dengan support terkuat di US$ 18.825,” jelas Afid.

Sementara itu, Ethereum terlihat sideways dan bergerak di bawah 20-day EMA setelah menemukan lantai penurunannya di level US$ 1.220. ETH bisa melakukan retest kembali ke level US$ 1.356 dengan support terkuat di US$ 1.180.

Continue Reading

Market

Analisa: Kripto Mulai Bersemi Kembali, Imbas Dolar AS Turun

Published

on

Ilustrasi market kripto bullish. Sumber: Shutterstocks.

Pergerakan market kripto terpantau mulai bersemi kembali ke zona hijau pada Kamis (29/9) pagi. Perlu diketahui pada sehari sebelumnya Rabu (28/9), market tak berdaya lemah, karena pergerakan nilai Dolar AS yang semakin tangguh.

Melansir data CoinMarketCap pada Kamis (29/9) pukul 09.00 WIB, nilai Bitcoin (BTC) mulai naik sebesar 3,97% ke level US$ 19.416. Sementara, Ethereum (ETH) juga bernasib sama naik, 4,43% menuju harga US$ 1.337. Altcoin lainnya yang naik ada, BNB dan Solana (SOL) yang naik masing-masing di atas 4%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan kenaikan market kripto ini masih dipicu oleh Investor yang terlihat percaya diri melakukan akumulasi, setelah selera risikonya kembali pulih menyusul kenaikan indeks saham Amerika Serikat, dengan nilai S&P 500 dan Nasdaq Composite Index masing-masing naik 1,5% dan 2,2%.

“Kenaikan tersebut disebabkan oleh pelemahan tingkat imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS yang merosot dari level tertingginya selama 15 tahun terakhir, setelah bank sentral Inggris mengumumkan akan menunda rencana untuk menjual surat berharganya, atau disebut quantitative tightening,” jelasnya.

Ilustrasi indeks Dolar AS dan Bitcoin.
Ilustrasi indeks Dolar AS dan Bitcoin.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 28 September 2022: Kripto Mulai Lesu

Selera Investor Kembali

Lebih lanjut, ia mengatakan kondisi tersebut juga membuat memicu pemulihan instan untuk GBP/USD setelah pasangan ini mencapai posisi terendah sepanjang masa. Indeks dolar AS (DXY) pun akhirnya turun dari level tertinggi sejak dua puluh tahun lalu yang terus memberikan kembali keuntungan.

Pada saat artikel ini ditulis nilai DXY tampaknya kembali di bawah 114, turun 1,5 poin penuh hari ini. Penurunan tersebut membuat investor kembali bergairah untuk mengoleksi aset kripto, terutama yang memiliki kapitalisasi besar.

“Meski, selera risiko investor sudah mulai membaik, tapi masih ada kinerja beberapa altcoin yang masih anjlok di zona merah. Hal ini mengindikasikan bahwa investor tak mau terlampau optimistis di jajaran koin-koin yang berisiko tinggi,” tutur Afid.

market aset kripto bitcoin
Ilustrasi market aset kripto. Foto: Roy Buri, Pixabay.

Baca juga: Ketua The Fed Jerome Powell: Serukan Peraturan Kripto yang Tepat

Analisis Bitcoin dan Altcoin

Untuk pergerakan Bitcoin kemungkinan ada bounce masih ada ketika harganya menyentuh major support. Apabila berhasil bounce, target naik terdekat berada pada level US$ 19.891. Sementara, Ethereum apabila pergerakan harganya kembali pullback, maka target naik masih berada pada level US$ 1.421.

Altcoin yang menjadi top gain pagi ini adalah Helium (HNT) yang tumbuh 12,58% sehari terakhir, karena didorong sentimen Helium, jaringan nirkabel terdesentralisasi, telah resmi bermigrasi ke blockchain Solana (SOL).

“Perpindahan ke Solana memajukan misi ekosistem Helium untuk menghadirkan konektivitas yang aman, ada di mana-mana, dan terjangkau melalui model insentif yang inovatif,” pungkas Afid.

Continue Reading

Market

Tokocrypto Market Signal 28 September 2022: Kripto Mulai Lesu

Published

on

Ilustrasi daftar 5 aset kripto bullish dan bearish di pekan terakhir September 2022.

Pergerakan aset kripto pada Rabu (28/9) siang tampak mulai kembali lesu tak berdaya. Padahal sehari sebelumnya pada Selasa (27/9), market bergerak merona di zona hijau. Apa yang menyebabkan penurunan kali ini?

Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB, dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap terjebak di zona merah dalam 24 jam terakhir. Seperti, nilai Bitcoin (BTC) anjlok 6,36% ke US$ 18.769 per keping, dan turun 1,25% selama seminggu terakhir.

Sementara, Ethereum (ETH) turun lebih dalam sebesar 7,09% ke US$ 1.284 di waktu yang sama dan ambles 3,93% sepekan terakhir. Altcoin lainnya, XRP sangat prihatin anjlok 10,08%, Solana (SOL), Dogecoin (DOGE) turun harga lebih dari 5% di waktu yang sama.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto saat ini sedang kembali bergelojak yang disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, investor semakin menghindari market, setelah beberapa pejabat The Fed, silih berganti menyampaikan komentar yang menegaskan niatan untuk terus mengetatkan kebijakan moneternya.

“Dalam beberapa hari terakhir ini, sentimen negatif datang dari pejabat The Fed yang mengeluarkan komentar bahwa The Fed perlu mengerek suku bunga lebih tinggi lagi untuk sementara waktu demi mengendalikan inflasi,” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

Menurutnya, komentar-komentar tersebut sangat mempengaruhi market kripto dan saham. Rentetan komentar itu memperkuat sinyal bahwa The Fed tidak akan segera mengubah pandangan moneternya. Jika otoritas moneter tersebut bertindak terlalu hawkish, maka pertumbuhan ekonomi AS bisa menjadi taruhannya.

Saham dan Kripto Ambles

Pergerakan aset kripto terlihat terpengaruh oleh market saham AS yang berkinerja buruk pada Selasa (27/9) lalu. Hal itu mengindikasikan investor sedang menghindari investasi aset berisiko.

“Hal ini dapat dimaklumi mengingat investor kripto selalu mengacu pada pasar saham AS untuk melihat selera risiko investor secara umum. Secara indeks saham AS sedang terpukul juga oleh komentar dari beberapa pejabat The Fed yang menegaskan pentingnya pengetatan kebijakan moneter demi meredam inflasi,” ungkap Afid.

Di samping itu, market kripto terpukul oleh penguatan nilai indeks Dolar AS (DXY) yang terpantau pada pukul 13.00 WIB menyentuh level 114,69 atau menanjak 0,51% dibanding kemarin. Banyak investor yang mulai melepaskan kepemilikan kriptonya dan menghentikan akumulasi untuk beralih ke dolar AS yang jadi aset safe haven.

Dari sisi pergerakan nilai Bitcoin, walaupun sempat kembali menyentuh level psikologisnya di US$ 20.000, itu belum membantu untuk terus bullish. BTC akhirnya harus kembali turun.

Area support Bitcoin saat ini pada level US$ 18.125. Jika harga Bitcoin kembali bounce kemungkinan menargetkan kenaikan ke level US$ 19.610.

Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan terakhir bulan September ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. Cardano (ADA)

Analisis teknikal Cardano (ADA).

Kripto Cardano (ADA) masuk dalam daftar aset kripto bullish pekan ini akibat efek dari Vasil hard fork yang membawa peningkatan pada kinerja dan kemampuan yang signifikan ke jaringan blockchain-nya. 

Di samping itu, token ADA juga didaftarkan sebagai salah satu aset yang mendukung layanan manajemen aset kripto yang berbasis di Swiss yang bernama Swissborg. Dua sentimen ini yang bisa menguatkan harga ADA ke depan.

Afid mengungkapkan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar harga ADA akan terus melaju menuju harga US$ 0,48. ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,48 hingga US$ 0,51 atau naik 15-18% dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 14.727.760.035. Jumlah koin yang beredar 34.240,.097.834 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

2. XRP (XRP)

Analisis teknikal XRP (XRP).

XRP juga masuk dalam daftar aset kripto potensi bullish pekan ini. Sentimen yang menguatkannya dalah berasal dari kelanjutan gugatan SEC terhadap Ripple yang kian mendekati kejelasan.

Kepala Eksekutif Ripple, Brad Garlinghouse, mengatakan perusahaannya percaya diri bergerak menuju kemungkinan kesimpulan yang adil dari gugatan pengadilannya melawan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Hal tersebut sedikit membuat investor optimis dengan XRP

Dari analisis teknikalnya, XRP sedang mengalami koreksi dalam saat ini. Namun, kemungkinan besar fase bull mencoba untuk mendorong XRP bergerak ke atas level resistance overhead di US$ 0,47. Jika tembus, maka kenaikan akan kembali mencoba untuk melewati rintangan overhead dan mendorong XRP ini ke US$ 0,48 dan kemudian ke US$ 0,51.

Peringkat XRP di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #6, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 21.276.300.584. Jumlah koin yang beredar 49.900.666.456 koin XRP dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin XRP.

Baca juga: Pemerintah Indonesia Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto

3. Polymath (POLY)

Analisis teknikal Polymath (POLY).

Polymath (POLY) bisa mendekati fase bullish. Saat ini, POLY memegang skor analisis teknis jangka panjang yang unggul dari 80% aset kripto. Investor jangka panjang yang menggunakan strategi beli dan tahan akan sangat relevan ketika mengalokasikan aset mereka.

Peringkat POLY di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #117, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 248.680.993. Jumlah koin yang beredar 924.998.413 koin POLY dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Reserve Rights adalah platform stablecoin token ganda yang diluncurkan pada Mei 2019. Pengaturan token ganda Reserve Rights mencakup stablecoin yang dikenal sebagai Reserve stablecoin (RSV). 

4. Reserve Rights (RSR)

Analisis teknikal Reserve Rights (RSR).

Reserve Rights (RSR) didorong sentimen positif dari peluncuran mainnet Reserve Protocol yang kemungkinan akan diselenggarakan pada 10 Oktober mendatang. Reserve Protocol yang baru ini akan sangat menguntungkan komunitas dan investor.

Nilai RSR telah menikmati kenaikan nilai selama seminggu terakhir untuk mengantisipasi peluncuran mainnet yang akan datang. Pergerakan RSR dilihat dari analisis teknikalnya, bisa terus bergerak naik ke US$ 0,30 dalam beberapa waktu mendatang yang menjadi level resistensinya

Peringkat RSR di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #93, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 354.708.880. Jumlah koin yang beredar 42.302.323.974 koin RSR dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin RSR.

5. Avalanche (AVAX)

Analisis teknikal Avalanche (AVAX).

Pergerakan nilai AVAX bisa bullish pada pekan ini, disebabkan oleh pengumuman Avalanche Labs tentang kolaborasi terbarunya dengan Chainlink (LINK). Menurut informasi resminya, Chainlink akan membantu AVAX tumbuh di sektor NFT, GameFI, dan Defi.

Mengingat situasi pasar saat ini, kolaborasi ini akan menguntungkan keduanya. Kemungkinan nilai AVAX akan naik mengingat semangat investor menyambut kolaborasi ini.

Peringkat AVAX di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #16, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 5.022.791.614. Pasokan yang beredar 295.902.231 koin AVAX dan maksimal pasokan 720.000.000 koin AVAX.

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. Terra Classic (LUNC)

Analisis teknikal Terra Classic (LUNC).

Tren harga Terra Classic (LUNC) memiliki potensi bearish, setelah berjuang untuk mendapatkan kembali kendali atas ekosistem Terra. Afid melihat prospek LUNC tetap bearish dalam jangka waktu panjang.

Hal tersebut terlihat setelah ada sentimen negatif, mulai dari surat perintah penangkapan Do Kwon, Pendiri dan CEO Terraform Labs. Kemudian, ada transfer mencurigakan lebih dari 3.000 BTC atau sekitar US$ 60 juta terdeteksi setelah Korea Selatan mengeluarkan surat perintah penangkapan tersebut.

Peringkat LUNC di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #31, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.672.723.040. Jumlah koin yang beredar 6.151.072.613.161 koin LUNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Game NFT Guild of Guardians Mulai Masuk ke Ranah Esports

2. TerraClassicUSD (USTC)

Analisis teknikal TerraClassicUSD (USTC).

TerraClassicUSD (USTC) juga punya peluang yang sama dengan LUNC untuk potensi bearish pekan ini. Faktor sentimen negatif yang dapat menekan harga juga sama, dari transfer ribuan BTC yang mencurigakan oleh Do Kwon dan kemungkinan besar masalah lanjutan yang akan muncul.

Peringkat USTC di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #107, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 293.665.832. Jumlah koin yang beredar 9.816.095.840 koin USTC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

3. Nexo (NEXO)

Analisis teknikal Nexo (NEXO).

Kripto NEXO kemungkinan akan potensi bearish dengan sentimen negatif yang berasal dari kabar Nexo sedang menghadapi berbagai tuduhan dari delapan negara bagian AS yang berbeda. 

Tuduhan itu berkaitan dengan klaim bahwa Nexo diduga gagal mendaftarkan “Earn Interest Product” sebagai jaminan dan menawarkannya kepada klien dalam bentuk akun yang menghasilkan bunga. Kabar ini membuat NEXO, token kripto asli dari Nexo bisa memiliki sentimen buruk.

Peringkat NEXO di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #71, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 495.022.710. Jumlah koin yang beredar 560.000.011 koin NEXO dan maksimal pasokan tidak tersedia.

4. Reef Finance (REEF)

Analisis teknikal Reef Finance (REEF).

Reef Finance (REEF) mengalami masa sulit baru-baru ini, tetapi telah menunjukkan kekuatan besar yang bangkit dalam jangka waktu yang lebih pendek. Reef finance telah berjuang untuk tetap bullish karena harga turun dari tertinggi sepanjang masa US$ 0,3 menjadi US$ 0,0048.

Peringkat REEF di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #178, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 105.266.158. Jumlah koin yang beredar 20.132.169.041 koin REEF dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Penyebab Harga Kripto Terra Luna Classic Melonjak 40%

5. Santos FC Fan Token (SANTOS)

Analisis teknikal Santos FC Fan Token (SANTOS).

Harga token yang berkaitan dengan Chiliz telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, karena kinerja token penggemar yang kuat. Misalnya, token penggemar Santos FC Fan Token (SANTOS) telah meningkat lebih dari 40% dalam 24 jam terakhir. Namun, ke depan kemungkinan akan ada penurunan karena sudah membentuk pola grafik overbought.

Peringkat SANTOS di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #264, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 82.230.001. Jumlah koin yang beredar 4.550.000 koin SANTOS dan maksimal pasokan 30.000.000 koin SANTOS.

Disclaimer

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.

Continue Reading

Popular