Connect with us

Blockchain

Pentingnya Strategi Fibonacci Dalam Trading Crypto

Published

on

Pasar Kripto sama halnya dengan pasar keuangan yang lainnya, yang mana cukup rentan terhadap volatilitas dan ketidakpastian. Maka dari itu banyak sekali para trader maupun investor menggunakan analisis teknikal untuk mengetahui saat yang tepat untuk membeli dan saat yang tepat untuk menjual asetnya. 

Jika kamu investor Kripto pastinya kamu sudah tahu apa itu Fibonacci. Akan tetapi buat kamu yang sedang baru-baru ini masuk dalam investasi kripto alangkah baiknya kita mengetahui apa itu Fibonacci dan bagaimana cara menggunakannya untuk trading maupun investasi kripto. 

Dalam hal analisis teknikal, banyak trader kripto menggunakan berbagai alat dan indikator untuk menganalisis pergerakan naik turunnya harga, untuk tahu kapan harus membeli dan menjual. Dengan indikator dan alat analisis teknikal tersebut dapat digunakan untuk merumuskan strategi perdagangan agar lebih menguntungkan. 

Fibonacci merupakan salah satu alat yang dapat kita gunakan untuk mengetahui tingkat resistensi dan tingkat support harga suatu kripto maupun saham. Level retracement Fibonacci merupakan salah satu indikator teknis yang sering digunakan di dalam perdagangan pasar kripto. Analisis ini berdasar pada deret Fibonacci yang ditemukan lebih dari 700 tahun yang lalu. 

Jika kamu tertarik dengan perdagangan futures crypto, Fibonacci retracement adalah indikator teknis yang dapat kamu gunakan untuk menghasilkan strategi perdagangan yang lebih berkualitas. Dengan strategi ini kamu bisa melihat tren harga, harga support terbesar dan harga resisten terbesar. 

Apa Itu Fibonacci Retracement ?

Sebelum kita membahas Fibonacci Retracement kita perlu tahu apa itu Fibonacci dan Retracement itu sendiri. Fibonacci merupakan suatu deret angka secara acak yang selalu digunakan pada berbagai bidang dalam dunia perdagangan mata uang (forex), perdagangan pasar saham dan juga pasar kripto.

Sedangkan Retracement sendiri yaitu pembalikan harga yang bersifat sementara dan terjadi di tengah tren yang besar. Retracement ini bersifat sementara, setelah itu harga akan menuju sesuai tren yang mayoritas. Misal tren yang sedang berlangsung adalah Uptrend maka harga tidak akan selalu uptrend akan tetapi harga akan mengalami koreksi yang kemudian akan naik atau mengikuti trend besar yang sedang berlangsung. 

Setelah mengetahui apa itu Fibonacci dan Retracement, maka Fibonacci Retracement sendiri merupakan salah satu alat trading yang terdiri dari garis-garis horizontal dan menunjukan level posisi harga support dan resistance yang kemungkinan akan terbentuk. Angka yang muncul berdasar pada pola deret angka Fibonacci. 

Deret Angka Fibonacci

Deret Fibonacci adalah deret bilangan yang dimulai dari angka 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, …

Deret fibonacci angka berikutnya dihasilkan dengan menjumlahkan dua angka sebelumnya. Misalnya : 

  • 2 ditemukan dengan menambahkan dua angka sebelumnya (1+1),
  • 3 ditemukan dengan menambahkan dua angka sebelumnya (1+2),
  • 5 adalah (2+3),
  • dan seterusnya

Setelah 34 berapa angka selanjutnya ? Angka selanjutnya setelah 34 yaitu 34 + 21 = 55. Begitu juga selanjutnya setelah 55 anda dapat menambahkannya dengan 34 yaitu menghasilkan angka 85. 

Berikut merupakan deret angka fibonacci yang lebih panjang

0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987, 1597, 2584, 4181, 6765, 10946, 17711, 28657, 46368, 75025, 121393, 196418, 317811, …..

Dengan mengetahui deret angka Fibonacci dan cara menghitungnya semoga kamu dapat menyusun strategi trading kripto menjadi lebih bagus dan berkualitas.  

Rumus Level Fibonacci Retracement

Pada saat alat Fibonacci Retracement diterapkan ke grafik, kamu dapat memilih dua titik. Sesudah kedua titik itu dipilih, garis digambar berdasarkan persentase dari gerakan harga. 

Contohnya harga kripto A naik dari harga 10 USDT ke harga 16 USDT. Maka level 25% akan berada di 14,5 USDT dengan rumus (16 – (6 x 0,25) = 14,5). 

Rumus tersebut dapat dilihat bahwa 16 adalah harga tertinggi, 6 adalah selisih (perubahan harga) dan 0,25 adalah level persentase dari 25%. 

Manfaat Fibonacci Retracement

Fibonacci memiliki banyak sekali manfaat dalam dunia perdangan aset seperti keuangan, saham maupun kripto. Beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan menggunakan Fibbonaci Retracement antara lainnya yaitu 

  1. Mengetahui titik harga support dan titik harga resistance, dengan mengetahui titik harga ini kamu dapat menyusun strategi untuk trading khususnya pada harga berapa kamu akan membeli dan pada harga berapa kamu akan menjual. 
  2. Mengetahui pola pergerakan harga, dengan mengetahui hal ini kamu juga dapat menganalisa secara mendalam dan menambahkan alat lainnya untuk mengetahui pergerakan harga selanjutnya. 
  3. Mengetahui kemungkinan kenaikan harga dan penurunan harga. Jika harga naik dan menyentuh garis fibonacci, maka kemungkinan harga akan naik. begitu juga sebaliknya
  4. Mengetahui trend harga yang sedang berlangsung. 
  5. Dapat digunakan untuk menempatkan entri order dengan menentukan stop loss dan juga untuk menentukan target harga yang ingin kamu tentukan. 

Nah itulah pentingnya fibonacci retracement untuk analisa teknikal dalam menyusun strategi trading. Jadi buat kamu yang sedang baru-baru ini terjun ke dunia kripto alangkah baiknya kamu menyusun strategi yang matang agar tidak mengalami kerugian. Kamu dapat melakukan dan memulai trading di Tokocrypto dengan berbagai fitur yang menarik seperti Crypto Hero yang bisa kamu gunakan untuk mempermudah trading kripto kamu di Tokocrypto

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Metaverse

Riset: 88% Pekerja di Indonesia Siap Rapat di Metaverse

Published

on

Ilustrasi ketika lembaga pemerintahan Indonesia melirik pengembangan metaverse.

Riset terbaru mengatakan sudah banyak pekerja atau karyawan di Indonesia yang siap untuk melakukan rapat di metaverse. Literasi mengenai konsep metaverse atau dunia virtual semakin membuahkan hasil.

Penelitian global yang dilakukan oleh Ciena, mendapati kesiapan para pekerja profesional untuk berkolaborasi di dunia virtual. Menariknya, riset itu mengungkap sebanyak 98% responden di Indonesia mengakui nilai tau value dari rapat virtual.

Bahkan, 88% responden telah menyatakan siap berpartisipasi dalam rapat kerja di metaverse dibandingkan tool konferensi video yang sudah ada. Kesediaan untuk memanfaatkan lingkungan kerja virtual baru ini, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global sebesar 78%.

Ilustrasi metaverse
Ilustrasi metaverse.

Baca juga: Kenal Aset Kripto DODO, Fundamental Protokol Blockchain DeFi Optimal

Efisien Rapat di Metaverse

Penelitian yang melakukan survei terhadap 15.000 profesional bisnis di 15 negara ini menemukan bahwa 66% pekerja Indonesia mengakui betapa efisiennya rapat virtual.

Salah satu keunggulannya adalah minimnya distraksi atau celah untuk ngobrol, dibandingkan dengan rapat tatap muka. Sementara lebih dari setengah (55%) responden setuju bahwa rapat virtual bisa menciptakan lingkungan yang memudahkan kolaborasi.

Hambatan

Terlepas dari tumbuhnya keinginan untuk memanfaatkan platform kerja virtual, masih ada penghalang untuk mengadopsi platform ini secara luas. Sebanyak 59% responden Indonesia yakin bahwa performa jaringan internet yang tidak bisa diandalkan adalah alasan utama perusahaan enggan menggunakan platform kerja virtual.

bekerja lewat metaverse
Ilustrasi bekerja lewat metaverse.

Baca juga: Grup K-pop Aespa Luncurkan Koleksi NFT Bersama Blake Kathryn

Faktor hambatan lain adalah kekhawatiran tak mempunyai hardware yang tepat (52%), atau teknologi yang belum tersedia (43%).

“Agar antusiasme ini menjadi kenyataan, kita membutuhkan infrastruktur yang tepat untuk menciptakan tempat kerja masa depan. Jaringan kita harus cepat, bisa beradaptasi dan memiliki latensi yang rendah, serta memiliki bandwidth yang memadai untuk mendukung lingkungan kerja virtual-reality baru kita,” kata Dion Leung, Regional Managing Director, Ciena ASEAN.

Continue Reading

Metaverse

Platform Metaverse Terbesar di Asia, Zepeto Tingkatkan Ekspansi Global

Published

on

Zepeto semakin fokus kembangkan dunia metaverse. Foto: Zepeto.

Platform metaverse terbesar di Asia, Zepeto, meningkatkan ekspansi globalnya untuk bersaing dengan perusahaan besar lainnya untuk kembangkan dunia virtual. Seperti diketahui, banyak perusahaan teknologi yang bertaruh miliaran dolar AS untuk menciptakan dunia metaverse.

Zepeto yang dimiliki oleh grup teknologi Korea, Naver, telah menarik 340 juta pengguna sejak diluncurkan pada 2018. Saat ini dikutip dari laporan Financial Times, pengguna Zepeto didominasi oleh segmen perempuan muda.

Hal tersebut memang bukan kejutan, karena Zepeto fokus pada K-pop dan fashion. Zepeto sendiri telah bernilai lebih dari US$ 1 miliar, dan menarik investasi dari perusahaan hiburan Korea JYP Entertainment, YG Entertainment dan Hybe, serta dari Vision Fund II SoftBank.

“Perjalanan kami masih panjang untuk menjadi pemain yang lebih dominan secara global, tetapi kami sangat berada di jalur yang benar,” kata Head of Business at Naver Z, Ricky Kang.

Ilustrasi avatar Zepeto. Foto: Zepeto.
Ilustrasi avatar Zepeto. Foto: Zepeto.

Baca juga: Penyebab Harga Kripto Terra Luna Classic Melonjak 40%

Ekspansi Metaverse

Zepeto menambahkan ekspansi ke negara di kawasan Amerika Latin, seperti Brasil. Perusahaan juga mengumumkan sedang mengerjakan platform versi bahasa Turki dan Arab sebagai bagian dari dorongan ke Timur Tengah.

Itu datang ketika grup dari induk Facebook Meta hingga Microsoft bertaruh miliaran bahwa metaverse 3D yang digadang-gadang akan menjadi platform teknologi besar berikutnya.

Zepeto dengan cepat menjadi situs terbesar di Asia. Ini memiliki sekitar 15-20 juta pengguna aktif bulanan, terutama di Korea Selatan, Jepang dan China. Dari jumlah tersebut, 70 persen adalah perempuan dan sebagian besar berusia antara 13 dan 21 tahun.

Zepeto pun sudah melakukan kerja sama strategis dengan The Sandbox, dunia virtual game terdesentralisasi terkemuka dan anak perusahaan Animoca Brands. Kedua mitra masing-masing akan menawarkan ruang 3D paralel di lingkungan dunia virtual masing-masing, di mana pengguna dapat bersosialisasi, mengobrol, berinteraksi, dan bersenang-senang, sambil dapat mengakses serangkaian NFT untuk digunakan di The Sandbox yang menampilkan item game Zepeto.

Zepeto jalin kemitraan strategis dengan The Sandbox. Foto: Zepeto.
Zepeto jalin kemitraan strategis dengan The Sandbox. Foto: Zepeto.

Baca juga: Lihat Lebih Dekat NFT Noah yang Jadi Tiket Konser Satu Dekade

Hambatan

Kang mengakui kesulitan dalam melakukan ekspansi dan mengembangkan metaverse, khususnya dalam mengawasan kebijakan komunitas. Ia mengatakan bahwa Naver Z memiliki program kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi perilaku yang tidak pantas dan call center yang dapat dihubungi pengguna untuk meminta bantuan.

Wi Jong-hyun, seorang profesor bisnis di Universitas Chung-Ang di Seoul, mengatakan perusahaan perlu “untuk membuat langkah-langkah yang lebih keras dan lebih pragmatis.”

“Banyak dari remaja ini benar-benar mengidentifikasi dengan avatar, sehingga mereka terkejut dengan pengalaman online yang tidak menyenangkan ini,” pungkasnya.

Continue Reading

Blockchain

Ini Wujud Pernikahan Metaverse Pertama di The Sandbox

Published

on

The Sandbox gelar pernikahan pertama di dunia metaverse. Foto: Smobler Studios.

The Sandbox akhirnya membawa realitas virtual ke level berikutnya dengan memanfaatkan metaverse tidak hanya untuk bermain game, tetapi juga untuk pernikahan. Untuk menggelar momen suci ini, Sandbox bekerja sama dengan 1-Group dan Smobler Studios.

The Sandbox mengadakan pernikahan pertamanya di metaverse-nya secara hybrid, digital dan kehidupan nyata. Ini merupakan lompatan baru dari perkembangan metaverse dan mendobrak tradisi pernikahan di Asia.

 The Sandbox gelar pernikahan pertama di dunia metaverse. Foto: Smobler Studios.
The Sandbox gelar pernikahan pertama di dunia metaverse. Foto: Smobler Studios.

Baca juga: The Sandbox Rilis Alpha Season 3 Harapkan Pengguna Bahagia di Metaverse

Pengantin yang menikah di metaverse Sandbox adalah pasangan asal Singapura, Joanne Tham dan Clarence Chan, yang merupakan CEO Bandwagon. Mereka merayakan pernikahan pada hari Sabtu (17/9) dalam tema “disko glam 70-an”, yang berlangsung di replika digital The Alkaff Mansion yang terkenal di Singapura.

Desain Pernikahan Metaverse

Untuk momen spesial ini, arsitektur metaverse dan agensi desain Web3, Smobler Studios, membuat aset melalui The Sandbox yang menciptakan The Alkaff Mansion dan arsitekturnya yang khas.

Sementara, pasangan itu secara fisik hadir di tempat hotel dunia nyata bersama dengan beberapa tamu, avatar digital mereka juga hadir dalam metaverse The Sandbox dan dapat dilihat oleh tamu yang bergabung dari jarak jauh. Acara ini diresmikan oleh salah satu pendiri dan kepala operasi The Sandbox Sebastien Borget dalam bentuk avatar digital.

Baca juga: Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

Setelah ciuman virtual pertama mereka sebagai suami dan istri, pasangan itu keluar dari Metaverse untuk melanjutkan perayaan mereka secara offline.

Pernikahan digital sangat dapat disesuaikan sehingga dapat dibentuk sejauh imajinasi seseorang membawanya. Pasangan dapat mewujudkan impian fantastis mereka di dunia metaverse, semua tanpa biaya yang lebih besar dan batasan pernikahan fisik di dunia pasca pandemi.

Continue Reading

Popular