Connect with us

NFT

NFT Fashion Yang Telah Diterbitkan Oleh 6 Brand Ternama

Published

on

6 Brand Ternama yang Telah Menerbitkan NFT Fashion

Meningkatnya popularitas NFT dalam berbagai bidang tentunya membuat NFT semakin digandrungi oleh banyak pihak, tak terkecuali kreator dan kolektor seni. Namun, tidak hanya perseorangan saja, kini mulai bermunculan brand fashion ternama di dunia yang ikut serta meluncurkan NFT fashion miliknya. Yuk, simak informasi selengkapnya!

Non-Fungible Token (NFT) dalam Brand Fashion

Tren NFT dan brand fashion dunia ini mulai ramai sejak tahun 2021. Meskipun dipatok harga yang cukup tinggi dengan jumlah yang terbatas, NFT yang dihadirkan oleh para brand fashion tersebut berhasil menarik perhatian banyak kolektor NFT di NFT marketplace, lho. Terbukti dengan penutupan lelang NFT fashion di harga yang cenderung tinggi dan penjualan yang ludes dalam waktu singkat.

Pendekatan beragam brand fashion tersebut terhadap adopsi NFT tentunya terdiri dari bentuk yang bervariasi dengan keunikannya masing-masing. Tidak hanya NFT art saja, para brand tersebut juga bereksperimen dengan NFT game dan item game, video atau short film, hingga digital collectibles berisikan desain dari produk brand tersebut.

Selain itu, sebagai brand fashion yang memproduksi barang untuk digunakan secara fisik oleh para pembelinya, beberapa brand fashion juga memungkinkan para kolektor NFT original dari brand untuk mendapatkan produk tersebut dalam bentuk fisik. Hal ini tentunya agar para pembeli bisa sambil menikmatinya di dunia nyata.

Baca juga: Inilah Alasan Banyak Orang Mengoleksi Karya Seni Digital NFT

6 Brand Ternama yang Menerbitkan NFT Fashion

Nah, berikut ini sudah kami rangkum 6 brand ternama di dunia yang telah menerbitkan NFT, di antaranya adalah:

1. Gucci

NFT Fashion Gucci

Sepanjang tahun 2021, Gucci telah terlibat dalam perilisan dua keping NFT, lho. Pertama pada bulan Maret lalu, Gucci bereksperimen dengan digital fashion membuat sneakers dalam bentuk Augmented Reality (AR), yang dibanderol harga 11.99 USD. Namun, AR sneakers tersebut bukan merupakan koleksi NFT resmi yang diterbitkan Gucci.

Hingga pada bulan Mei, Gucci merilis NFT perdananya berupa short movie untuk memperingati hari jadi Gucci yang ke-100 tahun. Short movie yang berdurasi 4 menit ini juga berisikan sneak peek kolaborasi antara Gucci dengan Balenciaga. NFT ini dilelang di Christie’s dan terjual di harga 250.000 USD.

2. Louis Vuitton

Mirip dengan Gucci, dalam merayakan ulang tahun yang ke-200 dari sang founder, Louis Vuitton juga merilis NFT berupa game bernama “Louis the Game”. Game yang satu ini menggambarkan ikon ternama dari Louis Vuitton, Vivienne, menjelajahi dunia animasi sambil mengumpulkan lilin menuju sebuah pesta ulang tahun.

Louis Vuitton NFT Fashion

Sepanjang permainan, para pemain berkesempatan untuk mendapatkan 30 NFT berupa item dalam game. Sepuluh item di antaranya merupakan hasil karya seniman digital ternama yaitu Beeple. Namun, NFT game ini tidak dapat diperjualbelikan alias hanya sebagai digital collectible saja.

3. Burberry

nft brand fashion Burberry

Brand ternama lainnya yang merilis NFT adalah Burberry, bekerja sama dengan Mythical Games. NFT yang dirilis merupakan item dalam sebuah game bernama “Blankos Block Party”. Game multiplayer ini menceritakan sebuah brankas virtual di mana terdapat vinyl toys yang disebut Blanko sebagai karakter game yang hidup dalam blockchain

Burberry merupakan brand fashion pertama yang menciptakan karakter Blanko sendiri yaitu “Sharky B.” dalam game. Sharky B. merupakan karakter yang limited edition, sehingga ludes dengan cepat yaitu hanya dalam 30 detik. Selain Sharky B., Burberry juga merilis NFT game lain yaitu aksesoris pelengkap yang bisa dikenakan oleh Blanko.

4. Overpriced

Sedikit berbeda dengan ketiga brand fashion sebelumnya, Overpriced merilis NFT pertamanya dalam produk hoodie. Pada bagian belakang hoodie, terdapat sebuah kode yang bisa di-scan oleh para pemiliknya. Saat di-scan, para pemilik telah secara otomatis dan resmi memiliki sebuah NFT.

nft brand fashion Overpriced

Hoodie yang kemudian disebut sebagai NFT hoodie ini dijual dengan harga 26.000 USD. Overpriced juga mengatakan bahwa jika NFT hoodie yang dimiliki mengalami kerusakan atau hilang, mereka akan mengirimkan penggantinya lengkap dengan kode baru. Sementara itu, kode lama akan diblokir sehingga tidak akan bisa di-scan kembali.

5. RTFKT

Brand lainnya, yaitu RTFKT, juga merilis sebuah koleksi sneakers berbentuk NFT lengkap dengan digital merchandise. RTFKT berkolaborasi dengan visual artist FEWOCiOUS untuk NFT ini. Sebelum dirilis, RTFKT melakukan uji coba menggunakan media sosial Snapchat yang memungkinkan para calon pembeli untuk mencobanya secara virtual.

NFT Sepatu RTFKT

Produk sneakers ini terdiri dari tiga jenis desain dan partisipan lelang bisa melakukan bid terhadap ketiganya. Hal ini menghasilkan lebih dari 600 pasang sneakers yang terjual, membuat RTFKT meraup pendapatan sebesar 3.1 juta USD. Pembeli dengan nominal terbesar juga berkesempatan untuk mendapatkan sneakers dalam bentuk fisik.

6. Jimmy Choo

Lalu di akhir Oktober 2021 lalu, brand Jimmy Choo meluncurkan koleksi NFT hasil kolaborasi dengan seniman Eric Haze. NFT yang dilepas untuk lelang di Binance ini merupakan sepatu versi digital yang berputar di atas kanvas. Partisipan dengan bid tertinggi berkesempatan memperoleh sepatu tersebut dalam bentuk fisik.

nft fashion dari brand jimmy choo

Selain sepatu versi digital, Jimmy Choo juga menyediakan 8.888 mystery box yang juga dijual di marketplace NFT. Mystery box ini berisikan Jimmy Choo / Eric Haze LOVE 100 Glitter, 445 kartu digital sangat langka, 3,109 kartu digital langka, and 5,333 kartu digital biasa. Kartu digital sangat langka dan langka mencakup sneak peek koleksi NFT Jimmy Choo mendatang.

Itulah 6 brand ternama yang telah menerbitkan NFT fashion original miliknya. Jadi, apakah Anda tertarik untuk ikut serta ke dalam dunia NFT? Yuk, kunjungi www.tokomall.io dan segera daftarkan diri Anda sebagai Official Partner (seniman) atau Creator (kolektor)!

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Blockchain

Game NFT Guild of Guardians Mulai Masuk ke Ranah Esports

Published

on

Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.

Guild of Guardians, game NFT berbasis teknologi Web3 kini mulai merambah dunia eSports. Langkah ini akan semakin memajukan game berteknologi Web3 agar bisa dinikmati semua kalangan.

Game Guild of Guardians telah bekerja sama dengan delapan organisasi eSports profesional terbesar dan paling terkemuka di dunia. Tujuan utama kemitraan ini akan membangun masa depan game Web3 dan hiburan digital, serta membuka pra-registrasi Guild of Guardians ke komunitas eSports terbesar di seluruh dunia.

Di bawah kemitraan ini, nama-nama besar eSports, termasuk Cloud9, Fnatic, Navi, Ninjas in Pyjamas, NRG, SK Gaming, T1, dan Team Liquid akan bergabung dengan dunia fantasi Guild of Guardians. Brand eSports mereka akan menjadi karakter yang dapat dimainkan sepenuhnya.

Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.
Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.

Baca juga: Ini Dia Game RPG Blockchain, Guild of Guardians!

Misi Guild of Guardians

Guild of Guardians yang dikembangkan oleh Immutable Games Studio dan Stepico Games ini bisa melanjutkan misi mereka untuk memperluas pasar. Kemitraan bersama delapan organisasi eSports belum pernah terjadi sebelumnya, maka akan ada potensi eksposur jutaan penggemar mereka — selain lebih dari 250.000 pemain yang sudah terdaftar sebelumnya — untuk masa depan game web3.

“Ini adalah kesempatan luar biasa untuk bekerja sama dengan beberapa nama yang paling menonjol dan dikenal di bidang eSports profesional,” kata Vice President and Game Director for Guild of Guardians, Derek Lau dikutip Venturebeat.

Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.
Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.

Baca juga: Game NFT “Guild of Guardians” Raih Pendanaan $ 5,3 juta. Penjualan Tokennya Laris Manis

“GOG adalah RPG tim mobile yang dibuat untuk pemain dan dirancang sebagai game yang sangat mudah diakses, menjadikannya pintu gerbang yang sempurna ke dunia Web3 untuk semua pemain.”

Penggemar eSports akan dapat mendukung tim dan pemain favorit mereka dengan cara baru dan bermakna, dengan mewakili tim favorit mereka dalam game, melalui aset digital, seperti kripto dan NFT.

Dengan kepemilikan aset digital yang sebenarnya, penggemar akan dapat membuat, memiliki, dan memperdagangkannya, selain bersaing dengan orang lain untuk mendapatkan hadiah.

Continue Reading

NFT

Epic Games Rilis Game NFT Blankos Block Party

Published

on

Game NFT, Blankos Block Party mulai tersedia di Epic Games Store pada 28 September 2022. Foto: Mythical Games.

Epic Games, pencipta di balik Fortnite, telah mendaftarkan game berbasis NFT pertama di toko mereka, Blankos Block Party. Game Web3 tersebut adalah game berbasis NFT pertama yang diluncurkan di platform marketplace, Epic Games Store.

Dikutip Watcher Guru, Mythical Games meluncurkan versi beta untuk Blankos Block Party pada tahun 2020. Menurut studio, game tersebut telah mengumpulkan lebih dari satu juta pemain hingga saat ini.

Tentang Blankos Block Party

Blankos Block Party berjalan di Platform Mythical studio, yang dibangun di atas protokol blockchain EOS.IO, tetapi memiliki jembatan ke jaringan NFT terkemuka Ethereum. Blankos Block Party akan tersedia di Epic Games Store pada 28 September mendatang.

Game NFT, Blankos Block Party mulai tersedia di Epic Games Store pada 28 September 2022. Foto: Mythical Games.
Game NFT, Blankos Block Party mulai tersedia di Epic Games Store pada 28 September 2022. Foto: Mythical Games.

Baca juga: Starbucks NFT Segera Hadir Bisa Kasih Reward Menarik, Apa Itu?

Blankos Block Party memungkinkan pengguna bermain dan berkolaborasi dalam dunia online yang penuh warna, dan terinspirasi oleh budaya mainan desainer/vinil. NFT digunakan dalam game untuk mewakili item unik seperti desain dan aksesori avatar, yang dapat dibeli dan dijual melalui fitur marketplace di dalam game.

Sejak diluncurkan, game ini telah membawa sejumlah brand dan artis untuk edisi terbatas, termasuk Burberry, Atari, dan musisi Deadmau5. Namun, memiliki NFT tidak diperlukan untuk memainkan game. NFT adalah token blockchain yang mewakili kepemilikan suatu item, termasuk barang video game seperti karakter, senjata, dan tanah virtual.

Bukan Game NFT Terakhir Epic Games

Game ini tidak akan menjadi game berbasis NFT terakhir yang diluncurkan di Epic Games. Pengembang Gala Games sebelumnya mengumumkan bahwa game buatannya akan menjadi game NFT pertama di Epic Games. Namun, hingga saat ini belum tersedia.

Epic Games Store, yang mengklaim lebih dari 194 juta total pengguna pada akhir tahun 2021, telah mengambil pendekatan yang berbeda untuk game Web3 dari saingan utamanya, Steam Valve. Musim gugur yang lalu, Valve mengatakan bahwa pengembang tidak dapat mempublikasikan game di Steam yang menggunakan NFT atau aset kripto dengan cara apa pun.

Ilustrasi Epic Games yang mendukung NFT. Foto: Epic Games.
Ilustrasi Epic Games yang mendukung NFT. Foto: Epic Games.

Baca juga: 10 NFT Sepak Bola Termahal, Ada Cristiano Ronaldo?

Sebagai tanggapan, pendiri dan CEO Epic Games Tim Sweeney men-tweet bahwa sementara studio sendiri tidak berencana untuk menggunakan teknologi NFT atau Web3, namun akan memungkinkan pembuat lain untuk menggunakannya selama mereka mematuhi aturan dan pedoman pasar.

“Epic Games Store akan menyambut game yang menggunakan teknologi blockchain asalkan mereka mengikuti undang-undang yang relevan, mengungkapkan persyaratan mereka, dan diberi peringkat usia oleh grup yang sesuai,” tweet-nya.

“Meskipun Epic tidak menggunakan kripto dalam permainan kami, kami menyambut inovasi di bidang teknologi dan keuangan.”

Continue Reading

Ethereum News

The Merge Ethereum Sukses: NFT Gas Fees Jadi Murah?

Published

on

Ilustrasi NFT CryptoPunks. Sumber: Dia Dipasupil | Getty Images.

The Merge Ethereum akhirnya resmi selesai pada Kamis (15/9) siang lalu. Peristiwa itu membawa Ethereum ke era baru yang bisa memberikan dampak besar bagi market kripto dan NFT, khususnya soal gas fees.

Salah satu hal yang paling ditanyakan dan ditunggu adalah apakah The Merge akan menjadikan minting NFT bisa dapat gas fees yang lebih murah di jaringan blockchain Ethereum?

Ethereum sendiri kini telah pindah ke mekanisme verifikasi Proof-of-Stake (PoS), yang disebut-sebut menggunakan energi setidaknya 99 persen lebih sedikit daripada blockchain yang beroperasi di bawah mekanisme konsensus Proof-of-Work (PoW).

Ilustrasi Ethereum.
Ilustrasi Ethereum.

Baca juga: BREAKING: The Merge Ethereum Sukses, Market Kripto Bangkit?

Apakah Gas Fees Ethereum akan Turun?

Ada bukti kuat dari blockchain yang beroperasi di bawah model PoS, yakni Tezos yang memberikan gas fees yang lebih murah untuk minting NFT. Dengan pergeseran Ethereum ke model PoS yang lebih efisien, beberapa pengguna mengharapkan keuntungan efisiensi blockchain NFT untuk menurunkan gas fees yang harus dibayar seseorang untuk setiap transaksi di jaringan.

Sayangnya, bukan itu masalahnya. The Merge hanya mengubah mekanisme keseluruhan. Peristiwa itu tidak memperluas kapasitas jaringan, sehingga tidak akan ada penurunan gas fees yang signifikan.

Ini adalah salah satu kesalahpahaman paling populer tentang The Merge. Peristiwa migrasi jaringan Ethereum telah mengubah keseluruhan algoritma konsensus dan tidak memperluas kapasitas jaringan.

Namun, ada beberapa solusi penskalaan yang akan diterapkan pada tahap selanjutnya untuk mengatasi tantangan khusus ini.

NFT pertama di Ethereum setelah The Merge. Foto: thetransition.wtf.
NFT pertama di Ethereum setelah The Merge. Foto: thetransition.wtf.

Baca juga: Starbucks NFT Segera Hadir Bisa Kasih Reward Menarik, Apa Itu?

Gas Fees Pertama Setelah The Merge

Untuk membukti seberapa besar gas fees yang dikenakan pasca The Merge, seseorang telah melakukan minting NFT ketika 17 detik setelah peristiwa tersebut.

Dalam kasus khusus ini, seorang pengguna menghabiskan 36 ETH senilai sekitar US$ 60.000 (Rp 895 juta) dengan tarif saat ini untuk mencetak NFT pertama di jaringan Ethereum berbasis PoS.

NFT tersebut menampilkan maskot panda Ethereum dan merupakan bagian dari koleksi 100 buah di pasar NFT OpenSea. Koleksi NFT diberi nama “The Transition.”

Terlepas dari label Edisi, NFT menunjukkan detail tentang The Merge Ethereum, seperti stempel waktu, nomor blok, dan tingkat kesulitan.

Continue Reading

Popular