Connect with us

Altcoin News

Tokocrypto Market Signal 2 Maret 2022: Pasar Mulai Pulih, Awas Bull Trap

Published

on

Ilustrasi daftar 5 aset kripto bullish dan bearish pekan pertama Maret 2022.

Pekan pertama bulan Maret 2022, investor disambut dengan pasar kripto yang kembali menghijau. Meski begitu, keadaan market yang mulai pulih tidak menjamin apakah tren bull run akan terus berlanjut.

Langit cerah sedang membayangi market kripto di awal Maret ini. Padahal akhir Februari lalu, market sempat tertekan dan jatuh, pasca memanasnya tensi geopolitik Rusia-Ukraina. Akibatnya, banyak investor yang segan masuk lebih dalam ke aset yang volatil, seperti kripto.

Kini situasi tersebut mungkin telah berbalik arah. Pantauan 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sukses bertengger di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Bahkan, lajunya pun terbilang agresif. Pertanyaannya, apakah ini sudah masuk bull trap?

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan saat ini investor kini nampaknya mulai menyadari bahwa memanasnya ketegangan Rusia-Ukraina membuka jalan terhadap adopsi aset kripto yang lebih luas lagi. Bahkan, beberapa pelaku pasar yakin bahwa Rusia akan mempercepat pengesahan aturan regulasi aset kripto.

“Namun, kembali lagi investor harus waspada akan potensi bull trap. Ketegangan geopolitik kedua negara hingga kini belum menurun. Kemudian, masih ada sentimen lainnya dari isu kebijakan moneter The Fed soal suku bunga yang masih intense. Sebaiknya, investor tetap tenang dan tidak panik atau wait & see,” kata Afid.

Istilah bull trap mengemuka ketika situasi market bergerak secara keseluruhan. Bull trap adalah sinyal palsu, mengacu pada tren penurunan di saham, indeks, atau sekuritas lain yang berbalik setelah reli yang meyakinkan dan menembus level dukungan sebelumnya.

Di tengah kondisi pasar yang dianggap mulai pulih, Afid memberikan sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan pertama bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. EOS (EOS)

Analisis teknikal EOS (EOS).

Analisis teknikal EOS (EOS).

EOS adalah kripto asli untuk mendukung proyek blockchain EOS.IO. Sementara, EOS.IO beroperasi sebagai platform smart contract dan pengembang aplikasi terdesentralisasi atau decentralized application (DApp).

Afid menjelaskan EOS berpotensi bullish pada pekan ini karena dikabarkan akan melakukan tahap pertama dari pembaruan jaringan blockchainnya bernama Mandel. Peluncuran ini akan bertahap mulai 1 Maret 2022, akan rilis jaringan uji coba Mandel 3.0. 

“Mandel merupakan pembaruan dari blockchain EOS dalam bentuk Hardfork. Pembaruan ini dikabarkan akan membuat efisiensi EOS meningkat dan membawanya lebih cepat dalam memproses transaksi. Alhasil EOS dapat sentimen positif yang membawa harganya naik lebih tinggi,” kata Afid.

Peringkat EOS di CoinMarketCap saat ini adalah #47, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.217.510.779. Pasokan yang beredar 981.783.410 koin EOS dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Dunia Blockchain, Kripto dan NFT Bisa Jadi Tempat Ramah Perempuan

2. Verge (XVG)

Analisis teknikal Verge (XVG).

Analisis teknikal Verge (XVG).

Verge (XVG) adalah aset kripto terdesentralisasi yang open-source dan mengklaim bisa memungkinkan transaksi anonim 100% dengan mengaburkan lokasi dan alamat Internet Protocol (IP) dari pihak yang bertransaksi. Verge memiliki kesamaan dengan Bitcoin karena menggunakan konsep Proof of Work (PoW).

Koin Verge jauh lebih bisa diperbesar (scalable) daripada Bitcoin, karena dapat memproses maksimum sebanyak 100 transaksi per detik, dengan Bitcoin hanya mampu mengelola 7 transaksi.

Afid melihat potensi bullish dari XVG karena akan ada Block Reward Halving pada tanggal 8 Maret 2022. Hal ini memikat investor sehingga nilai XVG akan meningkat dalam beberapa waktu mendatang.

“Investor bisa memanfaatkan pembagian hadiah blok XVG untuk menaikan harga. Namun, kembali lagi situasi bisa berbalik arah, karena perlu diingat tidak ada ilmu pasti soal pergerakan kripto,” ungkap Afid.

Peringkat XVG di CoinMarketCap saat ini adalah #274, dengan kapitalisasi pasar US$ 170.846.031. Pasokan yang beredar 16.498.623.588 koin XVG dan maksimal pasokan 16.555.000.000 koin XVG.

3. Celo (CELO)

Analisis teknikal Celo (CELO).

Analisis teknikal Celo (CELO).

CELO adalah aset asli ekosistem blockchain Celo. Proyek ini bertujuan memperkenalkan kenyamanan keuangan terdesentralisasi (DeFi) kepada pengguna smartphone yang tidak memiliki rekening bank di seluruh dunia. Token CELO dirancang untuk memfasilitasi transaksi dan proses tata kelola di platform.

Sentimen positif yang membuat CELO berpotensi bullish di pekan ini adalah kabar Hardfork kedua Celo yang disebut Espresso dan akan diaktifkan pada 8 Maret 2022.

“Pada tingkat tinggi, Hardfork Espresso membuat Celo sepenuhnya kompatibel dengan peningkatan terbaru ke jaringan Ethereum. Selain itu, perubahan akan memungkinkan dapps mengagumkan seperti Orchid dan Superfluid untuk bekerja di Celo setelah aktivasi Espresso,” kata Afid.

Peringkat CELO di CoinMarketCap saat ini adalah #75, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.148.273.841. Pasokan yang beredar 427.388.610 koin CELO dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin CELO.

4. Kava (KAVA)

Analisis teknikal Kava (KAVA).

Analisis teknikal Kava (KAVA).

Kava adalah platform DeFi yang memungkinkan pengguna untuk pinjam-meminjam aset kripto mereka tanpa melibatkan lembaga keuangan dan perantara lainnya. KAVA sebagai token utilitas dan native token governance yang diciptakan oleh ekosistem DeFi Kava, yang terkenal dengan kapasitas pinjamannya. 

Afid mengatakan harga KAVA bisa naik akibat kabar penggabungan ekosistem di platformnya yang akan diprediksi rilis 8 Maret mendatang. Meskipun informasi soal ekosistem apa yang akan bergabung masih tertutup.

“Kava Network akan menggabungkan dua ekosistem terdesentralisasi terbesar dalam satu jaringan blockchain Layer-1. Alpha rilisnya diperkirakan terjadi pada 8 Maret, namun tidak diketahui ekosistem apa yang akan bergabung. Meski demikian, para investor sudah bersiap untuk masuk menaikan harga KAVA,” terang Afid.

Peringkat KAVA di CoinMarketCap saat ini adalah #112, dengan kapitalisasi pasar US$ 548.688.572. Pasokan yang beredar 154.638.951 koin KAVA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

5. Polkastarter (POLS)

Analisis teknikal Polkastarter (POLS).

Analisis teknikal Polkastarter (POLS).

Polkastarter kembali masuk ke daftar aset kripto yang berpotensi bullish. Afid melihat penyebabnya karena Polkastarter akan meluncurkan penjualan NFT land pertamanya di Cryptoverse, dunia virtual yang dibangun dengan Unreal Engine 5 pada 8 Maret mendatang.

“Nilai POLS diperkirakan akan naik karena kabar Polkastarter akan memulai penjualan tanah virtual dalam bentuk NFT di dunia Cryptoverse, sebuah konsep Metaverse 3D yang di bangun dengan teknologi Unreal Engine 5. Hal ini membuat investor excited,” ucap Afid.

POLS sendiri adalah token utilitas asli dari platform Polkastarter dan memainkan sejumlah peran dalam ekosistemnya. POLS akan digunakan sebagai token pembayaran untuk membeli tanah virtual dalam bentuk NFT di Cryptoverse nanti.

Peringkat POLS di CoinMarketCap saat ini adalah #333, dengan kapitalisasi pasar US$ 124.190.500. Pasokan yang beredar 88.221.432 koin POLS dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Cermat Pilih Aset Kripto Lokal yang Tepat, Jangan Mudah Ikut Hype

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. UMA (UMA)

Analisis teknikal UMA (UMA).

Analisis teknikal UMA (UMA).

UMA atau Universal Market Access adalah protokol untuk pembuatan aset synthetic berdasarkan blockchain Ethereum. UMA secara khusus memungkinkan penggunanya untuk merancang dan membuat kontrak keuangan yang dijalankan sendiri dan ditegakkan sendiri yang dijamin dengan insentif ekonomi dan menjalankannya di blockchain Ethereum.

Menurut Afid, UMA dapat tenggelam di bawah dukungan utamanya untuk mendekati titik rendah. Dari analisis teknikal UMA mungkinkan akan alami penurunan sekitar 13 persen. 

“UMA sudah dalam kondisi hampir 100 persen overbought, sehingga investor disarankan untuk waspada karena harga sewaktu-waktu bisa menukik ke bawah alias turun,” kata Afid.

Peringkat UMA di CoinMarketCap saat ini adalah #107, dengan kapitalisasi pasar US$ 601.673.321. Pasokan yang beredar 65.368.370 koin UMA dan maksimal pasokan 101.172.570 koin UMA.

2. Bitcoin Standard Hashrate Token (BTCST)

Analisis teknikal Bitcoin Standard Hashrate Token (BTCST).

Analisis teknikal Bitcoin Standard Hashrate Token (BTCST).

BTCST adalah adalah aset sintetis yang memperoleh nilainya dari sebagian kekuatan hash penambangan Bitcoin. Setiap BTCST saat ini mewakili 0,1 TH/detik daya penambangan dan mengumpulkan arus kas nyata dari penambangan Bitcoin.

Afid melihat dari analisis teknikal BTCST sudah berpotensi bearish. Pola BTCST memiliki kesamaan dengan UMA yang sudah overbought, suatu kondisi di mana harga kripto sudah mengalami kenaikan signifikan dan mencapai titik jenuh karena aktifitas pembelian yang cukup besar. 

“Pada titik ini, arus beli semakin tipis dan harga BTCST sulit mengalami kenaikan yang lebih tinggi. Kondisi overbought bukan berarti harganya akan anjlok drastis, tetapi akan ada sedikit koreksi, namun akan kembali turun sekitar 20 persen,” kata Afid.

Peringkat BTCST di CoinMarketCap saat ini adalah #190, dengan kapitalisasi pasar US$ 236.903.302. Pasokan yang beredar 11.415.813 koin BTCST dan maksimal pasokan 15.000.000 koin BTCST.

3. Bitcoin UP (BTCUP)

Analisis teknikal Bitcoin UP (BTCUP).

Analisis teknikal Bitcoin UP (BTCUP).

Bitcoin UP (BTCUP) belum bisa keluar dari masa bearish-nya. Menurut Afid, penurunan BTCUP berpengaruh pada pergerakan Bitcoin. BTCUP ini menggunakan leverage dan benar-benar memakai harga spot.

“Pergerakan BTC sendiri belum sepenuhnya rebound dan masih berpotensi alami penurunan. Sejalan dengan itu BTCUP juga punya peluang yang sama, apalagi sudah menunjukan pola reverse cup and handle. Grafiknya menunjukkan sinyal bearish yang mengindikasikan tren penurunan harga,” kata Afid.

Peringkat BTCUP di CoinMarketCap saat ini adalah #2894, dengan kapitalisasi pasar US$ 4.356.430. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

Baca juga: Mengenal Analisis Fundamental dan Faktor yang Perlu Diperhatikan

4. Waves (WAVES)

Analisis teknikal Waves (WAVES).

Analisis teknikal Waves (WAVES).

Waves adalah sebuah platform blockchain dengan banyak kegunaan yang mendukung berbagai use case, termasuk decentralized application (DApp) dan juga smart contract. Selain itu, token ini juga dirancang untuk memudahkan para pengguna dalam membuat dan meluncurkan token kripto sesuai yang diinginkan pengguna.

WAVES diperkirakan akan alami penurunan nilai pada pekan ini. Menurut Afid penyebabnya adalah tidak ada pemberitaan dan fitur terbaru yang dirilis Waves. Dari analisis teknikalnya juga terlihat potensi penurunan sekitar 13-16 persen.

“WAVES juga sudah alami overbought. Investor sudah mulai jenuh dan pola reverse cup and handle sudah terbentuk. Sehingga tinggal menunggu koreksi sedikit, nilai WAVES kemungkinan akan terus turun,” ujar Afid.

Peringkat WAVES di CoinMarketCap saat ini adalah #51, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.918.374.302. Jumlah koin yang beredar 107.624.326 koin WAVES dan maksimal pasokan tidak tersedia.

5. API3 (API3)

Analisis teknikal API3 (API3).

Analisis teknikal API3 (API3).

Afid menjelaskan token API3 senasib dengan BTCUP. API3 belum bisa keluar dari level support-nya. Kondisi token ini juga mengalami overbought, sehingga mengindikasikan bahwa harga API3 sulit bergerak naik lebih tinggi dalam jangka pendek.

“API3 sudah overbought dengan kenaikan nilai yang tinggi sebelumnya, sehingga memungkinkan masuk fase bearish. Penurunan bisa sampai kisaran 15-17 persen,” kata Afid.

API3 adalah token Ethereum yang digunakan untuk mendukung project API3 yang dapat masuk staking untuk menerima reward dan berfungsi sebagai jaminan untuk menjamin keamanan dalam jaringan. 

Peringkat API3 di CoinMarketCap saat ini adalah #165, dengan kapitalisasi pasar US$ 290.848.108. Pasokan yang beredar 36.907.810 koin API3 dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Disclaimer:

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Altcoin News

Alasan Kenapa Kripto Huobi Token dan Klaytn Bisa Meroket

Published

on

Alasan Kenapa Kripto Huobi Token dan Klaytn Bisa Meroket.

Aset kripto Huobi Token (HT) dan Klaytn (KLAY) menjadi perhatian dalam dua hari ini karena mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Dua kripto ini masuk dalam top gainers dengan peningkatan volume trading.

Huobi Token melihat kenaikan harga 13% yang mencolok setelah mencapai titik terendah pada 22 November lalu. Alasan yang paling mungkin di balik kenaikan harga yang begitu cepat dapat dikaitkan dengan rilis terbaru dari rencana ekspansi global exchange, Huobi dan tingkat dukungan teknis yang kuat yang dimiliki HT.

Sentimen pendorong juga berasal dari Justin Sun yang mengambil alih pengelolaan Huobi Token dan membeli aset kriptonya senilai jutaan dolar AS. Sementara itu, kurangnya gairah investor dan keadaan pasar kripto secara keseluruhan menyebabkan koreksi dari HT bisa membuat pola oversold untuk sinyal kenaikan harga.

Reli Huobi Token

Ilustrasi aset kripto Huobi Token (HT).
Ilustrasi aset kripto Huobi Token (HT).

Baca juga: Pakar: Bitcoin Akan Selamat dari Kegagalan Perusahaan Kripto Manapun

Alasan mendasar di balik reli Huobi Token (HT) bermula pada 22 November, Huobi Global meluncurkan strategi branding barunya, mengubah nama perusahaan menjadi Huobi dan bertujuan untuk kembali ke tiga besar bursa kripto terbesar di pasar.

Setelah menyelesaikan proses rebranding, Huobi akan mulai memperkuat merek barunya dan “bermain penuh” pada atribut strategis penting HT. Seperti biasa, Huobi akan terus mengeksplorasi proyek berkualitas tinggi di pasar dengan bantuan komunitas.

Menurut roadmap-nya, Huobi akan fokus pada dukungan aset yang belum ditemukan dengan potensi pasar yang kuat dan mendorong komunitas untuk membangun proyek, memberikan nilai lebih bagi industri aset kripto secara keseluruhan.

Pada saat artikel ini ditulis, HT diperdagangkan pada US$ 5,48, naik 10,58% dalam 24 jam terakhir.

Reli Klaytn

Aset KLAY terpantau menunjukan sinyal bullish. Sentimen pendorongnya adalah Klaytn telah meluncurkan versi beta dari portal tata kelola terdesentralisasi, Klaytn Square.

Menurut pernyataan resmi yang dibagikan oleh Klaytn Foundation, portal Klaytn Square diluncurkan dalam versi beta untuk memajukan tata kelola on-chain di Klaytn lebih transparan dan inklusif karena menampilkan informasi tentang setiap anggota Governance Council (GC), serta transfer KLAY dan jumlah setoran yang dipertaruhkan.

Ilustrasi aset kripto Klaytn (KLAY).
Ilustrasi aset kripto Klaytn (KLAY).

Baca juga: NGOBRAS Season 2: Dampak Drama FTX dan Genesis ke Market Kripto

Selain itu, Klaytn Square memberi pengunjungnya banyak informasi praktis mengenai kemajuan, promosi, dan pembaruan Klaytn, termasuk agenda diskusi Klaytn GC dan status voting on-chain saat ini untuk pengelolaan ekosistem dan proposal perbaikan Klaytn.

Sangmin Seo, direktur Klaytn Foundation, menyoroti pentingnya peluncuran Klaytn Square untuk kualitas komunikasi proyek dengan pengguna dan pembuatnya.

“Peluncuran Klaytn Square menyoroti komitmen kami untuk komunikasi yang terbuka dan transparan dengan komunitas kami. Saat ekosistem Klaytn semakin matang, kami berupaya mengejar strategi desentralisasi lebih lanjut untuk memungkinkan suara komunitas kami didengar melalui mekanisme on-chain,” kata Seo.

Pada saat artikel ini ditulis, KLAY diperdagangkan pada US$ 0,1852, naik 9,94% dalam 24 jam terakhir. Posisi Klaytn saat ini menempati urutan pertama top performace mengungguli Huobi Token, menurut data CoinMarketCap.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.

Continue Reading

Altcoin News

Cardano Bakal Rilis Stablecoin yang Didukung USD di Tahun 2023

Published

on

Cardano Bakal Rilis Stablecoin yang Didukung USD di Tahun 2023

Perkembangan jaringan blokchain Cardano terus dilakukan. EMURGO, salah satu entitas pendiri Cardano, mengumumkan akan meluncurkan stablecoin didukung fiat pada kuartal pertama tahun 2023.

Stablecoin USDA ini akan sepenuhnya mematuhi peraturan dan dirancang untuk melindungi pemilik dari volatilitas bawaan pasar kripto. Dolar AS akan sepenuhnya mendukung stablecoin untuk memastikan stabilitas harga jangka panjang.

Dilaporkan Beincrypto, EMURGO mengatakan memiliki kemitraan dengan perusahaan jasa keuangan teregulasi yang tidak disebutkan namanya di AS. Entitas itu yang akan bertindak sebagai kustodian untuk setoran tunai.

Stablecoin USDA

Baca juga: Bappebti Terbitkan Regulasi Baru Lindungi Investor Kripto di Indonesia

USDA dicatat akan menjadi produk pertama yang datang dari suite barunya, Anzen. Suite ini akan berfokus pada menghubungkan layanan keuangan tradisional ke kripto.

Melalui portal Anzen, pengguna dapat memberi token pada dolar AS mereka dan menggunakannya di jaringan blockchain Cardano. Rencana untuk Anzen termasuk pinjam meminjam, menjembatani antara dApps dan keuangan tradisional, dan kartu debit kripto.

Stablecoin ini tidak hanya menawarkan stabilitas kepada investor yang melakukan transaksi keuangan di blockchain, tetapi juga memajukan ekosistem Cardano untuk mengatasi masalah yang kami posisikan secara unik untuk dipecahkan —perbankan yang tidak memiliki rekening bank,” kata Fintech Managing Director EMURGO, Vineeth Bhuvanagiri.

Peluncuran USDA ditetapkan untuk Q1 tahun 2023, dan EMURGO berencana untuk mengaktifkan tokenisasi stablecoin lainnya, seperti USDT dan USDC, ke USDA. Juga, terungkap niat untuk mengaktifkan konversi dan pertukaran aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum.

Stablecoin Djed

Baca juga: Melihat Potensi Cuan Token Kripto saat Piala Dunia 2022

Disamping USDA, Cardano bersama COTI juga akan meluncurkan stablecoin algoritmik, Djed di awal 2023. Stablecoin Djed akan menjadi stablecoin algoritmik dengan jaminan berlebihan yang didukung oleh cadangan Bitcoin.

Menurut rilis, Djed akan ditayangkan di mainnet pada Januari 2023, sambil menunggu audit yang sukses dan serangkaian pengujian stres test yang ketat. Menurut pengembangnya, Djed akan dipatok ke Dolar AS, didukung oleh Cardano ($ADA), dan akan menggunakan $SHEN sebagai koin cadangannya.

Ini akan menambah Cardano ke semakin banyak jaringan yang telah memperkenalkan stablecoin mereka sendiri dalam upaya untuk menyudutkan pasar di sektor industri aset kripto yang sedang berkembang ini.

Continue Reading

Altcoin News

Melihat Potensi Cuan Token Kripto saat Piala Dunia 2022

Published

on

Potensi token kripto saat Piala Dunia 2022.

Di tengah market yang lesu, investor mulai beralih dan meminati token kripto yang berhubungan dengan Piala Dunia FIFA 2022. Performa market kripto saat ini mulai terlihat sideways, meski sedang dalam masa pemulihan pasca efek domino dari kebangkrutan FTX.

Investor sudah mulai sedikit akumulasi di tengah gejolak volatilitas yang terjadi di market akhir-akhir ini. Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, sentimen positif sedang mendorong altcoin yang berhubungan dengan pesta sepak bola terbesar tersebut reli dan terlihat bullish.

“Menjelang Piala Dunia 2022, tampak terlihat investor mulai mengakumulasi altcoin yang berhubungan dengan event tersebut, seperti Fan Token dari negara-negara partisipan. Investor tampak beralih dari akumulasi BTC atau ETH, ke Fan Token untuk meraup keuntungan,” jelas Afid.

Daftar Fan Token Negara Peserta Piala Dunia 2022

Potensi token kripto saat Piala Dunia 2022.
Potensi token kripto saat Piala Dunia 2022.

Baca juga: Jelang Piala Dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Masuk Dunia NFT

Data CoinMarketCap menunjukkan Fan Token empat negara peserta Piala Dunia 2022 teratas mengalami lonjakan hingga dua digit dalam sepekan terakhir. Bahkan beberapa di antaranya baru saja mencapai harga tertinggi atau all-time high (ATH).

Di urutan pertama adalah Brazil National Football Team Fan Token (BFT) yang naik 15,71% dalam seminggu terakhir capai US$ 1,02. Kemudian, Argentine Football Association Fan Token (ARG), naik 17,68% dan sukses mencapai ATH-nya dua pekan lalu di harga US$ 8,12.

Berikutnya adalah Portugal National Team Fan Token (POR) yang naik 29,53% di harga US$ 5,84. Di urutan keempat adalah Spain National Fan Token (SNFT). Pada saat penulisan harganya naik 33,91% dalam tujuh hari terakhir menjadi US$ 0.5037.

“Disamping Fan Token, kripto Chiliz (CHZ) yang dikembangkan oleh Socios.com kemungkinan akan bullish dampak dari Piala Dunia. Banyak Fan Token yang berada di blockchain Chiliz, sehingga ikut reli bersama Fan Token dalam jaringannya,” tutur Afid.

Fan Token dan Chiliz

Potensi token kripto saat Piala Dunia 2022.
Potensi token kripto saat Piala Dunia 2022.

Baca juga: FIFA Rilis Proyek Web3 dan Game NFT untuk Piala Dunia 2022

Kenapa Fan Token banyak diminati? Fan Token memiliki manfaat bagi penggemar bisa terlibat dalam pengelolaan manajemen klub dan berbagai keputusan dan masa depan tim kesayangannya. Semakin banyak Fan Token yang dimiliki seorang penggemar, semakin besar pula pengaruhnya dan itu menunjukkan seberapa besar loyalitasnya.

Tahun ini, Socios.com menargetkan 500 polling bagi komunitas pemilik Fan Token sebagai salah satu privilege yang membuat pemilik token dapat memengaruhi keputusan klub favoritnya, seperti menentukan desain ruang ganti pemain atau pesan yang dikampanyekan tim saat pertandingan. Socios.com bersama klub-klub mitranya juga akan membagikan banyak hadiah bagi para pemilik fan token, seperti official merchandise maupun promo eksklusif.

Socios.com didukung oleh Chiliz, penyedia blockchain terkemuka dunia untuk industri olahraga dan hiburan. Chiliz memiliki kantor regional di Madrid, London, São Paulo Istanbul, Miami, Malta dan Lyon. Chiliz $CHZ mata uang digital dari platform Socios.com dan pengaktif jaringan dari blockchain Chiliz Chain 2.0 (CC2) yang baru, yang memungkinkan para pelaku industri olahraga dan hiburan untuk mengakses potensi besar Web3, tersedia di semua bursa mata uang kripto terbesar di dunia.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.

Continue Reading

Popular