Connect with us

Blockchain

Apa Itu Foto NFT? Bagaimana Cara Membuatnya Menjadi Lebih Menarik?

Published

on

camera sebagai pelopor tools foto nft

NFT atau Non Fungible Token adalah aset digital yang dikembangkan dalam sistem blockchain. NFT bisa diperjualbelikan dan dianggap sebagai salah satu aset berharga, seperti halnya membeli emas batangan sebagai bentuk investasi.

Saat ini, NFT bisa berasal dari berbagai format, mulai dari video, animasi, GIF, hingga karya fotografi. Sebagai salah satu karya seni, foto NFT memiliki tips dan triknya sendiri untuk bisa melenggang di pasaran. Sebelum mengetahui tips menjual foto Anda, simak terlebih dahulu apa itu foto NFT.

Apa Itu Foto NFT?

contoh foto nft

Source: NFT Photography by Justin Aversano

Foto NFT adalah foto yang diperdagangkan dalam bentuk NFT sehingga memiliki sertifikat kepemilikan dan menjadi unik. Sama halnya dengan karya seni yang lain, fotografi juga memiliki tempat dan pasarnya sendiri dalam NFT.

Jika dahulu banyak potret fisik diperdagangkan di berbagai tempat, kini saatnya foto NFT diperjualbelikan dalam platform digital yang lebih aman, sederhana, dan efisien melalui sistem operasi blockchain.

Artinya, para kreator NFT bisa mendapatkan keuntungan atas karya yang dibuat tanpa perlu takut haknya dirampas oleh orang lain.

Kreator bisa menjual foto NFT secara bebas dari keseluruhan koleksi yang Anda miliki. Selain menjual, Anda juga bisa menggunakannya sebagai koleksi pribadi. Itu artinya, kreator berhak mengunggah karya foto ini ke akun media sosialnya sendiri. 

Lalu, apa format foto yang bisa diperjualbelikan dalam ekosistem NFT?

Jawabannya adalah bebas. Apa pun foto NFT yang dipilih, mulai dari karya foto landscape, portrait, human interest, dan berbagai format foto lainnya, seperti foto animasi dari kreator  MetaGaruda atau GIF, bisa Anda jual di ekosistem ini.

Baca juga: Inilah 4 Mural Artist yang Berhasil Menjual Karyanya Sebagai NFT

Tips untuk Menambah Daya Tarik Foto NFT

Setelah mengetahui apa itu foto NFT, sekarang saatnya untuk mengetahui tips menjualnya. Memperoleh karya fotografi yang baik itu tidak mudah, tetapi akan lebih sulit lagi jika harus menjualnya di ekosistem NFT yang ramai dengan kompetitor lainnya. Berikut adalah sederet tips yang bisa kreator gunakan:

1. Pilih foto yang memiliki keunikan

Tips pertama untuk bisa menjual foto NFT dengan maksimal di ekosistem ini adalah dengan memilih foto yang tak hanya baik secara kualitas, tapi juga unik. Foto yang dapat bersaing di ekosistem NFT adalah foto-foto yang memiliki nilai kelangkaan (rarity) atau keunikan. Semakin langka atau unik sebuah foto, semakin besar pula peluangnya untuk laris di pasaran.

2. Percantik foto menggunakan tools editing

illustrasi tools foto nft

Tips kedua yang bisa creator lakukan adalah dengan memoles foto NFT menggunakan berbagai tools editing. Mengedit foto bukan berarti memberikan sentuhan palsu dalam karya fotografi yang Anda hasilkan, tetapi lebih pada mengoptimalkan kualitas yang dihasilkan. Misalnya, Anda mengedit foto NFT untuk memperoleh HDR atau menaik-turunkan brightness dan kontras pada foto.

Saat ini, sudah banyak sekali tools editing foto yang bisa Anda gunakan, mulai dari yang sederhana hingga yang kompleks seperti Photoshop. Mengedit foto juga bisa membuat foto NFT Anda semakin unik dan memiliki nilai kelangkaan (rarity), sehingga akan lebih banyak dilirik di ekosistem NFT.

3. Terapkan mixed-media

Alih-alih menjual foto NFT yang biasa-biasa saja, Anda juga bisa menerapkan mixed-media, yakni menggabungkan dua foto dalam satu frame sekaligus. Misalnya, Anda ingin memperoleh hasil foto yang unik dan memiliki nilai rarity, maka Anda bisa menggabungkan foto digital dan foto analog dalam satu frame, sehingga foto ini cenderung tidak dimiliki oleh kreator lainnya.

4. Lakukan riset pasar

Tips yang keempat saat ingin menjual foto NFT adalah dengan melakukan riset pasar terlebih dahulu. Sebenarnya, tips ini tak hanya berlaku untuk ekosistem NFT, melainkan juga untuk semua jenis perdagangan. Riset pasar memungkinkan kreator untuk tahu peluang foto yang akan laris dan sedang dibutuhkan oleh masyarakat, misalnya untuk wallpaper laptop, presentasi, dan sebagainya.

Setelah mengetahui apa itu foto NFT, kini Anda tahu bagaimana fotografi memiliki pasarnya sendiri. Namun, untuk dapat berkompetisi dengan berbagai kreator lainnya di ekosistem NFT, ada beberapa tips khusus. Empat tips di atas adalah contoh yang bisa Anda terapkan saat ingin menjual karya fotografi dalam ekosistem NFT.

Para kreator bisa mendaftarkan dirinya sebagai Official Partner dan menjual foto NFT terbaik di TokoMall, begitu pula dengan para kolektor  yang ingin mengoleksi berbagai aset digital menarik. Sebelum benar-benar terjun dalam ekosistem NFT, pastikan Anda tahu bagaimana peluang dan risiko yang ditawarkan. Yuk, bergabung dengan komunitas resmi TokoMall di Telegram dan Discord untuk tau lebih banyak informasi mengenai dunia NFT!

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Blockchain

Industri Kripto dan Blockchain Tetap Jadi Incaran Venture Capital

Published

on

Ilustrasi venture capital.

Industri aset kripto dan blockchain masih menjadi fokus utama para investor modal ventura atau Venture capital (VC), meski market sedang lesu. Bitcoin turun hampir 70% dari level tertingginya pada akhir tahun 2021, ketika VC menarik kembali investasi di sektor lain, aktivitasnya di startup kripto dan blockchain tetap sibuk seperti biasanya.

Menurut Dove Metrics, ada 160 investasi publik oleh VC kripto bulan Juli lalu dengan total pendanaan yang diraih mencapai US$ 1,91 miliar. JP Morgan mencatat sejauh ini pada tahun 2022, investasi VC di industri kripto dan blockchain telah mencapai US$ 18,3 miliar. Itu hampir tiga kali lipat jumlah yang diinvestasikan pada tahun 2020.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan walau market aset kripto tengah bearish, minat pemodal untuk mendanai startup atau proyek blockchain masih tinggi. Menurutnya, saat ini adalah waktu yang tepat untuk menentukan startup atau proyek kredibel dan memiliki fundamental yang kuat untuk diinvestasikan.

Crypto winter tidak menumpulkan selera investasi venture capital. Saya melihat modal tersedia dan bisa digunakan untuk investasi di startup kripto atau blockchain lainnya. Namun, beberapa VC kini lebih selektif untuk menentukan startup atau proyek mana yang akan mereka danai,” kata pria yang akrab disapa Manda.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Bukan Saham, Ahli Ungkap Karakter Bitcoin Kini Mirip Obligasi dan Emas

Investor Bakal Kalibrasi ulang fokus

Menurut Manda, saat ini VC akan semakin fokus untuk melakukan due diligence yang ketat dalam membuat keputusan menggelontorkan dana mereka. Perubahan perilaku VC ini sedikit berpengaruh melihat kondisi market dan risiko ekosistem kripto dan blockchain yang masih pada masa tahap awal perkembangan.

Pergeseran fokus ini berbeda pada bulan dan tahun sebelumnya, fakta bahwa satu atau lebih dana VC telah diinvestasikan dalam sebuah startup atau proyek yang biasanya cukup melihat perkembangan dari lonjakan nilai token kripto dalam ekosistemnya. Namun, saat ini tidak menjalankan metode seperti itu lagi.

“Saat ini VC harus lebih berhati-hati dalam melakukan pendanaan ke startup atau proyek kripto maupun blockchain. Banyak dari mereka telah melihat nilai investasi dan reputasi bisa anjlok, karena proyek yang mereka promosikan secara aktif mengalami kegagalan, seperti kasus Terra yang menghantam seluruh industri kripto,” jelasnya.

Ilustrasi startup. Foto: Pixabay.
Ilustrasi startup. Foto: Pixabay.

Baca juga: BlackRock Mantap Masuk ke Market Kripto Incar Investor Kaya

Banyak Institusi Masuk Industri Kripto dan Blockchain

Tidak hanya VC, perusahaan besar atau institusi lainnya juga mulai mantap memasuki industri kripto dan blockchain. Terbaru BlackRock yang kini siap memberikan klien investor institusionalnya mereka akses ke investasi aset kripto.

Di Indonesia sendiri, sudah ada beberapa perusahaan besar yang sedang menjajaki pengembangan bisnis dengan memanfaatkan teknologi blockchain yang memiliki keunggulan transparansi, kecepatan transfer data, tingkat keamanan yang tinggi dan interoperabilitas.

“Saat ini ada beberapa perusahaan besar dari berbagai sektor, mulai industri hiburan, media hingga perbankan di Indonesia yang bersama kami melakukan pendekatan kerja sama untuk meningkatkan bisnis mereka melalui pemanfaatan blockchain. Jadi, meski market kripto secara khusus sedang lesu, teknologi backbone-nya, yaitu blockchain masih menjanjikan untuk jangka panjang. Ini seperti revolusi internet di tahun 1990-an lalu,” pungkas Manda.

Continue Reading

Blockchain

Peretasan Jaringan Wallet Solana Bisa Bikin Market Kripto Anjlok?

Published

on

Ilustrasi Solana. Sumber: Getty Images.

Industri aset kripto tengah bergejolak pasca peretasan yang terjadi pada jaringan Solana. Pada Rabu (3/8) dilaporkan terjadi peretasan di jaringan Solana yang setidaknya ada lebih dari 8.000 crypto wallet terkena dampak dan total hampir US$ 7 juta telah diambil oleh hacker.

Banyak investor yang bertanya-tanya apakah peristiwa ini akan membuat market kripto anjlok, seperti yang terjadi pada kasus keruntuhan ekosistem Luna?

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan peretasan pada jaringan atau wallet yang berkaitan dengan Solana sudah sering terjadi. Namun, dampaknya untuk market kripto secara keseluruhan masih kecil dan perlu diketahui secara detail kejadian ini hanya mempengaruhi crypto wallet desentralisasi dan dibeberapa platform saja.

“Untuk Solana, hal ini merupakan kejadian yang sudah sering dialami di jaringan Solana. Investor menanggapi ini masih menjadi hal yang wajar terjadi dan mungkin tidak akan sebesar Terra LUNA nantinya,” jelas Afid.

Solana Hacker House in Miami (Danny Nelson/CoinDesk)
Solana Hacker House in Miami (Danny Nelson/CoinDesk)

Baca juga: RansVerse dan Kaabaverse Berkolaborasi Hadirkan Simulasi Umrah & Haji di Metaverse

Investor Diminta Tetap Waspada

Peristiwa peretasan Solana sebagian besar berdampak khusus untuk pengguna crypto wallet di platform Phantom dan Slope. Sepertinya, ini adalah serangan yang direncanakan dan diperhitungkan sebelumnya. Jadi penyerang sepertinya seseorang yang sudah tahu tentang sistem dan polanya.

Kerentanan juga dilaporkan terjadi pada sistem private keys yang mampu dikompromikan. Jadi pada catatan itu beberapa orang benar-benar menjadi korban, seperti pada mereka yang menggunakan wallet untuk terhubung ke NFT ke layanan pihak ketiga lainnya. Hal semacam itu membuka pintu peretasan terjadi.

“Pakar keamanan siber telah menduga bahwa itu mungkin kerentanan dalam wallet software, bukan blockchain Solana itu sendiri, yang setidaknya akan melegakan bagi sebagian orang. Pembaruan terakhir wallet yang mungkin terdampak tidak terbatas pada Solflare, Trust Wallet, Phantom, dan Slope,” jelasnya.

Holder SOL di Centralized Exchange (CEX) dan cold wallet tidak terkena dampaknya, bahkan investor SOL yang menyimpan dana di DEX diimbau untuk memindahkan ke CEX. Investor perlu paham bahwa pasar kripto menjadi target populer bagi peretas. Lebih penting lagi bagi investor untuk melindungi dana mereka di lingkungan yang berisiko.

Ilustrasi jaringan Solana.
Ilustrasi jaringan Solana.

Baca juga: Jaringan Solana Diretas, Dana Investor Diminta Transfer ke CEX

Harga Solana (SOL) Bisa Terpengaruh

Keterkaitan terhadap harga dari koin Solana (SOL) tentu saja memiliki korelasi, sebab dengan adanya peretasan ini investor mulai mengurangi kepercayaannya terhadap jaringan Solana.

“Hal yang terjadi seperti pemadaman jaringan sebelumnya pada tahun 2021, impact ke koin SOL mengalami penurunan hingga puluhan persen dalam kurun waktu 24 jam. tapi setelah jaringan dinyalakan kembali, harga dan kepercayaan investor berangsur bertambah dan membuat harga SOL mengalami kenaikan setelahnya,” ungkap Afid.

Investor perlu wait and see untuk melihat pergerakan SOL lebih lama lagi, karena hingga saat ini geraknya masih naik-turun. Solana dengan cepat didorong kembali setelah harganya mencoba bergerak di atas resistance kunci di US$ 44. Harga sekarang jatuh menuju support kunci di US$ 35.

Continue Reading

Blockchain

Cara Mudah Main Rising Force NFT, Game Penghasil Bitcoin Terkini

Published

on

Cara main Rising Force NFT, game penghasil aset kripto terkini. Sumber: Rising Force NFT.

Game klasik, Rising Force Online bangkit kembali dengan menambahkan fitur Play-To-Earn untuk mendapatkan aset kripto sebagai hadiah dalam permainan. Rebranding game ini muncul dengan nama Rising Force NFT.

Secara konsep Rising Force NFT adalah game MMORPG 3D yang diatur dalam suasana sci-fi dan terintegrasi dengan jaringan BNB Chain. Ide utama dari proyek ini adalah untuk menciptakan lingkungan di mana para gamer dapat mem-posting dan fokus melakukan apa yang mereka inginkan.

CEO CCR, Yoon Seok-ho, menjelaskan game Rising Force akan dikelola dan didistribusikan langsung melalui perusahaan pengembang khusus RF Online CCR. Mereka ingin fokus menyediakan layanan kepada para gamers di seluruh dunia.

Cara main Rising Force NFT, game penghasil aset kripto terkini. Sumber: Rising Force NFT.
Cara main Rising Force NFT, game penghasil aset kripto terkini. Sumber: Rising Force NFT.

Baca juga: RansVerse dan Kaabaverse Berkolaborasi Hadirkan Simulasi Umrah & Haji di Metaverse

Pemain Rising Force NFT Bisa Dapat Token Kripto

CCR memiliki rencana untuk membuka program “Battle Coin Server”, server yang akan terintegrasi secara global untuk RF Online. Dengan peluncuran program ini, CCR akan bekerja sama dengan banyak perusahaan di 34 negara di seluruh dunia.

Server Battle Coin akan memiliki sistem baru yang disebut “Season Race”, yang merupakan sistem persaingan ketat di mana pemain dapat memperoleh koin berupa token kripto melalui melakukan berbagai misi.

Pemain dapat memperoleh aset kripto seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) melalui Airdrop berdasarkan Battle Coins yang mereka peroleh setelah menyelesaikan misi di akhir setiap musim.

Tidak hanya itu, pengembang juga merencanakan layanan ini dalam jangka panjang. Untuk roadmap-nya sendiri dalam waktu dekat mereka bakal rilis di publik untuk versi mobile dengan menggandeng Netmarble.

Baca juga: Epic Games Diblokir Kominfo, Kamu Bisa Main Game Ini Dapat Hadiah Bitcoin

Cara Main Rising Force NFT

Hal pertama yang mesti kamu lakukan adalah mengunjungi situs https://risingforcenft.com/download/. Lalu, download game yang kemudian bisa instal di perangkat komputer atau PC dengan sistem operasi Windows.

Selanjutnya, buat akun dan memulai permainan dengan menjelajah dunia Rising Force NFT. Season Race para pemain akan bersaing dalam kompetisi untuk berhasil dalam misi dan peringkat menerima Battle Coins.

Selain itu, ada mode Level-Up, Enchant dan Mine Races di mana Battle Coins yang diperoleh setiap pemain, akan berpartisipasi dalam airdrop yang menghadiahinya dengan BTC dan ETH di akhir musim.

Continue Reading

Popular