Connect with us

Market Analysis

Penting! Gunakan Uang Dingin Ketika Berinvestasi Aset Kripto

Published

on

ilustrasi uang dingin

Gunakan uang dingin ketika berinvestasi adalah salah satu kalimat yang mungkin tak pernah lelah untuk selalu diedukasikan ke banyak orang, terlebih bagi mereka yang baru mau memulai investasi. Khususnya pada aset kripto yang merupakan salah satu aset instrumen yang sifatnya volatile atau harganya yang dapat berubah dengan cepat. 

Tapi, uang dingin yang dimaksud di sini bukan uang yang diberi es batu supaya dingin, ya.

Ini hanyalah sebuah istilah yang kerap dipakai oleh para investor. Nah, supaya tidak salah paham, yuk, baca terus artikel ini!

Pengertian Uang Dingin

Uang dingin adalah uang menganggur yang terpisah dengan dari keperluan harian dan bisa disisihkan dari sisa dana yang memang tidak terpakai untuk kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, ini bisa juga termasuk uang yang memang Anda alokasikan untuk ditabung atau sebagai dana darurat. 

Uang ini sebaiknya dipisahkan dengan pos uang yang memang dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari agar menghindari terpakainya dana. Anda bisa menaruhnya di rekening yang berbeda atau pada instrumen investasi seperti pada aset kripto. 

Lalu, Apa Bedanya dengan Uang Panas?

Uang panas adalah uang yang memang digunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti membeli makan dan minum, bayar listrik atau pulsa, transportasi, hingga cicilan. Besarnya uang panas ini memang dapat berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan tiap bulannya. Tapi, Anda bisa kok membuat alokasi keuangan tiap bulannya agar tidak over budget

Mengapa Uang Dingin Penting?

Utamanya adalah untuk menghindari risiko. Pernah mendengar berita orang-orang yang berinvestasi mengalami kerugian yang akhirnya mereka mengeluhkan tidak bisa makan dikemudian hari? Itulah salah satu contoh nyata yang akan kita hadapi ketika berinvestasi menggunakan uang panas. Cash flow yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau membayar kewajiban cicilan tentu bisa terganggu. 

Ini Dia Besaran Uang Dingin yang Bisa Dipakai Untuk Investasi!

Anda bisa menentukannya dengan mulai membuat ilustrasi alokasi keuangan bulanan berdasarkan pendapatan yang Anda terima. Komponen penting yang harus termasuk dalam ilustrasi tersebut adalah pendapatan bulanan, kebutuhan operasional, dana darurat, investasi, serta lainnya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Nah, uang tersebut bisa Anda dapatkan ketika penghasilan bulanan dikurangi dengan biaya operasional. 

Ilustrasi Alokasi Keuangan Bulanan dalam Rupiah

Penghasilan BulananRp 4.600.000
Pengeluaran Rutin (Makan, transportasi, pulsa)Rp 2.300.000
CicilanRp 1.380.000
Dana DaruratRp 460.000
InvestasiRp 460.000

Tabel di atas menggunakan alokasi dana menurut Elizabeth Warren dengan proporsi 50,30,20. Kemudian 20% nya sebagai uang dingin dan dibagi menjadi dua untuk membedakan antara dana darurat dan khusus untuk investasi. 

Kiat Investasi Aset Kripto dengan Uang Dingin

Berbicara investasi tentu bukan melulu tentang untung saja. Ada di beberapa waktu tertentu kita mengalami kerugian. Kendati demikian, investasi yang selalu merugi tentu tidak kita harapkan. Berikut beberapa kiat investasi kripto dengan uang dingin: 

  1. Financial planning is a must

Yap, seperti yang sudah disebutkan di atas, Anda perlu melakukan penganggaran keuangan agar pengeluaran rutin tiap bulannya dapat termonitor dengan baik. Selain itu, dengan adanya financial planning yang jelas akan membuat Anda secara sadar dapat mempertimbangkan setiap pengeluaran yang berdampak pada tujuan hidup yang diyakini. Tak kalah penting, penerapan financial planning bisa membuat Anda lebih disiplin dalam memilah mana yang kebutuhan dan keinginan, lho!

Baca juga: Pahami Pengertian Financial Planning dan Caranya Bagi Pemula!

  1. Lakukan analisis sebelum memulai

Yang namanya investasi tentu haruslah dibarengi dengan keputusan-keputusan yang rasional agar tidak FOMO (fear of missing out) dan merugi begitu saja. Tentu langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan menganalisis aset instrumen yang akan dipilih. Anda bisa mempelajari aset kripto tersebut melalui white paper-nya, artikel-artikel yang memuat informasi terkini aset kripto seperti pada TokoNews, hingga bisa mempelajari analisis fundamental dan teknikal melalui video yang ada di Youtube. 

Baca juga: 3 Kategori Analisis Fundamental Kripto yang Wajib Dipahami Investor

  1. Diversifikasi kripto

Cara yang bisa ditempuh untuk meminimalisir kerugian dalam pengaturan uang dingin ketika berinvestasi adalah dengan melakukan diversifikasi portofolio. Diversifikasi kripto bisa diartikan sebagai melibatkan investasi dana dalam proyek crypto yang berbeda untuk mengurangi risiko jika satu atau lebih proyek berkinerja buruk. Dengan menerapkan strategi diversifikasi ini  akan membantu Anda untuk  mencapai pengembalian terbaik bahkan ketika beberapa elemen portofolio buruk. 

Bagi Anda seorang pemula, Anda bisa memulainya dengan dua atau tiga koin kripto yang telah Anda identifikasi koin mana yang memiliki pertukaran terbaik. Dan ingat ini kembali lagi dengan kebutuhan Anda, ya

Pada akhirnya menggunakan uang dingin tak hanya berlaku di investasi aset kripto saja. Begitu pula pada instrumen lainnya. Sudah menentukan aset kripto sebagai pilihan untuk investasi? Yuk, daftarkan diri dan selesaikan KYC Anda di exchange terpercaya Tokocrypto. Ikuti juga perkembangan terbaru mengenai dunia kripto di komunitas resmi Tokocrypto di Discord

Market

NGOBRAS Season 2: Dampak Drama FTX dan Genesis ke Market Kripto

Published

on

NGOBRAS Season 2: Bahas Drama Keruntuhan FTX dan Genesis ke Market Kripto.

Keruntuhan FTX membuat dampak sistemis ke market aset kripto dan perusahaan kripto lainnya. Terbaru platform Genesis Trading Global yang memiliki eksposur di FTX, kabarnya bakal mengajukan kebangkrutan, jika tidak mendapatkan pendanaan baru untuk modal operasional.

Kabar potensi kejatuhan Genesis dan krisis FTX yang sempat bikin market kripto anjlok akan dibahas selengkapnya di video terbaru dari NGOBRAS Season 2: Episode 6. Selain itu, Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar akan membagikan cerita dan analisisnya tentang market kripto di tengah drama FTX.

Baca juga: Genesis Terancam Bangkrut Potensi Kirim Bitcoin ke Titik Rendah Baru

Afid dan Rian juga bahas berita terupdate lainnya seputar dunia kripto dan blockchain. Perlu diketahui, kabar-kabar ini bisa menjadi sentimen pendorong dari pergerakan market kripto selama sepekan belakang.

Tak lupa juga ada watchlist token/koin yang bisa menjadi pegangan investor maupun trader yang diproyeksikan mendapatkan cuan. Namun, sekali lagi perlu riset mendalam juga tentang token atau koin yang disampaikan dalam video tersebut.

Penasaran? Yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

Continue Reading

Market

NGOBRAS Season 2: FTX Bangkrut dan Analisis Bottom Harga Kripto

Published

on

NGOBRAS Season 2: Bahas FTX Bangkrut dan Analisis Bottom Harga Kripto.

Krisis yang dialami oleh platform crypto exchange, FTX yang berujung bangkrut menjadi perhatian market sepekan terakhir. Peristiwa ini membuat banyak trader kripto kegocek, karena volatilitas yang tinggi dengan naik-turunnya harga kripto.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar membagikan cerita dan analisisnya tentang market yang kegocek dengan adanya krisis yang dialami oleh FTX yang bangkrut. Bagi kamu yang penasaran bisa langsung aja simak video terbaru dari NGOBRAS Season 2: Episode 5 ini.

“Kayanya kalo ditanya rugi, hampir semua trader spot mungkin mengalami kerugian minggu ini ya. Minggu yang berat buat kita semua. Minggu berdarah-darah, tetap ambil sisi positifnya. Kita analisa bottom-nya, mudah-mudahan bisa dapatkan cuan di kemudian hari,” kata Afid.

bitcoin
Ilustrasi Bitcoin. Foto: Getty Images.

Baca juga: Binance Siapkan Dana Pemulihan, Bantu Perusahaan Kripto dari Krisis

Afid dan Rian juga bahas berita ter-update lainnya seputar dunia kripto dan blockchain. Perlu diketahui, kabar-kabar ini bisa menjadi sentimen pendorong dari pergerakan market kripto selama sepekan belakang.

Tak lupa juga ada watchlist token/koin yang bisa menjadi pegangan investor maupun trader yang diproyeksikan mendapatkan cuan. Namun, sekali lagi perlu riset mendalam juga tentang token atau koin yang disampaikan dalam video tersebut.

Penasaran? Yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

Continue Reading

Market

Analisa: Data Inflasi AS Selamatkan Market Kripto di Tengah Krisis FTX

Published

on

market aset kripto

Performa market kripto sepekan ini tampak seperti roller coaster. Investor seakan-akan dibuat tak berdaya dengan gejolak volatilitas yang terjadi di market akhir-akhir ini. Namun, ada angin segar dari data inflasi AS Oktober 2022.

Menjelang akhir pekan, investor dibuat sedikit ‘bernafas’ karena market menunjukan pertumbuhan nilai. Sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap berada zona hijau pada perdagangan Jumat (11/11) pukul 12.00 WIB. 

Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 17.042, naik 4,10% selama 24 jam terakhir dan turun 16,16% sepekan belakang. Ethereum (ETH) ikut melonjak 6,03% ke US$ 1.237 sehari terakhir dan turun juga 19,99% seminggu belakang.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto dan saham tengah mengalami reli sejak hari Jumat dini hari, setelah laporan Consumer Price Index (CPI) bulan Oktober menunjukkan bahwa inflasi AS akhirnya mungkin mulai mendingin.

Data inflasi AS buat market Bitcoin dan Ethereum naik. Foto: Reuters.
Data inflasi AS buat market Bitcoin dan Ethereum naik. Foto: Reuters.

Baca juga: Sam Bankman-Fried, CEO FTX Kehilangan 94% Kekayaan dalam Sehari

Laporan terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS menemukan bahwa indeks harga konsumen naik 7,7% selama 12 bulan terakhir. Meskipun, jauh di atas target inflasi The Fed sebesar 2%, ini merupakan langkah positif karena turun dari angka 8,2% pada bulan September.

“Kenaikan ini menjadi sedikit angin segar bagi investor dan trader, melihat harga kripto yang terus jatuh dihantam oleh krisis FTX pada pekan ini. Meskipun, beberapa orang menyamakan Bitcoin dan kripto lainnya dengan lindung nilai inflasi, pasar aset digital sangat berkorelasi dengan saham selama dua tahun terakhir,” kata Afid.

Reli Singkat

Menurut Afid, selama beberapa hari ke depan, investor tampaknya masih memanfaatkan momentum lunturnya inflasi AS Oktober untuk melakukan price actions di pasar kripto. Maklum, inflasi yang melandai bisa membuat The Fed untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneternya. Hal itu tentu bisa menjadi sentimen positif bagi pergerakan aset berisiko, salah satunya aset kripto.

“Tingkat inflasi yang menurun dapat menyebabkan orang berinvestasi lebih banyak dalam aset digital, karena dolar AS atau Euro yang mereka tempatkan di rekening tabungan sebenarnya kehilangan nilai dari waktu ke waktu. Nilai indeks dolar AS (DXY) pun masih terpantau menurun,” terangnya.

Ilustrasi market kripto bullish.
Ilustrasi market kripto bullish.

Baca juga: Market Gonjang-ganjing, Saat yang Tepatkah untuk Nabung Kripto?

Total market cap kripto juga naik sebesar 11,63%, ditutup pada level US$ 841,574 Miliar, dengan level tertinggi berada pada US$ 870,101 Miliar. Namun, meskipun angin segar berhembus pada 24 jam terakhir, Fear and Greed Index Bitcoin masih berada pada kategori Extreme Fear, ditutup pada level 25.

Dari analisis teknikal, Bitcoin masih terus mencoba untuk bergerak naik untuk mencapai level resistance terdekatnya di level US$ 17.601. Jika BTC berhasil breakout, maka level US$ 18.510 menjadi target naik selanjutya.

Namun, perlu diperhatikan penurunan tajam (dump) yang berlangsung selama dua hari beruntun membuat titik support baru BTC kini berada di level US$ 16.019. Diharapkan nantinya harga Bitcoin berhasil pullback setelah penurunan menyentuh titik tersebut.

Market Belum Stabil

Belum selesainya krisis yang dialami FTX bisa membuat market kripto tidak stabli dalam jangka pendek. Kekhawatiran keruntuhan Terra (LUNA) beserta stablecoin Terra USD (UST) pada bulan Mei lalu masih membayangi investor karena menyebabkan kerugian mendalam.

“Ekosistem kripto kembali lagi sedang diuji. Efek domino ke market diprediksi akan sama seperti kasus-kasus sebelumnya yang dialami Celsius, Blockfi, Voyager ataupun Terra. Market akan terpukul keras, karena faktor kepanikan,” ungkap Afid.

Sementara itu, selera investor terhadap market kripto kemungkinan akan tetap teredam untuk melihat arah yang lebih jelas dari penyelesaian yang dialami platform exchange tersebut.

Continue Reading

Popular