Connect with us

Blockchain

Wacana Pemilu Berbasis Blockchain Kembali Dibahas di Indonesia

Published

on

sistem e-Voting

Teknologi blockchain kini sudah jauh lebih berkembang dan maju pertumbuhannya dibanding lima tahun lalu. Saat ini di Indonesia, blockchain sedang menjadi topik perbincangan karena memiliki berbagai manfaat, salah satunya yaitu pemilu berbasis blockchain.

CEO Decentralized Bio Network (DAOGenics, Ltd), Pandu Sastrowardoyo, mengungkap blockchain saat ini sedang naik daun karena perbincangan banyak pihak, terutama setelah pembahasan tentang NFT sebagai salah satu produk dari teknologi baru tersebut.

Lebih lanjut, Pandu menjelaskan secara umum, blockchain adalah buku besar digital yang memungkinkan orang untuk mentransfer data peer-to-peer, dengan mendistribusikan database ke beberapa titik tanpa memerlukan satu server.

Blockchain dapat didefinisikan sebagai teknologi yang memungkinkan pertukaran data terjadi tanpa menggunakan pihak ketiga dalam proses transaksi,” katanya dalam siaran pers yang diterima TokoNews.

Pandu Sastrowardoyo, CEO Decentralized Bio Network (Debio.network). Foto: Dok. Angin.
Pandu Sastrowardoyo, CEO Decentralized Bio Network (Debio.network). Foto: Dok. Angin.

Baca juga: Apa Itu Web3: Konsep Baru Internet di Masa Depan

Pemilu Berbasis Blockchain

Pertukaran data yang transparan, aman dan cepat membuat teknologi blockchain dianggap cocok untuk membantu proses pemilu di Indonesia. Ide pemilu berbasis blockchain belum lama ini muncul ke publik, namun kembali ramai diperbincangkan di Indonesia.

Dr. Andry Alamsyah, S.Si, M.Sc selaku anggota kehormatan Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I) mengatakan digitalisasi proses pemilu ini secara khusus akan dibuat dalam bentuk e-Voting. Nantinya, jika sistem e-Voting resmi diterapkan pada pemilu nasional, maka akan menghilangkan kebutuhan akan tempat pemungutan suara (TPS) dan peran tim khusus pemilu. Skema e-voting berbasis blockchain juga diklaim memiliki banyak keuntungan.

“Ide pemilu berbasis blockchain ini cukup bagus karena dapat memangkas biaya, di mana tidak perlu mencetak kertas untuk melakukan pemilu, apalagi di masyarakat saat ini sudah sangat familiar dengan smartphone. Sehingga pemilu berbasis blockchain ini bisa membuatnya lebih mudah bagi masyarakat,” kata Andry.

“Sistem e-Voting ini juga bisa langsung diterapkan, apalagi sudah banyak yang mengetahui dan melihat ke arahnya, namun yang perlu diperhatikan adalah kesiapan teknik dan pengembangan berbasis blockchain. sistem pemilihan itu sendiri.”

sistem e-Voting
Ilustrasi sistem e-Voting.

Baca juga: Persija Rilis Fan Token Kripto untuk Penggemarnya

Kesenjangan Digital Jadi Hambatan

Senada dengan Andy, Ir. Budi Rahardjo Msc., PhD sebagai praktisi IT dan anggota kehormatan A-B-I juga menyampaikan saat ini kebanyakan orang fokus pada aset kripto, sementara e-Voting adalah implementasi Blockchain yang sempurna di Indonesia.

“Sayangnya, kesenjangan digital masih menjadi masalah di Indonesia, sehingga akan ada implementasi hybrid, berbasis online dan offline. Pemilihan berbasis blockchain ini sangat aman, karena blockchain menggunakan pencatatan multi server dan terdesentralisasi, sehingga semua pencatatan tidak hanya dilakukan pada satu server saja, tetapi semua server dalam jaringan blockchain. Jadi kalau salah satu server down, tidak akan mempengaruhi server lain atau data di dalamnya,” tutur Budi.

Soal keamanan, menurut Budi, perekaman di blockchain itu dilakukan di semua server, bukan hanya satu server. Jika mau diretas, hacker harus meretas setidaknya 50% plus satu dari total jumlah server. Jadi, jika ada satu juta komputer di blockchain, peretas harus meretas setidaknya 500 ribu plus satu komputer untuk memanipulasi data.

Asih Karnengsih, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI).
Asih Karnengsih, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI).

Baca juga: Potensi Aset Kripto dan NFT di Rumah Tangga hingga Industri Olahraga

Bisakan Pemilu 2024 Pakai Sistem Blockchain?

Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia, Asih Karnengsih, mengatakan belum memungkinkan untuk menerapkan sistem e-Voting dengan teknologi blockchain pada tahun 2024 mendatang. Menurutnya, Indonesia perlu menyiapkan pengamanan partisipasi pemilu jarak jauh yang baik, hingga kecepatan perekaman voting.

“Untuk tahap awal, infrastruktur basis ‘pemilu blockchain’ ini tentunya akan memakan biaya. Kita harus kembali melihat kesiapan dari pihak penyelenggara dan juga kita sebagai pemilih, dari segi infrastruktur, diperlukan personel yang kompeten dalam membangun infrastruktur blockchain yang melibatkan banyak pemangku kepentingan, kemudian biaya juga harus diperhitungkan dalam pelaksanaannya. Pembentukan infrastruktur ini, yang pasti tidak murah,” jelas Asih.

Lebih lanjut, Asih menjelaskan bahwa teknologi blockchain tidak hanya berfungsi dalam menciptakan sistem e-Voting, NFT, atau kripto yang saat ini sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat umum, namun blockchain memiliki banyak manfaat lain yang bisa dimaksimalkan di bidang dan berbagai sektor lainnya.

Blockchain

Indonesia Alami Pertumbuhan Jumlah Pekerja di Industri Blockchain

Published

on

Indonesia alami pertumbuhan jumlah pekerja di industri blockchain. Sumber: Wikimedia Commons

Crypto winter emang tengah melanda, tapi pertumbuhan jumlah pekerja di industri aset digital dan blockchain tetap tumbuh. Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan jumlah pekerja di industri blockchain tertinggi di dunia.

LinkedIn dan bursa kripto, OKX, telah merilis laporan “2022 Global Blockchain Talent Report” yang menyebutkan bahwa pekerja yang ada di industri blockchain secara global telah meningkat 76% dibanding tahun lalu. Amerika Serikat (AS), India, dan China adalah negara dengan jumlah pekerja blockchain terbanyak. Ketiga negara tersebut merupakan lokasi penting bagi pengembangan bisnis blockchain.

Laporan penelitian juga menunjukkan bahwa permintaan akan talenta inti di industri blockchain telah bergeser dari berorientasi finansial ke kandidat dengan keterampilan teknis. Dalam hal jumlah lowongan pekerjaan, R&D specialists memenuhi banyak permintaan global, diikuti oleh pekerjaan di bidang information technology.

Product management, marketing dan human resources tidak jauh ketinggalan. Dari sisi permintaan rekrutmen, kandidat finansial kini berada di peringkat keenam.

LinkedIn dan bursa kripto, OKX, telah merilis laporan "2022 Global Blockchain Talent Report". Sumber: LinkedIn.
LinkedIn dan bursa kripto, OKX, telah merilis laporan “2022 Global Blockchain Talent Report”. Sumber: LinkedIn.

Baca juga: Potensi Bisnis Kripto di Indonesia saat Bear Market

Jumlah Pekerja di Industri Blockchain Indonesia Meningkat

Menariknya dalam laporan tersebut, dari segi pertumbuhan pekerja blockchain, Indonesia masuk ke dalam peringkat 10 negara teratas. Indonesia menduduki peringkat ke-8 untuk kategori ini, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 43%.

Posisi Indonesia tepat berada di bawah Bulgaria, yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 52%. Meski begitu, peringkat Indonesia berada di atas Polandia dan China, yang pertumbuhannya masing-masing mencapai 24% dan 12%.

Sementara, India menempati peringkat pertama, dengan tingkat pertumbuhan 122%. Setelah itu, Kanada dan Singapura menyusul di posisi kedua dan ketiga. Masing-masing dengan persentase pertumbuhan 106% dan 92%.

Industri Blockchain Terus Tumbuh

Melesatnya jumlah pekerja di industri blockchain disebabkan oleh banyak faktor. Hadirnya metaverse, NFT, GameFi dan Web3 menjadi kunci pertumbuhan sektor blockchain secara global.

Ilustrasi market kripto di Indonesia.
Ilustrasi market kripto di Indonesia.

Baca juga: Regulasi Baru Bappebti Dorong Tingkat Keamanan Investor Kripto

Penerapan blockchain yang sudah menjadi infrasruktur dasar dalam revolusi teknologi global belakangan ini. Selain itu, blockchain juga terus memperluas aplikasinya dengan optimalisasi di berbagai sektor industri dan kehidupan.

Industri aset kripto dan blockchain masih menjadi fokus utama para investor modal ventura atau Venture capital (VC), meski market sedang lesu. Bitcoin turun hampir 70% dari level tertingginya pada akhir tahun 2021, ketika VC menarik kembali investasi di sektor lain, aktivitasnya di startup kripto dan blockchain tetap sibuk seperti biasanya.

Menurut Dove Metrics, ada 160 investasi publik oleh VC kripto bulan Juli lalu dengan total pendanaan yang diraih mencapai US$ 1,91 miliar. JP Morgan mencatat sejauh ini pada tahun 2022, investasi VC di industri kripto dan blockchain telah mencapai US$ 18,3 miliar. Itu hampir tiga kali lipat jumlah yang diinvestasikan pada tahun 2020.

Continue Reading

Blockchain

Game Shiba Eternity Bikin Harga SHIB Naik, Bakal Rilis di Indonesia

Published

on

Ilustrasi game Shiba Eternity. Sumber: Twitter @ShytoshiKusama.

Gamers Indonesia kemungkinan besar akan mendapatkan pengalaman permainan video game baru dalam waktu dekat. Pasalnya, Shytoshi Kusama, pengembang utama token kripto, Shiba Inu, telah mengungkapkan bahwa game mereka yang telah lama ditunggu-tunggu Shiba Eternity, bakal sambangi Indonesia.

Dikutip The Crypto Basic, game Shiba Eternity sudah mulai tersedia untuk pengujian awal di Vietnam. Pengembang game tersebut mengungkapkan bahwa pengguna iOS yang tinggal di Vietnam dapat mengunduh game di iPhone mereka.

Menurut tweet yang dibagikan oleh Kusama, Vietnam hanya akan diperlihatkan fitur terbatas dari game, dengan rencana untuk segera meluncurkan lebih banyak fitur di masa depan dalam waktu dekat.

“Vietnam! Game Shiba Eternity sekarang tersedia untuk pengujian di negara Anda di iOS. Cari Shiba Eternity. Ini adalah pengujian awal dan lebih banyak fitur akan dirilis di versi selanjutnya. Selamat bereksperimen,” kata Kusama.

Baca juga: Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

Shiba Eternity Mungkin Segera Diluncurkan di Indonesia

Kusama tidak menyatakan kapan orang Vietnam yang menggunakan Android akan memiliki akses untuk menguji Shiba Eternity.

Pengumuman pengujian itu terjadi kurang dari sebulan setelah Kusama menggoda warga Vietnam tentang suguhan khusus yang akan datang untuk para pendukung SHIB yang berbasis di negara itu.

Sementara itu, Kusama juga mengisyaratkan bahwa Indonesia mungkin menjadi negara berikutnya di mana Shiba Eternity akan diluncurkan.

Ilustrasi game Shiba Eternity. Sumber: Twitter @ShytoshiKusama.
Ilustrasi game Shiba Eternity. Sumber: Twitter @ShytoshiKusama.

Baca juga: Bahaya! Ini Alasan Kenapa Autentikasi SMS Bisa Bikin Akun Kripto Bobol

Apa Itu Game Shiba Eternity?

Shiba Eternity adalah Shiba Inu collectible card game (SHIB CCG). Game ini telah dikembangkan selama beberapa bulan. Pengembang game populer Australia PlaySide Studios akan membangun game tersebut.

Shiba Eternity tampaknya merupakan game pertempuran berbasis kartu online, mirip dengan game blockchain seperti Axie Infinity, tetapi akan dirilis di ponsel sebelum akhirnya ada di blockchain, menurut Kusama.

Bulan lalu, Kusama mengungkapkan dalam obrolan Discord yang bocor bahwa game tersebut akan sangat strategis. Selanjutnya, Gossip Shib membagikan video yang menunjukkan seperti apa game itu nantinya.

Menariknya, kabar pengujian game Shiba Eternity membuat harga token Shiba Inu, yang diperdagangkan sebagai SHIB, naik sampai 25% dalam 24 jam terakhir, membantunya menyalip Avalanche untuk menjadi kripto paling berharga ke-12 di dunia dengan kapitalisasi pasar US$ 9 miliar.

Continue Reading

Blockchain

Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

Published

on

Ilustrasi metaverse.

Penulis: Angelia Wiradi

Metaverse kini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat luas, baik dalam forum online maupun offline. Metaverse tidak hanya hadir untuk melengkapi Web3 saja, namun juga memiliki dampak positif buat keseharian kamu! 

Sebelum masuk ke dampak positif yang perlu kamu ketahui tentang dunia virtual ini, kita pahami dulu yuk, apa itu metaverse!

Menurut para ahli, metaverse adalah gerbang yang membawa masyarakat atau pengguna internet untuk merasakan berbagai pengalaman virtual atau digital. Jeffry Budiman, Group Chief Innovation Officer & Co-Founder WIR Group, menjelaskan pengertian dari metaverse adalah sebuah ruang virtual yang dapat digunakan bersama, ada dunia baru di mana para pengguna direpresentasikan melalui avatar untuk melakukan aktivitas, berinteraksi layaknya di dunia nyata. 

Berikut adalah beberapa dampak positif dari metaverse yang bisa dinikmati masyarakat di kehidupan sehari-hari: 

Perluas Relasi 

Di masa seperti ini, relasi sangat diperlukan baik untuk bisnis atau untuk sekedar menambah pertemanan secara online. Jika masih belum bisa bertemu secara fisik, pertemuan online adalah pilihan terbaik untuk memperluas relasi mu. 

Di metaverse, kamu bisa bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang baru dari belahan dunia manapun. Pertemuan virtual akan merasa lebih seru dan nyaman, karena menggunakan avatar yang ingin disukai dengan berbagai karakter. 

Peluang Hasilkan Cuan 

Media sosial saat ini sudah sangat berhasil untuk membantu menciptakan banyak sekali peluang bisnis dan cuan bagi para penggunanya, seperti Instagram dan Tiktok. Para kreator menemukan tempat bagi mereka untuk menyalurkan kreativitas, di samping mengembangkan bisnisnya. 

Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!
Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

Baca juga: Regulasi Baru Bappebti Dorong Tingkat Keamanan Investor Kripto

Metaverse akan memberikan peluang yang lebih besar lagi bagi para kreator konten. Metaverse sangat memungkinkan untuk menjadi lahan lapangan pekerjaan yang besar dan beragam.

Untuk skala yang lebih besar, seperti Samsung yang berkolaborasi dengan platform avatar 3D Naver Zepeto meluncurkan MetaverseMy House’ (pameran teknologi tahunan) yang tembus 4 juta visitor selama kurang dari satu bulan. Adidas, Nike, dan HSBC juga mulai memasuki metaverse sebagai ladang baru memperluas bisnis mereka. 

Tingkatkan Produktivitas

Sejak pandemi berlangsung, semua kegiatan yang biasanya dilakukan offline harus bergeser ke online, terutama pekerjaan. Ternyata setelah di jalankan selama kurang lebih dua tahun masa pandemi, banyak orang merasa bekerja secara online membuat mereka lebih produktif dan lebih praktis. 

Metaverse memberikan pengalaman tersebut bagi para penggunanya, kegiatan bisa menjadi lebih atraktif, interaktif dan meningkatkan semangat juga kreativitas para pengguna. Selain bekerja, kegiatan belajar pun di dunia metaverse akan lebih engaging dan menarik karena banyak hal yang dapat dilihat lebih jelas dan terasa nyata. 

Baca juga: Bahaya! Ini Alasan Kenapa Autentikasi SMS Bisa Bikin Akun Kripto Bobol

Shopping NFT

Buat kamu yang suka shopping dan bosen dengan platform belanja yang sudah pernah kamu pakai, metaverse bisa menjadi salah satu opsi platform belanja online kamu loh! Di metaverse, kamu bisa membeli karya seni, pakaian, sepatu dan lain sebagainya dalam bentuk NFT, jadi kepemilikanmu juga terjamin. 

Karena metaverse merupakan salah satu bentuk adopsi blockchain, jadi sangat erat kaitannya dengan kripto yang merupakan alat transaksi yang akan kamu gunakan di dalam metaverse

Itu adalah beberapa dampak positif dari metaverse. Selama konsep dunia virtual ini terus berkembang, tidak menutup kemungkinan kegiatan yang biasanya kita lakukan di dunia nyata bergeser ke metaverse dan semakin banyak dampak positif yang dihasilkan. Tertarik untuk memulai kegiatan mu di metaverse

Continue Reading

Popular