Policy & Regulations
Jepang Siapkan Bursa Kripto, Pajak Bitcoin Dipangkas Jadi 20%
Nomura, Daiwa, dan SMBC Nikko bersiap meluncurkan bursa kripto domestik seiring rencana FSA mengklasifikasikan Bitcoin sebagai produk investasi dan memangkas pajak kripto menjadi 20%. Menurut Tim Research Tokocrypto, Jepang sedang bertransformasi dari pasar spekulatif murni menjadi ekosistem keuangan digital yang terintegrasi secara struktural.
Tiga perusahaan sekuritas terbesar di Jepang, yakni Nomura, Daiwa Securities, dan SMBC Nikko Securities, dilaporkan tengah mempersiapkan peluncuran bursa kripto domestik.
Langkah ini beriringan dengan rencana regulator Jepang untuk mengubah status Bitcoin menjadi produk investasi serta memangkas pajak kripto agar setara dengan saham.
Coin-Turk melaporkan, kebijakan tersebut digodok oleh Financial Services Agency (FSA), yang tengah merancang reformasi besar dalam kerangka regulasi aset digital Jepang.
Baca Juga: Yen Jepang Bergejolak, Sinyal Intervensi Fed Picu Spekulasi Bitcoin
Daftar Isi
Bitcoin Tak Lagi Sekadar Alat Bayar
Selama ini, Bitcoin di Jepang dikategorikan sebagai alat pembayaran. Namun, perubahan regulasi yang sedang dirancang akan mengklasifikasikannya sebagai produk investasi.
Pergeseran ini dinilai krusial karena menempatkan kripto dalam rezim hukum pasar modal yang lebih mapan dan terstruktur.
Dengan status baru tersebut, Bitcoin akan diperlakukan lebih mirip dengan saham atau obligasi, membuka peluang bagi produk investasi baru seperti reksa dana atau bahkan ETF kripto di masa depan.
Langkah ini sekaligus memberikan kepastian hukum yang lebih kuat bagi investor institusional yang selama ini menunggu kejelasan regulasi sebelum masuk lebih dalam ke pasar aset digital Jepang.
Pajak Kripto Turun Drastis
Reformasi lain yang tak kalah penting adalah pemangkasan tarif pajak kripto. Saat ini, pajak atas keuntungan kripto di Jepang bisa mencapai 55%, jauh lebih tinggi dibandingkan pajak atas ekuitas.
Pemerintah berencana memangkas tarif tersebut menjadi sekitar 20%, setara dengan pajak saham. Jika terealisasi, kebijakan ini akan membuat Jepang jauh lebih kompetitif dibandingkan yurisdiksi lain di Asia.
Penurunan pajak dinilai sebagai insentif kuat untuk menarik kembali investor domestik yang sebelumnya memilih memindahkan aktivitas perdagangan ke luar negeri demi efisiensi pajak.
2026 Dicanangkan sebagai “Digital Year”
Tim Research Tokocrypto melihat reformasi ini sebagai langkah strategis jangka panjang.
“Tahun 2026 dicanangkan sebagai ‘Digital Year’ di Jepang. Perubahan klasifikasi aset dan insentif pajak adalah katalis besar bagi masuknya modal institusional dan potensi peluncuran ETF kripto spot pada 2028. Jepang sedang bertransformasi dari pasar spekulatif murni menjadi ekosistem keuangan digital yang terintegrasi secara struktural,” ungkap Tim Research Tokocrypto.
Merujuk pada analisis tersebut, reformasi ini bukan sekadar respons terhadap tren global, melainkan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat posisi Jepang dalam ekonomi digital.
Jalan Menuju ETF Kripto Spot
Dengan klasifikasi baru sebagai produk investasi dan struktur pajak yang kompetitif, peluang peluncuran ETF kripto spot pada 2028 semakin realistis.
ETF spot akan memungkinkan investor institusional berpartisipasi tanpa harus menyimpan aset kripto secara langsung.
Jika terealisasi, Jepang berpotensi mengikuti jejak negara-negara yang telah lebih dulu menyetujui ETF kripto, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai pusat keuangan global yang adaptif terhadap inovasi teknologi.
Transformasi Ekosistem Keuangan Jepang
Masuknya Nomura, Daiwa, dan SMBC Nikko ke sektor bursa kripto juga menunjukkan perubahan sikap industri keuangan tradisional terhadap aset digital.
Keterlibatan institusi besar membawa standar tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan yang lebih tinggi.
Transformasi ini berpotensi menggeser citra pasar kripto Jepang dari dominasi spekulasi ritel menjadi ekosistem yang lebih matang dan berbasis institusi.
Jika seluruh reformasi berjalan sesuai rencana, Jepang dapat menjadi model integrasi aset digital dalam sistem keuangan tradisional secara struktural dan berkelanjutan.
Baca Juga: CLARITY Act Lolos di Komite Senat AS, Majunya Regulasi Kripto
Rencana peluncuran bursa kripto oleh tiga raksasa sekuritas Jepang, perubahan klasifikasi Bitcoin menjadi produk investasi, serta pemangkasan pajak kripto menjadi 20% menjadi sinyal kuat transformasi industri aset digital di Jepang.
Dengan 2026 sebagai “Digital Year”, Jepang tampaknya serius membangun fondasi regulasi yang solid untuk menarik modal institusional dan memperkuat posisinya dalam peta kripto global.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event3 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil, Konsolidasi di Tengah Tekanan
-
Bitcoin News7 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 2,3% ke $68.685, Ada Apa?
-
Academy6 days agoSaat Pasar Crypto Tak Menentu, Cash is King Jadi Jawaban: Apa Maksudnya?

