Crypto
ETF XRP Berbalik Outflow, Likuiditas Turun ke Level Terendah
XRP Terpapar Dua Arah
Tim Research Tokocrypto menilai kondisi XRP saat ini menunjukkan dua sinyal yang saling berkaitan, yaitu melemahnya permintaan institusional dan menurunnya likuiditas.
ETF XRP mencatatkan arus keluar dana bersih pada pekan lalu, mengakhiri tren inflow selama tiga pekan berturut-turut. Berdasarkan data SoSoValue, sekitar US$35.210 keluar dari ETF XRP pada pekan yang berakhir 1 Mei 2026.
Meski nilainya relatif kecil, outflow ini menjadi sinyal bahwa minat institusional terhadap XRP mulai mendingin setelah sempat menguat sepanjang April. Dalam tiga pekan sebelumnya, ETF XRP berhasil mencatatkan inflow sebesar US$82,88 juta.
Dikutip BeInCrypto, pekan yang berakhir pada 17 April menjadi periode terkuat, dengan arus masuk bersih mencapai US$55,39 juta. Angka tersebut merupakan inflow terbesar sejak pertengahan Januari.
Daftar Isi
Total Inflow Masih Positif
Walaupun arus mingguan berubah negatif, total inflow kumulatif ETF XRP masih berada di level US$1,29 miliar. Namun, aset bersih mingguan ETF XRP turun ke sekitar US$1,06 miliar.
Penurunan ini menunjukkan bahwa investor institusional mulai lebih berhati-hati terhadap XRP, terutama setelah reli sebelumnya belum sepenuhnya diikuti oleh penguatan likuiditas pasar.
Kondisi tersebut membuat arah harga XRP menjadi lebih sensitif terhadap perubahan permintaan, baik dari investor institusional maupun trader besar di pasar spot.

Baca juga: Harga XRP Terancam Jatuh di Bawah US$1, Buy the Dip?
Likuiditas XRP di Binance Turun ke Level Terendah Sejak 2020
Selain pelemahan arus ETF, kondisi likuiditas XRP di Binance juga menjadi perhatian. Indeks likuiditas 30 hari XRP di Binance turun ke level 0,038, yang disebut sebagai level terendah sejak 2020.
Penurunan ini mengindikasikan melemahnya kedalaman pasar atau market depth. Dalam kondisi pasar yang tipis, pergerakan harga dapat menjadi lebih tajam meski hanya dipicu oleh arus dana yang tidak terlalu besar.
Dengan kata lain, XRP saat ini berada dalam posisi yang lebih rentan terhadap volatilitas. Inflow moderat dapat mendorong harga naik dengan cepat, tetapi tekanan jual juga bisa memicu penurunan yang lebih dalam.
XRP Terpapar Dua Arah
Tim Research Tokocrypto menilai kondisi XRP saat ini menunjukkan dua sinyal yang saling berkaitan, yaitu melemahnya permintaan institusional dan menurunnya likuiditas di Binance ke level terendah dalam lima tahun.
“Dua sinyal konvergen terlihat pada XRP, yaitu institutional demand yang mulai cooling dan likuiditas Binance yang mencapai level terendah lima tahun. Kondisi ini membuat XRP exposed dua arah. Inflow moderat bisa memicu rally tajam di pasar yang tipis, tetapi jika demand tetap lemah, risiko downside juga meningkat,” ujar Tim Research Tokocrypto.
Menurut Tim Research Tokocrypto, pasar perlu mencermati apakah outflow ETF ini hanya bersifat sementara atau menjadi awal dari tren pelemahan permintaan yang lebih panjang. Jika arus institusional kembali masuk, XRP dapat memperoleh dorongan harga yang kuat karena likuiditas pasar sedang menipis.
XRP Berada di Fase Transisi

Stabilnya pergerakan harga XRP di tengah penurunan likuiditas dapat dibaca sebagai fase transisi. Harga belum sepenuhnya mencerminkan pelemahan market depth, tetapi kondisi ini juga bisa menjadi fase konsolidasi sebelum pergerakan besar berikutnya.
Jika permintaan kembali menguat, pasar tipis dapat memperbesar efek kenaikan harga. Namun, jika outflow ETF berlanjut dan aktivitas institusional terus menurun, XRP berisiko menghadapi tekanan jual yang lebih besar.
Arah XRP Ditentukan Permintaan Institusional
ETF XRP masih memiliki total inflow kumulatif yang positif, tetapi perubahan arus mingguan menjadi negatif menunjukkan bahwa momentum April mulai melemah. Pada saat yang sama, likuiditas Binance yang turun ke level terendah sejak 2020 membuat XRP semakin sensitif terhadap arus modal baru.
Dalam jangka pendek, arah XRP kemungkinan akan ditentukan oleh dua faktor utama, yaitu apakah ETF kembali mencatatkan inflow dan apakah likuiditas di pasar spot mulai pulih. Tanpa dukungan dari dua faktor tersebut, XRP berpotensi tetap bergerak dalam tekanan dan rentan terhadap volatilitas tinggi.
Baca juga: Rakuten Hadirkan Aplikasi Pembayaran Baru Untuk Dukung Crypto
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Altcoin News6 days agoVolume Perdagangan Meroket, Harga Pi Network Melejit 4,45% ke $0,197
-
Market5 days agoMeta Bayar Kreator Facebook Pakai Stablecoin USDC
-
Academy4 days agoRiset Kripto 27 Apr-1 Mei 2026: Powell Lengser, Bitcoin Terancam?
-
Market7 days ago3 Altcoin Ini Jadi Sorotan Akhir April, Hati-Hati Sinyal Palsu!

