Connect with us

Altcoin News

Harga XRP Terancam Jatuh di Bawah US$1, Buy the Dip?

Harga XRP kembali menjadi sorotan setelah bergerak di sekitar US$1,38.
Level tersebut dinilai sebagai area penting yang dapat menentukan arah berikutnya.

Tivan

Published

on

Ripple XRP

Harga XRP kembali menjadi sorotan setelah bergerak di sekitar US$1,38. Level tersebut dinilai sebagai area penting yang dapat menentukan arah pergerakan XRP berikutnya, apakah berpotensi menjadi peluang akumulasi atau justru awal dari penurunan lebih dalam.

Saat ini, XRP masih berada sekitar 62 persen di bawah rekor tertinggi Juli 2025 di US$3,65. Kondisi ini membuat pelaku pasar mulai mempertanyakan apakah harga saat ini cukup menarik untuk dibeli atau lebih baik menunggu koreksi lanjutan menuju bawah US$1.

Aktivitas Wallet XRP Menurun Tajam

Salah satu sinyal yang membuat prospek XRP semakin hati-hati adalah penurunan aktivitas on-chain. Jumlah daily active wallet addresses di XRP Ledger turun dari 22.054 pada 12 bulan lalu menjadi hanya 13.684 pada akhir April.

Penurunan sekitar 38 persen ini menunjukkan bahwa partisipasi pengguna di jaringan XRP mulai melemah. Selain itu, pertumbuhan wallet baru juga ikut melambat, menandakan minat pengguna baru belum kembali kuat.

Kondisi tersebut dapat menjadi perhatian karena pelemahan adopsi saat pasar kripto sedang tertekan sering kali menjadi sinyal awal dari koreksi yang lebih dalam pada altcoin.

Volume Perdagangan Ikut Melemah

Selain aktivitas wallet, volume perdagangan di XRP Ledger juga mengalami kompresi. Artinya, jaringan belum menunjukkan tanda-tanda masuknya modal baru dalam jumlah besar.

Dilaporkan Cryptonews, minimnya volume membuat upaya pemulihan harga XRP belum terlihat solid. Dalam kondisi seperti ini, tekanan jual masih berpotensi mendominasi arah harga, terutama jika pasar kripto secara umum tetap berada dalam fase risk-off.

Altcoin seperti XRP biasanya lebih rentan terhadap tekanan ketika investor mengurangi eksposur pada aset berisiko tinggi.

Baca juga: Bos Ripple Bantah Isu Gag Order, Target XRP Jadi Perdebatan

XRP Terjebak dalam Descending Channel

Secara teknikal, XRP saat ini bergerak dalam descending channel. Area support penting berada di sekitar US$1,20, sementara support besar berikutnya berada di level psikologis US$1.

Level US$1 menjadi perhatian utama karena secara historis XRP cukup lama bergerak di bawah atau sekitar area tersebut sebelum 2021. Jika harga gagal mempertahankan US$1,20, peluang koreksi menuju US$1 dapat semakin terbuka.

Indikator RSI juga menunjukkan kondisi yang lemah. Hal ini mencerminkan kurangnya keyakinan bullish dari pelaku pasar. Selain itu, volume belum mengonfirmasi adanya pemulihan yang kuat, sehingga posisi pembeli masih belum dominan.

Buy Now atau Tunggu di Bawah US$1?

Bagi investor agresif, harga XRP di US$1,38 dapat dianggap sebagai area awal untuk mencermati peluang akumulasi bertahap. Namun, risikonya masih cukup besar karena tren jangka pendek belum menunjukkan pembalikan yang meyakinkan.

Sementara itu, investor yang lebih konservatif kemungkinan akan menunggu konfirmasi lebih jelas. Jika XRP mampu keluar dari descending channel dan volume beli meningkat, peluang pemulihan bisa lebih valid. Namun, jika harga turun menembus US$1,20, area US$1 bisa menjadi target berikutnya.

Dengan kondisi on-chain yang melemah dan momentum teknikal yang belum mendukung, menunggu harga mendekati area support utama dapat menjadi pendekatan yang lebih hati-hati.

Prospek Jangka Panjang Masih Bergantung pada Ripple

Di sisi fundamental, ekspansi Ripple dan positioning institusional masih dapat menjadi faktor pendukung jangka panjang bagi XRP. Beberapa analis bahkan masih memproyeksikan XRP dapat mencapai sekitar US$10 pada 2030 jika kondisi pasar dan adopsi berjalan positif.

Namun, prospek jangka panjang tersebut belum cukup untuk menghapus tekanan jangka pendek. Selama aktivitas jaringan, volume, dan momentum harga belum membaik, XRP masih berada dalam fase rawan.

XRP Butuh Konfirmasi Sebelum Pulih

Harga XRP saat ini berada di area make-or-break. Jika mampu mempertahankan support US$1,20 dan membangun momentum beli, peluang rebound tetap terbuka.

Namun, jika tekanan jual berlanjut dan harga jatuh di bawah US$1,20, penurunan menuju US$1 bisa menjadi skenario yang semakin realistis. Untuk saat ini, XRP masih membutuhkan katalis kuat, baik dari sisi teknikal maupun fundamental, sebelum dapat kembali menarik minat pembeli secara signifikan.

Baca juga: Rakuten Hadirkan Aplikasi Pembayaran Baru Untuk Dukung Crypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending