Bitcoin News
Bitcoin Ternyata Paling Sering Naik saat Libur AS, Kenapa?
Bitcoin (BTC) cenderung mencatat performa terbaik pada hari libur federal Amerika Serikat.
Menurut Tim Resaerch Tokocrypto, temuan bahwa Bitcoin cenderung naik setelah hari libur AS menarik perhatian.
Bitcoin (BTC) cenderung mencatat performa terbaik pada hari libur federal Amerika Serikat. Berdasarkan studi CoinGecko yang mencakup periode Mei 2013 hingga Mei 2026, Bitcoin menghasilkan rata-rata return hari berikutnya sebesar 0,77% saat libur AS.
Dikutip BeInCrypto, angka tersebut sekitar empat kali lebih tinggi dibandingkan rata-rata return hari biasa non-libur yang berada di sekitar 0,19%. Studi ini menganalisis 4.753 observasi harga harian Bitcoin selama 13 tahun.
Daftar Isi
New Year’s Day Paling Bullish
New Year’s Day menjadi hari libur dengan performa terbaik bagi Bitcoin. Rata-rata return hari berikutnya setelah Tahun Baru mencapai 2,01%, dengan win rate 84,6%.
CoinGecko menilai efek ini kemungkinan berkaitan dengan alokasi modal baru pada Januari dan pembalikan dari tax-loss selling pada Desember. Setelah investor menjual aset untuk kebutuhan pajak akhir tahun, sebagian modal berpotensi kembali masuk pada awal tahun.
Efek positif ini tetap terlihat meskipun harga Bitcoin mengalami perubahan besar dalam periode penelitian, dari sekitar US$313 pada 2015 hingga US$93.507 pada 2025.

Columbus Day dan Christmas Juga Positif
Selain New Year’s Day, Columbus Day juga mencatat win rate tinggi sebesar 84,6%, dengan rata-rata return hari berikutnya 1,70%.
Christmas Day juga menunjukkan return positif rata-rata 1,46%, meski win rate-nya lebih rendah di 53,8%. Sementara itu, Labor Day mencatat rata-rata kenaikan 1,22% dengan win rate 69,2%.
Data ini menunjukkan bahwa beberapa hari libur AS secara historis memiliki kecenderungan positif terhadap pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.
Dua Hari Libur Justru Negatif
Namun, tidak semua hari libur AS memberi dampak positif bagi Bitcoin. Martin Luther King Jr. Day mencatat rata-rata return negatif 0,84%.
Penurunan ini banyak dipengaruhi oleh kejatuhan Bitcoin sebesar 18,65% pada 15 Januari 2018. Selain itu, Independence Day juga mencatat rata-rata return negatif 0,26%.
Kedua hari libur tersebut memiliki win rate di bawah 50%, sehingga tidak mengikuti pola positif yang terlihat pada libur AS lainnya.
Baca Juga: Bitcoin Menguat di Tengah Euforia CLARITY Act, Waspada Risiko Koreksi
Efek Hari dalam Sepekan Mulai Memudar
CoinGecko juga meneliti efek hari perdagangan terhadap return Bitcoin. Dalam jangka pendek, Senin dan Rabu sama-sama mencatat rata-rata return hari berikutnya 0,38%.
Kamis menjadi satu-satunya hari dengan rata-rata return negatif, yaitu minus 0,09%. Namun, selisih antara performa hari kerja dan akhir pekan hanya sekitar 0,01%.
Dalam horizon 365 hari, seluruh hari dalam sepekan menghasilkan return yang relatif mirip, yaitu antara 142,15% hingga 144,56%. CoinGecko menilai perbedaan tersebut tidak signifikan jika dibandingkan dengan volatilitas Bitcoin.

Holiday Effect Bisa Jadi Sinyal Jangka Pendek
Data CoinGecko menunjukkan bahwa efek hari libur AS dapat memberikan nilai tambahan dalam analisis jangka pendek. Namun, pola ini tidak dapat dijadikan jaminan bahwa Bitcoin akan selalu naik pada hari libur tertentu.
Bitcoin tetap dipengaruhi oleh faktor yang lebih besar, seperti arus ETF, kebijakan suku bunga, kondisi likuiditas global, regulasi, dan sentimen makro.
Investor Tetap Perlu Waspada
Menurut Tim Resaerch Tokocrypto, temuan bahwa Bitcoin cenderung naik setelah hari libur AS menarik perhatian karena menunjukkan adanya pola musiman tertentu. New Year’s Day, Columbus Day, Christmas Day, dan Labor Day menjadi beberapa periode yang secara historis lebih positif.
“Namun, karena Bitcoin sangat volatil, investor tetap perlu memperhatikan konteks pasar yang lebih luas. Pola historis dapat membantu membaca kecenderungan pasar, tetapi keputusan trading tetap membutuhkan manajemen risiko yang ketat,” tutupnya.
Baca Juga: Eks Co-Founder Multicoin Capital: Hyperliquid Salah Dalam Segala Hal!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

