Connect with us

Market

AS-China Capai Kesepakatan Dagang Baru, Pasar Kripto Tertekan

Menurut Tim Research Tokocrypto, Bitcoin dan aset kripto lain cenderung tertekan ketika ketegangan geopolitik dan perdagangan meningkat.

Tivan

Published

on

China stablecoin

Amerika Serikat dan China dilaporkan mencapai kesepakatan untuk membentuk bilateral boards di bidang perdagangan dan investasi. Kesepakatan ini menjadi salah satu hasil dari kunjungan Presiden AS Donald Trump ke China dan dinilai sebagai upaya untuk memberi struktur baru dalam hubungan ekonomi kedua negara.

Dilaporkan Coinedition, Dewan tersebut akan bertugas mengidentifikasi produk-produk yang masih dapat diperdagangkan antara AS dan China di tengah ketegangan yang masih berlangsung. Tahap awal kesepakatan ini disebut mencakup perdagangan bernilai puluhan miliar dolar AS.

Hubungan Ekonomi Masih Dipenuhi Gesekan

Meski kedua negara sepakat membentuk mekanisme bersama, hubungan dagang AS-China belum sepenuhnya membaik. Ketegangan masih terlihat, terutama pada sektor teknologi sensitif, chip canggih, dan komoditas strategis.

US-China Board of Trade dan Board of Investment dibentuk untuk mengatur hubungan bisnis kedua negara agar lebih terarah. Melalui dewan ini, produk akan dipisahkan ke dalam kategori yang dapat memperoleh perlakuan lebih baik dan kategori yang tetap dibatasi.

Dengan begitu, AS dan China mencoba menjaga aliran perdagangan tertentu tanpa menghapus seluruh pembatasan yang sudah ada.

Baca juga: CEO Circle: Stablecoin Yuan Adalah Peluang Besar Bagi China

Rare Earth dan Mineral Kritis Jadi Fokus

Salah satu bagian penting dari kesepakatan ini adalah isu rare earth dan critical minerals. Komoditas tersebut sangat penting untuk industri elektronik, pertahanan, kendaraan listrik, dan teknologi modern.

Gedung Putih menyebut China telah setuju untuk merespons kekhawatiran AS terkait kelangkaan dan gangguan pasokan mineral penting seperti yttrium, scandium, neodymium, dan indium.

Bagi AS, akses terhadap mineral ini sangat strategis karena sulit digantikan. Gangguan pasokan dapat berdampak luas pada manufaktur, teknologi, hingga keamanan nasional.

Gedung Putih Klaim Kesepakatan Dukung Lapangan Kerja

Pejabat Gedung Putih menilai pembicaraan antara Trump dan Presiden China Xi Jinping menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Kesepakatan tersebut diklaim dapat memperkuat perdagangan, mendukung sektor pertanian, manufaktur, dan lapangan kerja di AS.

Namun, pasar masih menilai kesepakatan ini dengan hati-hati karena belum menyelesaikan seluruh konflik dagang antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut.

Peter Schiff Kritik Kebijakan Tarif Trump

Ekonom Peter Schiff mengkritik pendekatan perdagangan Trump. Ia membandingkan target pemerintah saat ini dengan hubungan dagang AS-China sebelumnya, khususnya di sektor pertanian.

Menurut Schiff, China sebelumnya telah mengurangi pembelian produk pertanian dari AS akibat tarif yang diterapkan Trump. Ia mencatat pembelian produk pertanian AS oleh China mencapai level tertinggi pada 2022, tetapi mulai menurun ketika Trump kembali menjabat.

Schiff menyebut kondisi setelah tarif sebagai “collapse”, menggambarkan penurunan tajam dalam hubungan perdagangan pertanian kedua negara.

Bitcoin Tertekan Setelah Kunjungan Trump

Di tengah perkembangan geopolitik dan perdagangan tersebut, aset berisiko termasuk Bitcoin mengalami tekanan. BTC mencatat empat hari penurunan berturut-turut sejak Jumat.

Harga Bitcoin sempat turun ke sekitar US$76.509 pada Senin pagi sebelum sedikit pulih ke kisaran US$77.019. Tekanan ini menunjukkan bahwa pasar kripto masih sensitif terhadap ketidakpastian hubungan AS-China.

Kesepakatan Belum Hilangkan Risiko

Kesepakatan pembentukan dewan perdagangan dan investasi tidak berarti ketegangan AS-China selesai. Mandat utama dewan tersebut justru menunjukkan bahwa kedua negara masih perlu menentukan produk mana yang dapat diperdagangkan dan produk mana yang tetap dibatasi.

Barang-barang sensitif seperti chip canggih dan teknologi strategis kemungkinan tetap berada di bawah pengawasan ketat. Karena itu, pasar masih melihat adanya risiko lanjutan, terutama jika pembicaraan berikutnya gagal menghasilkan kejelasan.

Pasar Kripto Masih Menunggu Kepastian

Menurut Tim Research Tokocrypto, Bitcoin dan aset kripto lain cenderung tertekan ketika ketegangan geopolitik dan perdagangan meningkat. Investor biasanya mengurangi eksposur ke aset berisiko saat arah kebijakan global belum jelas.

“Jika kesepakatan AS-China mampu menurunkan ketegangan, sentimen pasar berpotensi membaik. Namun, jika dewan baru tersebut justru memperjelas pembatasan pada teknologi dan perdagangan strategis, tekanan terhadap aset berisiko seperti Bitcoin dapat berlanjut,” tuturnya.

Untuk saat ini, pasar masih menunggu detail lanjutan dari implementasi kesepakatan tersebut dan dampaknya terhadap hubungan ekonomi AS-China dalam beberapa pekan ke depan.

Baca juga: Polymarket Perketat Aturan Demi Gaet Investor Institusi!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending