Bitcoin News
SpaceX Ungkap Cadangan Bitcoin US$1,45 Miliar dalam Filing IPO
Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, mengungkapkan kepemilikan Bitcoin senilai sekitar US$1,45 miliar.
Tim Research Tokocrypto menilai Elon Musk selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh teknologi yang sering dikaitkan dengan aset kripto.
Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, mengungkapkan kepemilikan Bitcoin senilai sekitar US$1,45 miliar dalam prospektus IPO yang diajukan ke U.S. Securities and Exchange Commission (SEC).
Dalam filing tersebut, SpaceX tercatat memegang 18.712 BTC per 31 Desember 2025. Pengungkapan ini menjadikan SpaceX sebagai salah satu perusahaan dengan cadangan Bitcoin korporasi terbesar di dunia.
Daftar Isi
SpaceX Simpan 18.712 BTC
Berdasarkan dokumen IPO, SpaceX pertama kali mencatat Bitcoin dalam neraca perusahaan pada 2021. Sejak saat itu, perusahaan disebut tetap mempertahankan kepemilikan BTC tersebut.
Harga pembelian untuk cadangan Bitcoin SpaceX diperkirakan sekitar US$661 juta. Dengan nilai saat ini mencapai US$1,45 miliar, posisi tersebut menunjukkan kenaikan nilai signifikan dibandingkan biaya akuisisi awal.
Perusahaan juga menyatakan bahwa jumlah BTC yang dimiliki tetap stabil hingga akhir 2025.
SpaceX Catat Kerugian Belum Terealisasi
Meski nilai kepemilikan Bitcoin SpaceX masih jauh di atas harga beli awal, perusahaan mencatat unrealized loss sebesar US$112 juta dari investasi BTC pada tahun lalu.
Dikutip Coingape, kerugian belum terealisasi tersebut terjadi karena harga Bitcoin sempat turun selama periode pelaporan. Sebaliknya, pada 2024, ketika harga aset kripto melonjak, SpaceX mencatat paper profit sebesar US$955 juta.
Data ini menunjukkan bahwa volatilitas Bitcoin tetap berdampak langsung pada laporan keuangan perusahaan, meskipun aset tersebut belum dijual.
Bitcoin Disimpan di Kustodian Eksternal
Dalam filing tersebut, SpaceX juga mengungkapkan bahwa cadangan Bitcoin perusahaan disimpan melalui kustodian eksternal. Penggunaan kustodian pihak ketiga menunjukkan bahwa perusahaan mengelola aset kripto dengan pendekatan institusional.
Langkah ini penting karena cadangan BTC dalam jumlah besar membutuhkan sistem penyimpanan yang aman, terstruktur, dan sesuai standar pelaporan perusahaan publik.
Baca juga: SpaceX Masuk Hyperliquid, Harga Dogecoin Bisa Terdorong Efek Elon Musk?
Filing IPO Konfirmasi Rumor Sebelumnya
Sebelumnya, SpaceX dilaporkan telah mengajukan IPO secara rahasia pada April 2026. Dengan adanya filing publik ke SEC, rencana tersebut kini semakin jelas.
Pengungkapan cadangan Bitcoin dalam prospektus IPO juga memberi gambaran lebih transparan mengenai strategi aset digital perusahaan. Ini menjadi salah satu informasi penting bagi investor yang menilai risiko dan peluang SpaceX sebagai calon perusahaan publik.
Jumlah BTC Lebih Besar dari Perkiraan Riset On-Chain
Sebelumnya, sejumlah peneliti blockchain memperkirakan SpaceX hanya memiliki sekitar 8.285 BTC berdasarkan aktivitas wallet yang terdeteksi. Namun, filing terbaru menunjukkan angka yang jauh lebih besar, yaitu 18.712 BTC.
Perbedaan ini mengindikasikan bahwa tidak semua wallet milik SpaceX berhasil diidentifikasi oleh peneliti on-chain. Filing SEC memberikan gambaran yang lebih resmi dibandingkan estimasi berbasis aktivitas wallet publik.
Platform Bitcoin Treasuries sebelumnya juga sempat memperkirakan SpaceX pernah membeli lebih dari 25.000 BTC pada fase awal eksposur kripto perusahaan. Jika dibandingkan dengan angka filing terbaru, SpaceX kemungkinan telah mengurangi sebagian kepemilikannya pada tahun-tahun sebelumnya.
Elon Musk Tetap Dekat dengan Narasi Kripto
Tim Research Tokocrypto menilai Elon Musk selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh teknologi yang sering dikaitkan dengan aset kripto.
“Ia pernah menyatakan dukungan terhadap Bitcoin pada 2021 dan Tesla sempat menerima pembayaran BTC sebelum akhirnya menghentikan kebijakan tersebut karena kekhawatiran lingkungan terkait mining,” ungkapnya.
Selain Bitcoin, Musk juga dikenal sebagai pendukung Dogecoin. Namun, filing IPO SpaceX tidak mencantumkan kepemilikan Dogecoin atau aset meme coin lainnya.
SpaceX Jadi Pemegang Bitcoin Korporasi Besar
Dengan kepemilikan 18.712 BTC, SpaceX memperkuat posisinya sebagai salah satu pemegang Bitcoin korporasi terbesar. Pengungkapan ini juga menambah daftar perusahaan besar yang menyimpan BTC sebagai bagian dari neraca keuangan.
Bagi pasar kripto, filing IPO SpaceX menjadi sentimen penting karena memperlihatkan bahwa perusahaan teknologi besar masih mempertahankan eksposur Bitcoin dalam jumlah signifikan.
Namun, bagi calon investor SpaceX, kepemilikan BTC juga berarti adanya tambahan risiko volatilitas pada laporan keuangan perusahaan. Nilai cadangan Bitcoin dapat naik atau turun tajam mengikuti pergerakan pasar kripto.
Baca Juga: Tether Integrasikan USA₮ ke Rumble Wallet, Ekspansi Pembayaran Digital
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event3 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Bitcoin News5 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi ke $77 Ribu, Terseret Tekanan Jual
-
Bitcoin News4 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $78 Ribu
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound ke $81K, Bullish Kembali Menguat

