Market
Pasar Prediksi Polymarket Angkat Isu Prabowo, Netizen Ramai Bahas
Polymarket mendadak menjadi perbincangan netizen Indonesia setelah muncul pasar taruhan dikaitkan dengan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Platform pasar prediksi global Polymarket mendadak menjadi perbincangan netizen Indonesia setelah muncul pasar taruhan bertajuk “Prabowo Subianto out as President of Indonesia by…?”. Pasar tersebut memungkinkan pengguna menebak apakah Presiden Prabowo Subianto akan mundur, diberhentikan, atau tidak lagi menjabat pada periode tertentu.
Isu ini ramai karena menyentuh langsung politik Indonesia dan melibatkan platform berbasis blockchain yang memungkinkan pengguna membeli posisi “Yes” atau “No” menggunakan kripto.
Daftar Isi
Apa Itu Polymarket?
Polymarket adalah platform prediction market berbasis blockchain asal Amerika Serikat. Melalui platform ini, pengguna dapat bertaruh pada hasil dari berbagai peristiwa nyata, mulai dari pemilu, kebijakan ekonomi, olahraga, budaya populer, hingga isu geopolitik.
Di Polymarket, setiap pasar biasanya memiliki opsi “Yes” dan “No”. Harga saham prediksi bergerak dari US$0,01 hingga US$0,99 dan mencerminkan probabilitas pasar terhadap suatu peristiwa.
Jika prediksi pengguna benar, saham tersebut bernilai US$1. Jika salah, nilainya menjadi nol. Polymarket menyebut dirinya sebagai salah satu pasar prediksi terbesar di dunia dan juga menyediakan berbagai pasar terkait Indonesia.
Pasar Prediksi Prabowo Dibuka
Dalam pasar terkait Prabowo, pengguna Polymarket dapat membeli posisi berdasarkan kemungkinan Presiden Prabowo tidak lagi menjabat dalam periode tertentu. Mekanisme penyelesaiannya mengacu pada informasi resmi pemerintah atau konsensus pemberitaan kredibel.
Polymarket juga pernah memiliki pasar serupa untuk 2025. Dalam deskripsi pasar tersebut, kontrak akan diselesaikan sebagai “Yes” jika Prabowo Subianto diberhentikan, mengundurkan diri, ditahan, atau tidak lagi dapat menjalankan tugas sebagai Presiden Indonesia dalam periode yang ditentukan.
Baca juga: Presiden Prabowo Ingin Temui Eric Trump, Ada Hubungannya dengan $WLFI?
Probabilitas Masih Rendah
Berdasarkan materi yang beredar, peluang “Yes” untuk skenario Prabowo mundur atau lengser pada akhir Mei 2026 berada di sekitar 2%. Untuk Juni 2026, probabilitasnya sekitar 4%, sementara hingga akhir Desember 2026 mencapai sekitar 18%.
Volume perdagangan pasar ini disebut hampir mencapai US$9.000 meski baru diluncurkan pada 20 Mei 2026. Angka tersebut masih relatif kecil dibandingkan pasar politik global lain di Polymarket, tetapi cukup untuk memicu perhatian publik Indonesia.
Muncul di Tengah Isu Politik dan Ekonomi
Kemunculan pasar prediksi ini terjadi di tengah meningkatnya sorotan terhadap kondisi politik dan ekonomi Indonesia. Pemerintahan Prabowo sebelumnya menghadapi berbagai kritik terkait kebebasan berpendapat, program belanja sosial, serta tekanan pasar.
Secara global, investor juga mencermati arah kebijakan ekonomi Indonesia. Financial Times melaporkan pada 2026 bahwa Indonesia berencana memperketat kontrol ekspor komoditas utama melalui badan ekspor milik negara, kebijakan yang dapat memengaruhi pasar global dan memicu kekhawatiran pelaku usaha.
Sebelumnya, Moody’s juga sempat menyoroti risiko kebijakan dan tata kelola di bawah pemerintahan Prabowo ketika mengubah outlook rating Indonesia dari stabil menjadi negatif, meski rating investasinya tetap dipertahankan.
Polymarket Pernah Viral karena Joe Biden
Fenomena pemimpin negara menjadi objek taruhan di Polymarket bukan hal baru. Salah satu contoh terbesar terjadi pada 2024, ketika platform tersebut membuka pasar mengenai kemungkinan Presiden AS saat itu, Joe Biden, mundur dari pencalonan Pilpres 2024.
Saat itu, probabilitas Biden mundur sempat melonjak tajam sebelum pengumuman resmi. Ketika Biden akhirnya benar-benar mundur, Polymarket menjadi viral karena dianggap lebih cepat membaca arah politik dibandingkan sebagian pengamat tradisional.
Kasus tersebut membuat pasar prediksi semakin dikenal sebagai alat untuk membaca sentimen kolektif, meski tetap tidak bisa dianggap sebagai kepastian politik.
Pasar Prediksi Bukan Ramalan Pasti
Meski probabilitas di Polymarket sering dianggap mencerminkan ekspektasi pasar, angka tersebut bukan prediksi pasti. Harga di pasar prediksi sangat dipengaruhi oleh jumlah trader, likuiditas, sentimen media sosial, dan informasi yang tersedia.
Dalam pasar dengan volume kecil, probabilitas dapat bergerak tajam hanya karena beberapa transaksi. Karena itu, angka peluang seperti 2%, 4%, atau 18% harus dibaca sebagai sentimen pasar di platform tersebut, bukan indikator resmi stabilitas politik.
Kontroversi Bisa Terus Berlanjut
Munculnya pasar taruhan terkait masa jabatan Presiden Prabowo berpotensi memicu perdebatan lebih luas di Indonesia. Sebagian pihak mungkin melihatnya sebagai bentuk kebebasan prediksi berbasis pasar, sementara lainnya bisa menilai hal tersebut tidak etis karena menyangkut stabilitas politik nasional.
Di sisi lain, kasus ini menunjukkan bagaimana platform prediction market berbasis kripto semakin masuk ke isu-isu politik lokal. Dengan akses global dan mekanisme on-chain, peristiwa politik di satu negara dapat dengan cepat menjadi objek spekulasi internasional.
Polymarket dan Politik Indonesia Kini Bersinggungan
Ramainya pasar prediksi Prabowo di Polymarket menandai semakin dekatnya hubungan antara kripto, spekulasi, dan politik global. Bagi publik Indonesia, fenomena ini menjadi pengingat bahwa isu domestik kini dapat diperdagangkan dan diperdebatkan di platform global berbasis blockchain.
Namun, probabilitas yang muncul di Polymarket tetap perlu dibaca hati-hati. Selama tidak ada informasi resmi atau konsensus media kredibel mengenai perubahan status kepresidenan, pasar tersebut hanya mencerminkan spekulasi pengguna, bukan fakta politik.
Baca juga: Efek Trump, Hut8 Beli Token WLFI di Atas Harga Pasar
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
-
Event4 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi ke $77 Ribu, Terseret Tekanan Jual
-
Bitcoin News4 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $78 Ribu
-
Bitcoin News7 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound ke $81K, Bullish Kembali Menguat

