Altcoin News
HYPE Salip DOGE, Hyperliquid Masuk Top 10 Crypto
Hyperliquid (HYPE) resmi menyalip Dogecoin (DOGE) dari sisi kapitalisasi pasar dan masuk jajaran top 10 aset kripto terbesar.
Tim Research Tokocrypto mengungkapkan, selain derivatif, Hyperliquid juga mengembangkan HyperEVM untuk memperluas ekosistem DeFi.
Hyperliquid (HYPE) resmi menyalip Dogecoin (DOGE) dari sisi kapitalisasi pasar dan masuk jajaran top 10 aset kripto terbesar. Ini menjadi salah satu pergeseran penting di pasar 2026 karena token berbasis utilitas berhasil mengungguli meme coin besar.
Pada akhir Mei 2026, HYPE diperdagangkan di sekitar US$69 dengan market cap sekitar US$15,4 miliar hingga US$17 miliar, tergantung pergerakan intraday. Dalam beberapa momen, HYPE bahkan sempat naik ke peringkat 9.
Sementara itu, Dogecoin berada tepat di bawahnya di sekitar peringkat 11 dengan valuasi yang hampir sama.
Daftar Isi
HYPE Naik karena Utility dan Revenue
Dilaporkan BeInCrypto, Hyperliquid bukan hanya naik karena hype pasar. Platform ini adalah Layer-1 berperforma tinggi yang dioptimalkan untuk decentralized perpetual futures dan spot trading.
Hyperliquid menawarkan sub-second finality, on-chain central limit order book, dan gasless trading. Dengan fitur tersebut, platform ini mencoba menyaingi kecepatan centralized exchange, tetapi tetap membawa model on-chain.
Inilah yang membuat HYPE berbeda dari token meme seperti DOGE. Nilainya lebih banyak dikaitkan dengan penggunaan platform, volume trading, dan revenue.

Volume dan Revenue Jadi Kekuatan Utama
Hyperliquid telah memproses volume kumulatif hingga triliunan dolar dan menghasilkan lebih dari US$1,16 miliar revenue sejak diluncurkan.
Sebagian besar biaya trading dialirkan ke Assistance Fund yang digunakan untuk buyback dan burn HYPE secara berkelanjutan. Mekanisme ini menciptakan value accrual langsung ke token.
Model seperti ini membuat HYPE semakin menarik di pasar yang mulai mencari aset dengan cash flow, bukan hanya narasi komunitas.
Buyback Perkuat Tekanan Beli
Salah satu faktor terbesar di balik momentum HYPE adalah program buyback. Ketika revenue platform naik, dana buyback juga dapat meningkat.
Buyback menciptakan permintaan struktural terhadap token karena protokol terus membeli HYPE dari pasar. Jika volume trading tetap tinggi, mekanisme ini dapat membantu menopang harga.
Inilah alasan mengapa banyak analis melihat HYPE sebagai token dengan model ekonomi yang lebih kuat dibandingkan banyak aset kripto generasi sebelumnya.
HYPE Diuntungkan oleh Katalis Regulasi dan ETF
Momentum HYPE juga diperkuat oleh beberapa katalis terbaru. Salah satunya adalah persetujuan CFTC untuk regulated U.S. perps, yang memperkuat narasi bahwa Hyperliquid dapat masuk lebih jauh ke pasar derivatif yang lebih besar.
Selain itu, inflow ke produk spot ETF seperti Bitwise BHYP ikut menambah permintaan institusional terhadap HYPE.
Pertumbuhan user juga menjadi faktor penting, dengan jumlah address yang disebut telah melampaui 2 juta.
Baca Juga: Arthur Hayes Prediksi HYPE Bisa Tembus US$150 dan Kalahkan Solana

DOGE Tertinggal karena Minim Utility Baru
Dogecoin tetap menjadi salah satu meme coin terbesar dan memiliki komunitas kuat. Namun, dibandingkan HYPE, DOGE tidak memiliki value accrual berbasis revenue platform.
DOGE lebih banyak bergerak berdasarkan sentimen, komunitas, dan narasi Elon Musk. Sementara itu, HYPE memiliki hubungan langsung dengan aktivitas ekonomi di Hyperliquid.
Karena itu, flippening HYPE terhadap DOGE dapat dibaca sebagai tanda pasar mulai lebih menghargai token dengan penggunaan nyata dan pendapatan protokol.
Pergeseran Besar di Pasar 2026
Masuknya HYPE ke top 10 mencerminkan perubahan preferensi investor. Pasar tidak lagi hanya mengejar token dengan narasi besar, tetapi mulai menilai product-market fit, volume, fee generation, dan mekanisme buyback.
Ini menjadi sinyal bahwa crypto market semakin matang. Aset dengan utilitas nyata dan cash flow mulai mendapatkan premium valuasi lebih besar.
Jika tren ini berlanjut, ranking aset kripto ke depan bisa semakin banyak diisi oleh token yang memiliki revenue model jelas.
HyperEVM Bisa Jadi Katalis Berikutnya
Tim Research Tokocrypto mengungkapkan, selain derivatif, Hyperliquid juga mengembangkan HyperEVM untuk memperluas ekosistem DeFi. Jika HyperEVM berhasil menarik aplikasi, developer, dan likuiditas baru, HYPE bisa mendapat narasi tambahan di luar perpetual trading.
“Ekspansi ini penting karena akan menentukan apakah Hyperliquid hanya menjadi exchange derivatif besar, atau berkembang menjadi ekosistem DeFi yang lebih luas,” jelasnya.
Jika berhasil, HYPE dapat mempertahankan posisinya di top 10 lebih lama.
Risiko yang Perlu Dipantau
Meski momentum HYPE sangat kuat, risiko tetap ada. Harga sudah mendekati US$70 dan kapitalisasi pasar naik cepat, sehingga aksi ambil profit bisa muncul.
Selain itu, Hyperliquid bergerak di sektor derivatif, yang sangat sensitif terhadap regulasi. Jika pengawasan regulator meningkat, sentimen terhadap HYPE dapat berubah cepat.
HYPE juga perlu mempertahankan volume trading tinggi agar revenue dan buyback tetap kuat. Jika volume turun, narasi value accrual bisa melemah.
Baca Juga: Eks Co-Founder Multicoin Capital: Hyperliquid Salah Dalam Segala Hal!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Market7 days agoPrediksi Juara Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat dan Pemain yang Bersinar
-
Market5 days agoCrypto Makin Masuk ke Piala Dunia 2026, Meski Belum Jadi Sponsor
-
Event6 days agoTokocrypto Rayakan Bitcoin Pizza Day Lewat Roadshow 3 Kota
-
Market7 days agoPasar Kripto Hari Ini 26 Mei 2026: Sektor Altcoin Mulai Agresif

