Altcoin News
Sui Mainnet Kembali Online Setelah 3 Kali Outage Akibat Bug Upgrade
Sui Mainnet kembali beroperasi normal setelah mengalami tiga kali outage terpisah pada 28–29 Mei 2026.
Tim Research Tokocrypto menjelaskan setelah insiden, tim Sui menyebut tiga area utama yang akan diperkuat.
Sui Mainnet kembali beroperasi normal setelah mengalami tiga kali outage terpisah pada 28–29 Mei 2026. Ketiga gangguan tersebut berasal dari bug yang muncul setelah rilis software versi 1.72.
Selama outage, aktivitas jaringan sempat terhenti sementara validator berkoordinasi untuk menerapkan perbaikan. Tim Sui menyatakan tidak ada dana pengguna yang hilang dan tidak ada transaksi yang sudah terkonfirmasi dibatalkan.
Daftar Isi
Bug Pertama Terkait Gas Charging
Dilaporkan BeInCrypto, outage pertama terjadi pada Kamis sekitar pukul 07.00 PT dan berlangsung hingga sekitar 13.30 PT. Masalah muncul dari fitur baru dalam rilis 1.72 yang memungkinkan pengguna membayar biaya transaksi menggunakan address balances.
Bug terjadi ketika dua transaksi mencoba menggunakan balance dari alamat yang sama secara bersamaan, lalu salah satu transaksi dibatalkan. Meski transaksi sudah dibatalkan, sistem tetap mencoba menarik biaya gas.
Akibatnya, muncul kondisi saldo negatif yang tidak mungkin terjadi, lalu sistem crash dan jaringan berhenti.
Fix Sementara Picu Outage Kedua
Validator kemudian menerapkan perbaikan sementara agar jaringan cepat kembali aktif. Namun, tim mengakui fix tersebut masih memiliki edge case.
Masalah itu muncul pada Jumat pagi sekitar pukul 05.00 PT. Error code berbeda menimpa alasan pembatalan awal dan melewati guard yang seharusnya mencegah bug terjadi lagi.
Hal ini memicu outage kedua. Tim kemudian menerapkan perbaikan yang lebih lengkap sekitar pukul 08.30 PT.
Bug Ketiga Terjadi saat Epoch Change
Outage ketiga terjadi pada Jumat sekitar pukul 13.30 hingga 19.20 PT. Penyebabnya berbeda dari dua outage sebelumnya.
Setiap kali Sui masuk ke epoch baru, validator menjalankan proses setup untuk menghasilkan nilai acak bersama yang digunakan oleh jenis transaksi tertentu. Setelah validator restart untuk mengadopsi fix, jumlah validator yang ikut proses tersebut tidak cukup, sehingga proses randomness dinonaktifkan untuk epoch tersebut.
Namun, karena bug tersembunyi, status gagal tersebut tidak tersimpan ke disk. Saat validator restart lagi, mereka tidak mengingat bahwa setup sudah gagal dan terus menunggu hasil yang tidak akan pernah muncul.
Akibatnya, proses end-of-epoch macet dan jaringan berhenti untuk ketiga kalinya.
Baca juga: 5 Altcoin Potensial di Mei 2026, LINK-SUI Masuk Radar Trader
Dana Pengguna Tidak Terdampak
Sui Core Team menegaskan bahwa selama tiga insiden tersebut, dana pengguna tidak berada dalam risiko. Tidak ada transaksi yang sudah terkonfirmasi dibalik atau dibatalkan.
Pernyataan ini penting karena outage jaringan sering memicu kekhawatiran terhadap finality, keamanan dana, dan integritas ledger.
Meski begitu, tiga outage dalam dua hari tetap menjadi sinyal bahwa stabilitas software dan proses upgrade Sui perlu diperkuat.
Harga SUI Turun Tipis
Token SUI diperdagangkan di sekitar US$0,88 setelah insiden tersebut. Harga turun sekitar 2,57% dalam 24 jam, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$3,5 miliar dan berada di peringkat 32.
Penurunan ini tergolong moderat, tetapi sentimen pasar tetap dapat terpengaruh jika outage berulang pada upgrade berikutnya.

Tim Sui Siapkan Perbaikan Lanjutan
Tim Research Tokocrypto menjelaskan setelah insiden, tim Sui menyebut tiga area utama yang akan diperkuat. Pertama, meningkatkan ketahanan proses end-of-epoch agar bug serupa tidak menghentikan jaringan.
“Kedua, merombak logika gas charging agar lebih modular dan lebih mudah diuji. Ketiga, membangun failure containment agar satu input buruk tidak bisa menghentikan seluruh jaringan,” tuturny.
Langkah ini penting karena blockchain dengan throughput tinggi tetap harus membuktikan bahwa performa tidak mengorbankan reliability.
Outage Jadi Ujian Kepercayaan
Insiden ini terjadi setelah Sui sebelumnya membuat komitmen keamanan US$10 juta pasca-hack Cetus. Artinya, jaringan sudah berada di bawah pengawasan ketat dari komunitas dan investor.
Kecepatan pemulihan dan transparansi post-mortem bisa membantu meredakan kekhawatiran. Namun, kepercayaan pasar baru akan benar-benar pulih jika upgrade berikutnya berjalan tanpa gangguan serupa.
Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Altcoin Tersungkur Saat Bitcoin Memimpin
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Market7 days agoPrediksi Juara Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat dan Pemain yang Bersinar
-
Market5 days agoCrypto Makin Masuk ke Piala Dunia 2026, Meski Belum Jadi Sponsor
-
Event6 days agoTokocrypto Rayakan Bitcoin Pizza Day Lewat Roadshow 3 Kota
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 26 Mei 2026: Sektor Altcoin Mulai Agresif

