Market
Sektor RWA Tumbuh Diam-Diam, Holder Plume dan Solana Meningkat
Menurut Tim Research Tokocrypto, sebaran holder ini menunjukkan bahwa adopsi RWA semakin multi-chain.
Sektor ini tidak lagi hanya bergantung pada Ethereum atau satu ekosistem saja.
Sektor real-world assets (RWA) terus menunjukkan pertumbuhan meski tidak selalu menjadi narasi paling ramai di pasar kripto. Data terbaru menunjukkan pasar RWA on-chain telah melewati US$34 miliar.
Menurut RWA.xyz, distributed asset value berada di sekitar US$31,26 miliar, sementara represented asset value jauh lebih besar di US$361,90 miliar.
Meski nilai aset sempat sedikit menurun dalam 30 hari terakhir, jumlah holder justru terus bertambah. Ini menunjukkan bahwa adopsi pengguna masih berkembang meskipun valuasi pasar sedang cooling down.
Daftar Isi
Nilai Aset Turun, Tapi Holder Naik
Dilaporkan Coinedition, dalam 30 hari terakhir, distributed asset value turun 0,75%, sementara represented asset value turun 7,71%.
Namun, total asset holders naik 12,78% menjadi 849.273 holder.
Kontras ini penting. Artinya, nilai pasar RWA memang sedikit melemah, tetapi distribusi kepemilikan semakin luas. Lebih banyak wallet masuk ke sektor ini, meski nilai aset yang ditokenisasi belum bergerak naik agresif.

Holder RWA Naik 46% dalam Lima Bulan
Data RWA Foundation menunjukkan pertumbuhan holder yang lebih besar dalam jangka menengah. Jumlah holder naik dari 577.000 menjadi sekitar 845.000 dalam lima bulan, atau meningkat sekitar 46%.
Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa sektor RWA tidak hanya berkembang dari sisi nilai aset, tetapi juga dari sisi jumlah pengguna.
Dengan kata lain, RWA sedang tumbuh secara lebih organik, bukan hanya karena satu atau dua transaksi besar bernilai tinggi.
Plume Memimpin Jumlah Holder
Plume menjadi jaringan dengan jumlah holder RWA terbesar. Data menunjukkan Plume memiliki sekitar 251.997 holder, setara 29,8% dari total.
Ini menempatkan Plume sebagai salah satu ekosistem RWA paling aktif dari sisi distribusi pengguna.
Pertumbuhan Plume juga sejalan dengan narasi bahwa blockchain khusus RWA mulai menarik perhatian karena menawarkan infrastruktur yang lebih fokus untuk tokenisasi aset dunia nyata.
Baca juga: 3 Token RWA untuk Juni 2026: XLM Breakout, LINK Akumulasi
Solana Menempel Ketat
Solana berada di posisi kedua dengan 238.123 holder, atau 28,2% dari total holder RWA.
Angka ini menunjukkan bahwa Solana tidak hanya kuat di meme coin, DeFi, dan consumer apps, tetapi juga mulai mendapat tempat dalam sektor tokenized assets.
Dengan biaya rendah dan throughput tinggi, Solana memiliki keunggulan untuk distribusi aset RWA ke basis pengguna yang lebih luas.
Ethereum Masih Menjadi Pemain Besar
Ethereum menempati posisi ketiga dengan 193.165 holder RWA, atau 22,9% dari total.
Meskipun tidak berada di posisi pertama dari sisi jumlah holder, Ethereum tetap penting karena banyak infrastruktur tokenisasi, stablecoin, treasury token, dan DeFi institusional masih berbasis di jaringan ini.
BNB Chain mengikuti dengan 82.232 holder atau 9,7%. Sisanya tersebar di Polygon, Base, Stellar, dan jaringan lain.

RWA Tidak Lagi Bergantung pada Satu Chain
Menurut Tim Research Tokocrypto, sebaran holder ini menunjukkan bahwa adopsi RWA semakin multi-chain. Sektor ini tidak lagi hanya bergantung pada Ethereum atau satu ekosistem saja.
Plume, Solana, Ethereum, BNB Chain, Polygon, Base, dan Stellar semuanya mulai mengambil peran dalam distribusi tokenized assets.
Ini positif untuk pertumbuhan sektor karena RWA bisa menjangkau lebih banyak pengguna, aplikasi, dan model likuiditas.
Stablecoin Tetap Jadi Fondasi Utama
RWA.xyz juga mencatat total nilai stablecoin sekitar US$299,59 miliar, turun 1,44% dalam 30 hari. Namun, jumlah holder stablecoin naik 5,76% menjadi 262,01 juta.
Stablecoin memang sering dipisahkan dari chart distributed RWA, tetapi tetap menjadi fondasi penting bagi sektor tokenisasi.
Stablecoin menyediakan settlement, likuiditas, dan jalur dolar on-chain yang dibutuhkan untuk aktivitas keuangan berbasis aset dunia nyata.
Treasury Masih Jadi Kategori Terbesar
Dalam pasar RWA, U.S. Treasury debt masih menjadi kategori terbesar yang terlihat. Selain itu, ada komoditas, private credit, equities, dan aset tokenisasi lain yang membentuk lapisan pasar RWA.
Pertumbuhan paling cepat terlihat sejak akhir 2025 hingga 2026, ketika minat terhadap tokenized treasury, private credit, dan aset institusional mulai meningkat.
Namun, data terbaru menunjukkan sektor ini sedang memasuki fase jeda dari sisi nilai aset, meskipun pertumbuhan pengguna masih berjalan.
Baca juga: Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

