Bitcoin News
Opsi Bitcoin dan Ethereum Senilai US$10,63 Miliar Expire saat Pasar Cari Titik Bottom
Tim Research Tokocrypto mengatakan Ethereum menghadapi tekanan yang lebih dalam karena penurunan harganya lebih tajam dibanding Bitcoin.
Pasar crypto menghadapi salah satu expiry options terbesar pada kuartal ini. Sekitar US$10,63 miliar kontrak options Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) akan expire di Deribit pada Jumat.
Expiry ini terjadi ketika pasar masih bergerak melemah dan trader mencari area bottom baru.
Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$60.200 setelah turun 2% harian, sementara Ethereum berada di sekitar US$1.580 setelah melemah 4,43%.
Daftar Isi
BTC dan ETH Jauh di Bawah Max Pain
Dilaporkan BeInCrypto, kedua aset utama tersebut kini diperdagangkan jauh di bawah level max pain masing-masing.
Max pain Bitcoin berada di US$70.000, sementara Ethereum berada di US$2.000.
Max pain adalah level harga ketika jumlah options terbesar berakhir tidak bernilai. Namun, dalam kondisi saat ini, harga BTC dan ETH masih jauh di bawah area tersebut sehingga pasar tidak menunjukkan efek “pinning” yang kuat menjelang settlement.

Bitcoin Dominasi Nilai Options Expiry
Dari total US$10,63 miliar kontrak yang expire, sebagian besar berasal dari Bitcoin.
Nilai notional options BTC yang akan expire mencapai sekitar US$9,06 miliar, sementara Ethereum mencapai sekitar US$1,57 miliar.
Besarnya nilai expiry ini membuat pasar lebih sensitif terhadap perubahan positioning trader, terutama di sekitar level psikologis seperti US$60.000 untuk Bitcoin.
Put-to-Call Ratio Tunjukkan Sikap Hati-Hati
Secara jumlah, open interest masih lebih banyak berada di calls. Bitcoin memiliki 92.154 calls dan 57.652 puts, dengan put-to-call ratio 0,63.
Ethereum memiliki rasio yang lebih rendah, yaitu 0,50.
Namun, jumlah calls yang lebih besar tidak selalu berarti pasar bullish. Banyak posisi call kini berada jauh di atas harga saat ini, sehingga menjadi kurang relevan setelah BTC dan ETH turun tajam.
Puts Mulai Lebih Mahal dari Calls
Menurut Greeks.live, puts kini diperdagangkan dengan premium yang lebih tinggi dibanding calls di berbagai tenor utama.
Bitcoin 25-delta skew untuk kontrak jangka pendek berubah tajam ke wilayah negatif. Skew satu hari berada di -10,7%, tujuh hari di -11,3%, dan satu bulan di -9,6%.
Sementara itu, tenor yang lebih panjang terlihat lebih tenang, berada di sekitar -6% hingga -5%.

Trader Cari Proteksi Downside
Skew negatif menunjukkan permintaan yang kuat terhadap perlindungan downside.
Dengan kata lain, trader lebih banyak membayar untuk melindungi posisi dari potensi penurunan lanjutan dibanding mengejar kenaikan harga.
Kondisi ini mencerminkan sentimen pasar yang masih defensif, terutama karena Bitcoin dan Ethereum sama-sama berada di multi-month lows.
Negative Gamma di Area US$60.000–US$64.000
Greeks.live mencatat adanya negative gamma Bitcoin di area US$60.000 hingga US$64.000, tepat di rentang harga BTC saat ini.
Zona ini dapat membuat pergerakan harga menjadi lebih choppy menjelang expiry.
Sementara itu, positive gamma tersebar di area US$67.000 hingga US$82.000, dengan cluster di sekitar US$67.000, US$71.000, US$75.000, dan US$80.000.
Baca Juga: Bitcoin Turun Lagi, 21Shares Akui Siklus 4 Tahunan Masih Bertahan
Ethereum Lebih Tertekan
Tim Research Tokocrypto mengatakan Ethereum menghadapi tekanan yang lebih dalam karena penurunan harganya lebih tajam dibanding Bitcoin.
“Dengan ETH berada di sekitar US$1.580, harga kini jauh di bawah max pain US$2.000,” jelasnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa banyak posisi bullish ETH kemungkinan berada dalam tekanan besar menjelang settlement.
Sinyal Bottom Masih Belum Jelas
Expiry besar ini terjadi saat pasar crypto masih mencari titik bottom.
Beberapa analis memperkirakan penurunan belum selesai. Jiang Zhuoer, pendiri mining pool BTC.TOP, memprediksi Bitcoin dapat membentuk bottom di sekitar US$42.000 hingga US$44.000 pada akhir 2026.
Ia mengacu pada model siklus empat tahunan dan melihat potensi bottom sekitar akhir Oktober.
Arthur Hayes Lihat Risiko BTC ke US$40.000
BitMEX co-founder Arthur Hayes juga memperkirakan Bitcoin dapat turun ke sekitar US$40.000 dalam enam bulan ke depan.
Meski begitu, Hayes masih memiliki target akhir tahun di atas US$200.000.
Pandangan ini menunjukkan bahwa sebagian analis melihat potensi penurunan lebih dalam terlebih dahulu sebelum Bitcoin memasuki fase pemulihan besar.
Deribit Ingatkan Max Pain Tidak Selalu Menarik Harga
Deribit memperingatkan bahwa max pain tidak selalu menjadi magnet harga menjelang settlement.
Dalam beberapa quarterly expiry terakhir, efek pinning terhadap level max pain tidak selalu konsisten.
Karena itu, meskipun BTC dan ETH berada jauh di bawah max pain, pasar tidak bisa hanya mengandalkan metrik tersebut untuk memprediksi arah harga jangka pendek.
Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Altcoin Tersungkur Saat Bitcoin Memimpin
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event4 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Academy7 days agoRamai Pre-IPO Token Trading, Apa Maksudnya?
-
Academy5 days agoTebak-Tebakan Pertandingan Piala Dunia Berhadiah Rp1 Miliar! Gini Cara Ikutannya
-
Market6 days agoSiapa Itu ICEx? Bursa Kripto Berizin OJK dalam Ekosistem Aset Digital Indonesia

