Altcoin News
Hedera Diduga Kena Eksploitasi US$5,8 Juta, Harga HBAR Ikut Tertekan
Harga Hedera (HBAR) melemah lebih dari 2% setelah peneliti keamanan blockchain melaporkan dugaan eksploitasi.
Tim Research Tokocrypto mengatakan kasus Hedera ini menambah daftar insiden keamanan di industri kripto dalam beberapa pekan terakhir.
Harga Hedera (HBAR) melemah lebih dari 2% setelah peneliti keamanan blockchain melaporkan dugaan eksploitasi yang memindahkan aset senilai lebih dari US$5,8 juta dari jaringan Hedera ke Ethereum.
Menurut data crypto.news, HBAR diperdagangkan di sekitar US$0,069 saat laporan dugaan eksploitasi tersebut mencuat. Penurunan ini terjadi ketika pelaku pasar mulai mencermati pergerakan dana mencurigakan lintas jaringan.
Dana Dipindahkan dari Hedera ke Ethereum
Dilaporkan Crypto News, peneliti keamanan blockchain Specter melaporkan bahwa terduga pelaku telah memindahkan aset senilai lebih dari US$3,7 juta dari Hedera ke Ethereum sebelum melanjutkan transfer tambahan.
Dana tersebut disebut menyeberang ke Ethereum melalui LayerZero. Setelah itu, aset Wrapped Bitcoin (WBTC) yang diterima mulai ditukar menjadi Ether (ETH). Specter juga membagikan dua alamat wallet yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut.
Dalam perkembangan berikutnya, CryptoBull360 melaporkan nilai wallet tersebut meningkat menjadi sekitar US$5,8 juta. Data wallet yang dibagikan menunjukkan kepemilikan sekitar 3.203 ETH, yang mewakili hampir 80% portofolio, serta sekitar 20% dalam bentuk WBTC.
PeckShield Ikut Pantau Pergerakan Dana
Baca juga: Hedera (HBAR) Lampaui Performa Bitcoin di 2026? Ini Datanya!
Firma keamanan blockchain PeckShield juga melaporkan bahwa dugaan eksploitasi tersebut telah memindahkan sekitar US$5,25 juta dari mainnet Hedera ke Ethereum.
Menurut analisis PeckShield, wallet tersebut sempat memegang sekitar 2.360 ETH senilai kurang lebih US$4,25 juta dan 15,58 WBTC senilai sekitar US$1 juta. PeckShield juga menyebut wallet itu awalnya didanai dengan 1 ETH dari Tornado Cash berdasarkan riwayat transaksi on-chain.
Meski demikian, informasi tersebut hanya menunjukkan sumber awal pendanaan wallet dan belum mengidentifikasi siapa pihak yang mengendalikan alamat tersebut atau siapa yang melakukan dugaan eksploitasi.
Screenshot wallet yang dibagikan Specter dan PeckShield memperlihatkan sejumlah transfer masuk dalam waktu singkat sebelum aset dikonversi menjadi ETH.
Investigasi Masih Berlangsung
Hingga saat ini, belum ada identitas resmi pihak yang bertanggung jawab atas dugaan eksploitasi tersebut. Estimasi total kerugian juga masih dapat berubah karena peneliti keamanan terus memantau pergerakan dana di wallet terkait.
Pelaku pasar kini menunggu pernyataan resmi dari tim Hedera terkait dugaan insiden ini, termasuk langkah yang mungkin diambil untuk membatasi dampaknya.

Tim Research Tokocrypto mengatakan kasus Hedera ini menambah daftar insiden keamanan di industri kripto dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, Blockaid melaporkan adanya exploit aktif yang menargetkan Summer.fi dengan estimasi kerugian sekitar US$6 juta. Ctrl Wallet juga mengumumkan penutupan permanen setelah exploit yang memengaruhi sebagian wallet Cardano.
“Untuk saat ini, tekanan terhadap HBAR masih bergantung pada perkembangan investigasi dan respons resmi dari pihak Hedera. Jika tidak ada kepastian terkait skala kerugian dan penanganan insiden, sentimen terhadap HBAR berisiko tetap tertekan dalam jangka pendek,” pungkasnya.
Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Market7 days agoRWA Token Makin Panas di Juli 2026, Ini Aset yang Jadi Sorotan Pasar
-
Market5 days agoSinyal Kripto 6 Juli 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar
-
Market4 days agoTrump Sebut Dirinya Big Crypto Guy, Debat Etika Kripto di AS Makin Panas
-
Altcoin News6 days agoApa itu Open USD? Stablecoin yang Didukung Visa, Mastercard hingga Google

