Connect with us

Solana News

Harga Solana Turun ke US$76,91, Tekanan Pasar Altcoin Lemahkan Minat Investor

Sepanjang sesi perdagangan, harga Solana sempat menyentuh level tertinggi US$78,72, tetapi gagal mempertahankan momentum tersebut dan turun hingga menyentuh titik terendah harian di US$75,80

Tivan

Published

on

Solana (SOL) kembali diperdagangkan dalam zona merah pada sesi perdagangan hari ini.

Berdasarkan pantauan Tokocrypto pada Minggu (12/7), harga Solana berada di level US$76,91, turun sekitar 1,07% dalam 24 jam terakhir.

Sepanjang sesi perdagangan, harga Solana sempat menyentuh level tertinggi US$78,72, tetapi gagal mempertahankan momentum tersebut dan turun hingga menyentuh titik terendah harian di US$75,80.

Koreksi ini memperpanjang pelemahan mingguan Solana yang kini mencapai 4,6%.

Meski demikian, dalam periode 30 hari terakhir Solana masih membukukan kenaikan sekitar 14,82%, menunjukkan bahwa tren pemulihan jangka menengah belum sepenuhnya hilang.

Baca Juga: Harga Solana Meroket ke US$80,74, Meroket Hampir 20% dalam Sepekan

Tekanan Jual Muncul Setelah Gagal Menembus Resistensi

Salah satu penyebab utama pelemahan harga Solana hari ini adalah aksi ambil untung (profit taking) setelah harga gagal mempertahankan posisi di atas area US$78.

Dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, level tersebut menjadi zona resistensi yang cukup kuat.

Ketika harga tidak mampu menembusnya, sebagian trader memilih mengamankan keuntungan yang telah diperoleh selama reli beberapa pekan terakhir. Aksi jual ini kemudian mendorong harga kembali bergerak turun.

Fenomena seperti ini cukup umum terjadi pada aset kripto yang baru saja mencatat kenaikan signifikan dalam jangka pendek.

Sentimen Pasar Altcoin Masih Cenderung Hati-Hati

Selain faktor teknikal, pelemahan SOL juga dipengaruhi oleh kondisi pasar altcoin yang masih belum sepenuhnya pulih.

Meskipun Bitcoin dan Ethereum relatif stabil, arus modal ke aset kripto alternatif masih terbatas.

Investor cenderung mengambil pendekatan risk-off, yaitu mengurangi eksposur terhadap aset dengan volatilitas lebih tinggi sambil menunggu kepastian mengenai arah kebijakan moneter global dan perkembangan ekonomi makro.

Akibatnya, Solana yang dikenal sebagai salah satu altcoin dengan pergerakan harga cukup agresif menjadi lebih rentan terhadap tekanan jual ketika sentimen pasar melemah.

Volume Perdagangan Menurun

Faktor lain yang turut membebani harga adalah penurunan aktivitas perdagangan.

Volume transaksi SOL selama 24 jam terakhir tercatat sekitar US$1,60 miliar, lebih rendah dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Penurunan volume menunjukkan bahwa minat investor untuk melakukan transaksi mulai berkurang.

Dalam kondisi seperti ini, kenaikan harga menjadi lebih sulit dipertahankan karena tidak didukung oleh aliran dana baru yang cukup besar.

Likuiditas yang lebih rendah juga membuat harga lebih sensitif terhadap aksi jual, sehingga koreksi dapat terjadi lebih cepat meskipun tidak ada sentimen negatif yang spesifik terhadap jaringan Solana.

Fundamental Solana Masih Tetap Kuat

Di balik pelemahan harga, fundamental Solana masih menunjukkan kondisi yang relatif sehat.

Aktivitas jaringan tetap tinggi, didukung oleh pertumbuhan ekosistem decentralized finance (DeFi), aplikasi berbasis blockchain, proyek tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA), serta penggunaan stablecoin yang terus meningkat.

Dengan kata lain, penurunan harga saat ini lebih dipengaruhi oleh dinamika pasar dan sentimen investor dibandingkan adanya penurunan performa jaringan Solana itu sendiri.

Kapitalisasi Pasar Bertahan di Kisaran US$45 Miliar

Saat ini Solana masih menempati peringkat ketujuh aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

Nilainya mencapai sekitar US$44,74 miliar, dengan volume perdagangan harian sekitar US$1,60 miliar.

Jumlah pasokan yang beredar tercatat sebanyak 582,16 juta SOL, sementara valuasi fully diluted market capitalization berada di kisaran US$48,42 miliar.

Baca Juga: Reli Diperpanjang, Harga Solana Hari Ini Naik 2% ke Area US$74

Level US$75 Menjadi Support Penting

Secara teknikal, area US$75 kini menjadi level support utama yang perlu diperhatikan investor.

Selama harga Solana mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang rebound menuju US$78 hingga US$80 masih terbuka.

Namun, jika tekanan jual semakin besar dan volume perdagangan tidak mengalami peningkatan, SOL berpotensi melanjutkan koreksi menuju area US$72–73.

Dalam jangka pendek, arah pergerakan Solana akan sangat dipengaruhi oleh kembalinya minat beli di pasar altcoin.

Jika sentimen pasar membaik dan volume transaksi meningkat, SOL memiliki peluang untuk kembali melanjutkan tren pemulihan.

Sebaliknya, apabila investor masih memilih bersikap defensif, tekanan terhadap harga diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending