Connect with us

Altcoin News

HYPE Tertekan di Bawah US$54, Support US$48 Jadi Ujian Berikutnya

Tim Research Tokocrypto mengatakan meski masih memiliki kapitalisasi pasar bernilai miliaran dolar, HYPE terus melanjutkan koreksi.

Tivan

Published

on

Hyperliquid

Harga Hyperliquid (HYPE) masih berada dalam tekanan setelah gagal mempertahankan support penting di area US$54. Pada saat penulisan, HYPE diperdagangkan di sekitar US$52,06, turun hampir 1%, dengan volume perdagangan harian yang masih relatif lemah di sekitar 26.970 HYPE.

Tim Research Tokocrypto mengatakan meski masih memiliki kapitalisasi pasar bernilai miliaran dolar, HYPE terus melanjutkan koreksi setelah kehilangan area support yang sebelumnya menjadi zona demand kuat. Kondisi ini membuat sentimen pasar bergeser ke arah bearish.

“Tekanan terbaru muncul setelah HYPE membentuk pola triple top di sekitar resistance US$72. Pola tersebut kemudian memicu rangkaian lower high dan lower low pada grafik harian, yang menandakan melemahnya kontrol pembeli,” ujarnya.

Kini, perhatian pasar tertuju pada support US$48. Level ini menjadi area penting yang dapat menentukan apakah HYPE mampu menahan koreksi atau justru melanjutkan penurunan lebih dalam.

HYPE Kehilangan Support Penting

Dilaporkan Coinpedia, penolakan berulang di area US$72 menunjukkan adanya tekanan suplai yang kuat. Setelah gagal menembus resistance tersebut, HYPE mulai membentuk struktur bearish dengan penurunan bertahap.

Pelemahan semakin terlihat setelah harga turun di bawah support US$54. Level ini sebelumnya menjadi area permintaan penting selama reli pada Juni. Kehilangan level tersebut membuat struktur teknikal HYPE semakin rapuh.

Selama harga masih bergerak di bawah US$54, seller masih cenderung memegang kendali dalam jangka pendek. Untuk mengubah arah momentum, HYPE perlu merebut kembali zona US$54 hingga US$55.

Jika zona tersebut berhasil ditembus dan dipertahankan, peluang pemulihan menuju US$60 dapat kembali terbuka. Namun, jika pembeli gagal mendorong harga kembali ke atas area tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut.

Baca juga: HYPE Turun di Bawah US$60, Institusi Unstake Token Senilai US$291 Juta

Indikator Teknis Masih Lemah

Sejumlah indikator menunjukkan bahwa tekanan jual masih dominan. On-Balance Volume atau OBV terus bergerak turun, menandakan aktivitas jual lebih kuat dibanding minat beli dalam beberapa pekan terakhir.

RSI juga turun ke bawah area netral, mencerminkan melemahnya momentum harga. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa HYPE masih berada dalam fase koreksi.

Di pasar derivatif, open interest kembali naik ke sekitar 3,88 juta saat harga masih bergerak turun. Kenaikan open interest dalam kondisi harga melemah biasanya menunjukkan adanya posisi baru yang masuk ke pasar, bukan sekadar trader lama yang keluar.

Hal ini dapat mengindikasikan meningkatnya partisipasi bearish. Jika open interest terus naik sementara HYPE tetap berada di bawah support yang telah berubah menjadi resistance, seller berpotensi mempertahankan tekanan dalam jangka pendek.

Namun, aggregated funding rate masih sedikit positif di sekitar 0,006%. Ini menunjukkan posisi long masih membayar posisi short, meski harga sedang terkoreksi.

Funding rate yang masih positif juga berarti posisi bullish belum sepenuhnya keluar dari pasar. Jika HYPE gagal pulih di atas US$54, posisi long dengan leverage dapat semakin tertekan dan meningkatkan risiko penurunan lanjutan.

Support US$48 Jadi Level Kunci

Untuk saat ini, support US$48 menjadi level terpenting yang perlu dipantau. Jika pembeli mampu mempertahankan area tersebut, HYPE berpeluang membentuk stabilisasi jangka pendek dan mencoba kembali ke area US$54.

Dalam skenario bullish, HYPE perlu merebut kembali resistance US$54 hingga US$55. Penembusan yang berkelanjutan di atas zona tersebut dapat membatalkan breakdown terbaru dan membuka peluang rebound menuju US$60.

Jika tekanan beli semakin kuat, resistance utama berikutnya berada di sekitar US$72, area yang sebelumnya membentuk triple top.

Namun, skenario bearish masih lebih dominan selama HYPE bergerak di bawah US$54. Jika harga menembus support US$48 secara meyakinkan, tekanan jual dapat meningkat dan membuka jalan menuju zona demand US$42 hingga US$44.

Dengan struktur harga yang masih melemah, HYPE kini berada di fase krusial. Pembeli perlu segera mempertahankan US$48 untuk mencegah koreksi lebih dalam.

Jika level ini gagal bertahan, HYPE berisiko melanjutkan tren turun. Sebaliknya, jika pembeli mampu menahan support dan merebut kembali US$54, peluang pemulihan jangka pendek dapat kembali terbuka.

Baca juga: Metaplanet Bangun Venture Firm Fokus Ekosistem Bitcoin


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending