Connect with us

Altcoin News

Viction Melonjak 73% Usai Kabar Delisting Binance, Reli VIC Dinilai Sangat Berisiko

Tim Research Tokocrypto mengungkap kenaikan besar tersebut terjadi setelah Binance mengumumkan rencana delisting Viction bersama lima token lain pada 17 Agustus 2026.

Tivan

Published

on

Viction (VIC)

Harga Viction (VIC) mencatat lonjakan tajam dalam 24 jam terakhir. Token ini naik 73,76% ke level US$0,0473, jauh mengungguli pasar kripto yang secara umum bergerak datar.

Tim Research Tokocrypto mengungkap kenaikan besar tersebut terjadi setelah Binance mengumumkan rencana delisting Viction bersama lima token lain pada 17 Agustus 2026.

“Awalnya, kabar tersebut memicu aksi jual tajam. Namun, harga VIC kemudian berbalik naik lebih dari 130% dari level terendahnya,” jelasnya.

Pergerakan ini menunjukkan adanya volatilitas ekstrem yang kemungkinan besar dipicu oleh oversold bounce dan short squeeze, bukan karena perbaikan fundamental proyek.

Delisting Binance Picu Volatilitas Ekstrem

Pengumuman delisting dari exchange besar seperti Binance biasanya menjadi sentimen negatif bagi token karena dapat mengurangi likuiditas, akses perdagangan, dan kepercayaan pasar. Hal ini juga terjadi pada VIC, yang sempat mengalami tekanan jual kuat setelah kabar tersebut muncul.

Namun, setelah aksi jual awal, harga justru berbalik naik tajam. Lonjakan ini mengindikasikan adanya reaksi spekulatif dari trader yang mencoba memanfaatkan kondisi oversold.

Pergerakan harga Viction (VIC/USDT) pada Selasa, 4 Agustus 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Viction (VIC/USDT) pada Selasa, 4 Agustus 2026. Sumber: Tokocrypto.

Volume perdagangan VIC juga melonjak 1.137%, menandakan masuknya aktivitas trading besar dalam waktu singkat. Lonjakan volume ini memperkuat dugaan bahwa reli didorong oleh aksi spekulatif, short covering, dan momentum chasing.

Dalam kondisi seperti ini, trader yang sebelumnya membuka posisi short dapat terpaksa menutup posisinya ketika harga naik cepat. Proses tersebut dapat menciptakan tekanan beli tambahan dan mempercepat kenaikan harga.

Namun, reli berbasis short squeeze biasanya sangat rapuh. Jika volume mulai melemah atau minat beli baru tidak berlanjut, harga dapat berbalik turun dengan cepat.

Baca juga: Biconomy Melonjak 29%, Volume Trading Naik 2.662% di Tengah Rotasi Altcoin

Belum Ada Katalis Fundamental Baru

Dalam data yang tersedia di CoinMarketCap, belum terlihat katalis positif lain yang dapat menjelaskan lonjakan VIC. Tidak ada informasi mengenai kemitraan baru, upgrade jaringan, perkembangan ekosistem, atau rotasi sektor tertentu yang menjadi pendorong sekunder.

Karena itu, kenaikan VIC lebih tepat dibaca sebagai reaksi pasar terhadap berita delisting Binance. Reli ini bukan tanda adanya peningkatan nilai fundamental, melainkan respons teknikal dan sentimen terhadap volatilitas ekstrem.

Hal ini membuat risiko perdagangan VIC tetap tinggi. Semakin dekat tanggal delisting pada 17 Agustus, tekanan likuiditas dapat kembali meningkat karena sebagian pelaku pasar mungkin memilih keluar sebelum akses perdagangan di Binance dihentikan.

Investor juga perlu memperhatikan bahwa reli kuat setelah kabar negatif tidak selalu berarti sentimen telah berubah positif. Dalam banyak kasus, pergerakan seperti ini hanya menjadi rebound sementara sebelum harga kembali mengikuti tekanan utama.

Support US$0,0389 Jadi Level Kunci

Secara teknikal, VIC kini berada dalam kondisi overextended. RSI 14 hari berada di sekitar 78, yang menunjukkan harga sudah masuk area overbought.

Harga saat ini juga berada di dekat level Fibonacci retracement 38,2% di sekitar US$0,0473. Jika tekanan beli masih berlanjut, VIC berpeluang menguji resistance berikutnya di area US$0,0525, yang sejalan dengan level Fibonacci 23,6%.

Namun, untuk menjaga momentum, VIC perlu bertahan di atas support penting US$0,0389. Level ini menjadi area Fibonacci 61,8% dan dapat menjadi penentu apakah rebound masih valid atau mulai melemah.

Jika VIC mampu berkonsolidasi di atas US$0,0389, peluang retest ke US$0,0525 masih terbuka. Namun, jika harga turun dan ditutup di bawah level tersebut, reli terbaru dapat dianggap gagal.

Dalam skenario bearish, penurunan di bawah US$0,0389 dapat membuka jalan menuju support berikutnya di sekitar US$0,0330. Risiko ini menjadi semakin relevan karena tanggal delisting Binance semakin dekat.

Untuk saat ini, outlook VIC masih bullish secara momentum, tetapi sangat overextended dan berisiko tinggi. Kenaikan 73% dalam 24 jam menunjukkan minat spekulatif yang kuat, tetapi reli tersebut belum didukung katalis fundamental baru.

Kunci berikutnya adalah apakah VIC mampu mempertahankan support US$0,0389 dan menjaga volume tetap tinggi. Jika volume tiba-tiba turun, short squeeze berpotensi berakhir dan harga dapat mengalami koreksi cepat menjelang delisting pada 17 Agustus.

Baca juga: Metaplanet Bangun Venture Firm Fokus Ekosistem Bitcoin


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending