Connect with us

Bitcoin News

Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Jual Muncul Setelah Gagal Pertahankan Level $80.000

Analisa harga BTC hari ini menyoroti Bitcoin yang kembali terpaska kehilangan pijakan di level psikologis $80.000.

Tivan

Published

on

Bitcoin

Analisa harga BTC hari ini menyoroti Bitcoin yang kembali terpaska kehilangan pijakan di level psikologis $80.000.

Setelah sempat menyentuh area $80.530 dalam perdagangan 24 jam terakhir, BTC justru berbalik melemah dan kini bergerak di bawah level tersebut.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa pembeli masih belum cukup kuat untuk mempertahankan Bitcoin di atas salah satu level penting dalam tren jangka pendek.

Berdasarkan data pasar terbaru, harga Bitcoin berada di $79.604,88, turun sekitar 0,51 persen dalam 24 jam.

BTC bergerak dalam rentang $79.327,50 hingga $80.530,65, memperlihatkan adanya tekanan jual setelah harga mendekati area $80.500.

Kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai sekitar $1,598 triliun, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $21,20 miliar. Sementara itu, performa Bitcoin dalam tujuh hari masih positif dengan kenaikan 2,57 persen.

Artinya, pelemahan hari ini belum serta-merta mengubah tren jangka pendek. Namun, kegagalan mempertahankan area $80.000 membuat pasar kembali berhati-hati.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Melonjak 7,47%, Bitcoim Dekati Zona $70.000

Gagal Bertahan di Atas $80.000

Level $80.000 menjadi pusat perhatian dalam pergerakan Bitcoin kali ini. BTC sempat naik hingga $80.530,65, tetapi momentum tersebut tidak bertahan lama.

Ketika harga gagal melanjutkan kenaikan setelah menyentuh area resistance, trader jangka pendek biasanya mulai mengamankan keuntungan. Kondisi tersebut dapat memunculkan tekanan jual yang membuat harga kembali turun menuju area support terdekat.

Pelemahan sebesar 0,51 persen juga relatif kecil jika dibandingkan dengan reli Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam 30 hari, BTC masih mencatat kenaikan 22,48 persen, sedangkan dalam 60 hari naik 28,48 persen.

Dengan demikian, penurunan saat ini lebih terlihat sebagai koreksi setelah reli daripada sinyal bahwa Bitcoin sudah memasuki tren bearish baru.

Aksi Ambil Untung Mulai Menekan BTC

Salah satu faktor yang kemungkinan besar berkontribusi terhadap penurunan Bitcoin adalah aksi ambil untung.

Kenaikan lebih dari 22 persen dalam sebulan memberikan ruang keuntungan yang cukup besar bagi investor yang masuk pada harga lebih rendah.

Ketika Bitcoin mendekati $80.000 dan sempat mencapai $80.530, sebagian pelaku pasar kemungkinan memilih merealisasikan keuntungan.

Tekanan seperti ini lazim terjadi setelah sebuah aset mengalami reli. Investor tidak harus menunggu perubahan fundamental untuk menjual sebagian kepemilikannya.

Cukup dengan adanya kenaikan signifikan, area resistance dapat menjadi titik bagi trader untuk mengurangi posisi.

Hal tersebut membantu menjelaskan mengapa BTC sempat menanjak tetapi kemudian kembali berada di bawah $80.000.

Momentum Mingguan Masih Positif

Meski mengalami penurunan hari ini, Bitcoin belum kehilangan seluruh momentum positifnya.

Dalam tujuh hari terakhir, BTC masih menguat 2,57 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa permintaan belum sepenuhnya menghilang meskipun terjadi koreksi dalam 24 jam terakhir.

Bahkan dalam periode 90 hari, Bitcoin telah naik sekitar 26,75 persen. Kondisi ini membuat penurunan harian saat ini perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas.

Jika BTC mampu bertahan di atas support dan kembali mendapatkan volume pembelian, koreksi tersebut berpotensi menjadi jeda sebelum melanjutkan tren kenaikan.

Sebaliknya, apabila tekanan jual semakin besar dan harga terus membuat posisi terendah baru, struktur jangka pendek bisa mulai berubah.

Volume Perdagangan Belum Menunjukkan Kepanikan

Volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam berada di sekitar $21,20 miliar menurut catatan Tokocrypto pada Senin (7/9).

Angka tersebut cukup besar untuk menunjukkan aktivitas pasar yang aktif, tetapi pergerakan harga hari ini belum memperlihatkan karakteristik aksi jual panik.

Rentang harga antara $79.327,50 hingga $80.530,65 juga menunjukkan bahwa Bitcoin masih bergerak dalam area yang relatif terbatas.

Situasi tersebut memperkuat kemungkinan bahwa penurunan saat ini lebih berkaitan dengan konsolidasi dan profit taking daripada keluarnya modal secara besar-besaran dari pasar Bitcoin.

Namun, volume tetap menjadi indikator penting untuk beberapa sesi berikutnya. Jika penurunan harga disertai lonjakan volume jual, tekanan bearish akan menjadi lebih kuat.

$79.300 Jadi Area yang Perlu Dipertahankan

Dari sisi pergerakan harga, area $79.300 menjadi support jangka pendek yang menarik untuk diperhatikan karena berdekatan dengan titik terendah 24 jam di $79.327,50.

Selama Bitcoin mampu bertahan di sekitar area tersebut, koreksi masih dapat dianggap sebagai bagian dari konsolidasi.

Jika pembeli kembali masuk dan mendorong BTC melewati $80.000, peluang untuk menguji kembali area $80.500 akan terbuka.

Penembusan level tersebut dapat menjadi sinyal bahwa momentum bullish mulai kembali menguat.

Namun, jika Bitcoin justru kehilangan area $79.300, tekanan jual berpotensi semakin besar dan pasar akan mencari support berikutnya di level yang lebih rendah.

Mengapa Harga Bitcoin Turun Hari Ini?

Penurunan harga Bitcoin hari ini terutama dipengaruhi oleh aksi ambil untung setelah reli kuat dan kegagalan BTC mempertahankan level $80.000.

Bitcoin sempat menyentuh $80.530,65, tetapi tidak mampu mempertahankan momentum tersebut.

Kondisi itu memberikan peluang bagi trader untuk merealisasikan keuntungan, terutama setelah BTC mencatat kenaikan lebih dari 22 persen dalam 30 hari.

Pada saat yang sama, belum terlihat indikasi bahwa pasar sedang mengalami aksi jual ekstrem. Volume perdagangan masih berada di sekitar $21,20 miliar dan penurunan harian hanya sekitar 0,51 persen.

Dengan kata lain, tekanan yang terjadi saat ini lebih tepat disebut sebagai pendinginan momentum setelah kenaikan panjang.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 1,8% ke $77.182, Tekanan Jual Menguat

Bitcoin Masih Punya Ruang untuk Pulih

Berdasarkan alanisa harga BTC hari ini, Bitcoin berada dalam fase yang cukup krusial.

Level $80.000 menjadi batas psikologis yang harus direbut kembali, sedangkan area sekitar $79.300 menjadi pertahanan awal apabila tekanan jual berlanjut.

Selama BTC mampu mempertahankan support tersebut, peluang untuk kembali menguji $80.000 masih terbuka.

Bahkan, penembusan kembali ke atas $80.500 dapat menghidupkan momentum bullish dan menghapus sebagian tekanan dari aksi ambil untung.

Sebaliknya, penurunan di bawah $79.300 dengan volume tinggi akan menjadi sinyal yang patut diwaspadai karena dapat menunjukkan bahwa koreksi mulai berkembang menjadi lebih dalam.

Untuk saat ini, pelemahan Bitcoin sebesar 0,51 persen belum cukup untuk mengubah tren jangka pendek yang masih positif. Investor justru perlu melihat bagaimana BTC bereaksi setelah kehilangan sementara level $80.000.

Pertanyaan terbesar pasar kini bukan sekadar apakah Bitcoin turun hari ini, tetapi apakah BTC mampu merebut kembali $80.000 sebelum tekanan jual berkembang menjadi koreksi yang lebih besar?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending