Academy
Apa Itu $TSLA, Saham dari Tesla?
Jika kamu tau Elon Musk, maka kamu pasti tidak asing dengna perusahaan miliknya yang berfokus pada mobil listrik, energi terbarukan dan hal-hal yang serba futuristik.
Perusahaan ini dikenal lewat lini kendaraan seperti Cybertruck dan eksposurnya terhadap Bitcoin (BTC) sebagai bagian dari strategi diversifikasi kasnya.
Yap, bentul! Saham tersebut merupakan Tesla dengan kode tickers saham $TSLA. Di Tokocrypto, kamu bisa mendapatkan eksposur terhadap saham Tesla lewat tokenized stock TSLAB.
Yuk, kenali lebih dalam tentang Tesla (TSLA)!
Daftar Isi
Apa Itu Saham TSLA?
TSLA merupakan kode ticker untuk Tesla, Inc. di Nasdaq, salah satu perusahaan paling berpengaruh di dunia teknologi dan otomotif modern.
Tesla dikenal sebagai pionir kendaraan listrik (EV) yang tidak hanya menjual mobil, tetapi juga membangun ekosistem energi terbarukan yang terintegrasi, mulai dari baterai rumah tangga hingga sistem penyimpanan energi skala utilitas.
Tesla merancang, memproduksi, dan menjual kendaraan listrik, serta mengembangkan produk energi seperti Powerwall untuk rumah dan Megapack untuk kebutuhan industri.
Di luar bisnis utamanya, Tesla juga menjadi salah satu perusahaan publik yang menyimpan Bitcoin sebagai bagian dari asetnya.
Berkantor pusat di Austin, Texas, Tesla dipimpin oleh Elon Musk, figur yang sering menjadi katalis utama bagi arah harga saham dan sentimen pasar global dan pasar kripto.
Di mata investor, TSLA bukan sekadar saham otomotif, melainkan representasi dari inovasi lintas industri yang menggabungkan teknologi, energi, dan kecerdasan buatan dalam satu visi besar menuju masa depan berkelanjutan.
Baca juga: Rahasia SpaceX yang Baru IPO: Punya 18.712 Bitcoin, Lebih Banyak dari Tesla!
Bagaimana Sejarah Tesla?
Tesla, Inc. didirikan pada tahun 2003 di California, awalnya bernama Tesla Motors dengan misi besar mempercepat transisi dunia menuju energi berkelanjutan melalui kendaraan listrik.
Nama perusahaan diambil dari Nikola Tesla, ilmuwan sekaligus penemu yang menjadi simbol inovasi listrik modern. Awalnya, Tesla dikenal lewat Roadster, mobil sport listrik yang membuktikan bahwa kendaraan listrik bisa cepat dan menarik.

Setelah produk tersebut sukses, barulah Tesla bagi lini produk mereka ke jenjang lebih luas, melalui Model S (sedan premium), Model X (SUV), Model 3 (mobil mass‑market), dan Model Y (crossover).
Di sisi energi, Tesla mengembangkan Powerwall untuk rumah tangga dan Megapack untuk membawa visi energi bersih ke tingkat ekosistem.
Pada tahun 2010, Tesla resmi go public di Nasdaq dengan ticker TSLA, menandai langkah penting dari startup ambisius menjadi perusahaan publik global.
Kini, kantor pusatnya berada di Austin, Texas, dengan di bawah kepemimpinan Elon Musk, Tesla terus memperluas cakupan bisnisnya ke AI, robotika, dan energi terintegrasi. Menjadikannya lebih dari sekadar produsen mobil listrik, melainkan pionir ekosistem teknologi masa depan.
Baca juga: Apa Itu $AMD, Saham dari Advanced Micro Devices?
Apa Saja Bisnis dan Produk Utama Tesla?
Bukan hanya sebagai produsen mobil listrik, Tesla juga mengembangkan berbagai produk yang menjadi fokus utama mereka. Dalam 2025 Proxy Statement, Tesla menyebut fokus pengembangan ke depan mereka mencakup kendaraan, Full Self-Driving (FSD), Robotaxi, dan AI Robots (Bots).
Supaya lebih jelas, berikut beberapa bisnis dan produk utamanya:
Passenger Vehicles (Mobil Penumpang)
Bisnis kendaraan listrik masih menjadi salah satu fondasi utama Tesla. Perusahaan mengembangkan berbagai model kendaraan untuk kebutuhan penumpang maupun transportasi komersial.
Lini kendaraan Tesla mencakup Model 3, Model Y, Model S, Model X, Cybertruck, dan Tesla Semi. Tesla juga melihat jumlah kendaraan yang telah beroperasi di jalan sebagai bagian penting dari pengembangan ekosistem autonomous driving dan mobilitasnya.
Dalam 2025 Proxy Statement, Tesla menetapkan target untuk meningkatkan jumlah kendaraan yang telah dikirim dari sekitar 8 juta menjadi 20 juta kendaraan sebagai salah satu Product Goal perusahaan.
Full Self-Driving (FSD)
Selain kendaraan, Tesla mengembangkan Full Self-Driving (FSD) sebagai lini produk berbasis software. FSD dirancang untuk meningkatkan kemampuan kendaraan dalam menjalankan berbagai fungsi berkendara dengan bantuan teknologi autonomous driving.
Tesla memonetisasi FSD melalui pembelian satu kali maupun subscription. Dalam dokumen SEC, Tesla juga melihat FSD sebagai teknologi yang dapat menciptakan nilai melalui tiga jalur, yakni meningkatkan nilai kendaraan, menghasilkan pendapatan dari software, serta menjadi fondasi bagi pengembangan Robotaxi dan AI Bots.
Tesla menetapkan target 10 juta active FSD subscriptions sebagai salah satu sasaran dalam Product Goals-nya.
Robotaxi

Robotaxi merupakan lini yang berbeda dari bisnis penjualan kendaraan Tesla. Jika kendaraan listrik merupakan produknya, Robotaxi merupakan layanan transportasi berbasis autonomous driving yang dirancang untuk beroperasi tanpa pengemudi manusia di dalam kendaraan.
Tesla melihat Robotaxi sebagai peluang untuk membangun bisnis ride-hailing berbasis autonomous driving. Dalam konsep yang dijelaskan Tesla, jaringan ini dapat melibatkan kendaraan Tesla milik perusahaan maupun kendaraan milik pelanggan yang digunakan dalam jaringan Robotaxi.
Tesla menetapkan target 1 juta Robotaxi dalam operasi komersial sebagai salah satu Product Goal.

Salah satu kendaraan yang dikembangkan untuk mendukung bisnis ini adalah Cybercab, kendaraan yang dirancang khusus untuk layanan autonomous ride-hailing. Sinkatnya Cybercab merupakan salah kendaraan satu untuk Robotaxi, sedangkan Robotaxi mengacu pada layanan dan ekosistem transportasinya.
AI Robots atau Bots
Tesla juga mengembangkan AI Robots, yang dalam dokumen perusahaan disebut sebagai Bots. Produk yang paling dikenal dari lini ini adalah Optimus, robot humanoid yang dikembangkan menggunakan teknologi AI dan autonomous systems Tesla.

Tesla mendefinisikan Bots sebagai robot atau produk fisik lain yang memiliki kemampuan mobilitas dan menggunakan artificial intelligence. Pengembangannya ditujukan untuk berbagai kemungkinan penggunaan, termasuk aplikasi komersial dan rumah tangga.
Tesla menetapkan target 1 juta Bots delivered sebagai salah satu Product Goal. Namun, dibandingkan bisnis kendaraan dan energi, lini robot masih berada pada tahap pengembangan.
Energy Generation and Storage
Di luar empat lini produk yang menjadi fokus transformasi Tesla, perusahaan juga memiliki bisnis Energy Generation and Storage.
Produk utamanya mencakup Megapack untuk penyimpanan energi skala besar dan Powerwall untuk penyimpanan energi di rumah. Tesla juga menyediakan produk energi surya seperti Solar Panels dan Solar Roof.
Bisnis energi melengkapi ekosistem Tesla dengan menghubungkan pembangkit energi, penyimpanan, dan penggunaan listrik dalam satu rangkaian produk.
Charging dan Layanan Pendukung
Tesla juga memiliki berbagai layanan yang mendukung ekosistem kendaraan, mulai dari Supercharger, servis kendaraan, suku cadang, asuransi, pembiayaan, leasing, hingga layanan digital.
Jaringan Supercharger menjadi bagian penting dari pengalaman menggunakan kendaraan Tesla, sementara layanan servis dan purnajual membantu mempertahankan hubungan Tesla dengan pemilik kendaraan setelah pembelian.
Baca juga: TSLAB Masuk DeFi, Saham Tokenisasi Tesla Mulai Punya Fungsi sebagai Agunan
Bagaimana Kinerja Tesla Terbaru?
Menurut Tesla Q2 2026 Update, Tesla mencatat revenue sekitar US$28,24 miliar, tumbuh 26% secara tahunan, dengan pengiriman kendaraan mencapai 480.126 unit, ini merupakan rekor tertinggi untuk kuartal kedua.
Di sisi laba, GAAP net income tercatat US$1,11 miliar atau EPS dilutif US$0,32, sementara operating income berada di kisaran US$398 juta dengan margin operasional 1,4%.
Namun, beban operasional (opex) meningkat tajam sekitar 47% YoY, dan free cash flow tercatat negatif US$1,09 miliar akibat belanja modal (capex) yang tinggi untuk ekspansi pabrik dan pengembangan produk baru.
Meski demikian, Tesla masih memiliki posisi kas dan investasi jangka pendek sekitar US$43,5 miliar, menandakan likuiditas yang kuat di tengah tekanan margin.
Tesla juga mencatat digital assets sekitar US$674 juta pada akhir Q2 2026, yang mencerminkan kepemilikan aset digital perusahaan, seperti Bitcoin.
Baca juga: Apa Itu EWY, ETF iShares MSCI Korea Selatan?
Saham Tokenized Tesla (TSLAB) Bisa Dibeli di Tokocrypto

Buat kamu yang ingin memiliki eksposur terhadap saham TSLA, sekarang kamu bisa mendapatkannya dengan mudah melalui versi tokenized stock, TSLAB, yang sudah tersedia di Tokocrypto.
TSLAB merupakan tokenized stock yang memberikan eksposur terhadap saham Tesla dan didukung saham asli dengan rasio 1:1.
Selain itu, pasar tokenized stock ini buka 24/7, dan kamu juga masih bisa mendapatkan dividen dari tokenized stock yang kamu miliki jika perusahaan tersebut membagikan dividen, lho!
Dapatkan eksposur ke saham Tesla lewat tokenized stock (TSLAB) di Tokocrypto di sini
Kesimpulan
TSLA adalah ticker saham Tesla, Inc. di Nasdaq, sebuah perusahaan yang fokus pada kendaraan listrik, energy storage, hingga robot.
Bagi investor kripto yang ingin memiliki eksposur terhadap pergerakan saham TSLA dengan cara yang lebih fleksibel, kini sudah tersedia versi tokenized stock melalui Tesla Tokenized bStocks (TSLAB) di Tokocrypto, dengan dukungan underlying 1:1 dan akses perdagangan 24/7.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Referensi:
Tesla: Q2 2026 Update
SEC: Tesla Proxy Statement
Tesla Investor Relations
Wikipedia: Tesla, Inc.
-
Event1 day agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Market4 days agoSinyal Kripto Hari Ini 11 September 2026. 5 Token dengan Potensi Momentum Positif
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 9 September 2026: Bitcoin Bertahan di US$78.000
-
Academy4 days agoRiset Kripto 7-11 Sept 2026: Bitcoin Tertekan Jelang Data Inflasi AS


