Connect with us

Altcoin News

Aave Usulkan Hapus 50 Aset dan Tutup 6 Jaringan untuk Kurangi Risiko

Tim Research Tokocrypto mengatakan secara total, perubahan ini berdampak pada sekitar US$98,1 juta supply dan US$15,6 juta outstanding debt.

Tivan

Published

on

Aave

Aave mengusulkan penghapusan puluhan aset dengan tingkat adopsi rendah dari berbagai deployment lending-nya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya protokol decentralized finance tersebut untuk mengurangi risiko operasional dan teknis.

Founder Aave, Stani Kulechov, mengatakan Aave akan mendepresiasi 50 asset reserves di beberapa deployment. Selain itu, Aave juga mengusulkan wind down atau penutupan bertahap terhadap market di Sonic, Scroll, zkSync, Metis, Soneium, dan Aptos.

Tim Research Tokocrypto mengatakan secara total, perubahan ini berdampak pada sekitar US$98,1 juta supply dan US$15,6 juta outstanding debt.

“Namun, proposal tersebut masih membutuhkan persetujuan governance sebelum dapat diterapkan,” jelasnya.

Aave Fokus pada Aset dengan Adopsi Rendah

Keputusan ini muncul setelah Aave melakukan review terhadap aktivitas aset di berbagai market. Aset yang terdampak mencakup reserves dengan penggunaan rendah serta Pendle Principal Tokens atau PTs yang sudah jatuh tempo.

Menurut review tersebut, setiap reserve membutuhkan sumber daya operasional berkelanjutan. Hal ini mencakup pemeliharaan oracle, pemantauan parameter risiko, serta infrastruktur likuidasi.

Dilaporkan Coinedition, penghapusan reserve individual mencakup 50 reserves dan 21 matured Pendle PTs di 11 deployment. Kelompok ini mewakili sekitar US$85,3 juta supply dan US$11,5 juta debt.

Sementara itu, deprecation market penuh di enam deployment mencakup 25 reserves tambahan, dengan sekitar US$12,8 juta supply dan US$4,1 juta debt.

Beberapa kategori aset yang terdampak termasuk bridged assets seperti USDC.e dan USDbC, terutama di jaringan yang sudah mendukung versi native. Aave juga akan menghentikan dukungan untuk MaticX setelah issuer token tersebut mulai melakukan sunset terhadap asetnya.

Matured Pendle PTs juga akan dihapus karena tidak lagi memiliki fungsi lending aktif.

Baca Juga: Uniswap Naik 8%, UNI Kembali Tembus Level US$4

Enam Deployment Akan Ditutup Bertahap

Selain menghapus aset tertentu, Aave juga mengusulkan penutupan penuh untuk deployment di Sonic, Scroll, zkSync, Metis, Soneium, dan Aptos.

Review internal menunjukkan aktivitas di enam market tersebut telah menurun dan tidak lagi memenuhi tingkat penggunaan yang diperlukan untuk dipertahankan.

Deployment Sonic menjadi yang terbesar di antara enam market tersebut, dengan supply sekitar US$7,6 juta. Scroll memiliki supply sekitar US$2,2 juta, disusul Aptos US$1,7 juta, zkSync US$800.000, Metis US$300.000, dan Soneium US$200.000.

Secara gabungan, enam deployment ini mewakili sekitar US$12,8 juta supply yang masuk dalam proses deprecation market penuh.

Langkah ini menunjukkan Aave mulai lebih selektif dalam mempertahankan deployment lintas jaringan. Fokusnya tidak hanya pada ekspansi, tetapi juga efisiensi, keamanan, dan pengurangan risiko dari market yang kurang aktif.

Proses Wind Down Batasi Eksposur Baru

Dalam proses deprecation, Aave akan membekukan reserve yang terdampak dan menurunkan supply cap serta borrow cap menjadi satu. Langkah ini bertujuan membatasi eksposur baru agar pengguna tidak lagi menambah posisi di aset atau market yang akan dihentikan.

Untuk reserve yang masih memiliki posisi pinjaman, reserve factor akan dinaikkan. Dengan begitu, lebih banyak bunga akan diarahkan ke treasury protokol, sekaligus mendorong pengguna untuk menarik aset yang disuplai dan melunasi utang yang masih berjalan.

Pada enam deployment yang akan ditutup penuh, Aave akan menerapkan langkah serupa di seluruh reserve. Aset yang terkait aktivitas borrowing akan memiliki reserve factor dinaikkan menjadi 99%, sementara base rate pada model suku bunga akan ditetapkan di 5%.

Aave juga menyebut penyesuaian tambahan masih dapat dilakukan tergantung perkembangan posisi yang tersisa. Perubahan tersebut dapat mencakup penyesuaian interest rate model atau liquidation threshold jika diperlukan.

Untuk saat ini, proposal ini mencerminkan perubahan pendekatan Aave dalam mengelola ekspansi multichain. Setelah sebelumnya memperluas ke banyak jaringan, protokol kini mulai memangkas aset dan deployment yang tidak lagi efisien.

Jika disetujui governance, langkah ini dapat membantu Aave mengurangi beban operasional, memperkuat manajemen risiko, dan memusatkan likuiditas pada market yang lebih aktif. Namun, pengguna di aset dan jaringan terdampak perlu memantau proses governance serta menyiapkan penyesuaian posisi sebelum wind down diterapkan sepenuhnya.

Baca Juga: Binance Resmi Integrasi RLUSD, Stablecoin Ripple Makin Ekspansif!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending