Connect with us

Bitcoin News

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke US$62 Ribu, Mampukah Bertahan di Tengah Tekanan Jual?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin turun sekitar 1,48% dalam 24 jam terakhir ke level US$62.443.

Tivan

Published

on

Analisa harga BTC hari ini kembali memperlihatkan kondisi Bitcoin yang bergerak melemah dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru, harga Bitcoin hari ini diperdagangkan di kisaran US$62.443,34, turun sekitar 1,48% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini membuat Bitcoin kehilangan hampir US$938 dibandingkan posisi sehari sebelumnya, meski aset kripto terbesar di dunia tersebut masih mampu bertahan di atas level psikologis US$62.000.

Selama 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga US$61.769 hingga US$63.498, menunjukkan volatilitas yang masih cukup tinggi.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa tarik-menarik antara pembeli dan penjual masih berlangsung, sementara investor terus mencermati sentimen pasar global yang memengaruhi aset berisiko seperti kripto.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi ke US$62.897

Tekanan Jual Masih Mendominasi Pergerakan Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin hari ini memperlihatkan bahwa tekanan jual masih lebih kuat dibandingkan minat beli.

Dalam satu jam terakhir Bitcoin sempat mencatat kenaikan tipis sebesar 0,08%, namun penguatan tersebut belum cukup untuk menghapus pelemahan yang terjadi sepanjang hari.

Dalam sepekan terakhir, Bitcoin juga masih berada di zona negatif dengan penurunan sekitar 2,15%, menurut catatan Tokocrypto pada Selasa (14/7).

Jika ditarik ke periode yang lebih panjang, koreksinya semakin terlihat, yakni turun 3,24% selama 30 hari terakhir, melemah 23,03% dalam 60 hari, dan masih terkoreksi 16,30% dibandingkan tiga bulan sebelumnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami tekanan jual dalam beberapa bulan terakhir.

Aktivitas Perdagangan Tetap Tinggi

Di tengah pelemahan harga, aktivitas perdagangan justru tetap ramai. Volume transaksi Bitcoin dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar US$36,5 miliar, mencerminkan tingginya aktivitas investor di pasar.

Volume yang besar ketika harga sedang turun umumnya menunjukkan adanya aksi profit taking dari sebagian pelaku pasar.

Namun, kondisi tersebut juga dapat diartikan sebagai munculnya akumulasi oleh investor lain yang memanfaatkan koreksi harga untuk menambah kepemilikan.

Tingginya likuiditas ini membuat Bitcoin tetap menjadi aset kripto dengan aktivitas perdagangan paling tinggi di dunia.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar US$1,25 triliun, Bitcoin masih mempertahankan posisinya sebagai aset digital terbesar dan paling dominan di industri kripto.

Fundamental Bitcoin Masih Terjaga

Terlepas dari tekanan harga dalam jangka pendek, fundamental Bitcoin masih tergolong kuat.

Saat ini jumlah Bitcoin yang beredar telah mencapai sekitar 20,06 juta BTC, atau sekitar 95,5% dari total suplai maksimal sebanyak 21 juta BTC.

Kondisi tersebut menegaskan bahwa Bitcoin merupakan aset yang semakin langka karena sebagian besar pasokannya telah beredar di pasar.

Kelangkaan inilah yang selama ini menjadi salah satu faktor utama yang mendukung nilai Bitcoin dalam jangka panjang, terutama ketika permintaan kembali meningkat.

Sementara itu, nilai Fully Diluted Market Capitalization (FDMC) Bitcoin tercatat mencapai sekitar US$1,31 triliun, sedikit lebih tinggi dibandingkan kapitalisasi pasar saat ini.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik ke US$60.819, Sinyal Kebangkitan

Prospek Harga BTC dalam Waktu Dekat

Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, Secara teknikal, area US$62.000 menjadi level penting yang saat ini sedang diuji oleh pasar.

Selama Bitcoin mampu bertahan di atas level tersebut, peluang terjadinya rebound masih terbuka, terutama apabila sentimen pasar kembali membaik.

Sebaliknya, apabila tekanan jual terus meningkat hingga harga menembus area support tersebut, Bitcoin berpotensi melanjutkan pelemahan menuju level yang lebih rendah.

Di sisi lain, kisaran US$63.500 hingga US$64.000 menjadi area resistance terdekat yang perlu dilewati agar momentum kenaikan dapat kembali terbentuk.

Melihat kondisi saat ini, pasar tampaknya masih menunggu katalis baru yang mampu mengembalikan kepercayaan investor.

Selama belum ada sentimen positif yang cukup kuat, pergerakan Bitcoin diperkirakan masih akan didominasi fase konsolidasi dengan volatilitas yang relatif tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending