Bitcoin News
Analisa Harga BTC Hari Ini: Gagal Bertahan di US$65.000, Bitcoin Turun 1,54% ke US$63.909
Analisa harga BTC hari ini menyoroti Bitcoin yang kembali kehilangan pijakan setelah sempat mempertahankan area US$65.000.
Analisa harga BTC hari ini menyoroti Bitcoin yang kembali kehilangan pijakan setelah sempat mempertahankan area US$65.000.
Penurunan kali ini membawa BTC mendekati US$63.900 dan menunjukkan bahwa tekanan jual kembali meningkat ketika pasar gagal mendorong harga melewati area resistance jangka pendek.
Meski performa mingguan masih positif, momentum kenaikan Bitcoin mulai terlihat rapuh. Data terbaru menunjukkan harga Bitcoin berada di US$63.909,00, turun sekitar 1,54% dalam 24 jam.
Kapitalisasi pasar BTC berada di kisaran US$1,283 triliun, sedangkan volume perdagangan 24 jam mencapai US$22,21 miliar.
Dalam perdagangan terakhir, laporan Tokocrypto pada Selasa (11/8) menyebut bahwa Bitcoin bergerak antara US$63.752,57 hingga US$65.321,84.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik Tipis ke US$64.946
Daftar Isi
Gagal Mempertahankan Area US$65.000
Salah satu faktor utama di balik penurunan Bitcoin adalah kegagalan mempertahankan harga di atas level psikologis US$65.000.
BTC sempat mencapai US$65.321,84 dalam 24 jam terakhir, tetapi tekanan jual kemudian mendorong harga turun hingga US$63.752,57.
Pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa area US$65.000 masih menjadi wilayah yang cukup kuat bagi penjual.
Ketika harga gagal bertahan setelah menguji resistance, sebagian trader jangka pendek cenderung mengambil keuntungan.
Kondisi tersebut dapat memperbesar tekanan jual dan membuat harga kembali mencari support yang lebih rendah.
Momentum Harian Berbalik Melemah
Penurunan 1,54% hari ini menjadi perubahan yang cukup signifikan dibandingkan performa sebelumnya.
Dalam tujuh hari, Bitcoin masih mencatat kenaikan sekitar 0,94%, tetapi sebagian besar momentum tersebut kini mulai tergerus.
Dalam 30 hari, BTC hanya naik sekitar 0,26%, sedangkan dalam 60 hari kenaikannya sekitar 0,49%. Data tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin sebenarnya masih berada dalam fase konsolidasi yang panjang.
Dengan demikian, koreksi hari ini lebih tepat dibaca sebagai pelemahan momentum jangka pendek daripada konfirmasi bahwa tren bearish baru telah terbentuk.
Tekanan Jual Mendorong BTC Mendekati Support
Harga terendah Bitcoin dalam 24 jam tercatat di US$63.752,57, hanya sedikit di bawah harga saat ini. Area tersebut menjadi support terdekat yang perlu dipertahankan pembeli.
Jika BTC mampu bertahan di sekitar US$63.700–US$64.000, peluang terjadinya technical rebound masih terbuka. Pembeli dapat memanfaatkan area tersebut untuk kembali mengakumulasi Bitcoin setelah koreksi.
Namun, apabila tekanan jual semakin kuat dan BTC menembus US$63.700, struktur jangka pendek akan menjadi lebih lemah.
Pasar kemudian berpotensi mencari level support berikutnya di bawah area tersebut.

Volume Perdagangan Meningkat, Tekanan Pasar Lebih Terlihat
Volume perdagangan Bitcoin mencapai sekitar US$22,21 miliar dalam 24 jam.
Besarnya aktivitas perdagangan dibandingkan kenaikan sebelumnya membuat koreksi hari ini perlu mendapat perhatian lebih.
Ketika penurunan harga terjadi bersamaan dengan volume yang cukup besar, pergerakan tersebut dapat menunjukkan adanya aktivitas jual yang lebih nyata dibandingkan sekadar fluktuasi tipis.
Namun, volume tersebut belum secara otomatis berarti terjadi aksi jual panik. Bitcoin masih diperdagangkan jauh di atas level terendah 24 jam dan tetap mencatat performa mingguan positif.
Tren 90 Hari Masih Menjadi Beban
Di balik pergerakan jangka pendek, Bitcoin masih menghadapi tekanan besar jika dilihat dari periode yang lebih panjang.
Dalam 90 hari, BTC tercatat turun sekitar 20,67% dari level sebelumnya. Jaraknya dari rekor tertinggi US$126.198,07 juga masih sangat lebar.
Artinya, kenaikan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir belum cukup untuk mengubah gambaran jangka panjang secara keseluruhan.
Bitcoin masih membutuhkan reli yang lebih kuat untuk memulihkan kerugian dari periode sebelumnya.
US$63.700 Menjadi Area Penting Berikutnya
Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, penurunan Bitcoin hari ini terutama dipengaruhi oleh kegagalan mempertahankan US$65.000, meningkatnya tekanan jual setelah pengujian resistance, serta momentum pemulihan yang belum cukup kuat untuk menghasilkan breakout.
Untuk jangka pendek, area US$63.700–US$64.000 menjadi zona yang perlu diperhatikan. Selama BTC mampu bertahan di atas area tersebut, koreksi masih berpeluang menjadi konsolidasi sebelum mencoba kembali naik.
Sebaliknya, penembusan support dengan volume tinggi dapat memperbesar risiko penurunan lanjutan. Untuk mengembalikan momentum bullish, Bitcoin perlu merebut kembali US$65.000 dan kemudian menembus area US$65.300 dengan dukungan volume.
Dengan kondisi saat ini, prospek Bitcoin berada dalam fase netral hingga bearish jangka pendek.
Tren mingguan memang masih positif, tetapi tekanan jual di atas US$65.000 menunjukkan bahwa pembeli belum sepenuhnya menguasai pasar.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event1 day agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 5 Agustus 2026: Bitcoin Kembali Tembus $64.000
-
Academy4 days agoRiset Kripto 3-7 Agustus 2026: S&P500 ATH, Indonesia Deflasi, Bitcoin Ngeyel
-
Market4 days agoPasar Kripto Hari Ini 7 Agustus 2026: BTC Tertekan Data Tenaga Kerja AS


