Academy
Analisa Harga XRP Hari Ini: Naik 0,9% ke US$1,30, Rebound Tipis di Tengah Tekanan Mingguan
Harga XRP hari ini naik sekitar 0,9% ke US$1,307958, memberikan sinyal pemulihan setelah tekanan dalam beberapa hari terakhir.
Harga XRP hari ini mulai menunjukkan pemulihan setelah mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data Tokocrypto pada Senin (19/10), XRP diperdagangkan di kisaran US$1,307958, naik sekitar 0,9% jika dibandinh Dr.
Kenaikan ini membawa XRP mendekati US$1,31 sekaligus memperlihatkan adanya dorongan beli setelah harga bergerak melemah dalam sepekan.
Meski demikian, penguatan harian tersebut belum cukup untuk memastikan XRP telah keluar dari tekanan.
Dalam tujuh hari terakhir, aset kripto yang berkaitan dengan ekosistem Ripple ini masih terkoreksi 7,06%. Sementara itu, performanya selama 30 hari juga masih turun 6,24%.
Di sisi lain, XRP masih mencatatkan kenaikan 17,68% dalam 60 hari dan 17,31% selama 90 hari terakhir.
Perbedaan antara kinerja jangka pendek dan menengah ini menunjukkan bahwa XRP sedang menghadapi koreksi setelah sebelumnya mengalami penguatan.
Kapitalisasi pasar XRP berada di kisaran US$82,6 miliar dengan volume perdagangan 24 jam sekitar US$1,49 miliar.
Lantas, apakah kenaikan harga XRP hari ini menjadi awal pemulihan, atau hanya rebound sementara sebelum tekanan jual kembali muncul?
Baca Juga: Analisa Harga XRP Hari Ini: Kehilangan Momentum, XRP Anjlok 5% ke $1,42
Daftar Isi
XRP Mulai Bangkit, tetapi Koreksi Mingguan Masih Membayangi
Kenaikan sekitar 0,9% dalam 24 jam terakhir menjadi sinyal positif bagi pergerakan XRP.
Harga aset ini sempat menyentuh US$1,309557, mendekati level US$1,31, setelah sebelumnya bergerak hingga US$1,257278.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa XRP sempat mendapatkan dorongan beli yang cukup untuk menjauh dari titik terendah hariannya.
Namun, harga yang mendekati US$1,31 belum otomatis menandakan bahwa tren kenaikan baru telah terbentuk.
Tekanan selama sepekan masih menjadi tantangan utama. Koreksi sebesar 7,06% memperlihatkan bahwa momentum harga XRP dalam jangka pendek belum sepenuhnya pulih.
Investor kemungkinan masih mencermati apakah penguatan terbaru mampu bertahan atau justru kembali melemah.
Belum ada data yang cukup untuk memastikan penyebab langsung kenaikan XRP kali ini.
Namun, secara umum, pemulihan harga dapat terjadi ketika permintaan beli meningkat setelah periode koreksi atau ketika sebagian pelaku pasar mulai melihat harga sebagai peluang masuk kembali.
Agar rebound lebih meyakinkan, XRP perlu mempertahankan penguatan dan menunjukkan kemampuan bergerak melewati level tertinggi hariannya.
Jika tidak, kenaikan tersebut masih berpotensi menjadi pergerakan sementara dalam tren koreksi yang lebih luas.
Penurunan 6,24% dalam 30 Hari Menunjukkan Momentum Belum Pulih
Selain koreksi mingguan, performa XRP dalam 30 hari terakhir juga masih berada di zona negatif. Harga tercatat turun sekitar US$0,087026 atau 6,24% dalam periode tersebut.
Data ini menunjukkan bahwa tekanan harga bukan hanya terjadi dalam satu atau dua sesi perdagangan. Dalam sebulan terakhir, XRP masih kesulitan mempertahankan penguatan secara konsisten.
Ketika harga melemah dalam beberapa periode sekaligus, sebagian investor cenderung menunggu konfirmasi sebelum kembali meningkatkan eksposur.
Sikap hati-hati tersebut dapat membatasi permintaan beli, terutama jika belum ada katalis baru yang mampu mengubah sentimen pasar.
Meski demikian, koreksi bulanan tidak selalu berarti bahwa harga akan terus turun. XRP masih memiliki performa positif dalam rentang 60 dan 90 hari.
Kondisi ini membuka kemungkinan bahwa pelemahan terbaru merupakan bagian dari konsolidasi setelah kenaikan sebelumnya.
Pergerakan berikutnya akan menjadi penentu apakah XRP mampu membangun momentum baru atau justru melanjutkan koreksi.
Karena itu, investor perlu melihat lebih dari sekadar persentase kenaikan harian untuk menilai kekuatan pasar.

Kapitalisasi Pasar US$82,6 Miliar, Volume Perdagangan Capai US$1,49 Miliar
XRP saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$82,6 miliar, yang menempatkannya sebagai aset kripto terbesar kelima berdasarkan data yang diberikan.
Sementara itu, volume perdagangan dalam 24 jam mencapai sekitar US$1,49 miliar. Volume tersebut menggambarkan aktivitas transaksi XRP di berbagai pasar.
Namun, besarnya volume perdagangan tidak otomatis berarti pembeli mendominasi pasar.
Untuk mengetahui kekuatan rebound, volume perlu dibandingkan dengan periode sebelumnya serta diamati bersama arah pergerakan harga.
Jika harga terus naik dan volume ikut meningkat, kondisi tersebut dapat memberikan konfirmasi lebih kuat bahwa permintaan sedang bertambah.
Sebaliknya, kenaikan dengan volume yang melemah dapat menunjukkan bahwa dorongan beli belum cukup kuat untuk mempertahankan momentum.
Data yang tersedia belum mencantumkan perubahan volume dibandingkan hari sebelumnya. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah kenaikan XRP kali ini didukung lonjakan aktivitas pembelian.
Selain itu, pergerakan Bitcoin dan aset kripto utama lainnya dapat memengaruhi sentimen terhadap altcoin, termasuk XRP.
Meski begitu, tanpa data pasar tambahan, pengaruh tersebut belum bisa dipastikan sebagai penyebab langsung pergerakan harga XRP hari ini.
Kinerja 90 Hari Masih Positif, XRP Belum Kehilangan Seluruh Penguatan
Di balik koreksi jangka pendek, XRP masih mencatatkan kenaikan 17,31% selama 90 hari terakhir. Dalam 60 hari, harganya bahkan meningkat 17,68%.
Kinerja ini memperlihatkan bahwa harga XRP masih lebih tinggi dibandingkan posisinya dua hingga tiga bulan sebelumnya.
Dengan demikian, pelemahan mingguan dan bulanan belum menghapus seluruh penguatan yang terbentuk dalam periode tersebut.
Kondisi seperti ini dapat terjadi ketika pasar memasuki fase konsolidasi setelah mengalami kenaikan.
Sebagian investor mungkin memilih merealisasikan keuntungan, sementara pembeli baru menunggu harga yang lebih menarik sebelum kembali masuk.
Namun, performa positif dalam rentang 60 dan 90 hari tidak menjamin XRP akan segera melanjutkan kenaikan.
Apabila tekanan jual bertahan, sebagian penguatan sebelumnya bisa terkikis. Sebaliknya, jika permintaan kembali meningkat, XRP berpeluang memperbaiki performa jangka pendeknya.
XRP juga masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sebesar US$3,84194. Pada harga sekitar US$1,31, aset ini masih terpaut sekitar 66% dari puncak historis tersebut.
Jarak ini memberikan gambaran perjalanan harga XRP, tetapi bukan jaminan bahwa harga akan kembali mencapai rekor tertinggi.
Area US$1,31 Menjadi Acuan untuk Mengukur Kekuatan XRP
Dari sisi teknikal, US$1,309557 merupakan titik tertinggi XRP dalam 24 jam terakhir, sedangkan US$1,257278 menjadi titik terendahnya.
Kedua level ini dapat digunakan sebagai referensi awal untuk memantau pergerakan harga dalam jangka pendek.
Jika XRP mampu menembus US$1,31 dan mempertahankan posisinya di atas area tersebut, peluang penguatan lanjutan dapat terbuka.
Penembusan yang disertai peningkatan volume perdagangan akan memberikan konfirmasi lebih kuat bahwa minat beli mulai meningkat.
Sebaliknya, jika XRP gagal mempertahankan kenaikan dan kembali bergerak turun, area US$1,257 menjadi titik yang patut diperhatikan.
Penurunan di bawah level terendah harian dapat mengindikasikan bahwa tekanan jual kembali menguat.
Meski demikian, titik tertinggi dan terendah harian bukan level support maupun resistance yang pasti.
Keduanya hanya menjadi acuan berdasarkan rentang perdagangan terbaru dan dapat berubah mengikuti kondisi pasar.
Investor juga perlu mencermati perkembangan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Perubahan harga Bitcoin, aktivitas perdagangan, serta munculnya katalis baru dapat memengaruhi kemampuan XRP mempertahankan rebound.
Baca Juga: Analisa Harga XRP Hari Ini Naik 1,35%, Kembali Menguji Area $1,50
Prospek Harga XRP Hari Ini
Harga XRP hari ini naik sekitar 0,9% ke US$1,307958, memberikan sinyal pemulihan setelah tekanan dalam beberapa hari terakhir.
Namun, koreksi 7,06% dalam tujuh hari dan penurunan 6,24% selama 30 hari menunjukkan bahwa momentum jangka pendek masih belum sepenuhnya pulih.
Di sisi lain, kenaikan 17,68% dalam 60 hari dan 17,31% selama 90 hari memperlihatkan bahwa XRP masih mempertahankan sebagian penguatan jangka menengahnya.
Kondisi ini membuat arah pergerakan berikutnya menjadi penting untuk menentukan apakah rebound akan berkembang menjadi pemulihan yang lebih kuat.
Dalam waktu dekat, area US$1,31 menjadi acuan untuk menilai kemampuan XRP melanjutkan kenaikan, sementara US$1,257 menjadi batas bawah berdasarkan perdagangan 24 jam terakhir.
Jika harga mampu bertahan di atas area terendah harian dan menembus US$1,31, peluang penguatan lanjutan dapat terbuka.
Sebaliknya, jika XRP kembali turun dan menembus US$1,257, risiko koreksi tambahan perlu diwaspadai.
Dengan demikian, kenaikan harian XRP masih perlu dikonfirmasi oleh pergerakan harga berikutnya.
Investor sebaiknya memperhatikan volume perdagangan, sentimen pasar, dan respons XRP terhadap level-level penting sebelum menyimpulkan bahwa tekanan jual telah berakhir.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event7 days agoJoin Tokocrypto, Dapat Apa? Ini Daftar Event Pengguna Baru Buat Kamu
-
Academy6 days agoApa Itu $BABA? Raksasa Teknologi China di Era AI
-
Crypto7 days agoAnalisa Harga Pi Network Hari Ini: Turun 0,92% ke $0,0817, Likuiditas Tipis Tekan PI
-
Academy7 days agoApa Itu $SKHY? Kenalan dengan SK Hynix, Pemasok Chip Memori Dunia

