Crypto
Arthur Hayes Borong Ethereum Lagi, Padahal Baru Jual 6.000 ETH
Tim Research Tokocrypto mengatakan pembelian terbaru ini menarik perhatian karena Hayes sebelumnya sempat menjual 6.000 ETH pada akhir Juni dengan estimasi kerugian sekitar US$606.000.
Arthur Hayes kembali menjadi sorotan setelah membeli Ethereum dalam jumlah besar hanya beberapa minggu setelah menjual 6.000 ETH dengan kerugian. Berdasarkan data on-chain, Hayes membeli 1.293 ETH senilai sekitar US$2,48 juta pada Rabu, 15 Juli 2026.
Pembelian tersebut terjadi tidak lama setelah dompetnya menerima 646 ETH senilai sekitar US$1,24 juta dari Galaxy Digital. Dalam satu hari, total akumulasi ETH Hayes mencapai lebih dari 1.900 ETH.
Langkah ini menandai perubahan arah yang cukup tajam, mengingat pada akhir Juni Hayes sempat melepas 6.000 ETH dengan estimasi kerugian sekitar US$606.000.
Hayes Beli ETH Lewat Transaksi Besar
Dilaporkan BeInCrypto, transaksi terbaru Hayes dimulai ketika ia mengirimkan US$1,25 juta dalam bentuk USDC ke broker utama FalconX. Beberapa menit kemudian, Galaxy Digital mengirimkan 646,33 ETH ke dompetnya.
Pola transaksi tersebut dinilai mirip dengan transaksi over-the-counter atau OTC, karena melibatkan perpindahan dana besar melalui pihak institusional.
Tidak lama setelah itu, Hayes kembali terlihat membeli 1.293 ETH senilai sekitar US$2,48 juta. Dengan tambahan tersebut, total pembelian Ethereum Hayes dalam satu hari melampaui 1.900 ETH.
Saat transaksi terjadi, Ethereum diperdagangkan di sekitar US$1.920 dan naik 2,79% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar ETH berada di kisaran US$231 miliar, tetap menjadikannya aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.
Baca Juga: Arthur Hayes Soroti Hypercall Synapse, SYN Sempat Naik 26%
Pernah Jual 6.000 ETH dalam Posisi Rugi
Tim Research Tokocrypto mengatakan pembelian terbaru ini menarik perhatian karena Hayes sebelumnya sempat menjual 6.000 ETH pada akhir Juni dengan estimasi kerugian sekitar US$606.000.
“Penjualan tersebut dilakukan hanya beberapa minggu setelah ia membangun posisi di Ethereum,” jelasnya.
Pada periode yang sama, Hayes juga keluar dari beberapa aset lain seperti Worldcoin, Zcash, NEAR, dan Hyperliquid. Saat itu, ia menyebut sejumlah faktor risiko seperti harga energi, IPO terkait AI, dan ketidakpastian politik sebagai alasan kekhawatiran terhadap pasar kripto.
Namun, pembelian ETH terbaru menunjukkan bahwa pandangannya terhadap Ethereum kemungkinan mulai berubah kembali, setidaknya dalam jangka pendek.
Rekam Jejak Trading Hayes Jadi Sorotan
Arthur Hayes dikenal sebagai salah satu figur kripto yang kerap mengambil posisi besar dan berani. Namun, beberapa transaksinya tahun ini juga memicu perhatian karena dilakukan secara agresif, lalu dibalik dalam waktu relatif singkat.
Salah satu contohnya adalah pembelian token SYN milik Synapse senilai sekitar US$2,2 juta pada akhir Juni. Sejak saat itu, harga SYN turun lebih dari 55%, membuat posisi Hayes mencatat kerugian belum terealisasi sekitar 28% atau sekitar US$610.000.
Meski begitu, Hayes juga pernah mencatat prediksi yang dinilai tepat, terutama terkait Bitcoin. Proyeksinya mengenai potensi titik terendah Bitcoin di sekitar US$40.000 pada Juni sempat mendapat perhatian setelah didukung oleh pandangan serupa dari perusahaan penambangan besar asal Tiongkok.
Untuk saat ini, pasar masih menunggu apakah pembelian Ethereum terbaru Hayes akan menjadi keputusan yang tepat atau justru mengulangi pola transaksi sebelumnya. Dengan ETH yang mulai menguat pada Juli, akumulasi besar ini dapat menjadi sinyal bahwa Hayes kembali melihat peluang pada Ethereum.
Baca Juga: Token PORTAL Naik 13,63% Setelah Umumkan Peluncuran Portal V2
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
-
Academy6 days agoRiset Kripto 6-10 Juli 2026: Bitcoin Rebound, Koreksi Belum Usai?
-
Market6 days agoTrading Tokenized Stocks Tembus US$54 Miliar, Trader Kripto Mulai Lirik Saham TradFi
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 10 Juli 2026: Bitcoin Mulai Pulih Meski Masih Waspada
-
Market5 days agoWaspada Scam Crypto Modus Baru, Tebar Secret Phrase!

