Connect with us

Bitcoin News

Bear Market Bitcoin Hampir Berakhir? Ada Sinyal On-Chain Langka

Tim Research Tokocrypto mengatakan para analis kini memperhatikan level US$67.248 sebagai resistance utama berikutnya.

Tivan

Published

on

Ilustrasi market kripto Bitcoin.

Bitcoin disebut mulai memasuki fase akhir pasar bearish setelah muncul sinyal on-chain langka dari CryptoQuant. Sinyal ini sebelumnya beberapa kali muncul menjelang reli besar Bitcoin dalam siklus pasar sebelumnya.

Analis CryptoQuant, Darkfost, mengatakan sinyal tersebut tidak berarti pasar bearish langsung berakhir. Namun, kemunculannya menunjukkan bahwa Bitcoin kemungkinan sedang memasuki tahap akhir dari fase bearish sebelum potensi pembalikan tren.

Sinyal ini muncul ketika harga pokok short-term holders atau STH turun di bawah harga pokok long-term holders atau LTH. Kondisi tersebut telah melewati periode konfirmasi tiga hari yang diperlukan, sehingga dianggap sebagai sinyal penting dalam struktur siklus Bitcoin.

Sinyal Langka Muncul di Data On-Chain

Short-term holders adalah investor yang membeli Bitcoin dalam enam bulan terakhir. Sementara itu, long-term holders merupakan investor yang telah menyimpan Bitcoin lebih dari enam bulan.

Selama penurunan harga terbaru, investor baru terus membeli Bitcoin di harga yang lebih rendah. Hal ini membuat harga beli rata-rata short-term holders turun dari sekitar US$112.500 menjadi sekitar US$69.000.

Dilaporkan Coinpedia, ketika harga pokok STH turun di bawah harga pokok LTH aktif, CryptoQuant menilai kondisi tersebut sebagai salah satu sinyal langka bahwa pasar bearish mulai memasuki fase akhir.

Secara historis, pola seperti ini sering muncul sebelum Bitcoin membangun momentum pemulihan yang lebih besar. Namun, Darkfost menegaskan bahwa sinyal ini bukan tanda bahwa pasar bearish langsung selesai pada saat itu juga.

Menurutnya, kondisi ini lebih tepat dibaca sebagai fase persiapan sebelum potensi siklus bullish baru terbentuk. Bagi investor yang menggunakan strategi Dollar Cost Averaging atau DCA, fase seperti ini sering dianggap sebagai periode yang menarik untuk akumulasi bertahap.

Baca juga: XEC Melonjak 55% Usai Listing di ASTER, Aktivitas Derivatif Ikut Meledak

Bitcoin Bertahan di Atas US$60.000

Selain sinyal on-chain, kekuatan Bitcoin juga terlihat dari kemampuannya bertahan di atas level US$60.000. Sekitar tiga minggu lalu, BTC sempat pulih dari level terendah US$57.747 dan terus bergerak naik.

Menariknya, Bitcoin tetap tidak jatuh di bawah US$60.000 meskipun Strategy milik Michael Saylor menjual 3.588 BTC senilai sekitar US$216 juta untuk mendanai pembayaran dividen.

Kondisi ini menunjukkan bahwa area US$60.000 masih dipertahankan cukup kuat oleh pembeli. Selama Bitcoin mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang pemulihan jangka pendek tetap terbuka.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$63.947 setelah naik 1,4% dalam 24 jam terakhir.

Level US$67.248 Jadi Kunci Berikutnya

Tim Research Tokocrypto mengatakan para analis kini memperhatikan level US$67.248 sebagai resistance utama berikutnya.

“Jika Bitcoin mampu menembus level tersebut, peluang reli yang lebih besar dapat semakin kuat,” terangnya.

Menurut analisis CryptoQuant, fase kenaikan berikutnya kemungkinan akan dimulai ketika investor baru kembali membeli Bitcoin di harga yang lebih tinggi dibanding long-term holders. Dalam siklus sebelumnya, kondisi seperti ini sering menjadi tanda bahwa momentum pasar mulai kembali menguat.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 20 Juli 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 20 Juli 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski begitu, Bitcoin masih perlu membuktikan kekuatan permintaan di atas resistance. Jika gagal menembus US$67.248, BTC berisiko kembali bergerak dalam range yang lebih sempit.

Untuk saat ini, sinyal on-chain menunjukkan bahwa pasar bearish Bitcoin mungkin sedang mendekati fase akhir. Namun, konfirmasi bullish yang lebih kuat tetap membutuhkan penembusan resistance penting dan peningkatan minat beli dari investor baru.

Selama Bitcoin mampu bertahan di atas US$60.000 dan mulai menembus US$67.248, peluang pemulihan menuju fase bullish berikutnya akan semakin besar.

Baca juga: Harga AS Roma Fan Token Stabil di $1,82, Volume Tinggi Picu Volatilitas


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending