Bitcoin News
Bitcoin Konsolidasi di $62.000–$66.000 meski Tekanan Jual Institusional Meningkat
Tim Research Tokocrypto mengatkan pergerakan datar ini menunjukkan pasar masih berusaha mencari arah baru di tengah tarik-menarik antara tekanan jual dan permintaan dari pembeli jangka panjang.
Bitcoin (BTC) masih bergerak sideways dalam satu bulan terakhir meskipun menghadapi tekanan jual dari sejumlah pelaku besar. Harga BTC berkonsolidasi di kisaran US$62.000 hingga US$66.000, dengan posisi terbaru berada di sekitar US$64.595.
Tim Research Tokocrypto mengatkan pergerakan datar ini menunjukkan pasar masih berusaha mencari arah baru di tengah tarik-menarik antara tekanan jual dan permintaan dari pembeli jangka panjang.
“Di satu sisi, miner, ETF, dan institusi tertentu disebut memberi tekanan terhadap pasar. Di sisi lain, sejumlah investor besar, perusahaan publik, dan negara masih menunjukkan minat terhadap Bitcoin,” jelasnya.
Konsolidasi ini juga terjadi ketika pelaku pasar mulai menilai peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September semakin kecil. Sentimen tersebut membantu menjaga minat terhadap aset berisiko, meskipun Bitcoin belum mampu keluar dari rentang pergerakan jangka pendek.
Daftar Isi
Tekanan Jual Masih Diserap Pembeli

Dilaporkan Coinpedia, dalam beberapa pekan terakhir, Bitcoin menghadapi tekanan jual besar dari beberapa sisi. Miner, investor institusional, dan produk ETF disebut menjadi sumber tekanan yang membuat BTC sulit menembus resistance lebih tinggi.
Namun, harga yang tetap bertahan di kisaran US$62.000 hingga US$66.000 menunjukkan adanya pembeli yang menyerap tekanan tersebut. Kondisi ini menjadi salah satu alasan mengapa pasar melihat konsolidasi saat ini sebagai tanda ketahanan, bukan hanya pelemahan momentum.
Jika tekanan jual benar-benar mendominasi, Bitcoin seharusnya sudah turun lebih dalam. Namun, stabilnya harga di atas area US$62.000 menunjukkan masih ada demand yang cukup kuat untuk menjaga pasar tetap berada dalam range.
Meski begitu, konsolidasi belum dapat dianggap sebagai sinyal bullish penuh. Bitcoin masih membutuhkan breakout di atas resistance jangka pendek untuk mengonfirmasi bahwa pembeli mulai mengambil kendali.
Baca Juga: Strategy Tahan 840.447 BTC Usai Jual Saham MSTR Senilai US$334 Juta
Institusi Masih Tambah Eksposur Bitcoin
Di tengah pergerakan harga yang stagnan, sejumlah institusi justru meningkatkan eksposur terhadap Bitcoin. Tudor Investment Corporation disebut membalik tren penjualan selama setahun terakhir dengan menambah kepemilikan di ETF Bitcoin spot BlackRock sebesar 18,9% pada kuartal II.
Jane Street juga dilaporkan meningkatkan kepemilikan saham ETF Bitcoin spot senilai sekitar US$630 juta pada kuartal yang sama. Posisi perusahaan tersebut kini diperkirakan berada di kisaran US$990 juta hingga US$1,06 miliar.

Minat terhadap strategi Bitcoin treasury juga masih berlanjut. Metaplanet, yang sering dijuluki “Asia’s Strategy”, disebut berencana membawa model treasury Bitcoin korporasi ke Nasdaq melalui Super League Enterprise. Perusahaan tersebut akan menginvestasikan 2.100 BTC dan US$2,5 juta tunai ke perusahaan gaming tersebut, yang kemudian akan direbranding menjadi Superplanet.
Selain itu, perusahaan asal China Zhibao Technology disebut menjadi perusahaan publik ke-33 yang mengadopsi strategi Bitcoin treasury setelah menjual saham untuk memperoleh 2.380 BTC.
Adopsi Global Tetap Berjalan
Selain institusi, perkembangan adopsi Bitcoin juga muncul dari sisi negara dan regulasi. Kazakhstan mengumumkan kebijakan pajak 0% selama tiga tahun untuk keuntungan crypto individu, yang dapat mendorong partisipasi investor ritel.
Di Rusia, kerangka regulasi crypto yang mulai berkembang juga mendorong Moscow Exchange untuk menyiapkan perdagangan futures Bitcoin dan Ethereum pada September. Langkah ini menunjukkan pasar derivatif berbasis aset kripto mulai mendapat tempat dalam sistem keuangan yang lebih formal.
Dari sisi rekomendasi portofolio, BlackRock disebut menilai alokasi Bitcoin sebesar 1–2% dapat membantu mencapai risk-adjusted returns yang lebih optimal. Korelasi Bitcoin yang lebih rendah terhadap saham juga dinilai menjadi salah satu keunggulan dalam diversifikasi portofolio.
Sementara itu, di Amerika Serikat, kandidat Gubernur Ohio Vivek Ramaswamy disebut memasukkan edukasi Bitcoin di sekolah publik sebagai bagian dari manifestonya. Gagasan ini mengingatkan pasar pada program literasi Bitcoin yang pernah dijalankan El Salvador.
BTC Tunjukkan Kemiripan dengan Bottom 2022
Dari sisi teknikal, sejumlah analis melihat struktur Bitcoin saat ini memiliki kemiripan dengan fase bottom pada 2022. Hal ini terlihat dari meningkatnya conviction buyers dan kemampuan harga bertahan di atas area realized price penting.
Level median realized price di sekitar US$63.200 menjadi batas yang perlu dipantau. Selama BTC mampu bertahan di atas level ini, peluang untuk kembali menguji resistance US$65.000 masih terbuka.
Jika Bitcoin berhasil menembus US$65.000, pasar dapat melihat peluang pergerakan menuju area atas range di sekitar US$66.000. Namun, BTC masih perlu volume yang lebih kuat agar breakout tidak kembali gagal.
Sebaliknya, jika harga turun di bawah US$63.200, risiko pelemahan menuju US$62.000 akan meningkat. Level tersebut menjadi support penting yang selama ini membantu menjaga konsolidasi BTC.
Target Akhir Tahun Masih Beragam
Proyeksi akhir tahun Bitcoin masih berbeda-beda. Dalam materi sumber, Standard Chartered memperkirakan skenario yang lebih konservatif dengan target sekitar US$50.000, sementara Fidelity Investments melihat peluang menuju US$75.000.
Perbedaan target ini mencerminkan kondisi pasar yang masih belum memiliki arah kuat. Sebagian analis melihat tekanan jual dan lemahnya momentum sebagai risiko utama, sementara pihak lain melihat akumulasi institusional dan kemiripan dengan bottom 2022 sebagai sinyal positif.
Dalam jangka pendek, target utama tetap berada di US$65.000. Jika level ini berhasil ditembus dan dipertahankan, Bitcoin dapat membuka peluang menuju US$66.000 dan area resistance berikutnya.
Namun, jika BTC gagal mempertahankan US$63.200, tekanan jual dapat kembali membawa harga ke US$62.000. Penembusan di bawah area tersebut akan melemahkan struktur konsolidasi dan meningkatkan risiko koreksi lebih dalam.
Bitcoin Masih Menunggu Katalis Baru
Secara keseluruhan, Bitcoin saat ini berada dalam fase konsolidasi yang menunjukkan dua sisi pasar. Tekanan jual dari miner, ETF, dan sebagian institusi masih terasa, tetapi pembeli jangka panjang tampak cukup kuat untuk menjaga harga tetap berada di atas support utama.
Adopsi institusional dan global masih menjadi faktor pendukung. Penambahan eksposur oleh sejumlah institusi, strategi Bitcoin treasury korporasi, serta perkembangan regulasi di beberapa negara menunjukkan narasi jangka panjang BTC belum hilang.
Namun, untuk keluar dari range US$62.000 hingga US$66.000, Bitcoin membutuhkan katalis baru. Katalis tersebut dapat datang dari data makro, keputusan The Fed, arus ETF, atau peningkatan demand spot.
Untuk saat ini, area US$63.200 menjadi level yang perlu dipertahankan. Selama BTC tetap berada di atas level tersebut, peluang menuju US$65.000 masih terbuka. Namun, jika support ini hilang, pasar dapat kembali menguji US$62.000 sebelum menentukan arah berikutnya.
Baca Juga: Binance Resmi Integrasi RLUSD, Stablecoin Ripple Makin Ekspansif!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event3 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Academy5 days agoRiset Kripto 10-14 Agustus 2026: Inflasi AS Turun, Bitcoin Malah Melemah?!
-
Altcoin News6 days agoSEC Siapkan Regulasi Baru untuk Crypto, Apa yang Bakal Berubah?
-
Altcoin News3 days agoWhite House Bakal Bertemu Bos-Bos Crypto Minggu Depan, Ada Apa?


