Altcoin News
Bitcoin Turun, Whale Kripto Diam-Diam Borong Koin Ini
Bitcoin sempat turun, beberapa whale justru melakukan akumulasi, sementara sebagian lain mengurangi eksposur ke token yang lebih spekulatif.
Bitcoin sempat turun di bawah US$66.000 dan menyeret pasar kripto ke salah satu sell-off terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Lebih dari US$1,8 miliar posisi terlikuidasi, tetapi data on-chain menunjukkan whale tidak semuanya kabur dari market.
Beberapa whale justru melakukan akumulasi pada aset tertentu, sementara sebagian lain mengurangi eksposur ke token yang lebih spekulatif. Empat token yang paling menarik dipantau adalah Maple Finance (SYRUP), Official Trump (TRUMP), Aster (ASTER), dan Keeta (KTA).
Daftar Isi
Maple Finance Jadi Pilihan Akumulasi
Maple Finance (SYRUP) menjadi salah satu token yang dibeli whale saat market turun. Whale yang memegang SYRUP meningkatkan balance mereka sekitar 220% dalam 24 jam.
Kepemilikan cohort tersebut naik menjadi sekitar 1,68 juta SYRUP, bertambah hampir 1,15 juta token senilai sekitar US$180.000. Sementara itu, top 100 address atau mega whales juga menambah kepemilikan sekitar 0,97%, setara hampir 11 juta SYRUP atau sekitar US$1,7 juta.
Ini menunjukkan bahwa sebagian whale melihat SYRUP sebagai aset berbasis real yield yang lebih menarik dibanding token spekulatif murni.

Maple Diuntungkan oleh Narasi On-Chain Credit
Minat whale terhadap Maple sejalan dengan posisi protokol ini di sektor institutional on-chain credit. Total value locked Maple berada di sekitar US$3,9 miliar, naik sekitar 21% dari US$3,22 miliar pada akhir April.
Sekitar US$1,83 miliar berada dalam active loans, artinya sebagian besar modal tidak menganggur, tetapi sedang digunakan dan menghasilkan yield.
Maple juga mencatat annualized fees sekitar US$75 juta. Produk yield-bearing seperti syrupUSDC dan syrupUSDT masing-masing memberi yield sekitar 4,7% dan 4,1%.
Yield Maple Berasal dari Borrower, Bukan Emisi Token
Salah satu alasan Maple menarik bagi whale adalah sumber yield-nya. Yield berasal dari borrower yang membayar bunga nyata, bukan dari emisi token baru.
Dalam kondisi pasar yang sedang risk-off, aset dengan basis pendapatan lebih jelas sering terlihat lebih menarik dibanding token yang hanya mengandalkan narasi.
Jumlah holder Maple juga meningkat dalam sebulan terakhir menjadi lebih dari 4.242, memberi sinyal bahwa minat terhadap protokol ini mulai meluas.
Baca Juga: Whale Zcash Ubah US$15,85 Juta Jadi Lebih dari US$150 Juta
Tapi Sinyal SYRUP Belum Sepenuhnya Bersih
Meski whale dan mega whale menambah kepemilikan, sinyal SYRUP belum sepenuhnya bersih. Smart money wallets justru memangkas holdings sebesar 4,63%.
Selain itu, exchange balances naik 2,1%, yang bisa berarti sebagian holder memindahkan token ke exchange dan berpotensi siap menjual.
Jadi, meski akumulasi whale terlihat positif, masih ada sinyal kehati-hatian dari kelompok investor lain.
TRUMP Dijual Whale saat Risk-Off

Official Trump (TRUMP) menjadi salah satu token yang dilepas whale saat crash. Whale mengurangi kepemilikan TRUMP sebesar 1,35% dalam satu sesi.
Jumlah tersebut setara sekitar 65.800 token atau hampir US$130.000 pada harga saat ini. Menariknya, top 100 wallets hampir tidak bergerak, sehingga penjualan lebih banyak datang dari whale reguler.
Ini sejalan dengan profil TRUMP sebagai meme coin politik yang sangat sensitif terhadap sentimen dan headline.
TRUMP Masih Tertekan Supply Unlock
TRUMP diperdagangkan di sekitar US$2, jauh dari puncaknya di US$73. Token ini juga belum memiliki utility yang kuat di luar branding politik.
Tekanan lain datang dari unlock harian sekitar 900.000 token atau sekitar US$2 juta per hari sepanjang Mei. Supply drip seperti ini menciptakan tekanan jual konstan.
Dengan ketegangan AS-Iran yang kembali meningkat, sebagian whale tampaknya memilih mengurangi eksposur ke aset politik yang berisiko tinggi.
Aster Juga Ditinggalkan Whale
Aster (ASTER) juga mengalami penjualan dari whale. Dalam 24 jam, whale mengurangi kepemilikan ASTER sebesar 3,42%.
Jumlah tersebut setara sekitar 765.000 token atau sekitar US$520.000. Penjualan ini menarik karena top 100 wallets dan exchange balances hampir tidak berubah, sehingga whale menjadi kelompok utama yang keluar.
ASTER sendiri merupakan token high-beta yang terkait dengan salah satu decentralized perpetual exchange besar. Token ini sempat naik lebih dari 2.000% setelah launch pada September 2025 sebelum mulai cooling down.

Whale Jual ASTER saat Harga Masih Kuat
Menariknya, ASTER masih naik sekitar 1% pada hari yang sama. Artinya, whale menjual ke strength, bukan karena harga sedang jatuh.
Ini bisa dibaca sebagai sinyal profit taking. Ketika market sedang crash dan token masih hijau, whale mungkin memanfaatkan likuiditas untuk keluar tanpa menekan harga terlalu dalam.
Karena ASTER sangat terkait dengan aktivitas leverage, risiko volatilitasnya juga lebih tinggi saat pasar sedang deleveraging.
Keeta Justru Dibeli saat Turun

Keeta (KTA) menunjukkan pola berbeda. Harga KTA turun sekitar 8% dalam 24 jam, tetapi whale justru menambah posisi.
Whale cohort menaikkan balance sebesar 4,56%, menambah sekitar 6.300 token. Jumlahnya memang kecil, tetapi menarik karena whale menjadi satu-satunya kelompok yang menambah posisi saat cohort lain cenderung flat.
Ini bisa menjadi sinyal awal akumulasi berbasis dip.
Whale Percaya Narasi RWA dan Bank Acquisition Keeta
Akumulasi KTA tampaknya terkait dengan narasi infrastruktur Keeta. Keeta adalah Layer-1 untuk global payments yang didukung oleh mantan CEO Google, Eric Schmidt.
Proyek ini juga memiliki rencana mengakuisisi bank menggunakan cadangan KTA. Narasi ini membuat KTA masuk kategori aset infrastruktur dan RWA yang menarik bagi sebagian whale.
Namun, karena harga masih turun, jelas bahwa pasar luas belum sepenuhnya mengikuti keyakinan whale tersebut.
Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Altcoin Tersungkur Saat Bitcoin Memimpin
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

