Connect with us

Cardano News

Cardano Berpeluang Rebound, ADA Pantau Resistance US$0,180

Tim Research Tokocrypto melihat pada 19 Agustus 2026, ADA diperdagangkan di sekitar US$0,17493, naik tipis 0,29%.

Tivan

Published

on

Ilustrasi Cardano. Sumber: CoinMarketCap.

Harga Cardano (ADA) masih berada dalam tekanan setelah mencatat rangkaian pelemahan harian yang panjang. Namun, sinyal bullish divergence mulai terbentuk di timeframe rendah, membuka peluang rebound jika pembeli mampu merebut kembali area resistance penting.

Tim Research Tokocrypto melihat pada 19 Agustus 2026, ADA diperdagangkan di sekitar US$0,17493, naik tipis 0,29%.

“Meski bergerak positif, harga masih berada di bawah beberapa exponential moving average utama, termasuk EMA 20 dan EMA 50 yang berada dekat area US$0,179 hingga US$0,180,” jelasnya.

Area tersebut kini menjadi level kunci. Jika ADA mampu menembus dan ditutup di atas US$0,180, peluang pemulihan menuju US$0,193 hingga US$0,20 dapat terbuka. Namun, jika gagal, risiko penurunan menuju US$0,167 masih perlu diwaspadai.

ADA Masih Tertahan di Bawah EMA Utama

Secara teknikal, ADA masih bergerak di bawah empat EMA utama. EMA 50 berada di sekitar US$0,17927, sementara EMA 20 berada di US$0,17989. Kedua level ini membentuk resistance dekat yang perlu ditembus untuk memperbaiki struktur harga jangka pendek.

Di atasnya, EMA 100 berada di US$0,19356 dan EMA 200 berada jauh lebih tinggi di US$0,24915. Posisi harga yang masih berada di bawah EMA utama menunjukkan tren pemulihan belum terkonfirmasi sepenuhnya.

Selain itu, ADA juga masih tertekan oleh descending trendline yang terbentuk sejak puncak Desember. Garis tren ini telah menahan beberapa upaya rebound sejak Januari, termasuk penolakan pada Mei dan awal Agustus.

Karena itu, area US$0,179 hingga US$0,180 menjadi titik awal yang harus direbut pembeli. Penutupan harian di atas zona tersebut dapat menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual mulai melemah.

Baca juga: RedStone Melonjak 18%, Volume Trading RED Naik 921%

Bullish Divergence Mulai Terbentuk

Meski harga masih lemah, sejumlah analis melihat adanya sinyal awal pembalikan. Analyst Deezy menyoroti bullish divergence pada grafik 4 jam ADA, yaitu kondisi ketika harga terus turun tetapi momentum pelemahan mulai melemah.

Sinyal seperti ini sering dianggap sebagai tanda bahwa seller mulai kehilangan kekuatan. Jika pembeli mulai masuk, ADA dapat mencoba membangun rebound dari area harga saat ini.

Sementara itu, analis Ali Martinez mulai lebih bullish setelah ADA mencapai target US$0,170. Ia menyoroti munculnya sinyal beli dari indikator TD Sequential pada grafik harian, yang sering digunakan untuk membaca potensi perubahan tren.

Ali kini melihat target berikutnya di sekitar US$0,20. Namun, untuk menuju level tersebut, ADA perlu lebih dulu menembus resistance US$0,179–US$0,180 dan kemudian menghadapi area US$0,1925 hingga US$0,19356.

Cardano Prime Lolos Ambang Persetujuan

Dari sisi fundamental, ekosistem Cardano mendapat dorongan dari proposal Cardano Prime. Proposal ini telah melewati ambang persetujuan DRep pada 12 Agustus, dengan dukungan publik dari Cardano Foundation.

Program selama 12 bulan tersebut dijalankan oleh Alpha Growth di bawah pengawasan Intersect. Proposal ini meminta pendanaan 120 juta ADA untuk mendorong pertumbuhan ekosistem DeFi Cardano.

Target utamanya adalah meningkatkan total value locked dari sekitar US$90 juta menjadi US$200 juta yang lebih berkelanjutan. Program ini juga dirancang dengan pembayaran bertahap, review besar sekitar bulan keempat, audit independen, dan mekanisme pengembalian dana yang tidak digunakan ke treasury jika target tidak tercapai.

Struktur tersebut penting karena jumlah pendanaan yang diminta cukup besar. Treasury Cardano disebut memiliki sekitar 1,446 miliar ADA pada awal epoch 647, sehingga alokasi 120 juta ADA menjadi bagian yang signifikan dari cadangan tersebut.

Stablecoin Cardano Ikut Tumbuh

Selain proposal DeFi, pasar stablecoin native Cardano juga menunjukkan pertumbuhan. Kapitalisasi pasar stablecoin native Cardano disebut naik ke US$62,5 juta, meningkat sekitar 55% sejak peluncuran USDCX di jaringan tersebut.

USDCX kini menjadi stablecoin terbesar di Cardano dengan cadangan sekitar US$44 juta. Sebelum peluncuran USDCX, basis stablecoin Cardano berada di kisaran US$37 juta hingga US$38 juta.

Dilaporkan Coinedition, pertumbuhan stablecoin menjadi penting karena likuiditas stablecoin sering menjadi fondasi bagi aktivitas DeFi. Semakin besar suplai stablecoin di jaringan, semakin besar potensi penggunaan untuk trading, lending, liquidity pool, dan aplikasi keuangan on-chain lainnya.

Cardano juga akan mendapatkan decentralized exchange baru bernama Sugar Rush DEX. Platform ini dikembangkan oleh tim di balik Sundae Swap dan menggunakan sistem Gummy Worm, dengan model central limit order book yang lebih mirip exchange tradisional dibanding automated market maker biasa.

Target Bullish Ada di US$0,193

Skenario bullish ADA akan terbuka jika harga berhasil menembus area US$0,17927 hingga US$0,17989. Penutupan di atas cluster EMA tersebut dapat mengonfirmasi bullish divergence dan mengakhiri tekanan jual jangka pendek.

Jika skenario ini terjadi, target berikutnya berada di descending trendline sekitar US$0,1925 dan EMA 100 di US$0,19356. Penembusan di atas area tersebut dapat membuka peluang menuju target lebih besar di US$0,233.

Dukungan dari peningkatan volume pasar kripto, pertumbuhan stablecoin Cardano, dan pendanaan DeFi melalui Cardano Prime dapat membantu memperkuat sentimen jika teknikal mulai membaik.

Namun, selama ADA masih berada di bawah US$0,180, pemulihan belum dapat dianggap kuat. Pembeli perlu menunjukkan tekanan beli yang lebih konsisten untuk membalikkan struktur harga.

Risiko Turun ke US$0,167 Masih Ada

Skenario bearish tetap perlu diperhatikan jika ADA gagal menembus resistance dan justru kehilangan support saat ini. Jika ascending wedge pecah ke bawah, harga dapat turun menuju US$0,167.

Level US$0,167 menjadi area penting karena berdekatan dengan target breakdown wedge dan retest Fibonacci 0,236. Jika level tersebut ditembus, tekanan jual dapat meningkat dan memperpanjang tren pelemahan.

Selain itu, CMF ADA masih berada di sekitar -0,11. Meski tidak separah outflow pada Juni yang sempat turun di bawah -0,35, angka negatif ini menunjukkan aliran modal belum sepenuhnya kembali positif.

Karena itu, meskipun sinyal bullish divergence mulai terbentuk, pasar masih membutuhkan konfirmasi harga dan volume sebelum menyimpulkan bahwa ADA benar-benar siap rebound.

ADA Berada di Titik Penentuan

Secara keseluruhan, Cardano sedang berada di titik penentuan antara kelanjutan tekanan jual dan awal rebound. Rangkaian candle merah yang panjang menunjukkan tekanan bearish sudah berlangsung cukup lama, sementara bullish divergence mengindikasikan momentum penurunan mulai melemah.

Dari sisi fundamental, Cardano Prime dan pertumbuhan stablecoin memberi dukungan terhadap narasi DeFi Cardano dalam jangka menengah. Namun, faktor tersebut belum langsung mengubah struktur teknikal ADA.

Level US$0,179 hingga US$0,180 menjadi area paling penting dalam jangka pendek. Jika ADA mampu menembus level ini, peluang pemulihan menuju US$0,193 hingga US$0,20 akan terbuka.

Sebaliknya, jika ADA gagal merebut resistance tersebut dan turun di bawah support, risiko menuju US$0,167 akan meningkat. Untuk saat ini, sinyal pemulihan mulai muncul, tetapi konfirmasi breakout tetap menjadi faktor utama yang menentukan arah ADA berikutnya.

Baca juga: SEC Siapkan Regulasi Baru untuk Crypto, Apa yang Bakal Berubah?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending