Connect with us

Altcoin News

DeXe Melonjak 60%, Rebound Tajam Usai Anjlok 96% dari ATH

Tim Research Tokocrypto mengatakan lonjakan tersebut terjadi setelah DEXE sebelumnya mengalami penurunan ekstrem hingga 96% dari all-time high di US$49,43 pada 12 Juli.

Tivan

Published

on

DEXE

Harga DeXe (DEXE) mencatat kenaikan tajam dalam 24 jam terakhir. Token ini naik 60,87% ke level US$4,31, jauh mengungguli pergerakan Bitcoin yang cenderung datar.

Tim Research Tokocrypto mengatakan lonjakan tersebut terjadi setelah DEXE sebelumnya mengalami penurunan ekstrem hingga 96% dari all-time high di US$49,43 pada 12 Juli.

“Dari titik terendah di sekitar US$1,56, harga mulai memantul kuat karena aksi beli spot dan short covering di pasar derivatif,” jelasnya.

Namun, reli ini masih lebih terlihat sebagai rebound teknikal setelah kondisi oversold ekstrem, bukan pemulihan fundamental yang solid.

Rebound Setelah Tekanan Jual Ekstrem

Kenaikan lebih dari 60% pada DEXE mencerminkan relief rally setelah tekanan jual besar-besaran. Penurunan tajam sebelumnya membuat banyak posisi long dengan leverage terlikuidasi dan mendorong indikator teknikal ke area oversold.

RSI 14 hari DEXE sempat berada di level 28,41, menunjukkan kondisi jual berlebih. Setelah harga turun ke area US$1,30 hingga US$1,50, sejumlah pembeli spot mulai masuk dan membangun dasar untuk rebound.

Pergerakan ini menandakan bahwa tekanan jual paksa mulai mereda. Ketika penjual mulai kehabisan tenaga, harga dapat memantul cepat karena likuiditas kembali masuk dan trader mencoba memanfaatkan peluang jangka pendek.

Meski begitu, kenaikan ini belum cukup untuk menyebut DEXE telah pulih sepenuhnya. Harga masih jauh dari level tertinggi sebelumnya, sehingga reli saat ini lebih tepat dilihat sebagai pemulihan teknikal dari fase kapitulasinya.

Pergerakan harga DeXe (DEXE/USDT) pada Sabtu, 25 Juli 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga DeXe (DEXE/USDT) pada Sabtu, 25 Juli 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Altcoin Mulai Menguat, tapi Belum Masuk Altseason Penuh

Derivatif dan Sentimen Ikut Dorong Reli

Selain aksi beli spot, pasar derivatif juga ikut memperbesar volatilitas DEXE. Open interest naik dari sekitar US$20 juta menjadi US$48 juta selama reli berlangsung.

Kenaikan open interest menunjukkan meningkatnya aktivitas spekulatif, baik dari trader yang menutup posisi short maupun trader baru yang membuka posisi long untuk mengejar momentum.

Funding rate yang sebelumnya sangat negatif saat crash juga mulai kembali normal. Kondisi ini mengindikasikan bahwa tekanan bearish mulai mereda dan sebagian pelaku pasar mulai berbalik lebih optimistis terhadap peluang rebound.

Sentimen sosial juga ikut berubah. Setelah sebelumnya dipenuhi kepanikan, skor sentimen DEXE kini berbalik positif di level 4,67. Ini menunjukkan adanya pergeseran dari ketakutan ekstrem menuju minat beli oportunistis.

Namun, pergerakan yang terlalu cepat juga membuat risiko pembalikan tetap tinggi. Jika reli terlalu banyak ditopang oleh derivatif, bukan volume spot yang stabil, maka aksi ambil untung atau likuidasi baru dapat kembali memicu volatilitas tajam.

Level US$4 Jadi Support Kunci

Dalam jangka pendek, area US$4 menjadi level penting untuk dipantau. Jika DEXE mampu bertahan di atas support tersebut, peluang untuk menguji resistance US$6 masih terbuka.

Level US$6 menjadi area penting karena berdekatan dengan puncak pemulihan terbaru. Penembusan di atas level ini dapat memperkuat struktur rebound dan membuka ruang kenaikan lanjutan.

Namun, jika DEXE gagal bertahan di atas US$4, tekanan jual berpotensi kembali meningkat. Dalam skenario tersebut, harga dapat turun menuju pivot harian di sekitar US$3,18.

Selain itu, resistance besar masih berada jauh di atas harga saat ini. SMA 7 hari berada di sekitar US$17,36, yang menjadi area hambatan kuat jika DEXE mencoba melanjutkan pemulihan lebih besar.

Untuk saat ini, outlook DEXE masih cautiously bullish dalam rentang terbatas. Rebound tajam menunjukkan momentum jangka pendek mulai membaik, tetapi reli masih rapuh karena lebih banyak digerakkan oleh struktur pasar, short covering, dan sentimen spekulatif.

Kunci berikutnya adalah apakah DEXE mampu berkonsolidasi di atas US$4 dengan dukungan volume spot yang stabil. Jika open interest terus naik tanpa dukungan permintaan nyata, risiko likuidasi dan koreksi tajam tetap perlu diwaspadai.

Baca juga: Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending