Altcoin News
Dogecoin Bangkit Lagi? Pola Langka Muncul, Analis Bidik Harga $1,10
Dogecoin (DOGE) menunjukkan tanda-tanda awal pemulihan setelah mengalami tekanan jual signifikan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Meski sempat terpuruk akibat aksi jual agresif dan likuidasi besar-besaran investor jangka pendek, pergerakan harga terbaru mengindikasikan kondisi pasar mulai stabil.
Pada saat penulisan, DOGE diperdagangkan di kisaran US$0,132, mencatatkan kenaikan sekitar 1,9% dalam 24 jam terakhir, menurut data CoinMarketCap.
Dilaporkan Coinpaper, sejumlah analis teknikal mencermati bahwa momentum bearish Dogecoin mulai melemah. Beberapa sinyal teknikal penting muncul di berbagai kerangka waktu, memunculkan spekulasi bahwa DOGE berpotensi membentuk pola bullish yang terakhir kali terlihat pada 2021.

Support Kunci Bertahan, Struktur Harga Mulai Berubah
Analis kripto Tony mencatat bahwa DOGE sebelumnya mengalami aksi jual tajam dari level US$0,1360, sebelum turun hingga di bawah US$0,1240. Penurunan tersebut diduga sebagai liquidity sweep karena diikuti oleh pemulihan yang relatif cepat.
Sejak menyentuh level terendah tersebut, harga DOGE membentuk pola higher low di sekitar US$0,1260. Meski kenaikannya belum eksplosif, pola ini menunjukkan adanya minat beli pada level harga yang semakin tinggi, sebuah perubahan signifikan dibandingkan struktur tren turun sebelumnya.
Zona US$0,1280–US$0,1300 kini menjadi area krusial. Jika DOGE mampu merebut kembali area ini, struktur pasar jangka pendek berpotensi berbalik menjadi bullish, dengan target lanjutan di US$0,1350 hingga US$0,1400. Sebaliknya, kegagalan menembus zona tersebut dapat mendorong harga kembali ke area support US$0,1200.
Baca juga: Dogecoin Tertekan! Harga Terancam Ambles ke $0,115, Sinyal Bearish?
Divergensi Bullish Perkuat Peluang Reversal
Analis lain, Trader Tardigrade, mengidentifikasi adanya bullish divergence pada indikator Relative Strength Index (RSI) 4 jam. Saat harga DOGE terus menurun dari atas US$0,1400, RSI justru membentuk higher low. Pola ini kerap muncul menjelang pembalikan arah harga setelah tren turun yang panjang.
Dari sisi volume, tekanan jual dinilai mulai melemah. Gelombang penjualan masih terjadi, namun dengan intensitas yang lebih kecil dibandingkan sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan tekanan distribusi mulai mereda.
Secara teknikal, penembusan di atas swing high US$0,1320 dapat menjadi konfirmasi awal perubahan momentum. Jika level ini berhasil dilewati, DOGE berpeluang melaju cepat menuju area US$0,1450–US$0,1500. Namun, jika harga justru jatuh di bawah level terendah divergensi, skenario bullish akan gugur dan membuka risiko penurunan ke sekitar US$0,1180.
Sejumlah analis bahkan menyoroti kemunculan pola teknikal jangka panjang yang menyerupai struktur bullish besar seperti pada 2021—periode ketika Dogecoin mencatat reli masif. Meski target US$1,10 masih bersifat spekulatif, sinyal teknikal terbaru membuat pasar mulai kembali melirik potensi kebangkitan koin meme tersebut.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
-
Academy5 days agoRiset Kripto 14-18 Sept 2026: Bitcoin Tertekan Suku Bunga, Kok Malah Naik?
-
Market7 days agoPasar Kripto Hari Ini 17 September 2026: BTC Bereaksi Usai Keputusan The Fed
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 18 September 2026: AVA Naik 65%, Pergerakan BTC Terbatas
-
Altcoin News6 days agoStarship Siap Terbang 22 September, SPCXB Naik 4,14% Usai Terobosan SEC

