Altcoin News
ENA Naik 2 Kali Lipat, Fee Switch Bisa Dorong Harga ke US$0,24?
TIm Research Tokocrypto menilai ENA sempat melonjak sekitar 23% dalam 24 jam ke level US$0,17 pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Harga Ethena (ENA) mencatat reli tajam setelah pengembang mengumumkan perubahan besar pada struktur tokenomics, mulai dari penghentian skema unlock bulanan investor awal hingga rencana menggunakan pendapatan protokol untuk melakukan pembelian kembali atau buyback ENA.
TIm Research Tokocrypto menilai ENA sempat melonjak sekitar 23% dalam 24 jam ke level US$0,17 pada Kamis, 27 Agustus 2026.
“Dalam sedikit lebih dari sepekan, harga token tersebut bahkan telah meningkat lebih dari dua kali lipat dari sekitar US$0,08,” katanya.
Data CoinGecko menunjukkan volume perdagangan ENA juga meningkat tajam. Pada 28 Agustus, volumenya mencapai sekitar US$1,81 miliar, dibandingkan US$484,5 juta sehari sebelumnya.
Reli tersebut muncul setelah Ethena Foundation mengumumkan sejumlah perubahan yang bertujuan mengurangi tekanan jual dari investor awal sekaligus menciptakan hubungan yang lebih langsung antara pertumbuhan bisnis Ethena dan permintaan terhadap token ENA.
Daftar Isi
Fee Switch Bisa Bawa Buyback Besar ke ENA
Perhatian utama pasar tertuju pada proposal fee switch yang sedang melalui proses governance.
Jika proposal tersebut disetujui dan suplai stablecoin USDe mencapai US$7,5 miliar, sebanyak 95% dari net revenue yang diterima dari lini bisnis Ethena akan dialokasikan untuk membeli ENA secara programatis di pasar terbuka. Sisanya sebesar 5% digunakan untuk pertumbuhan ekosistem.
Lini bisnis yang termasuk dalam mekanisme tersebut mencakup USDe savings, bisnis stablecoin white-label, serta produk baru Ethena [X].
Mekanisme ini berpotensi memberikan sumber permintaan baru terhadap ENA. Berbeda dengan reli yang hanya mengandalkan sentimen pasar, buyback dapat menciptakan pembelian token secara berkala apabila bisnis Ethena terus menghasilkan pendapatan.
Namun, buyback belum akan langsung berjalan.
Suplai USDe saat ini masih berada di bawah US$5 miliar, setelah sebelumnya sempat mencapai hampir US$15 miliar pada Oktober 2025. Artinya, USDe masih perlu tumbuh cukup signifikan untuk mencapai ambang pertama sebesar US$7,5 miliar sebelum mekanisme tersebut dapat aktif.
Baca juga: BICO Terbang 57% Sepekan, Masih Bisa Lanjut Naik ke US$0,035?
Tekanan Jual Investor Awal Mulai Dikurangi
Katalis berikutnya datang dari perubahan jadwal distribusi token investor awal.
Ethena Foundation mengatakan telah membeli token ENA yang masih terkunci dari sejumlah investor seed besar yang sebelumnya tercatat melakukan penjualan selama sembilan bulan terakhir.
Langkah tersebut membuat kelompok investor yang sebelumnya menjual ENA tidak lagi memiliki token terkunci yang dapat dilepas ke pasar pada masa mendatang.
Dikutip Coinedition, Ethena dan investor utamanya juga sepakat untuk mengakhiri skema unlock VC bulanan. Sisa alokasi investor akan dilepas sekaligus pada 5 Oktober 2026, menggantikan mekanisme pelepasan token secara bertahap setiap bulan. Token milik tim tetap mengikuti jadwal vesting sebelumnya.
Perubahan tersebut penting karena token unlock sering menjadi perhatian investor kripto. Bertambahnya suplai token yang dapat diperdagangkan berpotensi memberikan tekanan jual apabila investor awal memilih melakukan realisasi keuntungan.
Dengan menghapus pelepasan bulanan, salah satu ketidakpastian yang selama ini membayangi ENA menjadi lebih terukur.
ENA Berhasil Tembus Resistance US$0,18
Sentimen fundamental tersebut juga datang ketika struktur teknikal ENA mulai membaik.
Harga sebelumnya bergerak dari sekitar US$0,08 menuju US$0,19, sekaligus berhasil menembus area resistance US$0,14 hingga US$0,18 yang berkali-kali menghambat kenaikan sejak April.
ENA juga berhasil bergerak di atas EMA 200 hari yang berada di sekitar US$0,1315, setelah sebelumnya berada dalam tren bearish cukup panjang.
Data CoinGecko memperlihatkan perubahan harga yang cukup signifikan. ENA berada di sekitar US$0,083 pada 18 Agustus dan ditutup di sekitar US$0,17 pada 27 Agustus, atau meningkat lebih dari 100% dalam sembilan hari.
Meski demikian, setelah reli besar tersebut ENA mulai mengalami konsolidasi. Data pasar pada 28 Agustus menunjukkan harga bergerak di sekitar US$0,16.
Target September Bisa ke US$0,24?

Setelah reli besar, area US$0,14-US$0,18 kini menjadi zona penting bagi ENA.
Jika harga mampu mempertahankan area tersebut sebagai support dan proposal fee switch mendapatkan persetujuan, momentum bullish berpotensi berlanjut pada September.
Dalam skenario bullish, area US$0,20 hingga US$0,24 menjadi target berikutnya yang dapat diperhatikan.
Namun, hasil governance vote menjadi salah satu katalis penting. Voting fee switch berlangsung mulai 27 Agustus hingga 2 September 2026. Data awal menunjukkan proposal mendapatkan dukungan kuat dari pemegang ENA.
Harga juga masih harus menghadapi potensi aksi ambil untung setelah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam waktu singkat.
Jika ENA gagal mempertahankan area US$0,14, support berikutnya berada di sekitar EMA 200 hari pada US$0,1315. Kehilangan level tersebut berpotensi membawa harga kembali menuju area US$0,12.
USDe Jadi Kunci Reli Berikutnya
Meskipun fee switch menjadi katalis positif, keberhasilannya pada akhirnya sangat bergantung pada pertumbuhan USDe.
Suplai USDe telah turun dari hampir US$15 miliar pada Oktober 2025 menjadi kurang dari US$5 miliar saat ini. Penurunan terjadi seiring melemahnya funding rate pasar derivatif yang merupakan salah satu sumber imbal hasil USDe.
Ethena kini berupaya memperluas sumber pertumbuhan di luar pasar derivatif kripto.
Protokol tersebut baru-baru ini mengumumkan fasilitas senilai US$1 miliar dengan FalconX untuk menyalurkan aset pendukung USDe ke pinjaman institusional dengan jaminan berlebih. Ethena juga memperkuat hubungan dengan pemain institusional seperti Janus Henderson dan Coinbase.
Karena itu, perjalanan ENA menuju level yang lebih tinggi tidak hanya bergantung pada sentimen pasar kripto.
Jika Ethena mampu kembali membawa suplai USDe menuju US$7,5 miliar dan mengaktifkan mekanisme buyback, pertumbuhan bisnis protokol berpotensi diterjemahkan menjadi permintaan langsung terhadap ENA.
Sebaliknya, jika pertumbuhan USDe stagnan, salah satu katalis utama yang saat ini mendorong optimisme investor juga dapat tertunda.
Untuk sementara, kombinasi perubahan tokenomics, berkurangnya tekanan unlock investor, dan rencana buyback membuat ENA menjadi salah satu altcoin yang paling diperhatikan menjelang September 2026. Namun, setelah kenaikan lebih dari 100% hanya dalam hitungan hari, volatilitas dan risiko koreksi tetap tinggi.
Baca juga: Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Bitcoin News5 days agoDampak AS Buyback Obligasi Terhadap Bitcoin Ternyata Lebih Besar dari Dugaan!
-
Market4 days agoPasar kripto Hadapi Pekan Penting: Data PCE hingga Jackson Hole Jadi Penentu Arah
-
Altcoin News6 days agoTokenized Stock Holder Hampir Tembus 2 Juta, Volume Naik 246%
-
Market5 days agoPasar Kripto Hari Ini 24 Agustus 2026: Altcoin Mulai Tunjukkan Momentum

