Connect with us

Bitcoin News

ETF Bitcoin dan Ethereum Catat Inflow Tembus US$2,6 Miliar

Tim Research Tokocrypto menilai ETF Bitcoin menjadi kontributor terbesar dengan arus masuk US$1,92 miliar.

Tivan

Published

on

Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.

Produk ETF Bitcoin dan Ethereum spot yang tercatat di Amerika Serikat mencatat pekan terbaik sejak Oktober 2025. Dalam lima hari perdagangan yang berakhir pada 21 Agustus 2026, kedua kelompok produk tersebut membukukan inflow gabungan sekitar US$2,6 miliar.

Tim Research Tokocrypto menilai ETF Bitcoin menjadi kontributor terbesar dengan arus masuk US$1,92 miliar.

“Sementara itu, ETF Ethereum mencatat inflow US$697,18 juta, membalikkan outflow gabungan sekitar US$391,96 juta pada pekan sebelumnya,” katanya.

Lonjakan inflow ini memperkuat sinyal bahwa minat institusional terhadap aset kripto kembali meningkat. Namun, kenaikan nilai aset ETF tidak hanya berasal dari uang baru, tetapi juga dari revaluasi harga Bitcoin dan Ethereum yang ikut menguat tajam sepanjang pekan tersebut.

Bitcoin ETF Catat Lima Hari Inflow Beruntun

Menurut data SoSoValue yang dikutip dalam sejumlah laporan pasar, ETF Bitcoin mencatat lima hari berturut-turut inflow dari 17 hingga 21 Agustus. Total inflow mingguan mencapai sekitar US$1,92 miliar, menjadi pekan terkuat untuk produk tersebut sejak Oktober 2025.

Arus masuk terbesar terjadi pada 20 Agustus, ketika ETF Bitcoin membukukan inflow harian sekitar US$606 juta. Angka tersebut menjadi hari inflow terbesar sejak Mei dan memperkuat dorongan harga BTC yang sempat bergerak mendekati US$80.000.

Volume perdagangan juga ikut melonjak. The Block melaporkan combined ETF trading volume untuk Bitcoin dan Ethereum naik lebih dari tiga kali lipat menjadi sekitar US$29 miliar sepanjang pekan tersebut.

Kenaikan volume ini menunjukkan inflow ETF tidak terjadi dalam pasar yang sepi. Aktivitas perdagangan meningkat bersamaan dengan reli harga, menandakan investor institusional dan trader pasar modal kembali aktif mengambil posisi.

Baca juga: CZ Sebut Miliarder pun Bisa Sulit Punya 1 Bitcoin, Ini Alasannya

Ethereum ETF Ikut Pulih Tajam

Ethereum ETF juga mencatat pemulihan kuat setelah sempat mengalami outflow pada pekan sebelumnya. Inflow mingguan mencapai sekitar US$697 juta, menjadi pekan terbesar dalam 46 pekan terakhir atau sejak Oktober 2025.

Pada 20 Agustus, Ethereum ETF mencatat inflow harian sekitar US$220,77 juta, menjadi hari inflow terbesar sejak Oktober 2025. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan pemulihan harga ETH yang kembali menarik perhatian investor setelah sebelumnya tertinggal dari Bitcoin.

Masuknya dana ke Ethereum ETF menjadi sinyal penting karena ETH sempat menghadapi tekanan sepanjang 2026. Jika inflow berlanjut, Ethereum dapat kembali mendapat dukungan dari sisi permintaan institusional.

Namun, total aset Ethereum ETF masih belum kembali ke puncak sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa meski pemulihan arus dana kuat, pasar masih perlu melihat apakah tren inflow dapat bertahan ketika harga ETH mengalami koreksi.

Kenaikan Aset Banyak Dipicu Revaluasi Harga

Dilaporkan BeInCrypto, meski inflow gabungan Bitcoin dan Ethereum ETF mencapai sekitar US$2,6 miliar, nilai aset produk tersebut naik jauh lebih besar. Laporan pasar menyebut total aset gabungan meningkat sekitar US$23 miliar sepanjang pekan tersebut.

Artinya, kenaikan aset tidak hanya berasal dari uang baru yang masuk ke ETF. Sebagian besar peningkatan dipicu oleh revaluasi harga underlying asset, yaitu Bitcoin dan Ethereum, yang menguat tajam dalam periode yang sama.

The Block mencatat Bitcoin dan Ethereum sama-sama reli sepanjang pekan tersebut, sehingga nilai kepemilikan ETF meningkat secara signifikan. Kenaikan aset ini memperlihatkan efek ganda dari inflow baru dan kenaikan harga pasar.

Dengan kata lain, ETF tidak hanya menerima modal baru, tetapi juga mendapat dorongan mark-to-market dari reli harga crypto. Faktor ini penting karena headline kenaikan aset dapat terlihat lebih besar dibanding arus dana bersih yang benar-benar masuk.

ETF Altcoin Juga Catat Inflow

Selain Bitcoin dan Ethereum, sejumlah ETF altcoin AS juga mencatat inflow pada pekan yang sama. XRP ETF memimpin dengan inflow sekitar US$39,78 juta dan mencatat volume perdagangan mingguan rekor di US$271,74 juta, menurut data yang dikutip BeInCrypto.

Solana ETF menyusul dengan inflow sekitar US$28,34 juta, menandai delapan pekan berturut-turut arus masuk positif. Chainlink ETF menarik sekitar US$13,35 juta, menjadi pekan terbesar kedua sejak peluncuran pada Desember, dengan aset mencapai rekor US$171,59 juta.

Produk Hyperliquid juga mencatat inflow sekitar US$3,89 juta dan menutup pekan dengan aset rekor US$360,39 juta. Sementara itu, Dogecoin ETF berada di belakang kelompok tersebut dengan inflow sekitar US$654.416.

Kinerja altcoin ETF menunjukkan bahwa minat investor tidak hanya terkonsentrasi pada BTC dan ETH. Meski nominalnya jauh lebih kecil, inflow ke produk altcoin memberi sinyal bahwa risk appetite mulai meluas ke aset kripto lain.

Sentimen Institusional Mulai Membaik

Pekan inflow besar ini muncul ketika pasar crypto sedang mendapat dorongan dari sejumlah katalis. Bitcoin sebelumnya menguat setelah US Treasury meningkatkan pembelian kembali obligasi jangka panjang, yang menekan yield dan mendorong investor kembali ke aset berisiko.

Investor juga mencermati perkembangan regulasi AS, termasuk dorongan pemerintah terhadap kerangka aturan crypto yang lebih jelas. Kombinasi likuiditas makro, penurunan yield, dan harapan regulasi membuat ETF kembali menjadi jalur utama bagi investor institusional untuk masuk ke pasar crypto.

Namun, secara tahunan, gambaran ETF belum sepenuhnya pulih. Laporan BeInCrypto mencatat Bitcoin ETF masih mencatat net outflow US$2,91 miliar sepanjang 2026, sementara Ethereum ETF masih outflow US$177,93 juta.

Karena itu, pekan inflow besar ini menjadi sinyal pemulihan, tetapi belum cukup untuk memastikan tren tahunan telah berbalik sepenuhnya.

Outlook: Inflow Kuat, tapi Perlu Konsistensi

Secara keseluruhan, inflow US$2,6 miliar ke ETF Bitcoin dan Ethereum menjadi sinyal positif bagi pasar crypto. Arus masuk ini menunjukkan minat investor institusional kembali meningkat setelah periode outflow dan volatilitas.

Bitcoin ETF masih menjadi magnet utama dengan inflow US$1,92 miliar, sementara Ethereum ETF menunjukkan pemulihan penting dengan inflow hampir US$700 juta. Di saat yang sama, ETF altcoin seperti XRP, Solana, Chainlink, dan Hyperliquid juga mulai mencatat arus masuk positif.

Namun, pasar tetap perlu melihat konsistensi. Kenaikan aset ETF sebesar US$23 miliar sebagian besar berasal dari revaluasi harga, bukan hanya inflow baru. Jika harga Bitcoin dan Ethereum terkoreksi, total aset ETF dapat turun meski arus dana tetap positif.

Kunci berikutnya adalah apakah ETF mampu mempertahankan inflow dalam beberapa pekan ke depan. Jika arus masuk berlanjut, ETF dapat menjadi penopang penting bagi harga Bitcoin, Ethereum, dan altcoin besar. Namun, jika inflow melemah setelah reli harga, pasar berisiko kembali menghadapi volatilitas dan aksi ambil untung.

Baca juga: Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending