Altcoin News
Grayscale Sebut 5 Altcoin Ini Bisa Diuntungkan dari Tren Tokenized Stocks
Tim Research Tokocrypto mengatakan secara keseluruhan, Grayscale melihat tokenized stocks sebagai salah satu narasi besar yang dapat memperkuat peran blockchain.
Grayscale menilai lima jaringan blockchain berpotensi mendapat manfaat besar dari pertumbuhan tokenized stocks atau saham yang ditokenisasi. Kelima jaringan tersebut adalah Ethereum, Solana, Avalanche, BNB Chain, dan Canton Network.
Dalam catatan riset terbarunya, Grayscale menyebut tokenized equities sebagai salah satu tanda paling jelas bahwa teknologi blockchain mulai masuk lebih dalam ke pasar keuangan tradisional. Tren ini berkembang seiring meningkatnya minat investor terhadap produk saham yang dapat diperdagangkan secara on-chain.
Tiga Model Tokenized Stocks Mulai Berkembang
Dilaporkan BeInCrypto, Grayscale menjelaskan ada tiga model utama yang mendorong pertumbuhan tokenized stocks. Model pertama adalah wrapper model, yaitu token yang merepresentasikan saham yang disimpan di dalam special purpose vehicle.
Model ini saat ini menguasai lebih dari 70% nilai pasar tokenized stocks. Token berbasis wrapper memberi investor eksposur terhadap harga saham, tetapi bukan kepemilikan langsung atas saham tersebut.
Produk seperti ini banyak diminati trader ritel karena dapat diperdagangkan 24/7 dan lebih mudah terhubung dengan ekosistem DeFi. Dalam model ini, Ethereum, Solana, dan BNB Chain menjadi jaringan yang paling banyak digunakan untuk membawa aset saham ke blockchain.
Model kedua adalah membawa sekuritas yang sudah ada ke blockchain melalui jalur regulasi. Grayscale menyoroti pilot DTCC di Canton Network sebagai contoh penting. Program ini berjalan dengan dukungan no-action letter dari SEC dan ditargetkan meluncur secara langsung pada paruh pertama 2026.
Peran DTCC membuat model ini mendapat perhatian besar. Pada 2024, DTCC memproses transaksi sekuritas senilai US$3,7 kuadriliun. DTCC juga telah bergabung dengan Euroclear sebagai co-chair governance Canton Network.
Avalanche dan Solana Disorot lewat Saham On-Chain
Model ketiga adalah issuer-native model, yaitu ketika perusahaan menerbitkan saham secara langsung di blockchain. Grayscale menilai model ini sebagai pendekatan paling menjanjikan dalam jangka panjang, meskipun likuiditas pasar masih tipis dan aturan regulasi masih perlu diperjelas.
Securitize menjadi contoh terbaru dari model ini. Perusahaan tersebut menjadi emiten publik baru pertama yang membawa sahamnya sendiri ke blockchain saat debut di NYSE. Saham SECZ diluncurkan di Avalanche dan Solana sejak hari pertama.

Baca juga: Grayscale Soroti 8 Kripto dengan Narasi Terkuat Saat Ini
Securitize memperkirakan SECZ dapat menjadi tokenized stock terbesar di dunia. Pilihan Avalanche dan Solana juga sejalan dengan pandangan Grayscale bahwa jaringan terbuka dan hybrid dapat menjadi infrastruktur penting untuk saham yang diterbitkan langsung secara on-chain.
Selain itu, Securitize juga dikenal sebagai platform tokenisasi di balik BlackRock BUIDL, salah satu dana tokenized US Treasury terbesar di pasar.
Tokenized Stocks Bisa Jadi Katalis Baru Altcoin
Grayscale memperkirakan ketiga model tokenized stocks akan berjalan berdampingan dalam beberapa tahun ke depan. Wrapper products kemungkinan tetap mengandalkan Ethereum, Solana, dan BNB Chain. Sementara itu, Canton Network menjadi salah satu jaringan penting untuk eksperimen institusional, dan Avalanche serta Solana mendapat sorotan dari model issuer-native.
Tren ini muncul ketika tokenized equities mulai bergerak dari tahap uji coba menuju infrastruktur yang lebih teregulasi. Namun, adopsi yang lebih luas masih bergantung pada kejelasan aturan, terutama untuk saham yang diterbitkan langsung di blockchain.

Untuk saat ini, Ethereum dan Solana masih menjadi dua jaringan utama yang paling diperhatikan pasar. Ether diperdagangkan di sekitar US$1.785, sementara SOL berada di kisaran US$78. Keduanya menjadi rumah bagi semakin banyak aset tokenisasi on-chain.
Tim Research Tokocrypto mengatakan secara keseluruhan, Grayscale melihat tokenized stocks sebagai salah satu narasi besar yang dapat memperkuat peran blockchain dalam pasar keuangan tradisional.
“Jika adopsi terus berkembang, jaringan seperti Ethereum, Solana, Avalanche, BNB Chain, dan Canton Network berpotensi menjadi infrastruktur utama dalam fase berikutnya dari tokenisasi aset,” pungkasnya.
Baca juga: Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Market7 days agoRWA Token Makin Panas di Juli 2026, Ini Aset yang Jadi Sorotan Pasar
-
Market5 days agoSinyal Kripto 6 Juli 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar
-
Market4 days agoTrump Sebut Dirinya Big Crypto Guy, Debat Etika Kripto di AS Makin Panas
-
Altcoin News6 days agoApa itu Open USD? Stablecoin yang Didukung Visa, Mastercard hingga Google

