Altcoin News
Harga Chainlink (LINK) di Ujung Tanduk: Tembus $10 Bisa Seret ke $7,15
Harga Chainlink (LINK) saat ini berada di titik krusial yang menjadi perhatian para analis kripto. Support utama di kisaran US$10–11 disebut sebagai penentu arah pergerakan harga LINK sepanjang tahun ini. Jika level tersebut gagal dipertahankan, LINK berpotensi mengalami tekanan besar hingga turun ke US$7,15.
Sejumlah analis menilai risiko penurunan semakin nyata seiring munculnya indikasi teknikal bearish pada grafik mingguan. Salah satu pola yang disorot adalah Head & Shoulders, yang kerap menjadi sinyal awal pembalikan tren ke arah bawah.
Analisis Harga LINK

Baca juga: 5 Kripto Paling Bullish Minggu Ini: SEI dan Chainlink Jadi Favorit Investor!
Dilaporkan Coincu, analis kripto CryptoBullett memperingatkan bahwa pelemahan di bawah area US$10–11 dapat berdampak buruk bagi LINK. Ia menyebut skenario terburuk bisa membawa harga Chainlink turun ke kisaran US$4–5, yang diperkirakan menjadi level terendah tahun ini. Meski demikian, analis menekankan bahwa pergerakan pasar kripto sangat dinamis dan proyeksi tersebut tidak bersifat pasti.
Pada saat penulisan, harga LINK tercatat diperdagangkan di level US$11,92, naik 3,94% dalam 24 jam terakhir, dengan volume perdagangan harian mencapai US$395,8 juta.
Di sisi lain, masih terdapat peluang pemulihan apabila LINK mampu bertahan di zona support US$11,8–12,2. Area ini sebelumnya terbukti kuat dan berpotensi menjadi landasan bagi pergerakan naik menuju level resistansi berikutnya di US$14,9.
Data On-chain LINK

Data on-chain dari Santiment menunjukkan bahwa LINK saat ini berada dalam kondisi undervalued. Rasio Market Value to Realized Value (MVRV) 30 hari tercatat di angka -9,5%, yang mengindikasikan potensi fase stabilisasi harga. Sementara itu, CoinGlass melaporkan penurunan open interest sebesar 2,19%, menandakan berkurangnya risiko spekulatif di pasar.
Menurut Tim Research Tokocrypto, Chainlink (LINK) saat ini berada di persimpangan teknikal yang sangat krusial, di mana para analis memperingatkan adanya risiko penurunan tajam menuju $7,15 atau bahkan $4-5 jika zona penyangga utama di kisaran $10-11 ditembus, sebuah skenario bearish yang diperkuat oleh pembentukan potensi pola Head & Shoulders pada grafik mingguan.
“Namun, di tengah ancaman tersebut, harga yang bertahan di atas area $11,8–$12,2 saat ini memberikan harapan pemulihan jangka pendek menuju $14,9, didukung oleh sentimen pasar yang masih mencoba mempertahankan struktur harga agar tidak runtuh,” ujarnya.
Dengan meningkatnya volume perdagangan dalam beberapa hari terakhir, pergerakan LINK ke depan dinilai akan sangat menentukan, apakah harga akan menembus support penting atau justru memantul dan melanjutkan tren pemulihan.
Baca juga: Perkuat Ekosistem DeFi, Plasma Gabung Chainlink SCALE dan Aave
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
-
Academy7 days agoRiset Kripto 19-23 Jan 2026: Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!
-
Bitcoin News7 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin di $89.000, Sinyal Konsolidasi?
-
Altcoin News6 days agoAirdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop
-
Bitcoin News5 days agoWhite Paper Bitcoin Mejeng di Bursa Efek New York

