Connect with us

Crypto

Harga Ethereum Bergerak Datar di US$1.727, Investor Tunggu Pemicu Baru

Harga Ethereum (ETH) hari ini bergerak stagnan di kisaran US$1.727. Meski volume perdagangan meningkat hingga US$12 miliar, tekanan mingguan masih membayangi pergerakan ETH dan membuat investor menanti arah baru pasar.

Tivan

Published

on

Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.

Ethereum (ETH) masih kesulitan menemukan arah yang jelas setelah bergerak relatif datar dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga Ethereum berada di level US$1.727, hanya berubah sekitar -0,01% dibandingkan hari sebelumnya.

Pergerakan yang nyaris stagnan ini menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase menunggu. Di satu sisi, tekanan jual mulai mereda dibandingkan beberapa minggu lalu.

Namun di sisi lain, belum ada dorongan yang cukup kuat untuk membawa Ethereum kembali ke jalur pemulihan yang lebih agresif.

Kondisi tersebut membuat investor dan trader memilih bersikap lebih selektif sambil mengamati perkembangan pasar kripto secara keseluruhan.

Baca Juga: Harga Ethereum Sentuh $1.669, Pasar Menunggu Dorongan Baru

Pergerakan ETH Masih Terjebak dalam Rentang Sempit

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat harga Ethereum bergerak di antara US$1.715 hingga US$1.776.

Rentang harga tersebut menunjukkan bahwa aktivitas transaksi masih cukup aktif, tetapi belum menghasilkan pergerakan yang signifikan.

Setiap kali harga mencoba naik mendekati area atas, aksi ambil untung kembali muncul dan menahan laju penguatan.

Di sisi lain, tekanan jual juga belum cukup besar untuk mendorong ETH turun lebih dalam. Akibatnya, Ethereum masih bergerak dalam pola konsolidasi yang relatif sempit.

Bagi pelaku pasar, situasi seperti ini sering menjadi fase penentuan sebelum muncul pergerakan yang lebih besar ke salah satu arah.

Tekanan Mingguan Belum Hilang

Meskipun harga harian terlihat stabil, performa Ethereum dalam jangka pendek masih menunjukkan adanya tekanan.

Dalam tujuh hari terakhir, harga Ethereum tercatat melemah sekitar 2,85%. Data ini menunjukkan bahwa sentimen pasar terhadap Ethereum belum sepenuhnya pulih meskipun volatilitas mulai menurun.

Koreksi mingguan tersebut juga menjadi indikasi bahwa sebagian investor masih memilih mengurangi risiko sambil menunggu kepastian arah pasar global dan aset digital.

Selama tekanan mingguan belum berhasil dibalik menjadi tren positif, Ethereum masih berpotensi bergerak terbatas.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 23 Juni 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 23 Juni 2026. Sumber: Tokocrypto.

Koreksi Jangka Menengah Masih Membebani

Jika melihat periode yang lebih panjang, Ethereum masih menghadapi tantangan yang cukup besar.

Dalam 30 hari terakhir, ETH turun sekitar 18,40%. Sementara dalam 60 hari terakhir koreksinya mencapai 25,19%, dan dalam periode 90 hari harga masih melemah hampir 20%.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa Ethereum masih berada dalam proses pemulihan setelah mengalami tekanan cukup berat dalam beberapa bulan terakhir.

Meski demikian, laju penurunan yang mulai melambat memberikan sinyal bahwa pasar sedang mencoba membangun area stabil sebelum menentukan tren berikutnya.

Volume Perdagangan Menunjukkan Aktivitas Tinggi

Salah satu aspek menarik dari pergerakan Ethereum kali ini adalah meningkatnya aktivitas perdagangan.

Volume transaksi ETH dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar US$12,2 miliar, angka yang menunjukkan bahwa minat investor terhadap aset ini masih sangat besar.

Tingginya volume perdagangan di tengah pergerakan harga yang datar biasanya menandakan adanya proses akumulasi maupun distribusi oleh pelaku pasar besar.

Karena itu, volume yang tinggi sering dianggap sebagai sinyal penting yang perlu diperhatikan dalam membaca arah pergerakan berikutnya.

Kapitalisasi Pasar Tetap Kokoh di Atas US$200 Miliar

Ethereum masih mempertahankan statusnya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia.

Saat ini kapitalisasi pasar ETH berada di kisaran US$208,4 miliar, mencerminkan kepercayaan investor yang masih kuat terhadap ekosistem Ethereum.

Dengan jumlah pasokan beredar mencapai sekitar 120,68 juta ETH, jaringan Ethereum tetap menjadi salah satu fondasi utama industri blockchain, terutama untuk sektor aplikasi terdesentralisasi, keuangan digital, dan tokenisasi aset.

Posisi tersebut membuat ETH tetap menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan oleh investor institusional maupun ritel.

Baca Juga: ETH Melemah, Harga Ethereum Anjlok Lebih dari 30% Sebulan

Area US$1.700 Menjadi Penentu Berikutnya

Dalam jangka pendek, level US$1.700 menjadi area support yang sangat penting.

Selama harga mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang untuk kembali menguji area US$1.780 hingga US$1.800 masih terbuka.

Sebaliknya, jika support tersebut ditembus, tekanan jual berpotensi meningkat dan membawa ETH ke level yang lebih rendah.

Karena itu, fokus investor saat ini bukan pada besarnya kenaikan harian, melainkan kemampuan Ethereum mempertahankan area pertahanan utamanya.

Untuk saat ini, Ethereum masih menunjukkan karakter pasar yang cenderung netral. Harga yang bergerak datar di tengah volume perdagangan tinggi menandakan bahwa pasar sedang mencari keseimbangan baru.

Jika minat beli terus meningkat dan support US$1.700 tetap bertahan, peluang pemulihan masih terbuka. Namun tanpa katalis yang lebih kuat, ETH kemungkinan masih akan bergerak dalam fase konsolidasi dalam beberapa waktu ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending