Altcoin News
HYPE Rebound ke Atas US$56, Buyback Hyperliquid Jadi Katalis Pemulihan
Tim Research Tokocrypto melihat token ini sempat menyentuh level intraday dekat US$57,04 sebelum pembeli dan penjual kembali berebut kendali di area US$57.
Harga Hyperliquid (HYPE) kembali menguat setelah sempat tertekan ke area support US$51 pada awal Agustus. Pada 7 Agustus 2026, HYPE diperdagangkan di sekitar US$56,80, naik sekitar 2,5% dalam 24 jam terakhir.
Tim Research Tokocrypto melihat token ini sempat menyentuh level intraday dekat US$57,04 sebelum pembeli dan penjual kembali berebut kendali di area US$57.
“Dari level terendah mingguan sekitar US$51,20, HYPE telah pulih sekitar 11%, meskipun kenaikan bersih dalam tujuh hari terakhir masih sekitar 3,7%,” ujarnya.
Pemulihan harga terjadi setelah Hyperliquid melaporkan kinerja kuartal II yang kuat, termasuk pendapatan protokol sebesar US$169 juta dan alokasi US$141 juta untuk buyback HYPE.
HYPE Pulih dari Support US$51
Pada grafik empat jam, HYPE mulai membentuk rangkaian higher lows setelah berhasil mempertahankan area US$51 hingga US$52. Harga juga sudah bergerak di atas indikator Supertrend, yang kini menjadi support dinamis di sekitar US$54,44.
RSI empat jam berada di 60,08, sedikit di atas signal average di 59,49. Angka ini menunjukkan tekanan beli mulai membaik, tetapi belum masuk area overbought pada timeframe pendek.

Meski begitu, HYPE masih berada sekitar 26% di bawah rekor tertinggi Juni di sekitar US$76,70. Artinya, kenaikan saat ini masih lebih tepat dibaca sebagai pemulihan di tengah koreksi besar, bukan konfirmasi penuh bahwa tren naik sebelumnya telah kembali.
Volume perdagangan HYPE dalam 24 jam terakhir berada di sekitar US$250 juta. Level ini menunjukkan aktivitas pasar masih cukup kuat, tetapi trader tetap mencermati apakah volume dapat bertahan jika harga mencoba menembus resistance US$57 hingga US$60.
Baca juga: HYPE Tertekan meski Revenue Hyperliquid Kuat dan Volume RWA Melonjak
Buyback HYPE Perkuat Sentimen
Dilaporkan Crypto News, katalis utama pemulihan HYPE datang dari laporan kinerja kuartal II Hyperliquid. Protokol ini mencatat pendapatan kuartalan sebesar US$169 juta, dengan US$141 juta dialokasikan untuk buyback HYPE.
Selain itu, Hyperliquid juga telah melampaui US$1 miliar dalam cumulative protocol revenue sepanjang kuartal tersebut. Angka ini memperkuat narasi bahwa platform masih memiliki aktivitas dan pendapatan yang solid.
Segmen real-world asset perpetuals atau RWA perpetuals juga menjadi sorotan. Produk berbasis HIP-3 mencatat volume perdagangan sebesar US$213 miliar dan menyumbang 32,2% dari aktivitas yang tercakup dalam laporan.

RWA trading juga berkontribusi sekitar 6,6% terhadap total pendapatan kuartalan. Data ini menunjukkan Hyperliquid mulai memperluas jangkauan dari crypto perpetual futures ke produk berbasis aset dunia nyata seperti komoditas, ekuitas, dan instrumen pasar tradisional lainnya.
Buyback dapat mendukung harga HYPE karena menciptakan permintaan berulang dari pendapatan protokol. Namun, dampaknya tetap bergantung pada apakah volume perdagangan dan fee platform dapat bertahan tinggi untuk mengimbangi tekanan jual dan potensi pertumbuhan suplai token di masa depan.
Fully diluted valuation HYPE berada di sekitar US$54 miliar, sementara kapitalisasi pasar beredar sekitar US$12,6 miliar. Selisih besar ini tetap menjadi risiko jangka panjang karena belum seluruh suplai maksimum token beredar di pasar.
Level US$57,30 Jadi Resistance Kunci
Secara teknikal, grafik harian menunjukkan HYPE sedang mencoba menembus batas atas descending channel yang menekan harga sejak awal Juli. Penutupan harian yang kuat di atas US$57 dapat memperkuat peluang breakout.
Namun, indikator momentum masih memberi sinyal campuran. Awesome Oscillator masih negatif di -5,39, menunjukkan struktur momentum besar belum sepenuhnya berubah bullish. Meski begitu, histogram mulai bergerak lebih tinggi, yang berarti tekanan bearish mulai melemah.
Stochastic RSI memberi peringatan jangka pendek. Dua garis indikator berada di 95,80 dan 88,35, menempatkannya jauh di area overbought. Kondisi ini tidak otomatis berarti harga akan turun, tetapi meningkatkan peluang konsolidasi atau pullback singkat sebelum kenaikan berlanjut.
Data liquidation heatmap 24 jam dari CoinGlass menunjukkan konsentrasi likuiditas terbesar di atas harga saat ini berada di sekitar US$57,20 hingga US$57,35. Jika HYPE mampu menembus zona tersebut, short liquidation dapat membantu mendorong harga menuju US$58 hingga US$60.
Di sisi bawah, cluster likuidasi besar berada di sekitar US$54,90 hingga US$55. Jika area ini ditembus, tekanan jual dapat mempercepat penurunan menuju support Supertrend empat jam di US$54,44. Level berikutnya berada di US$52 dan low terbaru dekat US$51.
Analis Berbeda Pandangan
Sejumlah analis masih berbeda pandangan terhadap arah HYPE berikutnya. Crypto trader Altcoin Sherpa menilai HYPE mungkin sedang membentuk bottom di area saat ini, tetapi hasil akhirnya tetap bergantung pada kondisi pasar yang lebih luas.
Menurutnya, level US$50 masih menjadi batas penting. Jika level tersebut ditembus, HYPE berisiko turun perlahan ke area low hingga mid US$40. Meski demikian, ia tetap konstruktif terhadap prospek jangka panjang HYPE.

Sementara itu, HypeDojo menawarkan skenario yang lebih bullish. Ia membandingkan bottom terbaru di sekitar US$51,50 dengan rebound sebelumnya dari US$52,50 menuju rekor tertinggi Juni. Dalam skenario optimistis, HYPE berpotensi bergerak menuju US$80 pada akhir Agustus.
Namun, target tersebut membutuhkan penembusan sejumlah resistance penting, termasuk US$60, US$64, US$68, dan rekor sebelumnya di sekitar US$76,70. Dengan Stochastic RSI harian yang sudah overbought, kenaikan besar kemungkinan tidak akan terjadi dalam garis lurus.
Di sisi risiko, analis JPMorgan memperingatkan momentum produk investasi terkait HYPE melemah setelah mencatat inflow kuat pada Mei dan Juni. Produk tersebut disebut mengalami outflow selama 12 sesi berturut-turut hingga sekitar US$29,8 juta per 3 Agustus.
Kompetisi dari platform derivatif dan prediction market teregulasi juga menjadi risiko tambahan, terutama di Amerika Serikat. Venue teregulasi yang mulai memperluas akses ke kontrak bergaya perpetual dapat menekan daya tarik platform seperti Hyperliquid.
Untuk saat ini, outlook HYPE bergantung pada kemampuan pembeli mengubah rebound menjadi breakout harian yang terkonfirmasi. Penutupan di atas US$57,30 dapat membuka jalan menuju US$60.
Sebaliknya, jika harga tertolak dan turun di bawah US$54,40, level US$52 dan US$50 akan kembali menjadi fokus. Dengan fundamental protokol yang kuat tetapi indikator jangka pendek mulai panas, HYPE berada di fase penting antara breakout lanjutan dan konsolidasi sehat.
Baca juga: Metaplanet Bangun Venture Firm Fokus Ekosistem Bitcoin
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.


