Ethereum News
Harga Ethereum Turun Drastis, Ancaman Level $2.000 Kembali Menghantui ETH
Area $2.000 kini menjadi support psikologis utama. Jika level ini ditembus secara meyakinkan, tekanan jual bisa membawa harga Ethereum menuju area support berikutnya di kisaran $1.900 hingga $1.800.
Harga Ethereum (ETH) kembali berada di bawah tekanan.
Dalam 24 jam terakhir, aset kripto terbesar kedua di dunia itu melemah sekitar 2,5% dan diperdagangkan di area $2.022, mendekati level psikologis penting $2.000.
Hasil minor ini sekaligus memperpanjang tren negatif mingguan harga Ethereum yang kini tercatat turun hampir 5%, sementara dalam 30 hari terakhir ETH sudah terkoreksi lebih dari 12%.
Dengan kapitalisasi pasar sebesar $244,13 miliar dan volume perdagangan harian mencapai $14,52 miliar, pergerakan Ethereum hari ini menunjukkan pasar masih berada dalam fase risk-off alias menghindari aset berisiko tinggi.
Baca Juga: Ethereum Bangkit Lagi! Harga ETH Tembus $2.310
Daftar Isi
Ethereum Turun Hari Ini, Apa Penyebab Utamanya?
Penurunan harga Ethereum tampaknya bukan dipicu satu faktor tunggal, melainkan kombinasi tekanan makro, rotasi modal, serta aksi jual leveraged trader.
1. Sentimen Risk-Off Menekan Seluruh Pasar Kripto
Menurut laporan Tokocrypto pada Kamis (28/5), pasar kripto secara keseluruhan bergerak melemah dalam 24 jam terakhir.
Tekanan jual kembali muncul setelah reli singkat gagal bertahan, membuat investor mulai mengurangi eksposur pada aset berisiko seperti altcoin, termasuk Ethereum.
Biasanya dalam kondisi pasar seperti ini, Ethereum cenderung turun lebih dalam dibanding Bitcoin karena profil risikonya lebih tinggi.
2. Long Liquidation Mempercepat Penurunan
Data pasar menunjukkan terjadi gelombang likuidasi posisi long di berbagai aset kripto.
Total likuidasi pasar mencapai ratusan juta dolar dan Ethereum menjadi salah satu aset dengan tekanan terbesar dari sisi derivatif.
Saat trader terlalu agresif membuka posisi beli menggunakan leverage, koreksi kecil bisa berubah menjadi penurunan tajam akibat forced selling.
Menariknya, open interest ETH justru masih naik ketika harga turun. Kondisi ini sering dianggap sebagai sinyal bahwa trader masih menambah posisi spekulatif di tengah tren yang belum stabil.
3. Ethereum Masih Kalah Pamor dari Bitcoin
Dalam beberapa bulan terakhir, Ethereum terlihat terus tertinggal dibanding Bitcoin. Salah satu penyebabnya adalah rotasi modal institusional yang lebih banyak mengalir ke BTC dibanding ETH.
Ketika pasar melemah, investor besar cenderung mencari aset yang dianggap lebih defensif di dunia kripto, dan saat ini Bitcoin masih menjadi pilihan utama.
Selain itu, arus keluar ETF Ethereum juga ikut memberi tekanan tambahan terhadap sentimen pasar.
Analisis Teknikal: Level $2.000 Jadi Garis Pertahanan Penting
Secara teknikal, posisi Ethereum saat ini cukup kritis. Berikut ini data pergerakan ETH:
- Harga saat ini: US$2.022
- Low 24 jam: US$2.014
- High 24 jam: US$2.092
- Koreksi 7 hari: -4,95%
- Koreksi 30 hari: -12,10%
Area $2.000 kini menjadi support psikologis utama. Jika level ini ditembus secara meyakinkan, tekanan jual bisa membawa ETH menuju area support berikutnya di kisaran $1.900 hingga $1.800.
Beberapa analis bahkan mulai melihat pola bearish lanjutan setelah ETH berkali-kali gagal bertahan di atas area resistance $2.200.
Di sisi lain, jika ETH mampu bertahan di atas $2.000 dan volume beli meningkat, peluang rebound jangka pendek menuju $2.100–$2.200 masih terbuka.
Baca Juga: Harga Ethereum Labil, Aktivitas Jaringan Meledak
Koreksi Sementara atau Awal Tren Turun Baru?
Jawabannya masih bergantung pada dua faktor utama: sentimen pasar global dan kemampuan Ethereum mempertahankan level $2.000.
Untuk saat ini, data menunjukkan bahwa penurunan lebih banyak didorong faktor eksternal seperti pelemahan pasar kripto secara umum, likuidasi leverage, serta rotasi modal ke Bitcoin, bukan karena masalah fundamental jaringan Ethereum itu sendiri.
Namun jika tekanan jual berlanjut dan investor institusional terus mengurangi eksposur ke ETH, volatilitas Ethereum kemungkinan masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Market6 days agoDaftar Tim yang Lolos ke Piala Dunia 2026 dan Peluang Negara Favorit
-
Market7 days agoPasar Prediksi Polymarket Angkat Isu Prabowo, Netizen Ramai Bahas
-
Academy6 days agoRiset Kripto 18-22 Mei 2026: Bitcoin Cetak Higher High, Siap Nuke?
-
Market2 days agoPrediksi Juara Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat dan Pemain yang Bersinar

