Connect with us

Crypto

Harga Pi Network Menguat Tipis 0,78%, Investor Masih Tunggu Sinyal Kuat dari Pasar

Selama harga Pi Network mampu bertahan di atas US$0,13 dan didukung peningkatan aktivitas perdagangan, peluang pemulihan tetap terbuka.

Tivan

Published

on

Ilustrasi Pi Network.

Harga Pi Network (PI) kembali mencatat penguatan dalam perdagangan harian dengan kenaikan sekitar 0,78% ke level US$0,136.

Meski tidak terlalu besar, kenaikan ini membuat PI sedikit mengungguli pergerakan pasar kripto secara keseluruhan yang cenderung bergerak datar dalam 24 jam terakhir.

Namun, di balik warna hijau yang muncul di layar perdagangan, terdapat satu fakta penting yang menjadi perhatian investor.

Kenaikan harga tersebut belum didukung oleh peningkatan aktivitas pasar yang signifikan, sehingga banyak analis menilai pergerakan PI masih berada dalam fase konsolidasi.

Artinya, pasar masih menunggu katalis yang lebih kuat sebelum menentukan arah tren berikutnya.

Baca Juga: Minim Katalis Positif, Harga Pi Network Turun 1%

Kenaikan PI Mengikuti Irama Pasar Kripto

Dalam 24 jam terakhir, pasar kripto global menunjukkan pergerakan yang relatif stabil. Bitcoin berhasil menguat sekitar 0,49%, sementara total kapitalisasi pasar kripto naik sekitar 0,32%.

Menurut data Coinmarketcap pada Senin (22/6), Pi Network bergerak sedikit lebih baik dengan kenaikan mendekati 0,8%. Namun tidak ditemukan faktor khusus yang menjadi pemicu utama penguatan tersebut.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kenaikan harga Pi Network lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen pasar secara umum dibandingkan perkembangan internal proyek.

Dengan kata lain, harga PI saat ini masih bergerak mengikuti arah pasar yang lebih luas dan belum memiliki pendorong independen yang cukup kuat.

Volume Perdagangan Justru Menurun

Meski harga bergerak naik, aktivitas perdagangan Pi Network justru mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Volume transaksi harian tercatat turun sekitar 31,4% menjadi hanya US$4,82 juta. Penurunan volume saat harga naik sering kali menjadi sinyal bahwa kenaikan tersebut belum didukung oleh keyakinan pasar yang kuat.

Biasanya, reli yang sehat ditandai dengan meningkatnya volume perdagangan karena semakin banyak investor yang masuk ke pasar.

Sebaliknya, kenaikan harga dengan volume rendah berpotensi menjadi pergerakan sementara yang rentan mengalami koreksi.

Situasi inilah yang membuat banyak pelaku pasar masih memilih bersikap hati-hati terhadap prospek jangka pendek PI.

Pergerakan haarga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 22 Juni 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan haarga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 22 Juni 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Belum Ada Katalis Baru yang Mendorong Harga

Salah satu penyebab utama terbatasnya pergerakan Pi Network adalah minimnya katalis baru dari dalam ekosistem.

Tidak ada pengumuman besar, kerja sama strategis, lonjakan aktivitas on-chain, maupun sentimen komunitas yang cukup kuat untuk menjelaskan kenaikan harga secara mandiri.

Akibatnya, pergerakan PI saat ini lebih mencerminkan kondisi pasar secara umum dibandingkan perkembangan fundamental proyek itu sendiri.

Bagi investor, situasi seperti ini biasanya membuat pasar cenderung bergerak dalam rentang sempit sambil menunggu berita atau perkembangan baru yang dapat memicu peningkatan minat beli.

Area US$0,13 Menjadi Benteng Pertahanan

Meski belum menunjukkan kekuatan besar, PI masih berhasil mempertahankan salah satu level terpenting dalam jangka pendek, yaitu US$0,13.

Level ini menjadi support utama yang selama beberapa pekan terakhir mampu menahan tekanan jual. Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang untuk bergerak menuju kisaran US$0,14 hingga US$0,145 masih tetap terbuka.

Sebaliknya, jika support tersebut ditembus, risiko penurunan menuju area US$0,12 akan kembali meningkat.

Karena itu, perhatian investor saat ini lebih tertuju pada kemampuan PI mempertahankan level US$0,13 dibandingkan besarnya kenaikan harian yang terjadi.

Konsolidasi Masih Menjadi Skenario Utama

Melihat kondisi volume yang masih lemah dan tidak adanya katalis besar, skenario yang paling mungkin dalam jangka pendek adalah fase konsolidasi.

Harga berpotensi bergerak dalam rentang terbatas antara US$0,13 hingga US$0,14 sambil menunggu munculnya sentimen baru.

Konsolidasi sebenarnya bukan hal negatif. Dalam banyak kasus, fase ini menjadi periode di mana pasar membangun fondasi sebelum menghasilkan pergerakan yang lebih besar.

Namun untuk mengonfirmasi arah bullish yang lebih kuat, PI membutuhkan dukungan volume perdagangan yang jauh lebih tinggi dibandingkan saat ini.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 3,94% ke $0,138, Tertekan Koreksi Pasar

Volume US$7 Juta Menjadi Kunci

Analis pasar menilai bahwa peningkatan volume transaksi menjadi faktor terpenting yang harus diperhatikan dalam beberapa hari ke depan.

Apabila volume perdagangan harian mampu kembali menembus US$7 juta secara konsisten, peluang terjadinya breakout akan semakin besar.

Sebaliknya, jika volume terus menurun, harga berpotensi tetap bergerak datar atau bahkan kembali tertekan ketika sentimen pasar melemah.

Untuk saat ini, Pi Network masih berada dalam posisi yang relatif netral. Kenaikan 0,78% memang memberikan sinyal positif, tetapi belum cukup kuat untuk mengubah tren secara signifikan.

Selama harga Pi Network mampu bertahan di atas US$0,13 dan didukung peningkatan aktivitas perdagangan, peluang pemulihan tetap terbuka.

Namun tanpa dukungan volume yang memadai, pergerakan PI kemungkinan masih akan berkutat dalam fase konsolidasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending