Crypto
Harga Solana Turun ke US$77, Aksi Profit Taking Tahan Laju Penguatan
Pergerakan harga Solana yang kembali melemah menunjukkan bahwa sebagian pelaku pasar memilih mengamankan keuntungan di tengah belum adanya katalis baru yang mampu mendorong reli berlanjut
Setelah sempat mencatat penguatan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, Solana (SOL) kini mulai kehilangan momentum.
Pergerakan harga Solana yang kembali melemah menunjukkan bahwa sebagian pelaku pasar memilih mengamankan keuntungan di tengah belum adanya katalis baru yang mampu mendorong reli berlanjut.
Meski koreksinya masih tergolong terbatas, kondisi ini menjadi sinyal bahwa pasar sedang memasuki fase konsolidasi.
Berdasarkan data perdagangan terbaru, Solana diperdagangkan di level US$77,00, turun sekitar 0,82% dalam 24 jam terakhir.
Selama periode tersebut, SOL bergerak di kisaran US$76,69 hingga US$78,88, mencerminkan volatilitas yang masih cukup tinggi meskipun tekanan jual belum mendominasi secara agresif.
Baca Juga: Harga Solana Naik 3%, Daya Beli Kembali Meningkat
Daftar Isi
Aksi Profit Taking Menjadi Penyebab Utama Koreksi
Penurunan harga Solana hari ini kemungkinan besar dipicu oleh aksi profit taking setelah aset ini mencatat kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.
Data menunjukkan bahwa SOL masih membukukan kenaikan sekitar 4,74% dalam 30 hari terakhir, sehingga wajar apabila sebagian trader jangka pendek memilih merealisasikan keuntungan.
Selain aksi ambil untung, pasar kripto secara umum juga bergerak lebih berhati-hati setelah reli yang terjadi sebelumnya.
Minimnya sentimen baru membuat investor cenderung menunggu arah pergerakan Bitcoin sebelum kembali meningkatkan eksposur pada altcoin seperti Solana.
Dalam satu jam terakhir, harga SOL tercatat tidak mengalami perubahan berarti atau berada di kisaran 0%, menandakan bahwa tekanan jual mulai mereda dan pasar sedang mencari keseimbangan baru.
Volume Perdagangan Masih Tinggi
Meskipun harga terkoreksi, aktivitas perdagangan Solana tetap berada pada level yang cukup tinggi.
Volume transaksi dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar US$2,08 miliar, menunjukkan bahwa minat investor terhadap SOL masih terjaga.
Kapitalisasi pasar Solana saat ini berada di kisaran US$44,85 miliar, mempertahankan posisinya sebagai salah satu aset kripto terbesar di dunia.
Sementara itu, jumlah token yang beredar mencapai sekitar 582,41 juta SOL, dengan fully diluted market capitalization sekitar US$48,54 miliar.
Besarnya volume perdagangan mengindikasikan bahwa koreksi yang terjadi belum disertai keluarnya dana secara besar-besaran dari pasar.
Sebaliknya, sebagian investor tampaknya masih memanfaatkan pelemahan harga untuk melakukan akumulasi.

Tren Jangka Menengah Masih Dalam Fase Pemulihan
Jika melihat performa dalam beberapa periode, Solana masih menunjukkan gambaran yang beragam.
Dalam 30 hari terakhir, SOL masih mencatat kenaikan sekitar 4,74%, yang menandakan proses pemulihan masih berlangsung.
Namun, tekanan dari beberapa bulan sebelumnya belum sepenuhnya hilang.
Selama 60 hari terakhir, harga SOL masih terkoreksi sekitar 10,82%, sedangkan dalam 90 hari penurunannya mencapai 12,24%.
Adapun dalam tujuh hari terakhir, pergerakan SOL di Tokocrypto relatif stabil dengan koreksi tipis sekitar 0,3%.
Data tersebut menunjukkan bahwa pelemahan hari ini lebih mencerminkan konsolidasi jangka pendek dibandingkan perubahan arah tren secara keseluruhan.
Fundamental Solana Tetap Menjadi Daya Tarik Investor
Di luar fluktuasi harga harian, Solana masih memiliki fundamental yang cukup kuat.
Jaringan blockchain ini dikenal berkat kecepatan transaksi yang tinggi dan biaya yang rendah, sehingga tetap menjadi pilihan bagi banyak pengembang aplikasi terdesentralisasi (dApps), proyek DeFi, NFT, hingga ekosistem Web3.
Perkembangan ekosistem yang terus berlangsung menjadi salah satu alasan mengapa Solana masih dianggap memiliki prospek yang menarik dalam jangka panjang, terutama ketika kondisi pasar kripto kembali kondusif.
Baca Juga: Terus Melesat, Harga Solana Naik 6% ke Level US$71
Prospek Harga SOL Selanjutnya
Secara teknikal, area US$76,50 hingga US$77,00 menjadi zona support penting yang perlu dipertahankan oleh Solana.
Jika harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang untuk kembali menguji resistance di kisaran US$79 hingga US$80 masih terbuka.
Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan harga turun di bawah support tersebut, SOL berpotensi melanjutkan koreksi menuju area yang lebih rendah sebelum menemukan titik keseimbangan baru.
Untuk saat ini, prospek Solana masih tergolong netral dengan kecenderungan positif. Koreksi yang terjadi lebih mencerminkan aksi ambil untung setelah reli sebelumnya dibandingkan sinyal pembalikan tren.
Investor tetap disarankan memantau pergerakan Bitcoin, volume perdagangan, dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan karena faktor-faktor tersebut masih akan menjadi penentu utama arah harga SOL dalam jangka pendek.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
-
Academy6 days agoRiset Kripto 6-10 Juli 2026: Bitcoin Rebound, Koreksi Belum Usai?
-
Market6 days agoTrading Tokenized Stocks Tembus US$54 Miliar, Trader Kripto Mulai Lirik Saham TradFi
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 10 Juli 2026: Bitcoin Mulai Pulih Meski Masih Waspada
-
Market5 days agoWaspada Scam Crypto Modus Baru, Tebar Secret Phrase!

