Connect with us

Academy

Hyperliquid Terancam Breakdown, HYPE Berisiko Turun ke Bawah US$40

Hyperliquid (HYPE) sedang berada di area teknikal penting setelah turun lebih dari 26% dari all-time high.
Tim Research Tokocrypto mengatakan selain head-and-shoulders, chart harian HYPE juga menunjukkan potensi breakdown dari bearish flag.

Tivan

Published

on

Hyperliquid

Hyperliquid (HYPE) sedang berada di area teknikal penting setelah turun lebih dari 26% dari all-time high pada 2 Juni di US$75,48. Pada 10 Juni, harga HYPE sempat menyentuh area mid-US$55.

Penurunan ini terjadi bersamaan dengan melemahnya eksposur derivatif. Futures open interest HYPE turun ke sekitar US$5,86 miliar setelah banyak posisi long terlikuidasi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa momentum bullish yang sebelumnya kuat mulai melemah, sementara seller kembali mengambil kendali dalam jangka pendek.

Token Unlock US$700 Juta Tambah Tekanan

Dilaporkan Crypto.News, tekanan terhadap HYPE semakin besar setelah vesting event pada 6 Juni membuka sekitar US$700 juta token HYPE.

Unlock tersebut menambah hampir 9,9 juta token ke sirkulasi. Ini terjadi setelah HYPE mengalami reli cepat sepanjang Mei hingga awal Juni, sehingga sebagian investor awal berpotensi mengambil profit.

Dalam kondisi pasar yang sedang melemah, tambahan suplai dari unlock dapat memperbesar tekanan jual, terutama jika demand baru tidak cukup kuat untuk menyerap token yang masuk sirkulasi.

Open Interest Turun Tajam

Penurunan open interest menunjukkan banyak trader mulai keluar dari posisi futures atau terkena likuidasi. Di satu sisi, ini bisa mengurangi risiko leverage berlebihan.

Namun, dalam konteks HYPE saat ini, open interest yang turun bersamaan dengan harga melemah menunjukkan minat spekulatif mulai berkurang.

Jika open interest terus turun dan harga gagal mempertahankan support, pasar bisa membaca bahwa momentum bullish HYPE mulai kehilangan tenaga.

Baca juga: HYPE Salip DOGE, Hyperliquid Masuk Top 10 Crypto

Faktor Makro Ikut Menekan

Tekanan terhadap HYPE juga diperburuk oleh kondisi makro. Trader crypto mengurangi risiko menjelang rilis data Consumer Price Index AS.

Bitcoin dan Ethereum juga masih berada di bawah level teknikal penting, sehingga likuiditas untuk altcoin spekulatif ikut berkurang.

Selain itu, sebagian modal pasar disebut mulai bergerak ke saham teknologi besar dan saham terkait artificial intelligence, membuat aset crypto high-beta seperti HYPE lebih rentan terhadap tekanan jual.

Arthur Hayes Kembali Jadi Sorotan

Aktivitas on-chain juga menarik perhatian setelah wallet yang dikaitkan dengan Arthur Hayes terlihat menarik 33.978 HYPE senilai sekitar US$2,09 juta dari Bybit.

Pergerakan ini muncul setelah Hayes sebelumnya mengungkap telah melikuidasi seluruh posisi HYPE senilai sekitar US$18 juta.

Namun, Hayes kemudian membantah spekulasi bahwa transaksi tersebut adalah re-entry baru ke HYPE. Meski begitu, aktivitas ini tetap menjadi perhatian pasar karena Hayes sebelumnya cukup vokal terhadap risiko makro, termasuk harga energi, konflik Iran, IPO AI, dan potensi puncak pasar sebelum September.

Pola Head-and-Shoulders Mulai Terbentuk

Dari sisi teknikal, chart empat jam HYPE menunjukkan pola head-and-shoulders besar.

Bagian head berada di sekitar US$75, sementara dua shoulder terbentuk di area US$64. Neckline pola ini berada di sekitar US$55, yaitu level yang beberapa kali dipertahankan buyer dalam satu pekan terakhir.

Jika HYPE breakdown secara tegas di bawah neckline US$55, pola ini dapat aktif dan membuka target penurunan menuju sekitar US$36.

Risiko Turun ke Area US$36

Target US$36 berasal dari measured move antara puncak head dan neckline. Jika neckline US$55 gagal bertahan, risiko penurunan tambahan sekitar 35% dari level saat ini menjadi lebih besar.

Momentum indikator juga masih mendukung seller. RSI empat jam turun ke sekitar 36 dan berada di bawah signal line.

MACD juga sudah masuk area negatif. Pada chart harian, MACD histogram semakin dalam di bawah nol, sementara RSI turun di bawah level netral 50.

Bearish Flag Tambah Sinyal Negatif

Tim Research Tokocrypto mengatakan selain head-and-shoulders, chart harian HYPE juga menunjukkan potensi breakdown dari bearish flag.

“Bearish flag biasanya muncul setelah penurunan tajam, lalu harga bergerak konsolidasi dalam channel naik sebelum kembali melanjutkan tren turun,” katanya.

Jika breakdown dari flag ini terkonfirmasi, tekanan jual HYPE bisa berlanjut lebih dalam, terutama jika support US$54–US$55 gagal dipertahankan.

Area Likuidasi Menunjukkan Resistance US$66–US$68

Data liquidation heatmap CoinGlass menunjukkan konsentrasi short liquidation terbesar berada di area US$66 hingga US$68.

Jika HYPE berhasil rebound ke zona ini, forced buying dari trader short bisa memberi relief rally sementara.

Namun, untuk sampai ke area tersebut, HYPE perlu lebih dulu merebut kembali US$64, yaitu area right shoulder. Recovery di atas US$64 juga akan melemahkan validitas pola head-and-shoulders.

Support Bawah Masih Tipis

Di bawah harga saat ini, support likuiditas terlihat lebih tipis. Area penting terdekat berada di sekitar US$54 dan US$53.

Jika area ini gagal bertahan, support berikutnya baru terlihat lebih jelas di low-US$40. Ini sejalan dengan pandangan beberapa analis yang melihat gap antara US$44–US$54 bisa terisi jika HYPE kehilangan US$54.

Jika tekanan jual berlanjut, zona US$44–US$36 menjadi area risiko utama.

Skenario Bullish HYPE

Skenario bullish akan mulai terbuka jika HYPE mampu bertahan di atas US$54–US$55 dan membentuk base yang stabil.

Setelah itu, harga perlu menembus kembali US$64 untuk membatalkan pola head-and-shoulders.

Jika US$64 berhasil direbut kembali, target rebound berikutnya berada di area US$66–US$68, tempat banyak short liquidation terkonsentrasi.

Skenario Bearish HYPE

Skenario bearish akan semakin kuat jika HYPE breakdown di bawah US$54.

Jika level ini hilang, harga berisiko turun ke area US$44–US$40 terlebih dahulu. Jika tekanan jual semakin besar, target pola head-and-shoulders di sekitar US$36 bisa menjadi area berikutnya.

Kombinasi token unlock, open interest turun, momentum indikator melemah, dan struktur bearish membuat HYPE masih rentan dalam jangka pendek.

Baca Juga: Eks Co-Founder Multicoin Capital: Hyperliquid Salah Dalam Segala Hal!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending