Bitcoin News
Likuiditas Bitcoin Kembali Deras, BTC Siap Tembus US$81.000?
Tim Research Tokocrypto menjelaskan sinyal tersebut belum cukup untuk memastikan perubahan menuju bull market secara berkelanjutan.
Bitcoin (BTC) mulai menunjukkan tanda-tanda kembalinya likuiditas ke pasar setelah realized capitalization meningkat lebih dari US$4,6 miliar dalam tujuh hari terakhir. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan reli tajam BTC dari sekitar US$63.000 pada pertengahan Agustus hingga sempat menembus US$81.000.
Data yang dikutip Crypto.news dari kontributor CryptoQuant, Darkfost, menunjukkan kenaikan realized cap tersebut menjadi pergerakan jangka pendek terkuat sejak fase bearish Bitcoin saat ini dimulai.
Tim Research Tokocrypto menjelaskan sinyal tersebut belum cukup untuk memastikan perubahan menuju bull market secara berkelanjutan.
“Pertumbuhan realized cap rata-rata 30 hari masih berada di sekitar 0,4%, sehingga pasar membutuhkan konsistensi arus likuiditas dalam beberapa pekan ke depan,” jelasnya.
Bitcoin sendiri bergerak di kisaran US$78.000 pada 30 Agustus 2026, setelah beberapa kali gagal mempertahankan harga di atas area US$81.000.
Daftar Isi
Apa Arti Tambahan US$4,6 Miliar?
Realized capitalization berbeda dengan kapitalisasi pasar Bitcoin yang biasanya dihitung dengan mengalikan harga BTC terbaru dengan jumlah koin yang beredar.
Realized cap menghitung masing-masing Bitcoin berdasarkan harga ketika koin tersebut terakhir kali berpindah secara on-chain.
Artinya, ketika Bitcoin lama berpindah tangan pada harga yang lebih tinggi, realized cap cenderung meningkat. Kondisi tersebut sering digunakan analis untuk melihat apakah modal baru mulai membentuk cost basis yang lebih tinggi di pasar.
Lonjakan US$4,6 miliar dalam sepekan karena itu dapat menjadi indikasi bahwa aktivitas dan likuiditas on-chain mulai kembali meningkat setelah berbulan-bulan relatif lemah.
Perubahan tersebut terjadi bersamaan dengan reli Bitcoin sekitar 23% dalam satu pekan pada akhir Agustus.
Namun, kenaikan realized cap tidak berarti terdapat US$4,6 miliar uang baru yang secara langsung masuk membeli Bitcoin.
Pergerakan antar-wallet dan investor yang menjual BTC dengan harga berbeda dari cost basis sebelumnya juga dapat mengubah realized capitalization.
Investor yang Menyerah Bisa Ikut Mendorong Data
Ada alasan lain mengapa realized cap perlu dibaca secara hati-hati.
Sebagian investor yang membeli Bitcoin pada harga lebih tinggi sebelumnya kemungkinan melakukan capitulation ketika BTC turun tajam sepanjang 2026.
Ketika Bitcoin tersebut kemudian dijual kepada pemilik baru dengan harga yang lebih rendah, blockchain mencatat UTXO baru dengan cost basis yang baru pula.
Perubahan seperti ini dapat memengaruhi realized capitalization meskipun tidak seluruhnya mencerminkan uang baru dari luar pasar.
Karena itu, Darkfost menilai kenaikan realized cap saat ini sebagai sinyal awal yang konstruktif, tetapi belum sebagai konfirmasi bahwa pasar telah memasuki rezim likuiditas baru.
Kunci berikutnya adalah melihat apakah pertumbuhan realized cap mampu bertahan dalam beberapa pekan dan mendorong rata-rata 30 harinya lebih tinggi dari level 0,4% saat ini.
Baca juga: Dampak AS Buyback Obligasi Terhadap Bitcoin Ternyata Lebih Besar dari Dugaan!
ETF Bitcoin Jadi Bukti Permintaan Riil
Sinyal positif lain datang dari pasar institusional.
Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat mencatat rangkaian arus masuk positif sepanjang reli Agustus. Hingga 25 Agustus, dana tersebut telah membukukan tujuh sesi perdagangan berturut-turut dengan net inflow, dengan total arus masuk mencapai sekitar US$2,57 miliar berdasarkan data yang dirangkum Crypto.news.
Data lain dari SoSoValue menunjukkan enam sesi hingga 24 Agustus telah menghasilkan sekitar US$2,26 miliar net inflow, sebelum tambahan US$314,37 juta pada perdagangan berikutnya memperpanjang tren menjadi tujuh hari.
Permintaan ETF dianggap penting karena menunjukkan reli tidak sepenuhnya bergantung pada aktivitas leverage atau short squeeze.
BlackRock melalui iShares Bitcoin Trust (IBIT) menjadi salah satu kontributor terbesar. Pada 25 Agustus saja, IBIT menyumbang sekitar US$284 juta dari total inflow US$314 juta.
Rangkaian inflow tersebut kemudian terus berlanjut. Pada 27 Agustus, Bitcoin ETF telah mencatat delapan hari positif berturut-turut dengan sekitar US$2,8 miliar dana masuk.
BTC Sempat Tembus US$81.200
Masuknya likuiditas terjadi bersamaan dengan salah satu reli mingguan terbesar Bitcoin secara nominal.
BTC sebelumnya berada di kisaran US$63.000–US$65.000 pada pertengahan Agustus, kemudian melesat lebih dari 20% dan sempat mencapai US$81.265 pada 25 Agustus.
Namun, area tersebut ternyata menjadi resistance kuat.
Bitcoin gagal mempertahankan kenaikan setelah berhadapan dengan moving average 50 minggu di sekitar US$81.085, kemudian kembali turun ke bawah US$80.000.
Dengan demikian, zona US$81.000–US$81.500 kini menjadi salah satu level teknikal terpenting untuk menentukan kelanjutan reli.
Jika BTC berhasil breakout dan bertahan di atas area tersebut, pasar dapat memperoleh konfirmasi tambahan bahwa momentum bullish masih berlanjut.
Sebaliknya, kegagalan berulang kali menembus resistance dapat membuka ruang konsolidasi atau koreksi.
Stablecoin Juga Mulai Bertambah
Sinyal kembalinya likuiditas tidak hanya terlihat dari Bitcoin.
Data RWA.xyz yang dikutip CoinDesk menunjukkan suplai dua stablecoin terbesar ikut meningkat ketika pasar kripto reli.
Suplai USDT bertambah sekitar US$2,2 miliar dalam satu pekan, sementara USDC meningkat sekitar US$1,8 miliar. RLUSD juga bertambah sekitar US$300 juta.
Stablecoin merupakan salah satu sumber likuiditas utama dalam pasar kripto karena dapat digunakan untuk membeli aset digital atau berpindah antaraplikasi tanpa harus kembali ke sistem perbankan tradisional.
Pertumbuhan suplai stablecoin karena itu dapat menjadi indikasi bahwa lebih banyak modal tersedia untuk digunakan di dalam ekosistem kripto.
Namun, seperti realized cap, pertumbuhan stablecoin tidak otomatis berarti seluruh dana tersebut akan mengalir ke Bitcoin.
Bull Market Belum Terkonfirmasi

Kombinasi kenaikan realized cap, arus dana ETF, dan pertumbuhan stablecoin menunjukkan kondisi likuiditas pasar mulai membaik dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
Namun, analis masih menilai perubahan tersebut memerlukan konfirmasi.
Realized cap rata-rata 30 hari yang hanya tumbuh 0,4% menunjukkan tren jangka panjang belum sekuat lonjakan data mingguan terbaru.
Selain itu, Bitcoin masih menghadapi resistance besar sekitar US$81.000. ETF inflow juga perlu tetap positif untuk menunjukkan permintaan institusional tidak hanya muncul saat reli awal.
CryptoQuant sebelumnya bahkan menilai Bitcoin baru berada dalam fase awal potensi bull market, dengan area harga lebih tinggi masih diperlukan sebagai konfirmasi tren.
US$81.000 Jadi Ujian Bitcoin Berikutnya
Untuk jangka pendek, perhatian investor kini tertuju pada dua hal: keberlanjutan likuiditas dan kemampuan BTC merebut kembali US$81.000.
Jika realized cap terus meningkat, arus ETF bertahan positif, dan Bitcoin berhasil menembus resistance, argumen bahwa pasar mulai beralih dari bearish menuju bullish akan semakin kuat.
Sebaliknya, penurunan kembali realized cap, munculnya ETF outflow, atau penolakan berulang di area US$81.000 dapat menunjukkan reli Agustus masih membutuhkan fase konsolidasi lebih panjang.
Dengan demikian, tambahan US$4,6 miliar pada realized capitalization menjadi sinyal positif, tetapi belum menjadi bukti bahwa seluruh modal telah kembali ke Bitcoin.
Untuk sementara, likuiditas memang mulai pulih. Ujian sebenarnya adalah apakah tren tersebut mampu bertahan ketika Bitcoin kembali mencoba menembus US$81.000.
Baca juga: CryptoQuant: Data Demand Tunjukkan Bear Market Mungkin Sudah Selesai
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Bitcoin News7 days agoDampak AS Buyback Obligasi Terhadap Bitcoin Ternyata Lebih Besar dari Dugaan!
-
Market6 days agoPasar kripto Hadapi Pekan Penting: Data PCE hingga Jackson Hole Jadi Penentu Arah
-
Market7 days agoPasar Kripto Hari Ini 24 Agustus 2026: Altcoin Mulai Tunjukkan Momentum
-
Event6 days agoPelaku Industri Soroti Masa Depan Kripto: Tokenisasi, Edukasi, dan Regulasi Jadi Kunci

