Connect with us

Altcoin News

NOKB Naik Tipis, Saham Nokia Rebound 2,37 Persen: AI Jadi Penopang?

Nokia Tokenized bStocks (NOKB) mencatat kenaikan 0,58 persen dalam 24 jam menjadi 10,35 dollar AS, ketika pasar kripto secara keseluruhan menguat sekitar 0,85 persen.

Tivan

Published

on

Nokia

Nokia Tokenized bStocks (NOKB) menguat 0,58 persen dalam 24 jam ke level 10,35 dollar AS. Pergerakannya nyaris sama dengan harga saham Nokia setelah underlying NOK rebound lebih dari 2 persen, sementara ekspansi perusahaan ke AI-ready networks memberikan katalis fundamental tambahan.

Dikutip CoinMarketCap, Nokia Tokenized bStocks (NOKB) mencatat kenaikan 0,58 persen dalam 24 jam menjadi 10,35 dollar AS, ketika pasar kripto secara keseluruhan menguat sekitar 0,85 persen.

Sekilas, kenaikan tersebut terlihat seperti pergerakan beta mengikuti Bitcoin yang naik sekitar 0,75 persen.

Namun, pergerakan saham Nokia Oyj (NYSE: NOK) sebagai underlying justru memberikan penjelasan yang lebih konkret.

Pada perdagangan 29 September 2026, saham Nokia naik 2,37 persen menjadi 10,36 dollar AS, sekaligus mengakhiri lima sesi penurunan berturut-turut. Penguatan terjadi ketika Nasdaq Composite turun 0,09 persen dan Dow Jones Industrial Average melemah 0,26 persen.

Dengan harga NOKB 10,35 dollar AS, tokenized stock tersebut saat ini juga diperdagangkan sangat dekat dengan harga saham acuannya.

Nokia Rebound Setelah Lima Hari Tertekan

Sebelum rebound, saham Nokia mengalami tekanan cukup panjang.

Saham NOK turun dari 10,94 dollar AS pada 21 September menjadi 10,12 dollar AS pada 28 September. Pada Senin tersebut, Nokia melemah 2,60 persen dan mencatat penurunan selama lima sesi berturut-turut.

Rebound pada 29 September menjadi perubahan arah pertama setelah periode tersebut.

Namun, volume perdagangan saham Nokia masih berada di bawah rata-rata 50 harinya. Karena itu, kenaikan satu hari belum cukup untuk menunjukkan bahwa tren baru sudah terbentuk.

Bagi NOKB, kondisi ini penting karena bStocks dirancang memberikan eksposur terhadap performa harga saham underlying.

Nokia Dapat Katalis Baru dari Zain KSA

Sentimen tambahan datang dari bisnis jaringan Nokia.

Pada 29 September, Nokia mengumumkan bahwa Zain KSA telah menggunakan Nokia Deepfield Cloud Intelligence di jaringannya yang mencakup lebih dari 100 kota di Arab Saudi.

Teknologi tersebut memberikan visibilitas jaringan secara real-time dan membantu operator mengoptimalkan layanan yang membutuhkan bandwidth serta latency tinggi.

Nokia menyebut deployment tersebut juga membangun AI-ready data foundation untuk mendukung pertumbuhan cloud, AI workloads, video streaming dan aplikasi digital lainnya.

Belum terdapat bukti bahwa pengumuman Zain KSA menjadi penyebab langsung kenaikan saham Nokia pada hari yang sama.

Namun, perkembangan tersebut menambah katalis fundamental perusahaan di tengah strateginya memperbesar eksposur terhadap infrastruktur AI dan cloud.

Nokia Makin Serius Garap Infrastruktur AI

AI memang mulai menjadi bagian yang semakin penting dari bisnis Nokia.

Pada 16 September, perusahaan mengatakan sejumlah operator global—termasuk A1 Group, Chunghwa Telecom, du, e&, Mobily, stc, TPG Telecom dan Zain Saudi—telah menjalankan proof-of-concept dan live trial AI-RAN Nokia menggunakan NVIDIA Aerial RAN Computer.

Menurut Nokia, platform tersebut telah menghasilkan peningkatan spectral efficiency lebih dari 20 persen dalam implementasi awal.

Sehari setelahnya, Nokia juga memperluas kerja sama dengan Microsoft untuk membangun infrastruktur data terpadu yang mendukung agentic dan autonomous network operations.

Kolaborasi itu menggabungkan Nokia Data Suite dengan Microsoft Fabric untuk membantu operator menggunakan AI dalam otomatisasi jaringan.

Perkembangan tersebut sejalan dengan performa bisnis terbaru perusahaan.

Pada kuartal II-2026, penjualan Nokia tumbuh 9 persen secara tahunan pada basis constant currency. Pendapatan Network Infrastructure naik 12 persen, sementara penjualan kepada pelanggan AI & Cloud melonjak 105 persen.

Artinya, narasi AI Nokia mulai memiliki kontribusi bisnis yang lebih terukur dan tidak hanya berupa pengembangan teknologi.

Analis Tunggu Earnings Nokia Oktober

Perhatian berikutnya akan tertuju pada laporan keuangan Nokia.

Perusahaan dijadwalkan merilis hasil kuartal III dan periode Januari–September 2026 pada 22 Oktober 2026.

Menjelang laporan tersebut, J.P. Morgan memperkirakan Nokia berpotensi sedikit melampaui ekspektasi pasar untuk kuartal III.

Bank tersebut mempertahankan rating Overweight dengan target harga 18 euro. Namun, analis juga menyoroti risiko supply-chain constraints yang dapat memengaruhi pemenuhan order dari pelanggan AI dan cloud.

Dengan demikian, earnings Oktober akan menjadi ujian penting apakah pertumbuhan permintaan dari AI dan cloud dapat terus diterjemahkan menjadi pendapatan dan peningkatan outlook perusahaan.

Tokenized Stocks Ikut Semakin Ramai

Di luar fundamental Nokia, NOKB juga mendapat latar belakang positif dari pertumbuhan sektor tokenized equities.

Per 29 September, nilai tokenized stocks yang telah didistribusikan secara on-chain mencapai sekitar 3,14 miliar dollar AS, naik 15,54 persen dalam 30 hari.

Jumlah active addresses bahkan melonjak 115,70 persen menjadi sekitar 3,25 juta, sementara jumlah holder meningkat 64,3 persen menjadi sekitar 4,04 juta.

NOKB sendiri mulai diperdagangkan di Binance pada 15 Juli 2026 bersama Alibaba, Arm, Broadcom, Robinhood, IBM, Marvell, Rocket Lab dan beberapa bStocks lainnya.

NOKB juga menjadi eligible collateral pada Cross Margin dan Portfolio Margin Binance. Akses penggunaan bStocks sebagai collateral kemudian diperluas ke seluruh akun yang memenuhi persyaratan pada 21 September, dengan kontrol risiko tambahan untuk pengguna reguler hingga VIP 2.

Utility tersebut memberikan fungsi tambahan bagi NOKB, meski tidak terdapat bukti bahwa peningkatan penggunaan collateral menjadi pemicu langsung kenaikan 24 jam terbaru.

NOKB Bisa Kembali Uji US$10,50?

Dalam jangka pendek, NOKB masih berada di area konsolidasi.

Harga turun sekitar 3,48 persen dalam tujuh hari, tetapi masih mencatat kenaikan sekitar 14,49 persen dalam 60 hari.

Area 10 dollar AS menjadi support psikologis penting. Selama harga bertahan di atas level tersebut dan saham Nokia tidak kembali melemah, NOKB berpeluang menguji kisaran 10,50 dollar AS.

Penembusan 10,50 dollar AS dengan volume yang meningkat dapat membuka ruang menuju level yang lebih tinggi.

Sebaliknya, penurunan di bawah 10 dollar AS dapat membawa harga kembali menguji area terendah dalam beberapa sesi terakhir.

Volume NOKB juga perlu diperhatikan. Jika aktivitas perdagangan mampu bertahan di atas kisaran 1 juta dollar AS per hari, kenaikan harga akan memiliki konfirmasi yang lebih kuat dibanding pergerakan dengan likuiditas tipis.

Untuk saat ini, kenaikan NOKB lebih tepat dilihat sebagai kombinasi rebound saham Nokia, fundamental AI dan cloud yang membaik, serta pertumbuhan ekosistem tokenized equities.

Pergerakan Bitcoin tetap dapat memengaruhi supply-demand NOKB dalam jangka pendek. Namun, dengan harga token yang saat ini hampir identik dengan saham Nokia, arah saham NOK—terutama menjelang earnings 22 Oktober—kemungkinan tetap menjadi faktor yang lebih menentukan daripada sentimen crypto secara umum.

Baca juga: Berapa Potensi Penghasilan dari Referral Tokocrypto? Ini Simulasinya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending