Bitcoin News
Orang Dewasa di AS Lebih Banyak Hold BTC dibanding Emas
Riset terbaru dari River Financial dan data dari Nakamoto Project, menyebutkan bahwa jumlah orang dewasa di Amerika Serikat yang memiliki Bitcoin kini lebih banyak dibandingkan mereka yang memiliki emas.
Bitcoin Unggul dalam Jumlah Pemilik
Data tersebut menunjukkan sekitar 49,6 juta orang dewasa AS atau 18,6% kini memiliki Bitcoin. Sebagai perbandingan, jumlah orang dewasa AS yang memiliki emas hanya berada di sekitar 28,8 juta orang atau 10,8%. Selisih hampir 20,8 juta orang.

Dikutip dari data BlockHead, Perubahan ini terbilang berlangsung cukup cepat, di mana pada awal 2026, tingkat kepemilikan Bitcoin di AS masih berada di sekitar 14,3% dan meningkat ke 18,6% hanya dalam waktu sekitar enam bulan.
Hampir 50 Juta Orang Amerika Sudah Memiliki Bitcoin
Meski emas telah digunakan sebagai penyimpan nilai selama ribuan tahun, Bitcoin yang baru muncul pada 2009 kini memiliki basis pemilik individu yang lebih besar di salah satu pasar keuangan terbesar dunia.
Aksesibilitas dan budaya investasi dengan persentasi hingga 60% orang dewasa di Amerika Serikat memiliki aset di bursa saham, disebut sebagai dua faktor yang membantu mendorong naiknya kepemilikan Bitcoin di Amerika Serikat tersebut.
Bitcoin dapat dibeli melalui aplikasi dan platform perdagangan digital, sementara produk seperti spot Bitcoin ETF juga membuat eksposur terhadap BTC semakin mudah diakses melalui infrastruktur keuangan tradisional.
Di Indonesia sendiri, pembelian Bitcoin bisa diakses dengan mudah melalui exchange resmi seperti Tokocrypto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hanya dengan deposit mulai dari Rp10.000. [Klik di sini]
Selain itu menurut River, tingginya adopsi Bitcoin di Amerika tidak terlepas dari karakter masyarakat Amerika Serikat yang memiliki sejarah kuat dalam menjunjung kebebasan individu dan pasar bebas.
Mereka menilai, bahwa semakin banyak masyarakat Amerika Serikat kini melihat Bitcoin sebagai salah satu instrumen untuk mencapai kebebasan dari segi finansial.
Bitcoin dan Emas Punya Pola Kepemilikan yang Berbeda
Meski sama-sama kerap dipandang sebagai aset dengan pasokan terbatas, Bitcoin dan emas ternyata memiliki pola kepemilikan yang berbeda di mata investor.
Emas lebih banyak ditempatkan sebagai aset untuk menjaga kekayaan dan diversifikasi portofolio dalam jangka panjang.
World Gold Council mencatat bahwa investor secara historis lebih sering melihat emas sebagai sarana wealth protection, terutama ketika menghadapi ketidakpastian ekonomi dan pasar.
Sementara itu, Bitcoin memiliki karakter yang lebih beragam. Selain investor yang menyimpannya sebagai aset jangka panjang, sebagian pemilik BTC juga memperlakukannya sebagai aset untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga.
Survei CoinGecko menunjukkan 68% responden merupakan investor dengan kepemilikan utama jangka panjang, sedangkan 30% merupakan trader.
Baca juga: Bitcoin Bisa Tembus US$1 Juta? Bernstein Ungkap Jalurnya
Amerika Serikat Jadi Salah Satu Pusat Bitcoin Terbesar

Menurut River, negara Amerika Serikat secara kolektif memiliki sekitar 42% dari seluruh Bitcoin yang beredar secara global.
Dengan perusahaan publik AS menguasai sekitar 1,24 juta BTC, atau sekitar 92,7% dari Bitcoin yang dimiliki perusahaan publik di seluruh dunia dan pemerintah AS yang memiliki sekitar 328.372 BTC, paling besar dibandingkan dengan exposur negara lain.
Jumlah tersebut semakin memperkuat peran AS dalam ekosistem Bitcoin, baik dari sisi investor individu, perusahaan maupun pemerintah. River bahkan menyebut Amerika Serikat sebagai Bitcoin Superpower.
Baca juga: Hilang 12 Tahun, 61 Bitcoin Pria Inggris Akhirnya Kembali dan Kini Bernilai US$5 Juta
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Market7 days agoPasar kripto Hadapi Pekan Penting: Data PCE hingga Jackson Hole Jadi Penentu Arah
-
Event7 days agoPelaku Industri Soroti Masa Depan Kripto: Tokenisasi, Edukasi, dan Regulasi Jadi Kunci
-
Market7 days agoToken Unlock US$705 Juta Bayangi Pasar Crypto di Pekan Terakhir Agustus
-
Market6 days agoTiga Sinyal Demand Kripto Mulai Pulih, tapi Reli Belum Terkonfirmasi


